Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung dan Jajaran Jaksa Agung Muda Bahas Korupsi dan Perizinan Ilegal

Setpres – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto memanggil Jaksa Agung beserta seluruh Jaksa Agung Muda ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 13 Januari 2025. Pertemuan tersebut difokuskan pada isu pemberantasan korupsi serta penanganan perizinan ilegal yang dianggap merugikan negara dan menghambat pembangunan nasional.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat penegakan hukum, terutama dalam mengatasi praktik-praktik korupsi yang kerap terjadi di sektor perizinan. Presiden menilai bahwa perizinan yang tidak sah merupakan salah satu celah yang sering dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu, sehingga berdampak pada kerugian negara.

Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan arahan agar kejaksaan mempercepat proses penyelidikan dan penindakan terhadap praktik perizinan ilegal tersebut. Presiden juga menekankan pentingnya memperkuat sistem pengawasan di instansi pemerintah agar proses perizinan berjalan transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut adalah Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandan dan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Yusuf Ateh.

 

Setpres/RI

red/mpl/sss

Danlanud Husein Sastranegara Menerima Kunjungan Kehormatan Atase Angkatan Udara Australia

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., menerima kunjungan kehormatan Atase Angkatan Udara Australia yang baru, Group Captain Ben Cullen, di VIP Room Sompil Basuki.

Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lekol Lek Anggoro Budy Mulya, S.S.T., M.I., dan Kepala Dinas Personel (Kadispers) Lanud Husein Sastranegara Letkol Adm Dany Ramdhany, S.AP., M.Si., . Pertemuan ini bertujuan mempererat kerja sama antara kedua negara, khususnya di bidang pertahanan dan operasi udara.

Dalam kesempatan tersebut, Group Captain Ben Cullen menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin erat antara Angkatan Udara Australia dan Lanud Husein Sastranegara. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama masa jabatan pendahulunya, Group Captain Ken Bowes.

Sebagai Atase Angkatan Udara yang baru, Cullen menegaskan komitmennya untuk melanjutkan hubungan strategis yang telah dibangun dengan baik.

Danlanud menyambut positif kunjungan ini dan menyampaikan dukungannya terhadap penguatan kerja sama bilateral. Danlanud juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan operasi udara dan keselamatan penerbangan. Menurut Danlanud, hubungan ini merupakan salah satu bentuk sinergi yang mempererat persahabatan antara kedua negara.

Kunjungan ini menjadi momen perkenalan antara Group Captain Ben Cullen dengan para pejabat di Lanud Husein Sastranegara. Suasana penuh kehangatan tercipta ketika kedua belah pihak berbagi pengalaman dan pandangan terkait pengembangan kerja sama militer.

Dialog yang berlangsung mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung stabilitas kawasan.
Kegiatan kunjungan kehormatan ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata oleh Danlanud berupa senjata khas Sunda, yaitu kujang, yang melambangkan kekuatan dan keberanian dalam melindungi hak dan kebenaran.

Pertukaran cenderamata ini menjadi simbol persahabatan antara Angkatan Udara kedua negara. Dengan semangat kebersamaan, kedua pihak berharap hubungan strategis yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.

 

(Kapen Lanud Husein Sastranegara/Sus/TNI-AU).

bjabar/mpl/adr

Rumah Polisi di Mojokerto Meledak, Apa Penyebabnya?

Keterangan foto: Kondisi rumah yang porak poranda akibat ledakan di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (13/1/2024) pagi.(POLRES MOJOKERTO)

 

KOMPAS.com – Maspolin.id|| Sebuah ledakan terjadi dari rumah polisi yang berada di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada Senin (13/1/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Ledakan di Mojokerto terjadi pada rumah Aipda Maryudi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Dlanggu, dikutip dari Kompas.com, Senin (13/1/2025). Namun, ledakan itu juga mengenai rumah Luluk Sudarwati (41), adik ipar Maryudi yang bersebelahan dengan kediamannya.

Akibatnya, Luluk Sudarwati (41) dan anaknya M. Kaffa (3) yang berada di rumah mereka meninggal dalam ledakan tersebut. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi dalam ledakan rumah polisi di Mojokerto?

Menurut warga Desa Sumolawang yang menjadi saksi mata, Imam, ledakan terdengar sangat keras pada Senin (13/1/2025) pagi. “Meledaknya tadi sekitar jam 09.00 WIB,” kata Imam.

Warga lainnya, Deni, menceritakan ledakan itu terjadi dua kali dan mengakibatkan rumah polisi di Mojokerto tersebut hancur. Dia menuturkan, korban jiwa, Luluk dan anaknya berada di rumah yang berdekatan dengan lokasi ledakan.

Suaminya, M. Khodi berada di sawah dan putri pertama mereka di sekolah kelas 1 SMA. Rumah Maryudi diketahui dalam keadaan kosong saat terjadi ledakan. Maryudi dan istrinya sedang bekerja sementara dua anak mereka sekolah. “Saat saya sampai di sini, satu korban yang anak-anak, yang masih berusia tiga tahun, sudah dibawa ambulans dan yang satu masih dalam proses evakuasi oleh warga dan relawan,” katanya.

Deni menambahkan, ledakan di Mojokerto mengakibatkan perabotan rumah tangga dari rumah Maryudi yang meledak terpental antara 5 meter sampai 10 meter. “Ada serpihan kaca berjarak 5 meter sampai 10 meter, sama seperti perabotan begitu, rumah hancur,” lanjutnya, diberitakan Kompas.com, Senin.

Setelah ledakan, Polres Mojokerto segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan dibantu tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polda Jawa Timur. Deni mengaku tidak melihat Tim Gegana maupun Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dalam kejadian tersebut.

Dia hanya melihat mobil milik Maryudi terparkir di area rumah yang rusak akibat ledakan.

Akibat kejadian tersebut, rumah anggota polisi Aipda Maryudi yang menjadi sumber ledakan mengalami kerusakan parah.

Rumah Luluk yang menjadi korban jiwa pun porak-poranda terkena ledakan dari rumah Maryudi yang ada di sebelah kediamannya. Ledakan juga memecahkan kaca, merusak pintu serta jendela, serta merobohkan atap dan dinding rumah.

Selain itu, lima rumah warga lainnya mengalami kerusakan terutama di bagian atap. Satu rumah di antaranya mengalami kerusakan yang tidak terlalu parah.

“Empat rumah ini KK yang berbeda, yang ada korbannya itu yang ada di sebelahnya pas,” jelas Deni. Kapolres Mojokerto, AKBP Irham Kustarto mengungkapkan, ledakan di Mojokerto menyebabkan dua korban meninggal. Kedua korban merupakan kerabat Aipda Maryudi. Luluk Sudarwati (41) meninggal dalam penanganan di rumah sakit. Putra bungsunya Kaffa (3) meninggal terkena bagian rumah yang ambruk.

“Ada dua korban. Barusan kami mendapatkan informasi dari rumah sakit, kedua korban sudah meninggal, yaitu seorang ibu dan anak yang berusia tiga tahun,” ungkapnya. Kedua korban ledakan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sido Waras, Bangsal, Mojokerto. Jenazah korban lalu diautopsi tim forensik RDUD Prof Dr Soekandar.

Hingga saat ini, petugas kepolisian telah memasang garis polisi yang membatasi akses warga agar tidak mendekati lokasi ledakan.

Apa penyebab ledakan di rumah polisi Mojokerto?

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto mengatakan, ledakan Mojokerto diduga disebabkan oleh tabung elpiji yang bocor. Namun, dia tidak merinci ukuran dan jumlah tabung yang diduga meledak. Dirmanto mengungkapkan, Polda Jawa Timur menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Inafis Reskrim, laboratorium forensik, dan kedokteran forensik untuk menyelidiki penyebab ledakan.

“Tim kami meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP, info selanjutnya nanti biar disampaikan Kapolres ya,” ujar Dirmanto, dilansir dari Kompas.com, Senin. Terpisah, Kapolres Mojokerto, AKBP Imam Kustarto mengatakan, pihaknya menemukan tabung elpiji 3 kilogram dan beberapa barang elektronik di lokasi ledakan.

Dia juga menerima informasi terkait pemilik rumah yang memiliki hobi mengutak-atik barang-barang elektronik.

Perangkat elektronik yang ditemukan di rumah Maryudi diamankan sebagai salah satu fokus analisis dalam penyelidikan untuk mengungkap penyebab ledakan tersebut.

Kapolres Mojokerto AKBP Irham Kustarto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki ledakan yang menghancurkan rumah milik Aipda Maryudi dan tetangganya.

“Kami masih dalam proses pendalaman. Kita datangkan tim forensik dari Polda Jatim, kita juga sudah olah TKP,” kata Irham. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto menyebut Aipda Maryudi selaku pemilik rumah tengah menjalani pemeriksaan.

“Anggota diperiksa secara internal oleh Propam dan Reskrim Polres Mojokerto,” ujar Dirmanto, diberitakan Kompas.id, Senin. Laporan sementara dari Inafis Polres Mojokerto dan Puslabfor Polda Jatim menunjukkan, terjadi dua kali ledakan dari dapur kediaman Maryudi yang kosong. Dari olah TKP, tim penyelidik menemukan sumber ledakan diduga dari tabung gas elpiji.

Selain itu, terdapat perangkat elektronik di dapur. Tim masih menyelidiki apakah ledakan terjadi akibat suatu hubungan antara perangkat elektronik dan tabung gas elpiji atau ada penyebab lainnya. ”Belum ada laporan ditemukan bahan peledak di kediaman anggota itu,” ujar Dirmanto.

Bagaimana proses penyelidikan penyebab ledakan?

Tim gabungan Polda Jawa Timur dan Polsek Mojokerto melakukan penyelidikan terhadap rumah Aipda Maryudi yang meledak. Sejumlah perangkat elektronik yang ditemukan di dalam rumah itu lalu disita aparat kepolisian.

Perangkat ini kini menjadi salah satu fokus penyelidikan untuk mengungkap apa yang memicu ledakan dahsyat tersebut.

“Kami akan menganalisis lebih lanjut peralatan elektronik yang diamankan,” ucap Kapolres Mojokerto AKBP Irham Kustarto.

Selain itu, dikutip dari Kompas TV, tim Gegana Polda Jawa Timur diterjunkan ke Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto untuk menyelidiki ledakan di rumah Maryudi.

Setelah ledakan, sejumlah warga mengaku mencium bau belerang atau bubuk petasan di sekitar lokasi kejadian.

Demi kelancaran dan keamanan proses penyelidikan, petugas kepolisian kemudian meminta warga meninggalkan area tersebut.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami sumber ledakan serta kaitannya dengan dugaan ada bahan peledak.

** Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Ledakan di Rumah Polisi Mojokerto, Apa yang Sebenarnya Terjadi?”, edisi Selasa, 14 Januari 2025.

Penyebab Pertikaian di Tugu Trikora Ambon Bukan Karena Geng Motor

AMBON, MALUKU – Maspolin.id|| Polisi memastikan bahwa bentrok di Ambon bukan karena geng motor, meskipun diawali oleh para pemuda yang mabuk. Bentrok itu pun terjadi di Tugu Trikora pada Sabtu (11/5/25) hingga Minggu (12/1/25) dini hari.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh dari saksi-saksi bahwa awalnya anak-anak muda berkeliling keliling menggunakan ranmor R2,” ujar Kapolres Ambon Kombes. Pol. Driyano Andi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (13/1/25).

Menurutnya, para remaja itu kebut-kebutan dan balap liar di seputaran pusat kota Ambon. Kemudian, berkumpul di sekitar Tugu Trikora Ambon dan terlihat mengkonsumsi miras hingga mabuk-mabukan.

“Sehingga, ada kejadian cekcok mulut dan pemukulan oleh salah seorang pemuda hingga dalam waktu cepat massa berkerumun di TKP dan terjadi kericuhan berupa pelemparan batu antar kelompok,” jelasnya.

Ditambahkannya, massa aksi kemudian semakin banyak hingga terjadi konflik pertikaian kelompok. Namun, kericuhan pertikaian tersebut dapat diatasi dengan cepat oleh Polresta Ambon dengan di back up oleh Polda Maluku, Korem Binaiya Ambon, dan Kodam Pattimura.

 

Tribratanews

red/mpl/nn

Polda Kepri Evakuasi Bencana Alam Tanah Longsor yang Menimpa Rumah Warga

BATAM, KEPRI – Maspolin.id|| Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sejak tiga hari terakhir mengakibatkan bencana tanah longsor di Perumahan Tiban Koperasi, Blok S, Senin (13/01/2025). Sebanyak lima rumah, yakni S 26A, S 27A, S 28A, S 29A, dan S 30A, terdampak longsor tersebut.

Dalam kejadian ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara lima lainnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan. Hingga berita ini diturunkan, dua korban masih dalam proses pencarian karena tertimbun material longsor.

Polda Kepulauan Riau (Kepri) melalui personel gabungan dari Ditsamapta Polda Kepri, Satbrimob Polda Kepri, dan Polresta Barelang langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Proses evakuasi ini juga melibatkan TNI, BPBD, Basarnas Kota Batam, perangkat desa, dan masyarakat sekitar.

Kabidhumas Polda Kepri, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si., menyampaikan bahwa tindakan cepat diambil setelah pihaknya menerima laporan dari warga setempat.

“Kami langsung mengerahkan personel untuk membantu evakuasi material longsor dan menyelamatkan korban. Proses evakuasi masih berlangsung dan kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

Sebagai langkah penanganan darurat, Polda Kepri juga mendirikan posko siaga bencana di dekat lokasi tanah longsor. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dan bantuan untuk masyarakat terdampak. Layanan yang tersedia di posko meliputi penyediaan kebutuhan logistik, tempat pengungsian sementara, serta layanan kesehatan bagi korban.

“Posko siaga bencana didirikan untuk memberikan bantuan maksimal bagi warga terdampak. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini dan melaporkan setiap kebutuhan mendesak kepada petugas,” tambah Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

“Untuk mempercepat pencarian korban yang masih tertimbun material longsor, Polda Kepri juga menurunkan unit K9. Anjing pelacak ini diandalkan dalam mendeteksi keberadaan korban di bawah timbunan tanah. Keberadaan unit K9 di lokasi longsor sangat membantu proses evakuasi, terutama di area yang sulit dijangkau oleh alat berat.” tambah Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si., juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan, warga diimbau untuk segera melaporkan kejadian darurat kepada aparat terkait.

“Bencana ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan. Kami juga telah berkoordinasi dengan Pemko Batam dan dinas terkait untuk mengantisipasi longsor susulan,” jelas Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

Terakhir, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si., juga mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. “Kami mengajak kepada masyarakat untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan longsor. Jika ada tanda-tanda tanah bergerak atau retakan, segera melapor kepada aparat setempat atau posko siaga bencana,” tegas Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

“Di saat seperti ini, solidaritas dan kerja sama sangat dibutuhkan. Kami juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Polri bersama pihak terkait akan terus berupaya maksimal untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tutup Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si.

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Pasca Bentrok Antar Pemuda Kapolda Maluku Ajak Masyarakat Jangan Mau Diadu

AMBON, MALUKU – Maspolin.id|| Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., mengajak masyarakat kota Ambon agar jangan mau diadudomba oleh orang tak bertanggung jawab dengan isu yang dapat menyebabkan perpecahan antar sesama orang basudara.

Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan menjelaskan bahwa ajakan tersebut menanggapi peristiwa bentrokan yang terjadi di kawasan Tugu Trikora Ambon yang dikait-kaitkan dengan isu SARA. Padahal, bentrok yang terjadi dini hari tadi murni keributan antar pemuda yang berawal dari minum mabuk dan nyebut-ngebutan di jalan raya.

“Masyarakat jangan lagi mau diadudon ba atau mau diprovokasi oleh isu yang dihembuskan dari orang yang tidak bertanggung jawab,” Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, Minggu (14/1/25).

Rapat dengan Forkopimda Maluku yang dilaksanakan di Aula Polresta Pulau Ambon dan Pulau- pulau Lease ini dihadiri Pj. Gubernur Maluku, Sadali le, Kasdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Danrem 151/Binaiya, Kapolresta Ambon, seluruh Pejabat Utama Polda, para Asisten Kodam Pattimura, Kadensus 88 AT Polri Wilayah Maluku, dan seluruh pimpinan agama Wilayah Maluku, tokoh masyarakat, tokoh adat serta Ketua RT yang terlibat kejadian bentrokan.

“Kami meminta seluruh masyarakat Maluku agar situasi yang sudah kondusif pasca bentrok di kawasan tugu Trikora Ambon ini agar dapat dipertahankan,” ungkap Kapolda Maluku.

Kapolda Maluku ini mengaku akan kembali mendirikan pos Pengamanan (PAM) yang akan diisi personel TNI-Polri dan juga perwakilan dari tokoh masyarakat. Ini dilakukan agar dapat bersama-sama menjaga keamanan dan memantau situasi.

“Kami dari Kepolisian akan melakukan penegakan hukum terhadap siapapun yang melakukan kekerasan atau menjadi pemicu permasalahan yang terjadi pada minggu dini hari di kawasan tugu Trikora Ambon,” ungkap Kapolda Maluku.

Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan berharap kepada personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Humas Polda Maluku diminta untuk melakukan patroli Cyber secara intensif.

“Kami meminta agar lakukan Cooling Sistem agar situasi kembali sejuk dan masyarakat tidak lagi terprovokasi,” tutup Kapolda Maluku.

 

Tribratanews

red/mpl/sss

Kapolda Kaltara Berbagi Kasih Dengan Yayasan Santo Gabriel

NUNUKAN, KALTARA – Maspolin.id|| Dalam suasana penuh kebahagiaan dan hangatnya semangat Natal, Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Hary Sudwijanto, bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Utara, Ny. Dion Hary Sudwijanto, mengadakan kegiatan Berbagi Kasih dengan anak-anak Yayasan Santo Gabriel di Nunukan, Minggu (12/1/2025).

Kedatangan Kapolda Kaltara dan Ketua Bhayangkari disambut dengan pengalungan selendang tenun khas NTT oleh para suster yang memimpin yayasan, yakni Suster Imeldine, Suster Yovita (Ketua Yayasan), dan Suster Sipriana, bersama anak-anak asuh yang penuh antusias.

Panti Asuhan Santo Gabriel saat ini merawat 65 anak asuh yang dibimbing oleh empat suster. Dalam sambutannya, Suster Yovita menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Kapolda dan Ketua Bhayangkari, yang rela menempuh perjalanan dari Tanjung Selor demi menyapa dan membawa kebahagiaan bagi anak-anak panti.

“Suasana Natal ini semakin indah dengan kehadiran Bapak Kapolda dan Ibu Ketua Bhayangkari. Kami sangat bersyukur, di tengah kesibukan Bapak dan Ibu, masih menyempatkan diri untuk hadir di sini. Ini merupakan berkat luar biasa dari Tuhan bagi kami,” ungkapnya.

Kapolda Kaltara, yang sengaja tidak mengenakan pakaian dinas agar menciptakan suasana santai dan akrab, memberikan pesan hangat kepada anak-anak asuh.

“Sejak masuk panti ini, saya sudah merasakan suasana yang sangat hangat. Saya tidak membawa bantuan sosial, tapi ini adalah oleh-oleh kecil sebagai bentuk kasih sayang kami untuk anak-anak di sini. Belajarlah dengan baik, patuhi dan sayangi para suster yang sudah merawat kalian, dan jangan sakiti teman-teman kalian,” ungkapnya.

Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Utara, Ny. Dion Hary Sudwijanto, juga turut memberikan motivasi kepada anak-anak dan para suster.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk cinta dan perhatian keluarga besar Bhayangkari kepada anak-anak semua. Teruslah bersemangat, percaya pada diri sendiri, dan raih cita-cita kalian setinggi mungkin,” pesannya.

Acara semakin meriah dengan persembahan puji-pujian dari anak-anak Panti Asuhan Santo Gabriel, yang menambah kehangatan suasana. Kehadiran Kapolda dan Ketua Bhayangkari memberikan semangat baru dan kenangan indah bagi para anak asuh dan para suster di panti.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan perhatian Kapolda Kalimantan Utara beserta Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan kasih dan dukungan, terlebih dalam momen Natal dan Tahun Baru yang penuh makna.

 

Tribratanews

red/mpl/sss

159 Calon Polwan Kompetensi Pangan-Kesehatan Mulai Pendidikan di Sepolwan

JAKARTA – Maspolin.id|| Sebanyak 456 calon polisi Wanita (polwan), termasuk 159 yang direkrut dari jalur bintara kompetensi khusus (bakomsus) pangan hingga Kesehatan akan memulai Pendidikan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan), Ciputat, Jakarta Selatan (Jaksel). Untuk diketahui Polri melakukan upaya percepatan Swasembada Pangan, dengan merekrut 600 polisi kepangkatan bintara dengan syarat latar belakang Pendidikan SMK hingga S1 Pertanian, Perikanan, Peternakan, Gizi dan Kesehatan Masyarakat.

“Hari ini Bagdiaopers SSDM Polri melakukan serah terima siswa bintara dengan Sepolwan. Ada 456 calon polisi wanita yang sebelumnya dinyatakan lulus memenuhi syarat dalam proses rekrutmen. Dari angka tersebut, 159 itu kita rekrut yang memiliki kompetensi tau background pendidikannya terkait dengan misi Swasembada Pangan dan program Makan Bergizi Gratis,” jelas Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (10/1/2025).

Komjen Dedi memaparkan dari 159 calon polwan yang dimaksud, 49 di antaranya memiliki kompetensi di ilmu pertanian, kemudian 8 lainnya memiliki kompetensi ilmu perikanan. Lanjut, sebanyak 5 calon polwan memiliki kompetensi ilmu peternakan.

“Dan 49 orang ilmu gizi, 48 Kesehatan masyarakat,” jelas dia.

Dia lalu menuturkan upacara pembukaan pendidikan di Sepolwan hari ini dipimpin langsung oleh Kalemdiklat Komjen Chryshnanda Dwilaksana, didampingi Kasepolwan Kombes Ratna Setiawati. Upacara digelar di Lapangan Esthi Bhakti Warapsari Sepolwan, tadi pagi.

Sebelumnya diberitakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meluncurkan Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Jenderal Sigit mengatakan cara kerja gugus tugas ini yaitu bekerja sama dengan masyarakat dan kelompok tani.

Awalnya, Jenderal Sigit mengatakan Polri mendukung ketahanan pangan dan kegiatan makan bergizi dengan membuat program yang akan diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia mulai dari jajaran Polsek, Polres, sampai dengan Polda. Jenderal Sigit juga mengatakan Komjen Dedi Prasetyo merekrut personel bakomsus yang memiliki latar belakang pendidikan peternakan hingga pertanian untuk mensukseskan program ini.

“Pak Irwasum selaku leading sector menyampaikan terkait dengan program mendukung ketahanan pangan dan juga men-support kegiatan makan bergizi yang akan diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia, dari mulai jajaran Polsek, Polres, sampai dengan Polda,” ucap Jenderal Sigit.

“Di mana tadi beliau sampaikan bahwa beliau juga akan merekrut personel Bakomsus yang diambil dari personel yang memiliki pendidikan di bidang peternakan, pertanian, di bidang perikanan, termasuk juga kita akan ambil sumber sarjana dari ahli gizi,” kata Jenderal Sigit dalam dialog interaktif di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,” pungkasnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Aiptu Maryono Mengajar Ngaji di Sela Tugas

SEMARANG – Maspolin.id|| Di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai anggota polisi yang bertugas di Pemangku Sementara Kepala Seksi Umum (PS. Kasium) Polsek Pegandon Polres Kendal, Aiptu Maryono memberikan waktu luangnya untuk mengajar anak-anak mengaji.

Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap malam seusai salat Maghrib hingga Isya di Mushola Ayub bin Ali, RT 06 RW 02, Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal.

Dengan penuh kesabaran, Aiptu Maryono membimbing puluhan anak santri membaca Al-Qur’an. Kegiatannya ini menjadi inspirasi dan kebanggaan bagi masyarakat setempat.

Anak-anak terlihat antusias mengikuti bimbingannya. Menurut mereka, sosok Aiptu Maryono tidak hanya seorang guru mengaji, tetapi juga teladan dalam hal kedisiplinan dan pengabdian.

Sujarno, Kepala Desa Margomulyo, mengungkapkan apresiasinya atas peran aktif Aiptu Maryono dalam membangun karakter anak-anak desa melalui pengajaran agama.

“Kami sangat bangga memiliki sosok seperti Pak Maryono. Selain menjalankan tugasnya sebagai polisi, beliau juga memberikan kontribusi luar biasa dalam pendidikan agama untuk generasi muda di desa ini,” ungkapnya.

Aiptu Maryono sendiri mengaku merasa terpanggil untuk meluangkan waktunya mengajar mengaji.

“Ini adalah cara saya mengabdi kepada masyarakat. Selain menjaga keamanan, saya ingin ikut membangun akhlak generasi muda agar memiliki bekal agama yang kuat,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan Aiptu Maryono tidak hanya memberikan manfaat kepada para santri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi warga lainnya untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial. Kehadirannya di tengah masyarakat membuktikan bahwa pengabdian seorang anggota kepolisian tidak hanya terbatas pada tugas formal, tetapi juga mencakup nilai-nilai sosial dan spiritual.

 

Tribratanews

bjateng/mpl/ag

PM Jepang Ishiba Shigeru dan Istri Beri Penghormatan di TMPN Utama Kalibata

JAKARTA – Maspolin.id|| Perdana Menteri (PM) Jepang Ishiba Shigeru bersama istri, Ibu Ishiba Yoshiko, melakukan kunjungan kehormatan ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata, Jakarta, pada Sabtu, 11 Januari 2025. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda resmi PM Ishiba di Indonesia dalam rangka memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

PM Ishiba dan rombongan tiba di TMP Kalibata sekitar pukul 08.30 WIB. Setibanya di lokasi, PM Ishiba didampingi Ibu Ishiba Yoshiko beserta delegasi berdiri di halaman utama TMPN Utama Kalibata. Suasana khidmat menyelimuti area pemakaman yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para pahlawan bangsa Indonesia.

PM Ishiba dan Ibu Ishiba Yoshiko kemudian membungkukkan badan serta menundukkan kepala untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan Indonesia yang telah gugur. Gestur penghormatan tersebut menjadi simbol rasa hormat dan persahabatan yang erat antara kedua negara.

Usai penghormatan, PM Ishiba bersama Ibu Ishiba Yoshiko melakukan peletakan karangan bunga secara simbolis di Monumen Pahlawan TMPN Utama Kalibata. Keduanya juga melakukan tabur bunga ke sejumlah makam pahlawan.

Setelahnya, PM Ishiba dan Ibu Ishiba Yoshiko menuju ruang buku tamu untuk mengisi buku tamu. Dari TMPN Utama Kalibata, PM Ishiba kemudian melanjutkan perjalanan menuju Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, untuk bertemu dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

 

Setpres/RI

red/mpl/sss

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Grebek Kampung Narkoba Gunung Bugis, Gabungan Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan...

KALTIM - Maspolin.id|| Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Polresta Balikpapan menggelar razia di kawasan Gunung Bugis, Kecamatan Balikpapan Barat, yang dikenal sebagai salah satu kawasan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.