Bawa Sabu, Pasutri Asal Cengkareng Dibekuk Satreskoba Polres Wonosobo

Wonosobo,Maspolin.id – Sepasang suami-istri Nunung (47) dan Saldam (52), warga Kebon Jahe, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Diamankan petugas Polres Wonosobo karena membawa narkoba jenis sabu-sabu. Sabtu 14/9

Kasat Narkoba Polres Wonosobo AKP Harjoko mengungkapkan, keduanya ditangkap di salah satu rumah makan di kompleks Terminal Bus Mendolo, Kamis (1/8) lalu. Saat diperiksa oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo keduanya sempat mengelak tidak membawa barang terlarang.

Pada Saat di adakan pengeledahan oleh anggota Polres Wonosobo kedua pasangan tersebut terbukti membawa satu paket sabu-sabu dalam plastik klip dibungkus kertas putih dan salah satu pipet kaca dilakban warna hitam disembunyikan di boste houder (BH) milik pelaku Nunung. Pada saat Saldam di gledah tidak ditemukan adanya sabu-sabu.

Namun dari pengakuan Nunung barang terlarang yang disembunyikan di BH tersebut merupakan milik suaminya selanjutnya keduanya diamankan di Mapolres Wonosobo untuk dimintai keterangan.

Dari pengakuan para tersangka satu paket sabu-sabu tersebut sedianya akan diserahkan kepada seseorang di Wonosobo karena merupakan barang pesanan. Barang terlarang itu diperoleh dari rekannya di Jakarta.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya keduanya dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomer 35/2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 ayat (1) ke 2 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Red/Hum

Event Bersama Se- Kedu Dimeriahkan Pagelaran Dolalak 5600 Penari Purworejo

Purworejo, Maspolin.id – Event Bersama 6 Kabupaten se- Karesidenan Kedu menampilkan tarian dolalak masal dengan 5600 penari berlangsung di Purworejo pada Sabtu 14/9/2019.

Seperti dikatakan Bupati Purworejo Agus Bastian, Jawa Tengah merupakan provinsi di Indonesia yang banyak memiliki adat istiadat serta budaya tradisional yang merupakan warisan nenek moyang kita dahulu termasuk tari dolalak ini.

Bupati Purworejo Agus Bastian mengatakan perihal pentas dolalak dengan peserta 5600 penari iniakan mengukuhkan eksistensi Tari Dolalak sebagai seni tradisional khas Kabupaten Purworejo.

“Tari Dolalak merupakan grand image Kabupaten Purworejo berawal dari gerakan tari dansa serdadu Belanda. Kata Dolalak diambil dari notasi Do La La yang dinyanyikan oleh serdadu Belanda. Penari dolalak bisa mengalami trens yaitu tidak sadarkan diri karena pengaruh dalam tarian yang begitu eksotis,” lanjutnya.

“Event ini untuk menyongsong Bandara New Internasional Yogyakarta yang akan datang diharapkan dengan penyelenggaraan pagelaran dolalak dan event bersama ini adalah pemanasan untuk menyambut para wisatawan yang akan hadir di Purworejo kelak. Tarian dolalak sendiri akan diagendakan setiap tahun dan berharap dengan jumlah yang semakin besar sehingga tari dolalak ini menjadi event nasional dan internasional. Maka langkah ini untuk mempromosikan dan mendongkrak Pariwisata Kabupaten Purworejo dari sisi seni budaya tradisional,” paparnya.

Senada dengan itu Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya kabupaten Purworejo Agung Wibowo mengapresiasi semua pihak yang terlibat.

“Terima kasih untuk semua pihak, peserta, masyarakat dan media yang telah ikut berpartisipasi dalam rentetan acara dari acara dolalak masal dan event bersama se- Kedu,” katanya.

Dia mengatakan target dari semua acara yang telah dilaksanakan tak lain untuk menyongsong Romansa 2020 atau kunjungan wisata 2020 dan ini adalah promosi yang sangat baik untuk Kabupaten Purworejo untuk lebih dikenal dikancah nasional bahkan internasional. Maka dari itu dengan promosi yang sangat luar biasa melalui seni budaya ini agar Purworejo lebih cepat untuk terkenal dan Purworejo menyatakan diri sudah siap untuk menjadi tuan rumah kunjungan pariwisata di Indonesia.

Event bersama se- Kedu ini sebenarnya event dari Provinsi Jawa Tengah 2019 bertempat di Kabupaten Purworejo yang disertai pagelaran tarian khas Purworejo yaitu dolalak masal.

Dalam event bersama se- Kedu ini juga diadakan kejuaraan dengan posisi kejuaraan yakni Purworejo sendiri mendapatkan juara pertama, juara kedua diperoleh Kabupaten Temanggung, juara ketiga diperoleh Kota Magelang. Juara harapan 1 diperoleh Kabupaten Magelang, disusul Wonosobo dan Kebumen.

Komandan Kodim 0708/ Purworejo Letkol Inf. Muchlis Gasim sangat mendukung sekali acara Dolalak masal dan event bersama yang diikuti oleh 6 kabupaten ini.

“Anggota Kodim Purworejo pun ikut menjadi Duta Tari serta ikut menari dolalak secara massal ini. Kita selalu selalu mendukung kesenian daerah bisa tampil di pentas nasional ” katanya.

Kapolres Purworejo AKBP Indra Mangunsong juga sangat bangga bisa mengikuti momen tari dolalak secara langsung.

“Ini momen yang sangat luar biasa yang diselengarakan oleh Pemerintahan Kabupaten Purworejo dimana kabupaten lain belum tentu ada event seperti ini. Maka dari itu mudah- mudahan acara warisan budaya ini, khususnya di kabupaten Purworejo harus selalu dijaga dan lebih dikembangkan,” katanya.

Tajuk

Fraksi Partai NasDem DPRD Cilacap tentang Sekolah Legislatif

Cilacap, Maspolin.id – Fraksi Partai NasDem merupakan fraksi baru di DPRD Kabupaten Cilacap, dengan jumlah anggota 4, yakni Wiwiek Sulistyoningsih, Minto, Cahyo Sasongko, dan Suwito.

Fraksi ini tidak berkoalisi dengan partai lain, dan perolehan kursi di legislatif boleh dibilang moncer. Secara nasional, NasDem langsung bertengger di posisi lima besar.

Bagaimana di Cilacap? Anggota legislatif Partai NasDem cukup merata. Sehingga bisa dikatakan mereka disiplin dengan Dapil-nya masing-masing.

Saat ini, anggota legislatif Partai NasDem sudah dibekali bagaimana menjadi legislator yang baik. Dengan tugas utama sebagai pembuat legislasi dan pengontrol eksekutif, legislator Partai NasDem sudah siap dengan bekal dari sekolah legislatifnya.

Seperti dikatakan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Cilacap Wiwiek Sulistyoningsih, yang jadi (anggota legislatif) sekarang terbilang paling baru.

“Meski baru kami siap untuk mengemban amanat rakyat,” katanya, Senin (16/9/2019) di ruang Fraksi Partai NasDem.

Dia menjelaskan, anggota legislatif NasDem yang duduk di Dewan sudah dibekali bagaimana menjadi anggota legislatif yang baik di Sekolah Legislatif Partai NasDem. “Tujuannya agar partai lebih maju. Kita yang baru mengambil ilmu dari yang lebih senior,” ungkapnya.

Cahyo Sasongko mengatakan lebih lanjut bahwa sekolah legislatif juga bertujuan membentuk karakter, ideologi partai, dan tata cara bagaimana berpartai yang baik. Juga bagaimana membentuk fraksi dan bagaimana berfraksi.

“Bagaimana Dewan ke depan tentang strategi penyeimbang antara legislatif dengan eksekutif, dan pembelajaran bagaimana berbicara di depan masyarakat,” ujarnya.

Minto juga mengatakan, seorang anggota Dewan harus tahu tupoksinya, soal reses, badan anggaran, akan membekali anggota NasDem setelah menduduki kursi. Agar jika sudah duduk jangan lupa berdiri. “Terutama Perda, kebanyakan memburu kuantitas. Tetapi di NasDem ditekankan adanya kualitas Perda,” tandasnya.

Sementara Suwito menanggapi singkat, jika anggota NasDem ada di Dewan Cilacap, NasDem akan berhasil.

Sekolah legislatif ini menunjukkan keseriusan Partai NasDem dalam meningkatkan kualitas para legislatornya.

Kenaikan signifikan pada kursi di legislatif juga diimbangi dengan kualitas para legislator Partai NasDem.

Sekolah legislatif Partai NasDem membagi kurikulum menjadi pendidikan kedewanan sebesar 50 persen, kepartaian 20 persen, dan character building 30 persen.

Dan keterwakilan kursi Partai NasDem di Dewan juga diimbangi dengan keterwakilan legislator perempuan.

Sebagai ilustrasi, dari 59 kursi yang diperoleh di DPR RI, sebanyak 19 kursi diisi oleh legislator perempuan. Itu berarti 32,20 persen anggota DPR dari Partai NasDem merupakan perempuan.

Seperti halnya di Cilacap, dari 4 legislator, 3 laki-laki dan satunya perempuan. (Estanto)

Jalin Silaturahmi dengan Media, Danlanal Semarang Kunjungi Kantor Harian Global Telekomuni Terpadu

Lantamal V,Maspolin.id – Untuk menjalin talisilaturahim dengan kalangan media massa, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal)  Semarang, Lantamal V, Koarmada II, Kolonel Laut (P)  Musleh mengunjungi Kantor Harian Global Telekomunikasi Terpadu,  Semarang, Senin (16/9).

Kunjungan ke kantor media yang berlokasi di Jln. Setia Budi No 14 Kota Semarang ini, Danlanal didampingi Pasintel, Mayor Laut (S)  Apdanis Widyono dan Kru Penerangan Lanal Semarang.

Kunjungan tersebut di terima Kabiro TV I New, Gita Imanda, Kabiro Transindo Khusnul Huda di Ruang Meating Kantor Harian Global Telekomunikasi Terpadu.

Dalam Kunjungannya Danlanal Semarang menyampaikan bahwa kunjungannya ke kantor media ini tidak lain untuk bersilatirahim dengan rekan media sehingga terjalin sinergitas yang baik antara Lanal Semarang dengan media.

Dalam perbincangna ringan tersebut disampiakna Danlanla bahwa masih ada  masyarakat yang belum mengetahui keberadaan TNI AL dalam hal ini Lanal Semarang di Kota Semarang ini.

Untuk itu  informasi mengenai TNI AL perlu disebarluaskan kepada masyarakat dan jalainan silaturahim dengan media sangat dibutuhkan  dalam rangka penyampaian informasi yang bermanfaat, mendidik, menghibur dan mempengaruhi kepada hal hal yang baik untuk menjadi bangsa yang mandiri.

Dalam beberapa bulan  mendatang ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Lanal Semarang, yakni HUT TNI dan kedatangan Kapal Perang RI (KRI)  ke Kota Semarang yang memuat Ratusan Calon Prajurit TNI AL dalam Rangka Latihan Praktek Berlayar.

Kehadiran ratusan Calon Prajurit TNI AL tersebut akan  melaksanakan Misi Sosial yang salah satunya melaksanakan Korve (Pembersihan), yang nantinya akan dipusatkan di Kawasan Kota Lama Semarang.

Tentunya kegiatan ini akan melibatkan Pemerintah Kota Semarang dan Aparat  TNI Polri.

Untuk itu  Danlanal Semarang berharap penyebaran informasi,  bisa berkolaborasi dengan awak media lainnya yang berada di Kota Semarang guna mengakses secara Nasional.

Di Sisi lain Kepala Biro TV i News dan Kepala Biro Transindo mengapresiasi Kunjungan dari Danlanal Semarang,  seraya berkata siap membantu menyebarkan Informasi kepada Masyarakat Umum yang khususnya Masyarkat Kota Semarang terkait kegiatan yang akan di laksanakan oleh Lanal Semarang.

Disampaikan pula bahwa Informasi akan diakses melalui Siaran Televisi, berita Cetak dan Online dari Transindo dan melalui siaran Radio Trijaya, jelas kedua Kepala Biro yang menerima Kunjungan Danlanal Semarang tersebut.

Pada kesempatan tersebut Danlanal Semarang berkesempatan melihat dari dekat Proses Penyiaran Televisi yang saat itu sedang melangsungkan siaran berita Online dari Stasiun TV i News, kemudian menuju studio penyiaran Radio Trijaya,  bahkan di saat itu Penyiar Radio memberikan kesempatan kepada Danlanal Semarang untuk ikut diwawancarai secara Online.

Di akhir Kunjungannya kedua Kepala Biro berjanji akan melaksanakan kunjungan balik ke Kantor Lanal Semarang guna lebih mengakrabkan hubungan dan bersilaturahmi.

kadispen Mayor Rohman Arip

Lanal Tegal Gelar Peringatan Tahun Baru Islam 1441 H

Lantamal V,Maspolin.id – Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pangkalan TNI AL (Lanal)  Tegal, Lantamal V, Koarmada II,  menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H tahun 2019 di Aula Sardjoe Mako Lanal Tegal, Senin (16/9).

Peringatan Tahun Baru Islam tahun ini mengusung  tema “Jadikan Hikmah Tahun Baru Islam 1441H /2019 M Sebagai Momentum Peningkatan Iman, Taqwa dan Profesionalisme Prajurit Guna Mendukung Tugas Pokok TNI”.

Hadir dalam kegiatan tersebut  Danlanal Tegal Letkol Laut (P)  Agus Haryanto, SE.MTr.Hanla.MM, Ketua Jalasenastri Cabang 7 Korcab V DJA II Ny Endah Agus Haryanto,  Palaksa dan seluruh Perwira Staf Lanal Tegal, Prajurit dan PNS Lanal Tegal, Pengurus dan Anggota Jalasenastri Cabang 7 Korcab V DJA II.

Peringatan tersebut diawali pembacaan ayat Suci Al quran yang di bacakan, Alimin dari Dinas P.U Kota Tegal , dilanjutkan sambutan Danlanal Tegal serta ceramah agama yang disampaikan KH. Abdul Latif dari Kota Tegal.

Dalam Sambutannya Danlanal Tegal mengucapkan selamat datang dan Terima kasih kepada KH. Abdul Latif yang telah berkenan hadir di Lanal Tegal, guna sekedar berbagi Ilmu serta memberikan pencerahan tentang Hikmah Peringatan Tahun Baru Islam dalam mengaplikasikan kehidupan sehari hari bagi seluruh prajurit dan PNS Lanal Tegal serta anggota Jalasenastri Cabang 7 Lanal Tegal guna menunjang kesuksesan didalam mengemban Tugas tugas yang diterima.

Sementara itu Ustad Abdul Latif dalam tausyiah menekankan bahwa tingkat ketaqwaan terhadap Allah SWT merupakan derajat yang paling tinggi dihadapan Nya, dengan demikian seluruh manusia dengan kondisi apapun, dimanapun kapanpun harus selalu bertaqwa kepada Allah SWT dan Rasul Nya.

“Dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT maka Surgalah balasannya,” tetangnya.

Kadispen Mayor Rohman Arip

Lapak Petani Rambah Kecamatan

Cilacap, Maspolin.id – Setelah sukses digelar di wilayah kota, Lapak Petani kini merambah wiayah kecamatan.

Lapak Petani yang merupakan gagasan Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Cilacap Supriyanto itu selalu meraih sukses ketika dipamerkan di wilayah kota dengan pengunjung hingga ratusan.

Disamping harganya murah, Lapak Petani menggelar buah-buahan atau sayuran langsung dari hasil pertanian dan langsung beli dari petani.

Seperti saat digelar di wilayah Gandrungmangu, pengunjung memadati stand Lapak Petani di depan Kantor Kecamatan Gandrungmangu, Senin (16/9/2019).

Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari hingga 17 September 2019, dan diikuti oleh 6 stand.

Pengunjung menyambangi satu persatu stand yang menyuguhkan berbagai macam komoditas buah dan sayur yang merupakan produk asli lokal wilayah tersebut.

Kepala Seksi Pascapanen, Pengolahan, dan Pemasaran Hortikultura pada Dispertan Kabupaten CIlacap Mahbub Junaedi mengatakan, Lapak Petani di wilayah atau kecamatan merupakan kegiatan yang baru pertama kali digelar.

Kegiatan ini merupakan gagasan Kepala Dispertan Supriyanto, agar Lapak Petani dapat merambah hingga kecamatan.

“Ini merupakan Lapak Petani pertama yang dibuka di wilayah kecamatan. Kita meneruskan gagasan Pak Kadis untuk mendekat ke wilayah agar potensi pertanian dapat dikembangkan. Tentu ini untuk kesejahteraan petani juga,” katanya.

Dia menegaskan, pemasaran yang lancar dan harga yang lebih baik di tingkat petani tentu saja merangsang petani untuk lebih meningkatkan luasan budi dayanya, sehingga mampu mendorong geliat perekonomian petani di wilayah Gandrungmangu dan sekitarnya untuk lebih maju.

“Lapak Petani merupakan kegiatan untuk peningkatan perekonomian petani, di sini murah meriah, langsung dari petani lokal,” tutur Mahbub.

Dia menyebutkan, harga bawang merah dijual Rp 11 ribu/kg, sementara di pasar lokal mencapai Rp 14 ribu/kg.

Selanjutnya, pepaya Rp 3.500/kg, mentimun Rp 3.500/kg, dan pare Rp 4.000/kg.

Lapak Petani juga menjual hasil peternakan seperti susu kambing dan pupuk organik hasil olahan masyarakat setempat.

“Bahkan untuk komoditas bawang merah sudah habis dari jam 9 tadi. Antusias masyarakat sangat tinggi di sini,” tegas Mahbub.

Pihaknya berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan di wilayah lain, sehingga perekonomian petani secara menyeluruh di Kabupaten Cilacap dapat meningkat. (Estanto)

PERNYATAAN SIKAP ASOSIASI MAHASISWA HUKUM TATA NEGARA SE-INDONESIA “JOKOWI GAGAL MENGELOLA NEGARA”

Jokowi sudah menandatangi surat presiden (supres) revisi UU KPK, perlu di garis bawahi terkait surat keputusan presiden yang telah menyetujui usulan DPR terkait Revisi UU KPK yang sebenarnya itu adalah kesepakatan DPR untuk menyetujui usulan draft RUU baleg. Jadi masih jauh dari UU, Jika dilihat secara waktu sebenarnya mustahil.

Bayangkan DPR bersidang tinggal beberapa hari (kurang dari tiga minggu). Mana bisa membahas UU yg penting seperti UU KPK dengan waktu tinggal 15 hari kerja?

Padahal baru akan mulai karena proses UU ini baru ditahap pertama di inisiasi. Belum ada pembahasan, persetujuan, pengesahan dan pengundangan. Jadi masih 4 tahap.

Artinya masih harus dikirimkan ke Presiden lalu presiden mengutus menteri untuk melakukan pembahasan dan harus diingat presiden punya waktu yg cukup lama.

Menurut UU 12/2011 ada waktu sekitar dua bulan bagi presiden untuk memperlajari dan mengirimkan menteri untuk membahas bersama.

Untuk membahas ditingkat pemerintah saja masih butuh dua bulan. Apalagi di tingkat pembahasan di DPR?

Ada tahapan membahas bersama dan menyetujui bersama itu dengan presiden. Artinya DPR tidak bisa menjadikan RUU ke UU kecuali presiden mau membahas bersama dan menyetujui bersama dengan DPR.

Aneh jika presiden mau buru2 membahas di tingkat pemerintah dan mengirimkan surpres dengan segera serta mulai membahas segera dgn waktu yg tinggal 3 minggu.

Atas dasar itu, artinya kita harus menagih janji presiden yg bilang mau menguatkan kpk dan pemberantasan korupsi. Harusnya presiden menolak gaya DPR membahas dengan buru2, apalagi isinya bukan menperkuat tapi melemahkan KPK.

Masa presiden menyalahi janjinya?
Saya sepakat dengan argumentasinya prof Ali Zainal Mokhtar “Presiden diharapkan mau menolak membahas dan menyetujui RUU tersebut. Caranya, ya tida usah teken surat presiden yg akan menugaskan menteri melakukan pembahasan. Mudah bukan?”

Lagi pula Presiden sudah pernah lakukan dulu. Seingat saya dua kali Jokowi melakukan penundaan dan penolakan. Aneh kalo dulu nolak tiba2 sekarang greget buru2 membahas dan menyetujui.

Nah, bola itu ada di presiden, mau jadi pahlawan menolong kpk atau menjadi penghianat dengan merusak KPK serta menyalahi janji kampanyenya. Silahkan Tuan Presiden pikirkan…

Sikap bahwa Revisi Undang Undang KPK pada prinsipnya tidak sesuai dan cacat secara prosedural karena Undang-Undang No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, pembahasan RUU harus dimulai dengan tahap perencanaan, dan letak perencanaan itu ada di Prolegnas dan prioritas tahunan. RUU KPK tidak termasuk kedalam 55 RUU yang diproritaskan dibahas di tahun 2019.

Ikram

Jalin Keakraban, Babinsa Kelurahan Kemlayan Melaksanakan Komsos dengan Warga.

SURAKARTA,Maspolin.id – Keakraban kepada warga binaan merupakan tugas pokok Babinsa. Salah satunya yaitu dengan melakukan komunikasi sosial dalam menciptakan interaksi serta kekompakan antara Babinsa dan warga binaannya. Inilah yang dilakukan oleh Babinsa Kel Kemlayan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka M. Nur Hakib dalam menjalin keakraban dan Melaksanakan Komsos dengan Warga binaan (Bp Haryanto dan Ibu Mulyani) di RT 3/RW 2 Kel Kemlayan Kec Serengan Kota Surakarta, Senin (16/9/2019).

Serka Hakib dalam kegiatan Komsosnya mengatakan, kegiatan ini untuk mencerminkan rasa kemanunggalan TNI khususnya Babinsa kepada masyarakat wilayah binaannya. Tujuan Komsos ini juga untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan, dengan adanya interaksi komunikasi Babinsa dengan warga akan dapat mempererat hububungan TNI dan Rakyat.

Dengan kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa, semoga dapat diterima positif oleh masyarakat. Keberadaan  Babinsa yang selalu memantau wilayah binaannya, maka Babinsa akan tahu permasalahan di wilayahnya. Sehingga jika ada permasalahan dengan cepat dapat diatasi dan diselesaikan.

(Red Agus Kemplu)

Bukti keakraban Babinsa Koramil 04/Jebres dengan staf Kelurahan Jebres

Surakarta,Maspolin.id – Babinsa Kelurahan Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Sertu Suwardi melaksanakan Komsos dengan pegawai Kelurahan Jebres, Kec Jebres Kota Surakarta Senin, 16/9/2019.

Melaksanakan komunikasi sosial dengan aparat Kelurahan adalah wajib karena kelurahan salah satu partner kerja sehari hari dengan Babinsa untuk mengetahui kondisi wilayah terkini.

Untuk mendukung tugas tugas kewilayahan seorang Babinsa harus banyak tahu dan menguasai kondisi wilayah yang menjadi tanggung jawabnya untuk mendukung tugas pokoknya.

Kondisi sosial masyarakat setiap saat, setiap waktu bisa berubah sehingga kegiatan Komsos ini sangatlah diperlukan oleh seorang Babinsa.

Selain itu juga maksud dan tujuan melaksanakan Komsos adalah menjalin kerjasama dan silahturohmi antara Kelurahan dengan pihak Koramil 04/Jebres

Lurah Jebres Bapak Training Hartanto HW. SE. Msi berterima kasih atas kegiatan Komsos yang terus dilakukan oleh Babinsa Koramil 04/jebres dan akan selalu membuka pintu kantor kelurahan sewaktu waktu dibutuhkan.

(Red Agus Kemplu)

Bangun Kebersamaan, Bhabinkamtibmas Desa Cisait Ajak Pelajar Asal Papua Masak Bersama

Banten,Maspolin.id – Kabupaten Serang. Demi menjaga serta menjamin keamanan bagi para pelajar asal Papua yang berada di wilayah hukum Polres Serang, jajaran Polsek Kragilan Bhabinkamtibmas Desa Cisait Aiptu Dadang S dengan rasa cinta dan humanis mengajak para siswa asal Papua yang mengenyam pendidikan di SMKN 1 Kragilan, dengan cara masak bersama, Minggu (15/09/19) malam tadi.

Terpisah, Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K., MH, melalui Kapolsek Kragilan Kompol Andie Firmansyah, mengatakan, apa yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Cisait merupakan salah satu langkah untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Terutama bagi para pelajar asal Papua yang ada di wilayah hukum Polsek Kragilan.

“Kami dari Kepolisian Resort Serang dalam hal ini wilayah hukum Polsek Kragilan senantiasa memberikan rasa aman kepada masyarakat. Melalui para anggota Bhabinkamtibmas, untuk lebih humanis dan preventif terhadap masyarakat, demi keamanan, ketertiban dan keamanan bersama,” kata Kompol Andie.

Lanjut, Kompol Andie, mengatakan, dengan cara masak bersama anak-anak pelajar asal Papua dapat lebih meningkatkan kepercayaan diri mereka. Sekaligus memberikan rasa aman bagi mereka yang sedang menuntut ilmu disini.

“Dengan cara itu kita dapat lebih dekat. Dan rasa humanis antara Polri dan masyarakat akan tetap terjaga,” kata Kompol Andie.

Din

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Empat Kasus Perdagangan Ilegal dengan Potensi Kerugian Negara Rp2,15 Miliar Diungkap...

Lampung Selatan, LAMPUNG – Maspolin.id|| Polda Lampung bersama jajaran mengungkap empat kasus dugaan kejahatan ekonomi dan perdagangan ilegal, mulai dari peredaran rokok tanpa pita...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.