Kapolrestabes Medan Hadiri Upacara Hari Kemerdekaan RI Ke-74 Tahun 2019 Dilapangan Benteng Medan

Kapolrestabes Medan Hadiri Upacara Hari Kemerdekaan RI Ke-74 Tahun 2019 Dilapangan Benteng Medan


Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi hadiri Upacara Kemerdekaan RI Ke 74  tahun 2019 yang dilaksanakan di Lapangan Benteng Medan  Jalan Pengadilan Medan,Sabtu (17/08/2019).


Kegiatan ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi, Walikota Medan Drs T Zulmi eldin MSi,Dandim 0201/BS Kol Inf J H Sinaga,Kapolres Belawan AkbpIkwan Lubis,SH,MH,Ketua Dprd Medan,WakilWalikota Medan Ir Akhyar Nst,Dandenpom 1/5 Medan Letkol Cpm Anggun Henripriyantoro, Danyon Marinir Letkol Marinir James Munthe,Ketua PN MedanDr Djaniko girsang,SH,MHum, Kadispers Lanud Soewondo Letkol Adm Marjani Purba,Kajari Medan, Kajari Belawan, Pju Pemko Medan dan Tamu Undangan Lainnya.


Awal Kegiatan Dimulai dengan Penghormatan Pasukan,Pembacaan Proklamasi Oleh KetuaDprd Medan, Mengheningkan Cipta,Pembacaan Doa, Pengibaran Bendera Merah Putih dipimpin oleh Komandan upacara diiringi Lagu indonesia Raya,Andika Bhayakari, LaporanKomandanupacara,Penghormatan Umum Selanjutnya Foto Bersama dan Hiburan.


Walikota Medan Sebagai Irup Upacara Hari Kemerdekaan RI Ke 74 yang Bertemakan “Sdm Unggul Indonesia Maju”.*

Novian Harhara

Perdana, Pemdes Bukit Ranah Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke 74 Tahun 2019

Kampar, Riau,Maspolin.id – Pemerintah desa Bukit Ranah kecamatan Kampar gelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 Tahun 2019, Sabtu (17/8/19) di halaman Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) desa Bukit Ranah.

Bertindak sebagai inspektur Upacara, Kepala Desa Bukit Ranah Firdaus, bertindak sebagai pembaca teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, Sekretaris Desa Bukit Ranah Muhammad Ikhlas, S.Sos (dt. Nodo Intan), dan bertindak sebagai pasukan pengibar Bendera Merah Putih, perwakilan dari siswa/i MTS TI Ranah.

Hadir pada upacara peringatan HUT RI ini, Bhabinkamtibmas Desa Bukit Ranah Brigadir Wendi, Babinsa desa Bukit Ranah, Ninik Mamak, dan Tokoh Masyarakat desa Bukit Ranah.

Upacara peringatan HUT RI di desa Bukit Ranah ini diikuti oleh Siswa/i SDN 005 Bukit Ranah, siswa/i SDN 016 desa Bukit Ranah, siswa/i MTS TI Ranah, siswa/i MTI Ranah, para Majelis Guru SDN di Desa Bukit Ranah, Pengurus Yayasan, ibu-ibu PKK desa Bukit Ranah, dan seluruh perangkat desa bukit Ranah.

Pantauan awak media, Upacara Peringatan HUT RI ke 74 Tahun 2019 di desa Bukit Ranah ini berlangsung dengan khidmat dan berjalan lancar.

Dalam amanatnya, Kepala Desa Bukit Ranah, Firdaus membacakan amanat dari Gubernur Provinsi Riau.

Kepala desa Bukit Ranah, Firdaus kepada Erapublik.com mengatakan, bahwa upacara peringatan HUT RI ini yang pertama kalinya dilaksanakan di desa Bukit Ranah.

“Insyaallah kedepan, upacara peringatan HUT kemerdekaan RI ini akan rutin kita laksanakan setiap tahunnya,” ujar Firdaus.

Melalui Upacara peringatan HUT RI ini, Firdaus mengharapkan seluruh elemen masyarakat desa Bukit Ranah dapat meneladani semangat perjuangan dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan terdahulu, terkhusus semangat perjuangan dan pengorbanan dalam membangun dan memajukan desa Bukit Ranah.

Penulis : Canggih

KASAL : Sumber Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju

Lantamal V,Maspolin.id – Tahun ini pemerintah telah menetapkan tema peringatah HUT RI ke-74 tahun 2019 yaitu, “Sumber Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju”. Tema ini menjadi kondisi dasar dan pemicu semengat Indonesia ke depan, khususnya bagi kita semu selaku prajurit pejuang Matra Laut yang adalah komponen utama pertahahan dan kemanan negara di laut sebagai mana yang telah di gariskan dalam UU negara RI tahun 1945.

Hal tersebut dikatakan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M. dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Waki Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Wadan Lantamal V) Kolonel Marinir CTO. Sinaga saat menjadi Irup pada Upacara Peringatah HUT RI ke-74 tahun 2019 mewakili Komanda Lantamal V Laksaman Pertama TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP di Lapangan Apel Yos Sudarso, Mako Lanatamal V, Jl. Laksda M. Nazir No.56, Surabaya (17/8).

Menurut Kasal, selama 74 tahun, Indonesia sudah menunjukan sebagai bangsa yang tangguh menghadapi berbagai tantangan, bangsa yang kokoh dalam bingkai persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbhineka tunggal ika dan bangsa yang ingin terus maju serta berprestasi menghadap tujuan di tengah-tengah perubahan dan persaingan global yang kian nenajam.

Dinamika lingkungan strategis global ini Lanjut Kasal, diwarnai kompetisi dan perebutan pengaruh negara-negara besar yang telah menempatkan Indonesia pada pusat kepentingan global. Jika tidak siap dan waspada Indonesia dapat saja tergilas dalam pusaran kompetisi global yang tidak mengenal waktu dan batas tersebut.

Perlu kita sadarai bahwa kekuatan pertahahan sebuah negara terukur dalam komponen konseptual, fisik dan moral dengan faktor sumber daya manusia sebagai tulang punggunnya. Dengan demikian keunggulan SDM TNI AL merupakan tuntutan yang sudah tidak dapat di tawar tawar lagi.

“kita semua berkeinginan TNI AL diawaki oeh prajurit- prajurit yang terlatih, terdidik, dilengkapi secara baik dan dijamin kesejahteraannya sesuai denga jati diri prajurit TNI sebagai tentara profesional,” terang Kasal.

Pembangunan fisik kekuatan TNI AL tambahnya, seperti kapal perang, pesawat udara, pangkalan dan marinir hanya membutuhkan waktu beberapa tahun saja, tetapi untuk membangun SDM yang unggul dibuthkan waktu yang lebih panjang. Dengan demikian perhatian terhadap pembangunan SDM TNI AL perlu terus ditingkatkan ke depan, sehingga mampu menciptakan prajurit profesional yang kompeten dan bermoral Pancasila.

Mealui momentum HUT RI ini, Kasal mengajak selurut personel TNI AL untuk bersama-sama memacu diri dan bersaing dengan kekuatan angkatan laut negara kawasan. Keterbatasan anggaran bukanlah kendala yang menjadi alasan bagi kita untuk tidak berbuat yang terbaik.

“Dengan apa yang telah negara berikan kepada kita, marilah kita kelola dengan sebaik-baiknya untuk dapat memberikan hasil nyata dan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan laut yang aman, tertib dan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam peringatan HUT RI kali ini, para Asisiten Danlantamal V, Kafasharkan Lantamal V, Danpom Lantamal V, para kepala dinas dan perwira staf dijajaran Mako Lantamal V lainnya.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Arti Merdeka Bagi Suatu Bangsa

Oleh: Brigjen Pol Dr. Chrysnanda Dwi Laksana, M.Si. Dirkamsel Korlantas Polri.

Merdeka bukan semata mata bebas dari penjajahan, melainkan mampu menunjukkan kedaulatannya, ketahanannya daya saingnya bahkan kemampuan untuk tetap ada hidup tumbuh dan berkembang. Terlebih lagi mampu menginspirasi dunia. Merdeka bukan semata mata mengusir penjajah dari negeri tercinta namun juga mampu menata hidup rukun damai adil dan makmur. Bangsa yang merdeka adalah bangsa yang sehat waras yg mendapat pengakuan dan penghargaan dari bangsa bangsa lain. Kata kata bung karno mengingatkan bahwa tugas berat bangsa ini adalah menghadapi bangsanya sendiri. Amanat konstitusi dinyatakan bahwa menyatukan melindungi mensejahterakan segenap rakyat Indonesia, mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara bahkan ikut menjaga perdamaian dunia. Betapa kompleks penjabaran untuk mewujudkan bangsa yang merdeka.

Merdeka bukan basa basi bukan kepura puraan bukan tipu daya bahkan juga bebas menjarah kekayaan bangsa juga sama sekali menindas bangsanya. Bagi bangsa yang merdeka kekuasaan jabatan kewenangan menata dan mengisi kemerdekaan merupakan amanat dari segenap rakyat untuk mencapai tujuan nasional. Merdeka berarti juga mampu menunjukkan peradaban yang menginspirasi mampu memberdayakan sumber sumber daya yang ada terutama sumber daya manusia.

Sumber daya manusia adalah aset utama bangsa. Mengutip apa kata romo Mangun Wijaya : ” pada pendidikanlah tergantung masa deoan bangsa”. Bangsa yang merdeka sebagai bangsa yang beradab mampu membangun dan terselenggaranya hukum sebagai kesepatakan politik maupun sosial. Peradaban ditunjukkan adanya supremasi hukum dimana hukum menjadi panglima. Bagi bangsa yang merdeka hak asasi manusia dijamin bahkan dilindungi. Kekuasaan pada mayoritas namun perlindungan hak atas minoritas. Merdeka bukan bebas tanpa aturan melainkan ada tanggung jawab berani untuk transparan yang berarti terukur dan terkontrol oleh rakyatnya.

Merdeka bagi pemegang kekuasaan untuk menata dan memberdayakan segala sumberdaya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup bagi segenap rakyat dan tumpah darah Indonesia. Kekuasaan bagi bangsa yang merdeka ada pengawasan dan pembatasan kekuasaan. Bangsa yang merdeka tidak menggantung atau tergantung bangsa lain karena memiliki kekuatan daya tahan daya saing bahkan kewaspadaan dan nilai tawar di ranah global regional nasional bahkan tingkat lokal.

Sivis pacem parabelum pepatah yunani mengatakan. Kalau berdamai harus siap berperang. Bangsa yang merdeka adalah bangsa yang berbudaya. Bangsa yang mampu menerima kebhinekaan bahkan memberdayakan sebagai untaian keindahan dan kekayaan. Merdeka itu cerdas visioner dan berpihak pada amanat rakyat. Stidaknya triple helixnya waras dimana pemerintah akademisi dan sektor bisnisnya waras dan berani membangun sistem anti korupsi.

Bangsa yang merdeka memiliki dasar dan standar pelayanan publik prima, produknya berbasis riset/ penelitian. Data mampu ditunjukkan dlm info grafis info statistik memiliki indeks yg akurat scr on time dan reql time. Pelayanan publiknya : cepat tepat akurat transparan akuntabel informatif dan mudah diakses. Bangsa yang merdeka bangga dan mencintai tanah air rakyat dan segenap tumpah darah. Sedumuk bathuk senyari bumi, pecahing dodho wutahing ludiro pegating jonggo pecating sukmo sun lakoni. Passion bangsa yang merdeka adalah bagimu negeri jiwa raga kami.

Salam merdeka
Dirgahayu Republik Indinesia ke 74

Tujuhbelasan

Oleh: Embie C Noer Kahar Muzaman seorang veteran perang kemerdekaan, tahun ini dia berusia sembilan puluh tahun. Setiap hari peringatan tujuhbelasan, dia selalu teringat peristiwa proklamasi di Jakarta. Peristiwa penting tetapi menurut Kahar aneh karena peristiwa sepenting itu diadakan teman-teman di Jakarta dengan diam-diam dan sepi-sepi saja. Setelah hari proklamasi 17 Agustus 1945, Kahar melihat sejak saat itu banyak teman-temannya mengadakan pertemuan ini itu. Mereka bertemu tapi tidak menjadi satu, mereka berkelompok. Nursaid, Kusnen, Bagja, Dimyati, Karto, Salim – mereka masing-masing membuat pertemuan sendiri-sendiri. Kahar sendiri saat itu dihubungi Bagja dan Salim, diajak untuk bergbung dengan kelompok. Kahar menolak karena dia mencium sesuatu yang kurang sreg. Firasatnya benar. Dari hari ke hari sejak proklamasi itu, teman-temannya terus bergerak dan berkelompok untuk ( berat rasanya mengatakannya ). Tahun ini teman-temanya tinggal dua orang, Bagja dan Dimyati. Bagja kondisinya sehat dan makmur tapi sering sakit-sakitan. Yang lain sudah tiada, tapi anak-anak mereka umumnya sukses, ada yang jadi pengusaha ada juga yang jadi dosen, politikus. Kahar sendiri kini tinggal di rumahnya, rumah kuno pemberian Pak Machmud, komandannya dulu. Semua anaknya menyebar, ada yang di Jawa, di Sumatra, Jakarta, Bandung. Dua tahun yang lalu istri tercintanya wafat. Kini dia tinggal bertiga dengan dua orang saudaranya dan seorang pembantu. Pada perayaan tujuhbelasan tahun ini dia merasakan sesuatu yang sepi, yang sama sepinya dengan saat proklamasi dulu dikumandangkan orang-orang Jakarta. Dia tidak ingin firasatnya yang dulu muncul lagi dan benar-benar terjadi. Kalau sampai terjadi peristiwa seperti dulu, dia berharap saat ini ada figur seperti Dirkam yang muncul untuk membereskan semuanya. Dirkam adalah sahabatnya yang tinggal di daerah Sukamandi, seorang pemberani tanpa kompromi yang jiwanya bersih dari segala keculasan. Saat terjadi kasak-kusuk setelah peristiwa proklamasi di Jakarta, Dirkam berniat menghimpun teman-temannya yang sehati untuk melakukan ‘pembersihan’. Kalau Dirkam tidak keburu mati diracun seorang sahabatnya, Kahar yakin Dirkam mampu mewujudkan rencana yang dia istilahkan sebagai; revolusi dalam revolusi! Ada rasa aneh di hatinya saat ini. Boleh jadi ini pertanda baik atau sebaliknya pertanda yang lain… Lamat-lamat dia mendengar ada suara Wahono di luar yang sedang bicara dengan pembantunya. Wahono orang partai kepercayaan orang-orang Jakarta yang sering bolak-balik menemui dia untuk menjenguk. Dia masih famili dekat Kusnen. “Selamat pagi komandan! Merdeka!” Wahono selalu bicara keras dia mengira Kahar yang tua tuli. Jakarta, 17 Agustus 2019

Dandim Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP

Cilacap, Maspolin.id – Menjelang peringatan HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2019, segenap Forkopimda Kabupaten Cilacap mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Surengrono, Jeruklegi, Cilacap, Jateng, Sabtu (17/8/2019) sekitar pukul 00.00 WIB.

Apel yang berlangsung pada tengah malam, itu merupakan rangkaian peringatan HUT ke-74 RI yang dilaksanakan untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan bangsa yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Apel dihadiri unsur TNI, Polri, Pemkab Cilacap, ormas, dan Pramuka. Bertugas sebagai Tim Korsik yakni SMP Muhammadiyah 2 Cilacap.

Dalam apel, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto bertindak selaku inspektur upacara memberi penghormatan kepada para pahlawan yang dikenal maupun tak dikenal yang bersemayam di TMP Surengrono, dan diikuti seluruh peserta apel serta membacakan naskah apel kehormatan dan renungan suci.

“Kami bersumpah dan berjanji, perjuangan Saudara-saudara semua adalah perjuangan kami juga, dan jalan bakti yang ditempuh Saudara adalah jalan kami juga,” kata Dandim sembari mendoakan semoga arwah para pahlawan diterima Tuhan di tempat yang sebaik-baiknya.

Selain mengheningkan cipta, dilakukan pula penyalaan obor, pembacaan doa, ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan.

Dalam renungan suci tersebut juga dinyalakan lilin yang dipasang di masing-masing makam.

Upacara tersebut berlangsung khidmat, dengan melakukan penghormatan dan mendoakan kepada para pahlawan yang sudah mendahului agar amal ibadahnya diterima dan ditempatkan sebaik-baiknya di sisi-Nya. (Estanto)

Asyik Berjoget, Eh Dianiaya

Cilacap, Maspolin.id – Entah kenapa, emosi seseorang kini mudah meledak-ledak. Disenggol sedikit saja, aniaya balasannya.

Seperti yang terjadi di Dusun Cilubang, Desa Panulisan Timur, Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap, Jateng, ini.

Heri (26), warga Dusun Cilubang, Desa Panulisan Timur, Kecamatan Dayeuhluhur melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dayeuhluhur.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu (10/8/2019) sekitar pukul 23.15 WIB.

Saat itu korban sedang berjoget di arena hiburan musik dangdut. Dia hendak menolong temannya yang akan jatuh dari panggung. Namun pelaku langsung menghampiri korban dan memukulnya dengan gelas hingga pecah dan mengenai pelipis serta pipi sebelah kiri, sehingga pelipis kiri korban mengalami robek.

“Diduga karena bersenggolan dan salah paham saat berjoget, pelaku menganiaya korban,” kata Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Dayeuhluhur AKP Ismiyadi, Selasa (13/8/2019) lalu.

Petugas akhirnya menangkap pelaku yakni CJ (27), yang diduga melakukan penganiayaan saat joget musik dangdut.

CJ ditangkap di rumahnya, Dusun Cilubang, Desa Panulisan Timur, Kecamatan Dayeuhluhur pada Minggu (10/8/2019).

Kapolsek lantas menjelaskan, pelaku ditangkap setelah dilaporkan oleh Heri, warga Dusun Cilubang, Desa Panulisan Timur, Kecamatan Dayeuhluhur.

Polisi juga menyita barang bukti berupa 1 potong kemeja lengan panjang warna abu-abu yang berlumuran darah, serta pecahan gelas yang digunakan pelaku untuk memukul korban.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (Estanto)

Kapolrestabes Medan Hadiri Upacara TAPTU Dalam HUT Kemerdekaan RI Ke-74 Tahun 2019

KAPOLRESTABES MEDAN HADIRI UPACARA TAPTU DLM HUT KEMERDEKAAN RI KE-74 TAHUN 2019

Medan, Maspolin.id—Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi Menghadiri Upacara Taptu Dalam Rangka Hut Kemerdekaan RI Ke 74 bertempat di Depan Kantor Gubsu Jalan P.Diponegoro Medan,Jum’at 16 Agustus 2019.

Kegiatan Ini Dihadiri oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi,Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus
Andrianto, SH, MH,Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeck Shah,Kasdam I/BB,Pangkosek Hanudnas III, Danlanud Soewondo,Wakajati Sumut,PJU Polda Sumut,Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,Dandim 0201/BS,Unsur Forkopimda Sumut dan Masyarakat Sumut

Awal Kegiatan Dimulai Dengan Laporan Komandan Upacara Kepada Inspektur Upacara,
Pembacaan Doa,Penyalaan Lampu Obor Secara Simbolis,
inspektur Upacara Melepas peserta Taptu.

Tampak Bapak Kapolda Sumut selaku Inspektur Upacara secara resmi melepas peserta Taptu yang bergerak Start dari depan Kantor Gubernur Sumut dengan Route Taptu Start (Depan Kantor Gubsu) Jl. Pangeran Diponegoro – Jl. Pengadilan – Jl. Raden Saleh – Jl. Balai Kota – Jl. Prov. HM. Yamin – Jl. Jawa – Jl. Irian Barat – Jl. Cirebon – Jl. SM. Raja Finish (TMP).

Kegiatan Taptu dihadiri Sebanyak ±1800 orang, yang terdiri dari Personel TNI, Polri, Paskibraka, Pramuka, Pelajar, Menwas, BUMN, Barongsai, Ormas dan Masyarakat Sumut.*

Novian Harhara

Kepala Desa Dan Masyarakat Hadipolo Melakukan Malam Tirakatan Serentak Di HUT RI Ke 74

Kudus,Maspolin.id – Acara malam tirakatan mengenang dan mendoakan para pejuang kemerdekaan adalah prosesi acara yang berisi doa yang di laksanakan secara berjamaah dan di lakukan oleh seluruh rakyat Indonesia. Acara malam tirakatan mengandung makna yang dalam dan positif tersebut, harus di lestarikan dan di sosialisasikan secara utuh dan menyeluruh kemasyarakat, terutama kepada generasi muda di penjuru NKRI.

Generasi muda adalah penerus pembangunan bangsa ini, jika generasi muda mengetahui jerih payah dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan, di harapakan generasi muda dapat merawat dan mengisi kemerdekaan ini dengan giat – giat yang positif dan bermanfaat bagi Agama, Nusa dan bangsa.

Hadipolo adalah salah satu desa di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus Jawa tengah, yang melakukan kegiatan malam tirakatan secara serentak dengan di awali di Aula Balai Desa yang di laksanakan habis Sholat Maghrib yang di pimpin langsung oleh Kepala Desa Hadipolo Wawan Setiawan, dan di lanjutkan di 38 RT yang menyebar di 5 RW di desa tersebut, yang pelaksanaannya setalah habis Sholat isya.

Untuk biaya acara pelaksanaan malam tirakatan tersebut bersumber dari gotong royong seluruh masyarakat yang terdiri dari, Kepala Desa dan seluruh Perangkat Desa, BPD ,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Wilayah RT dan RW masing – masing di Desa Hadipolo.

Dalam acara tersebut Wawan Setiawan selaku Kepala Desa memberikan sambutannya ” acara malam tirakatan 17 Agustus seperti ini hendaklah terus di pupuk dan di lestarikan, mengenang dan men doakan serta mensyukuri Kemerdekaan Bangsa ini dari cengkeraman penjajah, adalah kewajiban kita semua sebagai generasi penerus bangsa ini. Kita sebagai generasi yang menikmati hasil dari perjuangan para leluhur, hendaklah bisa mengisi kemerdekaan dengan melakukan kegiatan yang positif yang bermanfaat untuk Desa, Bangsa dan Negara” ucap Kepala Desa Hadipolo dengan santun dan tegas di Aula Balai Desa Hadipolo.

Salah satu warga Desa Hadipolo juga menyampaikan pendapatnya terkait acara malam tirakatan di Desa Hadipolo ” saya sangat sependapat dengan apa yang di sampaikan oleh Kepala Desa Wawan Setiawan, bangsa yang besar adalah bangsa yang tau dan mau mengenang sejarah para pendahulunya. Acara malam tirakatan yang di laksanakan secara serentak seperti ini sangatlah positif dan memiliki nilai yang sangat tinggi sekali” ucap Arifin salah satu warga RW 04 Desa Hadipolo.

Salah satu warga RW 02 Hadipolo juga menyampekan hal yang sama
” Dengan mengadakan acara malam tirakatan di Balai Desa dan di lanjutkan secara serentak di semua RT di Desa Hadipolo, kegitan tersebut sangatlah positif sekali. Dengan kita mendoakan para pejuang berarti kita telah mengenang perjuangan para pendahulu kita, sebagai generasi muda penerus perjuangan hendaklah kita isi kemerdekaan ini dengan sejuta prestasi dan kegiatan yang positif yang bermanfaat untuk masyarakat Bangsa dan Negara” ucap Rifai salah satu tokoh muda Desa Hadipolo.

Report: Rudy Syafii

7 Pengedar Narkoba Berhasil Diamankan Polres Tangerang Selatan

Tangerang,Maspolin.id – Polres  Tangerang Selatan (Tangsel) Ungkap Kasus Narkoba, Satnarkoba Polres Tangsel berhasil menangkap tujuh tersangka bandar Narkoba berinisial  A (34), AR (28), AF (34), AH (32), SH (29), MNF (24), DS (32 ditangkap dari dua lokasi berbeda yaitu di lingkungan Polsek Ciputat, Polsek Curug  dan Polres Tangsel.

Hal ini diungkapkan Wakapolres Tangsel Kompol Arman saat melakukan konferensi pers di halaman Mako Polres Tangsel. Jum’at (16/08/2019)

7 tersangka sudah diamankan dari petugas gabungan yaitu Polsek Ciputat dan Polsek Curug, semua barang bukti ada 424, 05 gram shabu-shabu dan ganja 5129, 51 gram ganja kering senilai 1 milyard, Mereka ditangkap di 5 wilayah yaitu , Neglasari Kota Tangerang , Sawangan Depok , Pesanggarahan, Tebet Jakarta Selatan dan Karawaci,” terangnya

Arman menambahkan sasaran para pengedar adalah mahasiswa, pelajar dan para pekerja.

Lanjut Arman semua tersangka adalah para pengedar, karena barang bukti di atas 5 gram sabu dan ganja lebih dafi 1 kilo gram diketahui salah seorang tersangka adalah merupakan seorang residivis.

“Yang berinisial A diketahui adalah seorang residivis pernah terkena kasus narkotika dan pernah ditangkap yaitu pada 2013, karena terbukti memakai sabu dan direhabilitasi namun setelah dia keluar dari penjara, dia menjadi seorang pengedar sabu, Ancaman hukuman untuk para pelaku adalah minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya Para tersangka dikenakan pasal berlapis,  yaitu pasal 114 ayat (2) , pasal 112 ayat (2), dan pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Red

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Diduga Dikendalikan dari Lapas Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Jenis Sabu

PAPUA TENGAH - Maspolin.id|| Polda Papua Tengah mengungkap sembilan kasus narkotika dengan 13 tersangka dalam Operasi Anti Narkotika (Antik) Noken yang digelar selama 20...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.