Dua Residivis Sabu Ditangkap, Satresnarkoba Polres Sergai Sita 68,28 Gram Sabu

Dua Residivis Sabu Ditangkap, Satresnarkoba Polres Sergai Sita 68,28 Gram Sabu

Sergai, Maspolin.id—Dua residivis sabu berhasil ditangkap Satresnarkoba Polres Sergai didua lokasi berbeda, pertama polisi mengamankan berinisial KA alias Iril (36) saat ditangkap tersangka Iril bersembunyi didalam kamar, dusun II Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai. Sedangkan RK alias Rusman (31) ditangkap didusun Jering II Desa Melati II Kecamatan Perbaungan.

Selain, mengamankan kedua tersangka, Satresnarkoba juga mengamankan sejumlah barang bukti sabu. Dari tangan tersangka Iril (36) ditemukan 1 tas sandang warna abu-abu berisikan 14 paket plastik klip transfaran berisi kiristal putih diduga sabu seberat brotto 63,78 gram, 4 butir pil exstasi seberat brotto 1,47gram.

Sedangkan, dari tangan tersangka RK alias Rusman (31), Satresnarkoba berhasil mengamankan barang bukti 1 helai plastik klip trasfaran berisikan kristal putih diduga  sabu seberat brotto 4,5 gram, 2 unit hadphone, uang tunai Rp 1.000.000. 

“Jadi total semua barang bukti sabu yang diamankan dari kedua tersangka seberat 68,28 gram,” kata Kapolres AKBP H Juliarman Pasaribu didampingi Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu, bersama Kanit II Ipda Dwi Made Krisnanda dan Brigadir Toni Suhendro Sipayung saat menggelar Press Release di Mapolres Sergai, Rabu (25/9).

Dijelaskan AKBP Pasaribu, kedua tersangka merupakan satu jaringan sabu, dimana sebelumnya Satresnarkoba menangkap terlebih terdahulu KA alias Iril (36). Saat dilakukan pengembangan terhadap KA alias Iril (36) sabu itu diperoleh dari RK alias Rusman (31). Kemudian Satresnarkoba melakukan penangkapan terhadap RK alias Rusman dikediamannya.

Dari hasil keterangan tersangka RK alias Rusman (31) mengaku bahwa sabu itu diperoleh dari seseorang berinisial W (30) warga aceh, saat ini sedang menjalani hukuman di Lapas lubuk pakam. Keduanya ini merupakan seorang residivis narkoba yang baru keluar dari Lapas, sedangkan inisial (W) warga Aceh masih dilakukan penyelidikan, jelasnya.

“Untuk kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 (2) sub pasal 112 (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 Milyar paling banyak 10 Milyar,” kata AKBP Pasaribu.

Surya Hsb

BERITA FOTO:
PRES RELEASE: Kapolres Sergai AKBP H Juliarman Pasaribu didampingi Kasatnarkoba AKP Martualesi Sitepu, Kanit 1 Ipda Dwi Made Krisnanda, dan Brigadir Toni Suhendro Sipayung saat menggelar Pres release di Mapolres Sergai, Rabu (25/9).

Brimob Bagikan Makanan Kepada Masyarakat Yang Terjebak di Jalan Tol

Jakarta,Maspolin.id – Personel Brimob Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya membagikan makanan dan minuman kepada warga pengguna jalan yang terjebak di jalur tol dalam kota di depan gedung DPR/MPR RI Rabu (25/9).

“Ada yang belum dapat? Ada yang belum makan lagi?” ujar Ajudan Danyon D Pelopor Bharatu Farizal Hadi.

Personel Brimob membagikan ratusan kotak makanan juga air mineral kepada pengguna jalan yang berada di dalam jalan tol. Terlihat sebanyak enam bus yang diantaranya merupakan empat Transjakarta yang terjebak di dalam jalur tol.

Selain bus, terdapat puluhan kendaran pribadi lainnya yang ikut terjebak. Yulia dan penumpang lain yang ada di dalam Transjakarta mengatakan sudah empat jam terjebak di dalam jalur tol dan tidak bisa keluar karena pagar tol yang tinggi.

Mobil juga tidak bisa bergerak maju dan tidak bisa memutar balik ke arah pintu tol Semanggi akibat bentrok demonstran dengan petugas di flyover arah Slipi.

“Seharusnya sudah bisa rebahan di rumah, lapar, pengen ke toilet, tapi tidak bisa,” kata Yulia.

Para penumpang bus Transjakarta ini juga mengangkat kertas bertuliskan “Mau Pulang”, “Seharusnya Sudah Bisa Rebahan”, dan “Besok Ngampus”, “Laper” seperti yang mahasiswa yang sedang menggelar demonstrasi. Transjakarta yang terjebak tersebut ini memiliki rute ke Slipi, Grogol, BSD City dan Tangerang.

Hingga saat ini para personel Brimob masih tetap bersiaga dan menjaga setiap lokasi yang berpotensi terjadinya aksi.

Hum/Lilik.s

Pelajar Beri Semangat Personel Brimob yang Bertugas

Jakarta,Maspolin.id – Kericuhan yang terjadi dari aksi demonstrasi pelajar di pintu belakang gedung DPR dan MPR RI di Jalan Palmerah Timur, Jakarta Pusat (25/9) sempat terhenti karena waktu maghrib telah tiba.

Namun setelah selesainya adzan berkumandang, pelajar mulai melakukan aksinya kembali dengan melempari kearah personel yang sedang berjaga di halaman DPR dan MPR RI.

Setelah aksi pelemparan terjadi, Sejumlah pelajar dari Jabodetabek ini kemudian mendatangi personel Brimob yang sedang berjaga. Kedatangan mereka bertujuan untuk memberikan semangat kepada personel Brimob.

“Semangat ya pak” kata Aldi (16), salah satu pelajar yang berada di lokasi, Rabu (25/9).

Terlihat senyum bahagia diwajah para personel Satuan Brimob Polda Banten yang dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Kombes Pol. Reeza Herasbudi, S.I.K.

Aldi Bersama dengan puluhan temannya mengaku sejak tadi siang berada di Stasiun Palmerah. Mereka berasal dari salah satu sekolah di Ciiledug, Tanggerang.

“Pak jangan keras keras ya” ujar seorang pelajar kepada personel Brimob.

Namun pemandangan indah itu tak berlangsung lama. Selang beberapa menit kemudian, pelajar lain datang dari pelbagai arah dan langsung melempari anggota Brimob yang berfoto dengan pelajar lainnya dengan batu dan kayu.

Pelajar yang berfoto Bersama personel sempat meminta pelajar yang baru datang tersebut untuk tidak melempari personel Brimob. Tetapi imbauan itu tidak dihiraukan. Bahkan pelajar yang baru datang tersebut meminta awak media untuk tidak merekam aksi mereka.

Hum/lilik

Wadankor Brimob Kunjungi Personel Yang Terluka Pasca Kericuhan Aksi Mahasiswa

Jakarta,Maspolin.id – Demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa pada hari Selasa (24/9) yang menolak RUU KUHP dan RUU kontroversial lainnya di depan Gedung DPR dan MPR tersebut berakhir ricuh karena mahasiswa terlibat bentrok dengan aparat.

Aksi mahasiswa ini pada awalnya berjalan dengan damai, namun saat menjelang sore aksi mulai ricuh. Suasana mulai memanas saat para mahasiswa menuntut pimpinan DPR untuk menemui mereka. Para mahasiswa juga melemparkan botol mineral dan terlibat aksi saling dorong dengan aparat sehingga terdapat mahasiswa dan beberapa personel Brimob yang terluka.

Beberapa personel Brimob yang terluka pasca kericuhan yang terjadi, saat ini sedang di rawat di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto di jalan RS. Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Pada hari Rabu (25/9), Wadankor Brimob Polri Brigjen Pol Drs Abdul Rakhman Baso didampingi AKBP Priyo menjenguk anggota Korps Brimob Polri yang mengalami luka akibat kericuhan yang terjadi saat melakukan pengamanan demo mahasiswa di depan Gedung DPR dan MPR.

Kunjungan ini dilakukan guna memberikan semangat kepada personel yang terluka agar lekas sembuh dan bisa beraktivitas seperti semula.

Hum/Lilik.s

Ratusan Polisi Amankan Unras Di Depan Gedung DPRD Kudus

Kudus,Maspolin.id – Aksi Damai yang bener-bener damai tanpa emosi dan anti provokasi yang ditunjukan oleh ratusan mahasiswa Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Institut Agama ISlan Negri (IAIN) Kudus, Rabu (25/9).

Ratusan aparat gabungan dari Polres Kudus, Brimob Polda Jateng, Sabhara Polda Jateng, Kodim 0722/Kudus, Satpol PP, Dishup yang terlibat pengamanan Unra Aksi Damai Mahasiswa IAIN Kudus di depan Gedung DPRD Kudus.

Sebelum melaksanakan pengamanan, para personil yang terlibat dalam pengamanan melaksanakan apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kudus AKBP Saptono.

Perwakilan mahasiswa juga memberikan bunga kepada Kapolres Kudus bentuk dari rasa kepedulain kepada aparat Kepolisian, serta bentuk dari aksi yang dilakukan oleh mahasiswa tersebut benar-benar damai.

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan, Unra Aksi damai yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa IAIN Kabupaten Kudus ini berjakan dengan lancar tidak ada gesekan apapun, maupun aksi dorong-dorongan dari mahasiswa maupun aparat.

“Para mahasiswa yang melaksanaakn unra juga disambut baik oleh pada Ketua DPRD Masan beserta para anggota DPRD Kabupaten Kudus lainnya,” tuturnya.

Ketua DPRD Kudus Masan menerima dan menampung aspirasi dari GEMA IAIN Kudus, untuk selanjutnya apabila aspirasi sesuai kewenagan DPRD Kabupaten Kudus akan segera tindak lanjuti, akan tetapi apabila aspirasi tersebut bukan kewenangan akan disampaikan kepada jenjang yang lebih tinggi.

“Masa depan bangsa ada pada kita semua untuk itu mari kita jaga sama sama suasana tertib dan kondusif,” ucap Kapolres Kudus.

safii/Hum

Bawa Sabu, DJ Asal Sukoharjo Tercidukkkk…..

Sukoharjo,Maspolin.id – Laki laki yang berprofesi sebagai DJ (Disk Jockey) di salah satu tempat hiburan malam di Solo di tanggkap petugas. Hal itu lantaran DJ yang berinisial U tersebut kedapatan memiliki sabu seberat 1,10 gram.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi saat konferensi pers mengatakan bahwa Polres Sukoharjo melaksanakan Opersi Antik yang dilaksanakn pada 1 Agustus sampai 20 Agustus 2019. Beberapa pengguna sabu berhasil di tangkap salah satunya adalah U yang berprofesi sebagau DJ.

“Saat ditangkap polisi, dari tangan pelaku petugas mendapati sabu seberat 1,10 gram,” katanya.

Lebih lanjut, U yang merupakan warga Desa Gentan, Kecamatan Baki memang sudah menjadi Target Opersi petugas. Dan saat dilakukan Operasi Antik pelaku kedapatan membawa sabu.

“Dari pengakuan pelaku dirinya mengunakan sabu untuk menambah stamina, karena profesinya sebagai DJ dituntut begadang setiap malam,” jelas Kapolres.

Dalam operasi Antik tersebut, petugas juga menangkap lima tersangka lain dalam kasus yang berbeda. Tersangka tersebut PJ aluas JBR, 44, warga Baki, Sukoharjo beserta barang bukti tiga buah plastik sisa sabu, tiga buah pipet dan peralatannya.

Juga, SK alias Kelik, 27, warga Cemani, Sukoharjo, yang tertangkap sebagai pengedar. Tersangka FD alias BG, 43, warga Mulur, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo dan LH alias WR, 37, warga Sukoharjo. FD dan LH ditangkap petugas saat pesta sabu di Desa Mulur Sukoharjo. Keduanya diamankan beserta barang bukti dua buah plastik berisi sabu seberat satu gram, satu buah bong, sedotan, korek api gas dan tiga buah handphone.

“Dengan pengungkapan sejumlah kasus narkoba ini membuktikan jika Sukoharjo masih menjadi daerah yang rawan akan peredaran narkoba sehingga harus diwaspadai,” ujar Kapolres.

Red

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID DAARUL ASJAD MEDAN

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID DAARUL ASJAD MEDAN

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di Masjid Daarul Asjad Jln Denai No 10A Tegal Sari Mandala III Medan denai, Kamis 26 September 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi, Kapolsek Medan area Kompol Anjas Asmara Siregar, SSos, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Personel Polsek Medan Area serta jamaah masjid Daarul Asjad yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan Jamaah Masjid Daarul Asjad, Sholat Subuh berjamaah dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto, SH, SIK, MSi mengatakan Sholat subuh berjamaah ini adalah Kegiatan rutin yang kami lakukan.Sholat Subuh ini hanya semata mata karena ibadah dan ingin Mendapatkan Ridho dari Allah Swt. Sholat Subuh ini Keutamaannya sangat luar biasa maka sholat subuh ini jangan sampai lewat termaksud untuk diri saya sendiri dan untuk kita semua.disini kita bersilaturahmi dan tentunya Silaturahmi ini Manfaatnya banyak yaitu kita dimurahkan rezeki dan Panjang Umur.kita berdoa dan harapkan hidup kita bermanfaat bagi umat manusia dan alam semesta Bahwa Sebaik baiknya manusia bermanfaat untuk orang lain.

Mari pada kesempatan ini.mau sebagai kapolrestabes, bkm, ibu rumah tangga itu adalah amanah, kita berharap dengan adanya silaturahim kita, bersungguh sungguh beribadah insaallah khusnul khotimah.

Senantiasalah selalu belajar karena bermakna supaya umat muslim ini harus pintar supaya tidak dijadikan alat sama orang yang mempunyai kepentingan dan supaya kita bermanfaat bagi orang lain.

Mari Selalu bergantung kepada Allah Swt karena Allah Swt pemilik kekuasaan.itu selalu saya pegang dan saya sampaikan kepada orang lain bahwa jangan pernah bergantung kepada manusia.mintalah kepada Allah Swt, berikhtiar dengan sungguh sungguh.

Ini menjadi dasar untuk tugas dan kita rasakan bagaimana wilayah kita kondusif. kita lihat bisa melakukan aktivitas seperti biasa maka kita bersyukur negara kita
aman dan kondusif, ini berkat kerja sama kita dan ini bukan terjadi begitu saja namun melalui usaha. Semoga apa yang kita kerjakan ini mendapatkan ibadah. Semoga diakhir hidup kita khusnul khatimah.*

Novian Harhara

#GejayanMemanggil

#GejayanMemanggil … tagar yang mulai meroket di Minggu 22 September 2019 menarik perhatian netizen. Belum juga bergulir, trending #GejayanMemanggil sudah mencapai 21.3k di Minggu petang.

Berbagai meme dan status di media sosial seperti beradu argumen. Ada yang pro, tentu ada yang kontra. Berbagai pertanyaan dari masyarakat satu dua mulai masuk ke rekan-rekan Polda DIY.

Ada yang cemas, ada yang tidak suka, ada yang apatis. Yang paling banyak bertanya, ” Bener gak ini pak?”, “Apa benar, Jalan Gejayan ditutup?”.

Semakin malam, pro kontra di medsos semakin tajam. Malam melarut. Pro Kontra berlanjut. Hingga senin paginya, trending #GejayanMemanggil semakin kuat. Menyodok di 61.4k cuitan.

Jelang jam aksi, arus lalu lintas menuju titik aksi mulai dialihkan. Limpahan arus kendaraan ke jalan-jalan di sekitar pertigaan Colombo sangat terasa.

Pertigaan Colombo yang sehari-hari adalah jalur vital dipenuhi ribuan mahasiswa dan masyarakat. Massa dari berbagai perguruan tinggi dan elemen masyarakat berkumpul. Lautan manusia meluber sampai radius 1 km.

Bayangan aksi massa yang penuh dengan kontak fisik, gas air màta, aparat bertameng, kendaraan taktis yang dihadapkan pada massa, seketika hilang. Yang ditemui hanya satu buah pickup Polsek di dekat Jogja Plaza Hotel. Sekitar delapan personel Polisi duduk. Sesekali turun dari duduknya, mengambil gambar situasi.

Tidak jarang saling sapa dengan peserta aksi. Sama sekali tidak nampak raut tegang.

Sementara orasi di titik tengah Pertigaan Colombo berlangsung, massa hilir mudik. Ada yang datang, ada yang keluar dari area aksi.

Silih ganti orator membakar semangat massa, kritik tajam, aspirasi disuarakan. Teriakan massa, kepalan tangan ke atas, tepuk tangan silih berganti. Terik matahari tak mampu menghalangi semangat massa.

Tapi tidak satupun mimik muka penuh amarah menghiasi massa, walau tatap mata tajam menandakan semangat muda mahasiswa.

Matahari berangsur surut ke ufuk barat. Berangsur massa meninggalkan pertigaan colombo. Sekalipun langit masih terang, massa tak enggan beranjak pulang.

Pertigaan Colombo menjadi saksi … #GejayanMemanggil bukti kedewasaan berdemokrasi, menyampaikan pendapat di muka umum tak harus berakhir anarkhi.

Terima kasih masyarakat dan mahasiswa Jogja.

Fajar – Bid Humas Polda DIY

Asah Naluri Tempur, Personel Lanal Cilacap Laksanakan Latihan Pertahanan Pangkalan

Lantamal V,Maspolin.id – Untuk melatih kesiapandan naluri tempur, personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap, Lantamal V, Koarmada II, melaksanakan latihan Pertahanan Pangkalan yang  dipimpin Palaksa Lanal Cilacap, Letkol Laut (P) Bambang Hartono, Selasa (24/9).

Menurut Palaksa Lanal Cilacap, latihan kali ini memerankan berbagai  materi latihkan diantaranya  Peran Penindakan Huru-hara,  Peran Anti Sabotase dan Teror, Peran Anti Separatis, Peran Pertahanan Pangkalan dan Peran Penanggulangan Kebakaran.

Sementara Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Cilacap Kolonel Laut (P)  Adi Lumaksana, S. Sos., memantau langsung jalannya latihan pertahanan pangkalan yang dilkaukan para prajuritnya tersebut.

Menurutnya, latihan ini merupakan agenda latihan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dalam menjaga kemampuan satuan dan individu prajurit Lanal Cilacap dalam mempertahankan Pangkalan TNI Angkatan Laut dari serangan darat maupun udara yang bisa terjadi kapan saja.

“Latihan pertahanan ini untuk menguji kemampuan setiap prajurit individu maupun kelompok dalam menempati pos tempur mereka masing-masing apabila terjadi bahaya serangan dari Musuh,” ujarnya

Gelar Dolanan Bareng, Langkah Awal Rumah Belajar MB3+ Sidotopo Menuju Kepanjen Inklusif dan Ramah ABK

Malang,Maspolin.id – Gelar dolanan bareng, langkah awal Rumah Belajar MB3+ Sidotopo menuju Kepanjen Inklusif dan Ramah ABK.

Gelaran Dolanan Bareng yang menurut rencana akan dilaksanakan pada Minggu (29/9) mulai 07.00 – selesai, di Rumah Belajar Inklusi MB3+, Jalan Sidotopo, Kepanjen, Kabupaten Malang tersebut merupakan langkah awal menuju Kota Kepanjen yang Inklusif dan Ramah ABK.

Hal ini disampaikan Binti yang merupakan kepala sekolah dilembaga yang fokus pada pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tersebut. Menurut Binti, fokus kegiatan ini adalah mengembalikan ABK pada sosial dengan teman sebaya.

“Supaya ABK bisa membaur dengan non ABK,” terangnya.

Selain itu, menurutnya, ini juga menjadi langkah awal menuju Kepanjen ramah ABK. Alasanya, dikepanjen sendiri menurut Binti, tercatat hanya ada tiga lembaga pendidikan yang fokus terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus.

“Hanya ada tiga lembaga yang menangani pendidikan khusus ABK,” imbuhnya.

Sedangkan, Binti melanjutkan, dibanyak sekolah konvensional negri dan swasta banyak terdapat ABK yang menurut dia perlu mendapat penanganan khusus dari pengajar yang khusus pula.

“Fakta lain, di sekolah negeri banyak dijumpai ABKyang perlu mendapat perhatian dalam hal penanganan,” tegas perempuan yang juga kepala yayasan Noor Sidotopo ini.

Sementara, Ferry Baharudin ketua pelaksanaa Dolanan Bareng mengatakan bahwa selain kegiatan ini untuk ajang silaturahmi pegiat pendidikan ABK, ada nilai edukasi yang bertujuan mengenalkan kembali permainan tradisional dilingkungan sekolah.

“Dolanan itu bermain, bermain permainan tradisional yang dulu pernah populer,” terang pemuda berkacamata tebal ini. Menurutnya, hal ini penting untuk kelestarian permainan tradisional.

Disinggung soal teknis acara, Ferry menjelaskan, nanti akan ada penorehan cap jari dari beberapa stakeholder yang sepakat mengawal Kota Kepanjen Inklusif dan Ramah ABK. Kamp

“Seluruh stakeholder kita ajak cap jempol dimedia kain putih sebagai bentuk komitmen,” terangnya.

Hal yang lebih penting menurut Ferry, mengupayakan ABK dan Non ABK untuk membaur sebagai bentuk rehabilitasi psikososial dengan cara penyadaran. “Bahwa, ABK ingin dipandang sama dengan anak anak lainnya,” tukas mahasiswa psikologi yang juga pengajar di Rumah Belajar Sidotopo ini.

Selain Dolanan Bareng, ada juga sesi dongeng yang akan dibawakan pendongeng kawakan Aziz Franklin. Tak hanya itu, ada kelas parenting khusus ABK bersama Otty Rovianty.

Dalam kegiatan Dolanan Bareng ini, Rumah Belajar MB3+ Sidotopo menggandeng beberapa lembaga pendidikan juga lembaga yang bergerak pada wilayah disabilitas, antara lain PC LP Ma’arif Kabupaten Malang, PC IPNU Kabupaten Malang, Pemuda Digital Community (PDC), Himpunan Mahasiswa Prodi Psikologi (Himappsi) Unira Malang, Lingkar Sosial (Lingksos), Arek Kepanjen (AK), Tutik Catering, Lentera Nusantara.

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Empat Kasus Perdagangan Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Rp2,15 Miliar Diungkap...

Lampung Selatan, LAMPUNG – Maspolin.id|| Polda Lampung bersama jajaran mengungkap empat kasus dugaan kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal, mulai dari peredaran rokok tanpa pita...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.