Sebagai Pejabat Baru, AKBP Kusworo Wibowo Silaturahmi bersama Sekretariat Bersama DPC SP/SB Kabupaten Gresik

Gresik,Maspolin.id – Resmi menjabat sebagai Kapolres Gresik, AKBP Kusworo, SH SIK MH lakukan silaturahmi bersama bersama Sekretariat Bersama DPC Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-kabupaten Gresik. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk mengawali perkenalannya sebagai pejabat baru.

Senin, (30/9/2019) bertempat di rumah makan Sederhana Jl. Panglima Sudirman 52, Gresik.  Dalam pertemuan tersebut, masalah upah sektoral kota/kabupaten (UMSK) menjadi topik pembahasan utama. Para buruh dan pekerja berdiskusi bersama.

Perwakilan DPC SP/SB Kabupaten Gresik dari beberapa organisasi turut hadir. Antara lain, Panjang Apin Sirait dari KEP KSPI, Agus Salim dari KAHUTINDO, Subari (Ka DPC KAHUT Gresik), Salimin (Ka DPC SP RTMM), Sugiyanto (Ka DPC SP FPN), Syafikhudin (Ka DPC FSPBI – KASBI), M. Agus (Ka DPC SARBUMUSI), Moh. Munir (DPC KEP SPSI), Khoirul (DPC SP SPN), Sugito (Ka Dpc Sp LOMENIK SBSI), Ukhson (Wk. DPC SP FNPBI) dan 16 Anggota & Perwakilan Ketua PUK.

Dalam silaturahmi tersebut, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH menyampaikan terikamakasih atas waktu dan tempat rekan DPC SP/SB Kabupaten Gresik.

Pada silaturahmi tersebut Kapolres Gresik bersama Sekretariat Bersama DPC SP/SB membahas persoalan UMSK , menurut AKBP Kusworo Polres bisa membantu memfasilitasi untuk menyampaikan aspirasi para pekerja dan buruh ke jajaran Pemkab Gresik.

”Kita perlu menjalin koordinasi dan komunikasi yang baik untuk menemukan solusi atas suatu masalah,” tuturnya.

Dalam menyampaikan pendapat dimuka umum bersikap tertib kondusif adalah  bentuk rasa saling menghargai untuk menjaga keamanan di Kabupaten Gresik, tambah Kapolres.

Silahturahmi saat ini diharapkan adanya komunikasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-kabupaten Gresik sehingga kedepannya dapat saling bertukar ide guna menyelesaikan permasalahan Industrial di Kabupaten Gresik pungkas Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo.

Fita

Datangi DLH, Warga Winong Tagih Janji Penyelesaian Dampak Limbah B3 PLTU

Cilacap, Maspolin.id – Sekitar 150 warga Dusun Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Cilacap, Jateng, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Winong Peduli Lingkungan (FMWPL) berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cilacap.

Mereka menagih janji DLH Cilacap agar segera menyelesaikan permasalahan debu akibat limbah batu bara, dan menuntut penyelesaian masalah pencemaran lingkungan akibat debu dan limbah dari PLTU.

Beberapa tahun terakhir, menurut warga, ash yard (tempat pembuangan limbah B3) PLTU yang berdekatan dengan permukiman warga menyebabkan munculnya banyak debu.

Untuk itu, warga meminta agar ash yard yang berjarak 5 meter dari permukiman untuk segera dipindahkan.

Koordinator aksi, Agus Mulyadi mengatakan, pencemaran lingkungan akibat debu dan limbah PLTU Cilacap di Desa Karangkandri memberikan dampak buruk pada kualitas lingkungan hidup, kesehatan, kenyamanan warga, rusaknya sumber air warga, dan perekonomian di Dusun Winong.

“Ada kurang lebih 300 KK dan 75 persen dari anak-anak kami yang terkena dampak debu itu telah kami rasakan lebih dari lima tahun lamanya,” ungkap Agus.

Dalam orasinya, mereka menyerukan tolak limbah B3 PLTU. Jika tidak diindahkan, warga akan melakukan pemblokiran terhadap akses pembuangan B3 dan akan menutup semua akses ke PLTU.

Mereka juga mengajak pejabat tinggal di lingkungan masyarakat, dekat dengan limbah B3, dan ikut melihat, merasakan apa yang diderita waga Winong selama ini.

Atas aksi tersebut, Kepala DLH Kabupaten Cilacap, Awaluddin Muuri memberikan respon dengan mempersilakan 15 perwakilan warga Winong untuk audiensi.

Dalam audiensi, perwakilan warga, Riyanto meminta Pemkab Cilacap melalui DLH Cilacap agar segera menyelesaikan permasalahan tersebut selama satu bulan. Apabila tidak dipenuhi, warga akan menutup paksa PLTU.

“Apabila DLH tidak bisa menyelesaikan dalam waktu satu bulan, kami akan masuk ke dalam lokasi dan menutup bersama-sama,” tegas Riyanto.

Dia juga mengatakan bahwa pemasangan paranet oleh tim gabungan dinilainya bukan merupakan solusi, dan tidak akan menyelesaikan masalah.

Menanggapi hal tersebut, Awaluddin Muuri mengatakan akan segera menyelesaikan persoalan debu dari pengolahan limbah B3.

“Intinya kami akan bergerak cepat terkait apa yang diinginkan warga, dan kami berencana akan memasang penutup secara menyeluruh pada tempat pembuangan limbah B3,” tegasnya.

Awaluddin lantas mengajak warga me-review ulang yang selama ini telah disepakati bersama masyarakat Winong dengan Bupati Cilacap. “Dari kesepakan itu tentu sudah ada yang berjalan,” tandasnya.

Ditambahkan, kalau masih ada yang belum terlaksana kita akan sampaikan ke Bupati dan pihak terkait agar secepatnya mengeksekusi setiap janji yang diucapkan kepada masyarakat Winong.

Sementara, Direktur Teknik dan Operasional PT Sumber Segara Primadaya (S2P), Irvan Rachmat mengatakan jika ash yard atau tempat penampungan limbah B3 sudah berada di lokasi yang sesuai dengan AMDAL. Jika harus dipindahkan, maka harus mengubah izin AMDAL.

“Itu sudah sesuai dengan AMDAL. Kalau pindah harus mengubah AMDAL. Saat ini juga sudah dipasang paranet di lokasi ash yard,” ujarnya.

Sedangkan untuk pembuatan dome (kubah), membutuhkan waktu lama serta menyerap anggaran yang tidak sedikit.

“Itu harus diajukan, kan harus disepakati bersama. Pihak kami terbuka jika warga Winong ingin berembug. Kami akan terima,” tutur Irvan.

Pihak DLH dan PLTU, ujarnya, akan bertemu untuk membahas bagaimana keinginan warga. Intinya PLTU mendengar apa yang diminta warga terdampak.

“Ke depan, PLTU akan lebih terbuka dalam hal keseimbangan informasi,” tegasnya.

Irvan mengakui, memang masyarakat perlu mengetahui aktivitas PLTU yang sebenarnya. “Dan PLTU akan terbuka,” pungkasnya. (Estanto)

Geruduk Mapolres, AMM Tuntut Polisi Usut Tuntas Penembakan Kader IMM di Kendari

Cilacap, Maspolin.id – Puluhan massa dari Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) menggeruduk Mapolres Cilacap, Senin (30/9/2019). Mereka menuntut kasus penembakan dua kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Kendari, Sulawesi Tenggara, diusut tuntas.

Aksi dimulai dari Jalan Rinjani menuju Polres Cilacap pukul 13.30 WIB.

Akibatnya, aksi tersebut sempat memperlambat arus lalu lintas di Jalan H Juanda, persis di depan Mapolres Cilacap. Petugas kepolisian juga berusaha mengatur lalu lintas di sekitar lokasi aksi unjuk rasa.

Peserta aksi yang terdiri dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM), Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah (NA), ini membawa sejumlah poster, diantaranya bertuliskan Cuaca Panas Yo Wis Ben Sing Penting Entuk Keadilan.

Selain itu, mereka juga berorasi yang intinya menuntut pihak kepolisian menuntaskan kasus penembakan terhadap kader IMM itu.

Martin Tri Santoso dari IMM menyampaikan aspirasinya, menuntut pengusutan secara tegas dan tuntas serta profesional kepada Polri. “Siapakah sebenarnya oknum yang membuat meninggalnya mahasiswa kader Muhammadiyah saat aksi di Kendari, Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Namun, pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Polres Cilacap yang sudah menerima dan akan menindaklanjuti tuntutan mereka.

Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto yang menerima langsung para mahasiswa dan kader AMM serta aspirasi dari Pemuda Muhammadiyah terkait meninggalnya mahasiswa saat aksi penolakan pengesahan RUU KUHP di Kendari mengatakan, penegakan hukum di Sulawesi Tenggara sudah dilakukan.

“Polri sudah melakukan proses penyelidikan yang dipimpin oleh Wakapolri di lapangan,” ungkap Kapolres di hadapan para pengunjuk rasa.

Lebih lanjut dikatakan, Polri akan mengusut tuntas semua kejadian di sana dan akan menindak tegas pelakunya.

Terkait insiden meninggalnya mahasiswa saat menyampaikan aspirasi, Polres Cilacap bersama elemen masyarakat, TNI, dan pemerintah daerah akan tetap menjaga situasi Kabupaten Cilacap tetap kondusif, dan bersama-sama menjaga agar tidak ada kelompok provokatif yang ingin menciptakan situasi keruh di Cilacap.

“Polisi hadir untuk mengawal rekan mahasiswa dan elemen masyarakat yang akan menyampaikan asipirasinya,” tegas Kapolres. (Estanto)

Stop Dan Hentikan Kriminalisasi Terhadap Warga Lubang Buaya !!

Jakarta, Maspolin.id – Beberapa warga RT 013/09 kelurahan Lubang Buaya beserta Kuasa Hukumnya menolak dengan tegas adanya pengukuran tanah yang akan dilakukan pihak lawan dengan dibantu oleh BPN dan pihak kepolisian.

Oleh karena itu warga meminta kepada aparat kepolisian terkait untuk tidak mengintimidasi warga, sehingga membuat warga yang merasa menjadi korban meminta perlindungan dari rasa ketakutan dan juga resah.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum dari warga yaitu Armyn Rustam Effendy. SH. MH mengatakan, ” agar pihak kepolisian dapat menindak lanjuti dan memproses segala laporan warga, tentang tindak premanisme 3 (tiga) truk yang datang kepada warga dan pencurian hp dan dompet yang pernah dilaporkan, yang sampai saat ini belum pernah ditindak lanjuti pihak kepolisian “, Ujarnya.

Sebagai Kuasa hukum dari warga RT 013/09 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Lubang Buaya, Armyn Rustam Effendy. SH. MH mengatakan kepada awak media, hentikan kriminalisasi terhadap warga Cipayung. “Stop kriminalisasi warga kelurahan Cipayung, saat ini juga“, tegasnya.

Lanjut Armyn kemudian, warga RT 013/09, Cipayung akan menolak dengan tegas adanya pengukuran tanah yang akan dilakukan pihak lawan dibantu oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pihak kepolisian. “Jika tidak puas silahkan mengajukan gugatan ke pengadilan karena warga taat hukum dan siap mengikuti prosedur hukum sesuai dengan undang-undang berlaku,” jelas Armyn, di dikawasan Kelurahan Cipayung, Lubang Buaya.

Armyn juga mengatakan “bahwa puluhan warga merasa terintimidasi oleh sekelompok preman dan diduga para preman tersebut melakukan pencurian terhadap warga, namun hingga saat ini juga belum ada prosesnya”, Terangnya.

Selanjutnya dari hasil mediasi yang dilakukan di lantai 2 kelurahan lubang buaya permasalahan ini akan ditindaklanjuti minggu depan bersama perangkat yang berkepentingan di kantor Polres Jakarta Timur. Oleh karena itu Warga pun sudah mempersiapkan dokumen finalisasi menuju PK.

Armyn menduga, adanya dugaan tindakan kriminal (memberi keterangan palsu) yang dilakukan oleh sekretaris Kelurahan. “Kita berharap agar Walikota Jakarta Timur ikut menindak lanjuti permohonan warga untuk mendapatkan perlindungan hukum setelah rapat bersama dikantor Walikota beberapa waktu lalu”, bebernya.

Berikutnya Armyn juga berharap Gubernur DKI jakarta bisa ikut andil dan memperhatikan serta melakukan pengawasan terhadap perkara kriminalisasi terhadap warga di lubang buaya ini.

Terakhir perlu diketahui rencana pihak kuasa hukum warga Bahwa pada hari Jumat tanggal 04 September 2019 kedepan, beberapa perwakilan warga akan memenuhi undangan dari Polrestro Jaktim untuk memenuhi undangan klarifikasi atas laporan dari pelapor, serta warga juga akan menunjukkan bukti kepemilikan tanahnya. Semoga dengan proses yang telah dilakukan ini, warga kembali mendapatkan haknya dan keadilan. (***)

Sumber: Indra Maulana

DRPD TK II KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN BARU DILANTIK SEMOGA AMANAH DALAM TUGASNYA

DRPD TK II KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN BARU DILANTIK SEMOGA AMANAH DALAM TUGASNYA

Humbahas, Maspolin.id—Rapat Paripurna DPRD Kab. Humbang Hasundutan dalam Rangka Peresmian dan Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Kab.Humbang Hasundutan di Ruang Rapat DPRD Kab. Humbang Hasundutan, Senin 30 September 2019.

Berikut nama-nama anggota DPRD Kabupaten Humbang-Hasundutan periode 2019 – 2024 yang dilantik, adalah sebagai berikut:

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (7 Kursi)

  1. Daniel Banjarnahor
  2. Ramses Lumban Gaol, S.H
  3. Jamanat Sihite
  4. Kepler Torang Sianturi
  5. Tingkos S Martua Silaban, A.Md
  6. Masria Sinaga
  7. Minter Hulman Tumanggor

Partai Golongan Karya (5 Kursi)

  1. Marolop Manik
  2. Marolop Situmorang
  3. Bantu Tambunan
  4. Manaek Hutasoit, A.Md
  5. Laston Sinaga

Partai Hati Nurani Rakyat (4 Kursi)

  1. Roberto Simanullang
  2. Labuan Sihombing
  3. Martini Purba, S.E
  4. Sanggul Rosdina Manalu

Partai Nasional Demokrat (3 Kursi)

  1. Marsono Simamora
  2. Normauli Simarmata
  3. Ir. Mutiha Hasugian

Partai Gerakan Indonesia Raya (2 Kursi)

  1. Jimmy Togu Hamonangan Purba, S.E., M.M
  2. Drs. Moratua Gajah, M.M

Partai Persatuan Indonesia (2 Kursi)

  1. Guntur Sariaman Simamora, S.T
  2. Charles Ary Herianto Purba, S.H

Partai Demokrat (1 Kursi)

  1. Bresman Sianturi, S.H

Partai Solidaritas Indonesia (1 Kursi)

  1. Poltak Purba, S.T

Diacara pelantikan Anggota DPRD yang baru tersebut, beberapa tamu yang hadir, memberi pesan dan menyatakan, moga dewan yang merakyat.

SOADUON TOGATOROP.
TAPUT/ HUMBANG HASUNDUTAN.

Cahyo Sasongko: Utamakan Etos Kerja dan Disiplin Anggota DPRD

CAHYO Sasongko, sosok pendatang baru di Gedung DPRD Cilacap, Jateng, ini boleh dibilang sedang kejatuhan bulan.

Betapa tidak. Partai NasDem yang dinaunginya, selain sebagai partai baru, kiprahnya langsung terlihat nyata dengan meraup 4 kursi.

Juga, Cahyo mendapat posisi bagus yakni terpilih menjadi Ketua Badan Kehormatan DPRD Cilacap masa bakti 2019-2024.

“Keberhasilan ini melalui perjuangan panjang dan dukungan semua pihak,” katanya, Jumat (27/9/2019).

Dia meyakini bahwa mesin partai yang dia gunakan yakni Partai NasDem bekerja dengan baik. Terbukti, dia menorehkan sejarah baru di peta perpolitikan Cilacap.

Dengan 4 kursi yang diraih menjadikan partai ini punya hak satu fraksi di DPRD Cilacap.

“Sebagai pendatang baru di Dewan, tentu hal ini suatu kehormatan bagi saya untuk mengemban amanat sebagai ketua Badan Kehormatan,” ungkap Cahyo, politisi dari Desa Menganti, Kecamatan Kesugihan, ini.

Menurut dia, sebagai badan yang mengurusi tata tertib dan kode etik para Anggota Dewan, Badan Kehormatan DPRD harus menjadi cermin dan citra diri lembaga sekaligus panutan bagi masyarakat.

“Sebagai contoh, dari segi penampilan dan etika cara berpakaian itu diatur dalam Tata Tertib Nomor 172 DPRD Cilacap. Seperti, kapan harus berpakaian dinas harian, dinas resmi, dan pakaian untuk acara-acara besar lainnya,” tuturnya.

Dia juga mengamini apa yang disampaikan Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat dan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji terkait budaya disiplin sebagai etos kerja wakil rakyat.

“Sepakat, setiap pelaksanaan kegiatan rapat paripurna di Dewan harus hadir on time (tepat waktu),” tegasnya.

Perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik dalam kinerja akan menjadi fokus Cahyo.

“Bersama lima anggota lainnya kita akan menata mana hal-hal yang harus dibenahi segera. Kedisiplinan dan kebersamaan menjadi budaya etos kerja Dewan periode 2019-2024, menuju lembaga Dewan yang lebih aspiratif,“ tandasnya. (Estanto)

Kapolrestabes Medan Kunjungi Sekolah SMK Nusa Paninda, Ini Arahannya Kepada Para Siswa

Kapolrestabes Medan Kunjungi Sekolah SMK Nusa Paninda, Ini Arahannya Kepada Para Siswa

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi Berikan Arahan kepada Siswa siswi Smk Nusa Penida yang dilaksanakan Diaula Lt 3 Jalan Sei Blutu Medan, Senin (30/09/2019).

Kapolrestabes Medan Disambut Oleh Kepala Sekolah Smk Nusa Penida dan Guru Serta Siswa -siswi Smk Nusa Penida.

Kapolrestabes Medan didampingi Oleh Kanit Binmas Polsek Medan Sunggal Iptu M Subakir SH dan Bhabinkamtibmas Serta Personel Polsek Sunggal.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi Mengatakan Kedatanganya di Smk Nusa penida ini bertujuan bersilaturahim dan saling kenal antara satu dengan yang lain.

Perlu saya Sampaikan bahwa adik-adik adalah penerus bangsa maka kalau ingin masa depan yang baik rajinlah belajar.gantungkan cita-cita setinggi langit dan adik-adik sekalianlah yang nantinya akan menggantikan kami sehingga negara ini menjadi maju. Kedepan Persaingan akan lebih sulit. Saat ini anak muda sekarang ada yang terlibat Tawuran, gank motor,seks bebas dan Narkoba.Sekarang ini dijadikan alat politik dan melakukan kekerasan seperti yang demo kemarin,ada yang membawa bom molotov, batu dan Senjata tajam.Ini dimanfaatkan oleh pihak Ketiga untuk kepentingan sendiri dan akan menghancurkan negara ini. Ajakan tentang media sosial adik -adik saat ini langsung percaya, dari seniornya dan temannya. Pilihlah teman yang lebih baik dan tertib, jangan pernah patah semagat dan jangan takut untuk dijauhi.

Jadi Kepada adek-adek sekalian apabila tidak pernah tertib dan disiplin serta mendengarkan orang tuanya maka kedepan mereka akan menjadi budak dan orang yang tersingkir. jangan percaya langsung dengan media sosial,ajakan teman dan seniornya yang tidak taat hukum.Saya harapkan adek-adek harus tekun belajar, raih cita – cita yang tinggi dan penuh semangat. Saya ingatkan kepada adek-adek agar tidak menjadi gank motor dan perusuh karena akan menjadi orang yang tertinggal dan menerima akibatnya.

Hari ini dia tersingkir, gabung dengan para preman dan ditangkap polisi lalu hidupnya dipenjara, jangan sampai ini terjadi kepada adek-adek, teruslah belajar dan jangan mau di provokasi dan diajak untuk berbuat anarkis. Pilihlah teman yang baik, kalau kita mau tau bagaimana masa depan kita, lihatlah teman kita yang rajin dan ulet,Saya yakin mereka akan berhasil.*

Novian Harhara

Brimob Kaltim Tingkatkan Pengamanan Gereja di Kota Balikpapan

Balikpapan,Maspolin.id – Minggu, (29/09/2019) dengan situasional yang kondusif di wilayah hukum Kota Balikpapan tidak menutup kemungkinan akan terjadi tindakan kriminal oleh orang atau kelompok yang tak bertanggung jawab, maka dari itu Tim Patroli Motor Batalyon A Pelopor Sambang Gereja yang melaksanakan ibadah di Kota Balikpapan.

Berdasarkan perintah Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi, S.I.K melalui Komandan Batalyon A Pelopor AKBP Gunawan Tri Lakono, S.I.K agar anggota Brimob mengamankan kegiatan ibadah umat kristen di seluruh gereja di wilayah hukum Polda Kaltim untuk mengantisipasi tindak terorisme khususnya di wilayah hukum Polres Balikpapan.

Satuan Brimob Batalyon A Pelopor yang berkedudukan di Kota Balikpapan membentuk tim khusus patroli reaksi cepat berjumlah 10 orang yang dipimpin oleh Aipda Budi Prayitno yang “pengamanan dan pengecekan dilakukan di seluruh sudut dan ruang di gereja, Setelah dilaksanakan pengamanan dan pengecekan selanjutnya akan diserahkan kepada anggota yang bertugas agar menjaga Gereja tersebut tetap steril.” Ungkap Danyon A Pelopor AKBP Gunawan Tri Laksono, S.I.K.

Adapun Gereja yang disambangi oleh Tim Patroli Batalyon A Pelopor di daerah Kota Balikpapan antara lain GPIB Maranantha, Pertamina Balikpapan, Gereja Paroki Petrus Paulus depan Diklat Pertamina, Gereja Santa Theresia, Jl. Prapatan atas, Gereja PNIL, Klandasan Ulu, Gereja S.T Martinus, Auri Balikpapan, Gereja Bethany, Jl. Syarifudin Yoes, GPIB Bukit Sion, Gunung Malang dan Gereja HKBP Gunung Malang.

Di lain kesempatan, Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi, S.I.K menyampaikan bahwa “kegiatan ini adalah tugas yang wajib dilaksanakan oleh seluruh anggota Satbrimob Polda Kaltim guna mengamankan dan mengantisipasi tindakan terorisme yang biasa dilakukan oknum tidak bertanggung jawab pada hari-hari besar maupun hari ibadah rutin umat kristen, diharapkan kedepannya dengan adanya pengamanan dari Satbrimob Polda Kaltim jemaat Gereja bisa melaksanakan ibadah dengan aman dan Khidmat” Tutup Kombes Mulyadi
.

Hum/Lilik.s

Pungutan PTSL Di Desa Kedungdowo Kudus Menuai Protes Warga

Kudus,Maspolin.id – Pungutan biaya PTSL di Desa Kedungdowo kecamatan Kaliwungu Kudus Jateng, senilai 600Rb menuai protes dari peserta PTSL dan warga masyarakat.

Dengan melakukan pungutan 600Rb untuk perbidaknya, berarti bisa di artikan panitia PTSL menyalahi apa yang sudah di tetapkan dalam SKB tiga Menteri ( Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) Nomor. 25/SK/V/2017; Nomor :590-3166A Tahun 2017; Nomer: 34 Tahun 2017 tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis ( PTSL) untuk wilayah Jawa dan Bali sebesar 150 ribu.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Kedungdowo menyayangkan sekali atas pungutan yang terlalu memberatkan masyarakat tersebut ” saya yang di tunjuk oleh masyarakat mewakili warga Desa Kedungdowo yang ikut serta dalam program PTSL dengan dikenakan biaya 600 ribu hal tersebut tentunya melanggar SKB dari tiga Menteri bahwa biaya PTSL, tidak boleh lebih dari Rp 150 Rb, jika hal tersebut tidak di tindak lanjuti oleh Panitia PTSL dan Kepala Desa untuk segera meluruskan permasalan tersebut, besar kemungkinan permasalahan ini kita akan menempuh jalur hukum, sesuai apa yang disepakati oleh warga ” ucap Noor rosyid saat kita konfirmasi

Salah satu Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat LSM ( GJL) Gerakan Jalan Lurus DPC Kudus, juga menyayangkan kejadian tersebut.

” Melakukan pungutan untuk Biaya PTSL yang melebihi apa yang telah di tetapkan Melalui SKB tiga Menteri untuk wiyah Jawa dan Bali sebesar 150 Rb. Sama halnya panitia PTSL telah berani mencederai program positif negara dan terkesan pula ada pembiaran oleh Kepala Desa Kedungdowo atas kejadian tersebut” ucap Deni Wibowo selaku Ketua LSM GJL Kudus di rumahnya.

Sungguh disayangkan program positif Presiden Joko Widodo terkait PTSL di terjemahkan keliru oleh Pemerintahan Desa. Padahal di Desa – Desa lain yang masih satu kecamatan, untuk PTSL di kenakan biaya 150 Ribu, contoh di Desa Papringan Kecamatan Kaliwungu Kudus.

Hendaklah kejadian ini menjadi renungan bagi semua masyarakat, aktivis, Penegak Hukum dan pemerintahan di atasnya.

Report ; Moh Sofii

LUAR BIASA! POLISI MILITER LANTAMAL V KEMBALI RINGKUS DISERTIR

Lantamal V,Maspolin.id – Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL V (POM Lantamal V dengan Tim Lidpam-nya berhasil meringkus oknum TNI AL yang lari dari dinas (disertir-Red) atas nama Praka ATP di wilayah Jarsongo Gunungsari Surabaya Jawa timur, Minggu (29/9) malam.

Praka ATP yang telah dinyatakan Disersi dari satuannya di Sorong sejak 19 Agustus 2019 ini, berhasil diringkus setelah dilaksanakan pengejaran oleh Tim Lidpam Polisi Militer Lantamal V. Praka ATP menyembunyikan keberadaannya selama ini akhirnya harus berakhir juga setelah tim Lidpam Polisi Militer Lantamal V berhasil mengendus keberadaan Disertir berdasarkan adanya informasi dari warga.

Keberadaan Praka ATP diketahui setelah melalui informasi bahwa ada oknum TNI AL yang membuat resah warga disekitar Jarsongo.

Bermodalkan informasi yang ada, Polisi Militer Lantamal V bergerak cepat dengan melaksanakan Puldata secara intensif dengan mengendapkan personilnya disekitar area tersebut dan membentuk tim khusus untuk memburu untuk meringkus oknum Disertir tersebut.

Setelah berkoordinasi dengan perangkat RT/RW setempat, tim bergerak menuju alamat rumah yang sebelumnya telah diketahui didalamnya terdapat oknum Disertir tersebut.

Pada saat dilaksanakan penangkapan, oknum disertir Praka ATP tidak melakukan perlawanan dan langsung diamankan serta dibawa oleh Tim Lidpam ke Mako Polisi Militer Lantamal V untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Secara terpisah saat ditemui awak media dikantornya, Komandan Polisi Militer Lantamal V Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono mengatakan bahwa pencarian dan pengejaran terhadap pelaku tindak pidana terutama disertir akan terus dilakukan secara gencar guna meminimalisir adanya oknum yang akan merusak nama baik institusi TNI AL di lingkungan masyarakat.

gondrong

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polri Gelar Penggerebekan Kampung Narkoba Serentak di Seluruh Indonesia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Polri menggelar penggerebekan sarang narkoba secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia, Jumat (9/10/2026). Operasi tersebut melibatkan personel gabungan Polri, TNI,...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.