Kementerian Kominfo Latih Pokdarwis Humbahas Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Melalui Pemanfaatan Teknologi

Sipincur,Maspolin.id – Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor sangat konsen dalam mewujudkan peningkatan kunjungan wisatawan di Kabupaten Humbang Hasundutan. Hal ini terbukti pada hari ini dilakukan kegiatan pelatihan terhadap 40 orang para pelaku kepariwisataan disekitaran Kecamatan Paranginan dan Kecamatan Lintongnihuta seperti pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), pengelola homestay, café dan lainnya. Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, bertempat di Open Stage Geosite Sipincur, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aptika Kementerian Kominfo yang diwakili Sumarno selaku Kasubdit Pengembangan Ekonomi Digital Pariwisata, Transportasi dan Perdagangan, Plt. Kadis Pariwisata Resva Panjaitan, SE.,MM, Kabid Informatika Dinas Kominfo Deddy Situmorang, Kabid Destinasi dan sarana prasarana Clara Rajagukguk, Alfonsus Aditya selaku narasumber dari Triponyu.

Dalam sambutannya, Sumarno menyampaikan bahwa mulai saat ini untuk mempromosikan wisata harus melalui dunia maya, dimana saat ini sudah masuk era digital. “Kementerian Kominfo hadir dalam menjalankan tugas untuk memperkenalkan semua objek wisata sampai ke kancah internasional melalui penggunaan teknologi.

Peran Kominfo selain terkait internet untuk konektivitas juga mempersiapkan ahli TIK seperti startup yang baru untuk mempromosikan wisata di Kabupaten Humbang Hasundutan”, jelas sumarno.

Sambutan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Humbang Hasundutan Drs. Hotman Hutasoit yang dibacakan Deddy Situmorang, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti komitmen bersama Kementerian/Lembaga dengan Pemkab Humbang Hasundutan tentang Pengembangan Sektor Pariwisata di Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2018- 2019 yang ditandatangani 20 September 2019 yang lalu, dimana lauching kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pariwisata dan Menteri Komunikasi dan Informatika.

Lebih lanjut dikatakan Kadis Kominfo, bahwa 3 komitmen yang serius dari Kementerian Kominfo telah terlaksana di Kabupaten Humbang Hasundutan antara lain program bantuan akses internet sebanyak 10 unit di Kecamatan Baktiraja dan Kecamatan Paranginan, Kegiatan workshop Genposting (Generasi Positive Thinking) yang dilaksanakan 2 kali kegiatan dan pembuatan konten promosi homestay yang hari ini dan besok dilaksanakan di 2 tempat yakni di Sipincur dan Baktiraja.

Plt. Kadis Pariwisata, Resva Panjaitan dalam sambutannya menyampaikan kepada seluruh peserta untuk dapat serius dan bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan tersebut agar dapat bermanfaat dalam mempromosikan wisata yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dengan 2 tempat yang berbeda yakni hari pertama 4 September 2019 bertempat di Geosite Sipincur Kecamatan paranginan dan hari kedua 5 September 2019 bertempat di Mess Pemkab Humbang Hasundutan di Kecamatan Baktiraja dengan total peserta 80 orang.

( DK-HH )
EDISON SANTA NABABAN.
TAPUT-HUMBAHAS.

Saat Operasi Patuh Krakatau 2019, Polantas Amankan SM (21) Karena Bawa Sabu

Lampung,Maspolin.id – Kota Bandar Lampung. Satuan Lalu Lintas Polresta Bandar Lampung menangkap SM (21) warga jalan Hasanudin Kelurahan Gunung Mas Kecamatan Teluk Betung Utara Bandar Lampung lantaran kedapatan membawa narkoba jenis sabu.

Tersang SM (21) ditangkap oleh Satuan Lantas Polresta Bandar Lampung saat menggelar razia penertiban kendaraan dalam rangka Operasi Patuh Krakatau 2019 di Jalan Pattimura Kupang Kota Teluk Betung Utara Bandar Lampung, Selasa (03/09/19).

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco, S.IK, M.Si melalui Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung AKP Reza Khomeini, S.Ik membenarkan peristiwa penangkapan tersebut.

“Saat Polantas Polresta Bandar Lampung sedang melakukan razia di jalan Pattimura, tersangka tersebut coba menerobos dan melawan arus, namun berhasil kita hentikan, saat kita periksa ditemukan satu paket kecil narkoba jenis sabu,” ujar AKP Reza, Rabu, (04/09/19).

Terpisah kepada awak media, Kanit Patroli Satuan Lantas Polresta Bandar Lampung Iptu M. Anis menjelaskan bahwa tersangka SM (21) mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm sempat menerobos lapir pertama anggota yang sedang melakukan razia. Melihat petugas di depan ramai kemudian tersangka SM (21) memutar dan melawan arus namun berhasil dihentikan oleh anggota.

“Saya anggota Polantas lakukan penggeledahan badan, pelaku tiba tiba jongkok dan menginjak satu bungkus paket kecil, setelah kami periksa ternyata paket kecil tersebut berisikan sabu,” kata Iptu M. Anis, Rabu, (04/09/19).

Selajutnya tersangka SM (21) berikut barang bukti berupa 1 (satu) buah paket kecil berisakan sabu dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat No. Pol BE 2893 BE di serahkan kepada Sat Res Narkoba Polresta Bandar Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pelajar Asal Papua Turut Hadir Dalam Launching Perdana Rembugan Obrolan Tentang Indonesia (ROTI) Polres Serang

Banten,Maspolin.id – Kabupaten Serang. Kepolisian Resor Serang menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka launching perdana sebuah program dengan sembutan Rembugan Obrolan Tentang Indonesia (ROTI) di Hotel Swiss Bell Internasional, Kawasan Modern Cikande, Kamis (05/09/2019).

Pada kesempatan tersebut, dalam sambutannya, Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, S.I.K., MH., mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, baik para tokoh, TNI-Polri, Forkopimda serta para pelajar asal Papua yang hadir di Focus Group Discussion ROTI yang di gelar Polres Serang.

Tambah, AKBP Indra, mengatakan, Focus Group Discussion ROTI ini bertujuan untuk lebih mempererat persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Sehingga dapat menimbulkan dampak positif, terutama demi kerukunan di kalangan masyarakat, terutama di wilayah hukum Polres Serang.

“FGD ROTI ini baru pertama di launching. Dengan harapan mampu membawa dampak positif, terutama untuk kesatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam menyamakan persepsi melalui diskusi ini,” ujar AKBP Indra.

AKBP Indra, juga menambahkan, program FGD ROTI yang di gagas Polres Serang akan terus dilakukan. mulai dari tingkat Kecamatan hingga ke tingkat Desa, melalui stakeholder masing-masing. Sehingga dapat menimbulkan sinergisitas, antara TNI-Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

“Semoga dengan diadakannya Focus Group Discussion (ROTI-red) dapat membentengi kita dari hal-hal negatif. Kita bisa lebih ramah dalam menyikapi isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan,” kata AKBP Indra Gunawan.

“Saya harapkan, semua elemen bisa berperan aktif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Serta memberikan hal positif, tentunya untuk lebih mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ucap Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Serang, Wakapolres Serang, jajaran Kodim 0602/ Serang, para Kapolsek beserta jajaran, unsur Forkopimda, beberapa ulama, beberapa tokoh masyarakat, beberapa tokoh pemuda, beberapa forum mahasiswa, para siswa/ i asal daerah Papua dan para tamu undangan lainnya.

Kehadiran Dua Tokoh Kudus Berbuah Kemenangan 2 : 0 Bagi Persiku

Kudus,Maspolin.id – Kemesraan antara dua tokoh sentral Kudus H Haryanto dan Plt. Bupati H Hartopo di GOR Wergu Wetan Kudus Jawa Tengah, menuai keberkahan bagi tim Persiku Kudus dengan meraih kemenangan telak dari tim Persab Brebes dengan skor 2 – 0 unggul Persiku. Kesuksesan tersebut tidak lepas dari kesuksesan Subangkit dalam mendidik dan melatih tim yang bergelar Macan Muria tersebut.

Pada menit ke 57 pemain tengah Wirdan Jaka Septian sukses melakukan eksekusi pinalti dari titik sebelas pas. Gol yang kedua di masukkan pemain Persiku lainya Muhammad Irman no punggung 20 , di menit ke – 72 keunggulan Persiku Kudus bertahan samapai peluit panjang di bunyikan.

Kesuksesan Tri Haryanto dkk tentunya tidak boleh di pandang sebelah di remehkan, pada tanggal (4/9/2019) sore ini kemenangan Persiku adalah sebuah isyarat yang sangat jelas kedepan Persiku akan bisa merajai persepakbolaan nasional.

Salah satu penggemar Persiku Kudus menyampaikan apresiasi positifnya ” saya sangat bangga dengan Persiku lebih – lebih setelah menonton pertandingan sore ini, dengan skor unggul 2 : 0 berarti Persiku Kudus adalah tim sepak bola yang hebat dan berkwalitas.

Saya juga sangat bangga dengan Pak Hartopo dan H Haryanto atas kehadirannya yang tentunya bisa memotivasi bagi tim Persiku Kudus.” ucap Agus salah satu warga Kelurahan purwosari.

Hal senada juga di sampaikan oleh penonton yang lain ” Kekompakan dua tokoh sentral Kudus H Haryanto dan Plt Bupati Kudus H. Hartopo, tentunya bisa berimbas kemajuan dan kemakmuran Kudus secara umum, serta akan akan menjadikan tim sepak bola Persiku Kudus menjadi besar dan bisa berbicara banayak di kancah Liga tingkat Nasional” ucap Wiwik yang kebetulan dari keluran Purwosari Kudus Jawa Tengah.

Report: Rudy Syafii

PENGUNGKAPAN KASUS PERDAGANGAN PIRAMIDA OLEH QNET BERAWAL DARI LAPORAN ANAK HILANG KEPADA TIM COBRA

Lumajang,Maspolin.id – Pengungkapan kasus perdagangan model Piramida yang dijalankan oleh QNet oleh Tim Cobra Polres Lumajang berawal dari adanya Laporan anak hilang yang diterima oleh Tim Cobra pada 10 April 2019 atas nama Putri (16th / nama samaran) dimana pelapornya adalah orang tua korban. Korban adalah warga Dusun Karang Tengah Kec Sumbersuko Kab Lumajang.

Hasil penyelidikan Tim Cobra Polres Lumajang, ternyata Putri pergi dari rumah tanpa pamit karena mendapatkan tawaran pekerjaan di Madiun dari temannya yang bernama Sugiono (24 th) warga Desa Kalipenggung Kec Randuagung Kab Lumajang.

Putri ditawari bekerja sebagai pendata barang di sebuah pabrik kesehatan dengan gaji per bulan Rp 3 Juta.

ternyata, setelah sampai di madiun, pekerjaan yang di janjikan tidak ada, karena penawaran kerja hanya akal-akalan saja supaya para korban mau datang ke madiun. Tapi setelahnya mereka di cuci otak untuk bergabung dengan bisnis QNet dengan iming-iming kekayaan yang luar biasa, hanya dalam 1 tahun bisa mendapatkan Rp 11 Miliar bila bekerja dengan tekun.

untuk awalnya Putri harus membayar sekitar Rp 10 juta supaya bisa bergabung ke bisnis QNet tersebut yaitu untuk membeli alat kesehatan yang bernama Cakra. Cakra terbuat dari kaca seukuran telapak tangan yang mereka yakini bisa menyembuhkan penyakit kronis.

Selanjutnya di sebuah gedung milik tersangka MK (48th) di madiun, Putri dan rekan-rekannya yang lain diberikan presentasi oleh beberapa orang seniornya di QNet. disinilah proses Brainwash/cuci otak dilakukan. mereka di iming-imingi cara mudah menjadi orang kaya.

Caranya hanya dengan merekrut 2 anggota baru sebagai kaki kanan dan kaki kiri mereka, selanjutnya anggota baru tersebut yang bertugas mencari lagi kaki dibawahnya. didalam buku panduan presentasi tertulis dalam 1 tahun mereka bisa mendapatkan mobil mewah, rumah mewah bahkan bisa menghasilkan Rp 11 milyar hanya dalam 1 tahun.

mereka memberikan contoh-contoh orang-orang yang sukses di QNet, seperti yang tadinya hanya pemulung tapi saat ini sudah memiliki mobil mewah, serta contoh-contoh kisah sukses mereka.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM mengatakan “pertama kali saya mengintrogasi Putri saat berhasil kami lacak di madiun, saya sudah melihat ada hal yang janggal.

karena dengan kondisinya yang memprihatinkan tapi dia masih berkeyakinan bisa sukses. Bahkan dia merasa tidak ditipu oleh teman yang mengajaknya. Padahal jelas-jelas dia ditawarkan untuk bekerja sebagai pendata barang dengan gaji Rp 3 Juta, tapi kenyataannya pekerjaan tersebut tidak ada. Yang ada malah mereka disuruh ikut bisnis QNet dengan terlebih dahulu harus menyetor uang Rp 10
Juta” ujar Arsal

“Dari sini saya berkomitmen untuk mengungkap kasus money games di belakangnya. karena mungkin sudah jutaan orang yang tertipu bisnis money games ini”

“saya pernah mengajar di PTIK sekitar tahun 2007, dan salah satu materi yang saya ajarkan adalah tentang bisnis piramida yang saat itu belum terjangkau oleh hukum. karena saat itu hukum baru bisa menjangkau kalau sudah ada yang dirugikan.

sehingga ada situasi anomie yaitu ada sebuah kejahatan tapi belum ada aturan yang mengaturnya. sehingga korban pasti akan terus berjatuhan. sedangkan pada waktu itu di negara-negara maju seperti singapura sudah membuat aturan piramid scheme selling regulation, yaitu larangan berbisnis model piramida. Indonedia baru memasukkan aturan ini dalam undang-undang perdagangan tahun 2015 yang melarang bisnis model Piramida”

“Bisnis model piramida sangat berbahaya bagi semua negara, karena akan membuat malas rakyatnya untuk bekerja karena mengadalkan bisnis model arisan berantai ini. pada akhirnya bisnis ini akan runtuh disaat sudah tidak ada lagi yang bisa di rekrut. orang yang masuk belakangan pasti akan selalu dirugikan” ujar Arsal.

Hasran/Gondrong

INILAH SISTEM KERJA PT QNET YANG TERSANDUNG HUKUM DI POLRES LUMAJANG

Lumajang,Maspolin.id – Sesuai pengakuan para korban, mereka diiming-imingi keuntungan besar yang dijalankan oleh PT Qnet. Diawali dari para korban menyetor uang sejumlah 10jt, dimana 8 jt untuk dikirim ke PT Qnet melalui upliner / senior dan sisanya adalah biaya makan mereka sehari hari di penampungan.

Selanjutnya mereka diwajibkan mencari 2 orang anggota sebagai 1 kaki kanan dan 1 kaki kirinya. Dimana anggota yang berhasil direkrut juga ditugaskan mencari masing masing 2 anggota baru lagi.
Setiap kelipatan 3 kaki kanan kiri ( 3 kiri dan 3 kanan ) mereka akan mendapatkan komisi sebesar 250 dolar.

Member rekrutan baru diharuskan membayar 10jt ke upliner dimana 8jt diserahkan kepada PT Qnet sebagai kompensasi pembelian alat kesehatan yang bernama cakra.

Cakra adalah alat kesehatan yang berbentuk kaca yang sesuai presentasinya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kronis.

Didalam buku panduan dijelaskan, pembagian alokasi dana dari uang yang mereka setorkan yaitu 13.1% untuk membeli barang berupa cakra (sejenis kaca yang diakui dapat menyembuhkan penyakit) dan sisanya sebesar 86.9 % yang digunakan untuk permainan uang/money Games.

Cara awal untuk merekrut anggota baru mereka diajarkan oleh seniornya untuk menawarkan ke teman-teman mereka pekerjaan mendata barang dengan gaji Rp 3 juta.

mereka menghubungi teman-teman mereka melalui whatsapp dan juga melalui facebook. Bila ada yang tertarik, mereka mengajak untuk bergabung ke madiun. di gedung milik tersangka MK (inisial) mereka di brainwash (cuci otak) tentang bisnis QNet.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan “dilihat dari alokasi dana yang mereka setorkan, harga barang (alat kesehatan) hanya 13.1% sedangkan 86.9% dijadikan sebagai permainan uang yang dikenal sebagai money games. Pembagiannya yakni : 53.7% sebagai komisi customer untuk dibagikan kepada para upliner, 16.5% sebagai keuntungan perusahaaan dan 16.7% sebagai biaya cadangan perusahaan” ungkap Arsal.

“Dalam bisnis model piramida orang yang paling bawah akan selalu dirugikan. bisnis ini hanya menawarkan sebuah kesuksesan yang bersifat fatamorgana karena metode bisnis ini tidak akan pernah bisa langgeng. menjalankan bisnis model piramida adalah kejahatan” tegas Kapolres, pria alumni Akademi Kepolisian tahun 1998 tersebut.

Katim Cobra Polres Lumajang AKP Hasran Cobra menyatakan “kasus ini menjadi prioritas kami untuk diselesaikan. akan kami buka semua tabir yang menyelimuti kasus ini. Untuk itu saya minta warga lumajang yang pernah dirugikan dalam bisnis Qnet agar melaporkan ke Polres” ujar Hasran yang juga selaku kasat Reskrim Polres Lumajang.

Hasran/Gondrong

KAPOLRES LUMAJANG MENETAPKAN PASAL BERLAPIS TERHADAP PELAKU PEMBACOKAN DULHARI DAN NIMAN

Lumajang,Maspolin.id – Kedua tersangka pembacokan Dulhari dan Niman kini telah mendekam di tahanan Polres Lumajang atas nama Amir (22th) dan Kosnadi (26th) warga Dusun Sentono Desa Sruni Kec Klakah Kab Lumajang.

Peristiwa pembacokan ini sebenarnya diawali oleh persoalan sepele, yaitu merasa di lecehkan saat di pepet di jalan, sehingga pelaku mengejar korban sampai kerumahnya dan melakukan pembacokan.
kedua korban atas nama Dulhari dan Niman saat ini harus mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkara karena menderita beberapa luka serius ditubuhnya karena pembacokan di kepala dan bagian badan lainnya.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan “kedua tersangka sudah berhasil ditangkap oleh Tim Cobra Polres Lumajang dan sedang menjalani proses pemeriksaan intensif. karena selain masalah percobaan pembunuhannya, kami juga periksa terkait masalah sengketa lahan”

“saya menetapkan pasal berlapis kepada kedua tersangka ini yakni tentang percobaan pembunuhan yang dilapis dengan penganiayaan berat, serta pidana karena membawa senjata tajam, jadi ada persangkaan komulatif juga yang kami terapkan” ujar Arsal.

AKP Hasran Cobra menjelaskan “akibat ulahnya, kedua tersangka diancaman hukuman pidana Mati, seumur hidup dan atau paling lama 20 Tahun” terang Hasran.

Hasran/Gondrong

TIM COBRA POLRES LUMAJANG UNGKAP KASUS MONEY GAME YANG DIJALANKAN PT. Q-NET

Lumajang,Maspolin.id – Setelah mengungkap kasus mekanisme ponzi, kali ini Tim Cobra Polres Lumajang mengungkap kasus money games dengan mekasisme menggunakan sistem piramida dalam perdagangannya, dimana pelaku adalah direksi PT Amoeba International bernama inisial MK (48 th) kebonsari madiun. Sesuai pengakuan pelaku, PT ini berafiliasi dengan PT Q-Net sebagai induk perusahaan yang menjalankan perdagangan sistem piramida.

Para member baru diwajibkan untuk mencari dua anggota, dan setiap anggota baru tersebut ditugaskan hal yg sama yakni merekrut anggota baru sehingga membentuk sistem binari (piramida) yaitu masing masing kaki kanan dan kirinya akan bercabang terus.

Mereka dijanjikan setiap kelipatan tiga masing-masing kaki kiri dan kanan, mereka akan mendapatkan 250 dollar bahkan mereka dijanjikan akan mendapatkan 11 milyar Rupiah dalam setahun jika bekerja dengan tekun.

Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM mengatakan bahwa kasus ini terbongkar setelah ada laporan anak hilang.

“awal pengungkapan kasus ini adanya laporan anak hilang yang setelah kami telusuri ternyata anak tersebut bergabung dengan bisnis Q-Net di kota Madiun, dimana korban diharuskan membayar uang sebesar 10 juta Rupiah. Kami kembangkan kasus tersebut untuk mendalami money games ini serta untuk menetapkan tersangka. Para member selalu dijanjikan untuk bekerja sebagai pendata barang dengan gaji perbulan mencapai tiga juta Rupiah. Tapi setelah mereka bergabung, kerja yg diinginkan tak pernah ada. selanjutnya mereka diperintahkan oleh atasan mereka untuk mencari member baru dengan cara yg sama, yaitu menawarkan pekerjaan sebagai pendataan barang dan mendapat gaji tiga juta Rupiah.

Member baru yang datang akan langsung di braindwash (cuci otak) dan disuruh untuk membayar dengan nominal yang sama seperti pendahulunya. Dari pengakuan beberapa korban, ada yang menjual sawah, ada yg menjual sapi bahkan ada yg berhutang ke rentenir maupun menggadaikan motor untuk mendapatkan uang 10 juta Rupiah tersebut. Sampai sekarang pun mereka yang telah tertipu daya masih kebingungan untuk melunasi hutang-hutangnya” terang Arsal.

“Para korban mengaku sewaktu di kota Madiun, ditempatkan di satu rumah dan dijaga oleh para seniornya serta tidak diizinkan kemana-mana. Beberapa dari mereka terpaksa memberanikan diri keluar dengan cara melarikan diri melalui jendela pada saat malam hari. Mereka pun hanya makan nasi dengan garam atau mie instan dengan air dingin.

Bahkan saking kelaparan nya, mereka sampai mencuri tanaman singkong milik warga” imbuh Kapolres.

Selain itu, Katim Cobra Polres Lumajang AKP Hasran Cobra menjelaskan bahwa dirinya akan terus mendalami kasus ini. “Kasus ini masih akan terus kami kembangkan untuk bisa menangkap para aktor dibalik layar yang masih berkeliaran bebas. Sejauh ini kami telah menetapkan satu tersangka dengan inisial MK.

Selama pemeriksaan, tersangka selalu menolak terlibat dalam bisnis money game ini. Namun bukti bukti semuanya mengarah pada dirinya dan juga mengarah bahwa MK adalah orang penting dalam bisnis ini. Hal ini diketahui melalui video presentasinya, brosur dan juga majalah yang jelas memperlihatkan keberadaan MK. Hal tersebut semakin mempersulit MK untuk mengelak bahwa dirinya tak terlibat dalam kasus ini” terang Hasran yang juga selalu Kasat Reskrim Polres Lumajang.

Sebagai catatan, tersangka diancam dengan kurungan penjara selama 10 tahun terkait dengan perdagangan piramida.

Hasran/Gondrong

COBRA BETINA, SRIKANDI YANG SIAP MEMATOK PARA PELAKU KEJAHATAN DI LUMAJANG

Lumajang, Maspolin.id – Kemarin (1/09) bertepatan dengan hari kelahiran polisi wanita di Indonesia yang ke-71. Bicara tentang Hari Polwan, Polres Lumajang memiliki srikandi Polwan yang memiliki kemampuan khusus yang tergabung dalam Tim Cobra Polres Lumajang, ya… inilah Cobra Betina yang siap mematok para pelaku kejahatan.

Tercatat sejak tanggal 14 Februari 2019, Kapolres Lumajang membentuk tim elit yang bertugas memberantas kriminalitas dan juga permasalahan sosial yang terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang dengan nama Tim Cobra.

Anggota dari tim ini sendiri adalah unit kerja lengkap yang dipilih dari beberapa satker yaitu dari fungsi Reskrim, narkoba, dan Sat Sabhara Polres Lumajang.

Meskipun dihuni banyak kaum adam, terdapat 9 orang kaum hawa yang berada di dalam tim elit tersebut. Mereka adalah polwan pilihan dari ketiga fungsi untuk selanjutnya tergabung kedalam Tim Cobra Polres Lumajang. perlu di ketahui bahwa ada 28 Polwan yang saat ini bertugas di Polres Lumajang.

Meskipun perempuan, tak perlu ditanyakan lagi tentang kegesitan maupun kelincahan dari ke sembilan polwan tersebut. Mereka dibekali bela diri Polri serta latihan menembak secara rutin. Bahkan, mereka juga ahli menembak dari atas motor mengingat tugas mereka juga menangkal segala bentuk kriminalitas di jalanan.

Selain itu, mereka juga memiliki porsi latihan kebugaran tersendiri agar performa mereka di lapangan selalu terpelihara dengan baik seperti berenang dan jogging.

Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM menerangkan tentang keberadaan Cobra betina ”saya memberikan ruang kepada para Polwan untuk bergabung dengan tim Cobra yaitu tim elit yang saya bentuk. saya punya keyakinan bahwa mereka mampu, bahkan menurut penelitian wanita memiliki insting yang lebih kuat dibanding laki-laki sehingga sangat berguna dalam operasi-operasi yang kami lakukan” ungkap Arsal.

“Apalagi bertepatan dengan HUT Polwan yang ke 71 ini, saya berharap dengan semangat promoter, para Cobra betina dapat memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara” tutup Kapolres.

Hasran/Agus

Tingkatkan Keimanan, Keluarga Besar Lanal Cilacap Peringatan Tahun Baru Islam

Lantamal V,Maspolin.id – Untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, keluarga besar Pangkalan TNI AL (Lanal) Cilacap, Lantamal V, Koarmada ll menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1441 H/2019 M, di Masjid Al – Moeklas Sidik, Mako Lanal Cilacap, Rabu (4/9).

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh PNS Nursiya Boven dgn sarilitawah PNS Fitriah (Anggota BK Lanal Cilacap)

dan dilanjutkan dengan sambutan  Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Cilacap Kolonel Laut (P)  Adi Lumaksana, S. Sos.,

Danlanal mengatakan bahwa Tahun Baru Islam ini adalah Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dalam mengemban tugas mulia. Tahun Baru Islam ini juga sebagai salah satu wahana untuk memahami makna kehidupan kita di masa sekarang dan  selanjutnya.

Hal tersebut sesuai dengan tema peringatan tahun baru hijriyah  kali ini yaitu  ”Jadikan hikmah tahun baru 1441 H / 2019 M sebagai momentum peningkatan iman, taqwa dan profesionalisme prajurit guna mendukung tugas pokok TNI”, Ungkap Danlanal Cilacap.

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H/2019 M diisi dengan ceramah agama. KH. Muslihudin Anshori dalam ceramahnya  menyampaikan secara kuantitas umur kita bertambah dan dijaman Rohmatulloh kita harus memikirkan akherat dari pada dunia, sementara kita lebih cenderung memikirkan dunia dari pada akheratnya.

Peringatan ini lanjutnya, adalah untuk mengenang betapa pentingnya tanggal hijrah yang menjadi tonggak sejarah dan sebagai dasar dalam perkembangan agama islam. Kemudian dapat menjadi contoh dan sebagai media introspeksi bagi diri kita terkait yang sudah kita laksanakan selama ini baik dalam perkataan maupun perbuatan, apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang sudah ditentukan dalam agama kita atau dalam kehidupan prajurit, berbangsa dan bernegara.

Peringatan ini juga sekaligus momentum hijrah dari segala perbuatan atau tingkahlaku di tahun 1440 H, menjadi lebih baik lagi di tahun baru 1441H” jelasnya.

Kadispen Mayor Rohman Arif

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kapolres Jenguk Bayi yang Ditemukan di Kalibaru, Pastikan Perawatan dan Masa...

Banyuwangi, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan menjenguk bayi laki-laki yang ditemukan dalam kondisi hidup di wilayah Kecamatan Kalibaru,...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.