Hubungan agar tetap harmonis Babinsa Sudiroprajan adakan Komsos

Surakarta,Maspolin.id – Pada Hari Jumat 02 Agustus 2019 bertempat di Pos Satpam Pasar Ghede Surakarta Babinsa Koramil 04 Jebres Koptu Agus S Melaksanakan Komonikasi Sosial dengan Satpam Pasar Ghede Surakarta.

Dari kegiatan Komonikasi sosial tersebut bertujuan agar para Satpam lebih dekat berkomonikasi dengan Babinsa bekerjasama dalam hal Keamanan secara berkala.

Fajar dwi yang kebetulan pada saat itu jaga di Pos Satpam mengatakan anggota Koramil memang sering kerja sama melaksanakan kegiatan pengamanan saat tahun baru, hari raya imlek dan patroli pada malam hari, dalam kegiatan keamanan selalu berkoordinasi atau di libatkan. Fajar berterima kasih kepada anggota Koramil yang selama ini tidak bosan-bosan memberikan masukan atau membantu dalam hal keamanan dalam setiap kegiatan yang berada di pasar gede surakarta.

Koptu Agus S mengatakan Komsos ini di laksanakan agar menciptakan dan mempererat hubungan antara Satpam dan Babinsa yanga ada di wilayah binaan,atau mitra kerja babinsa dalam hal menciptakan Jaring Kominikasi di wilayah binaan untuk memantau situasi wilayah agar aman dan nyaman dari hal -hal yang kiranya dapat menggangu kamtibmas di wilayah binaan.

(Agus Kemplu)

Petinggi TNI dan Kapolri Sapa Penyelam di Pantai Manado

MANADO,Maspolin.id – Antusiasme pemecahan rekor dunia atau Guinness World Record (GWR) yang diselenggarakan Wanita Selam Indonesia (WASI) sangat tinggi di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (3/8/2019). Bukan hanya peserta dan penonton, namun juga para petinggi TNI dan Polri.

Seperti Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto yang melintas di atas para penyelam menggunakan helikopter. Keberadaannya yang tak sampai 5 menit itu pun disambut meriah.

Disusul dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian beserta istrinya, Ibu Tri Tito Karnavian yang kebetulan Ketua WASI. Keduanya menggunakan perahu karet menyapa langsung para penyelam yang masih mengambang di permukaan.

Suasana tersebut dimeriahkan pula dengan lagu-lagu kebangsaan. Seperti Lagu Hari Merdeka ciptaan Bapak Husein Mutahar.

“Kita tetap setia tetap setia. Mempertahankan Indonesia. Kita tetap setia tetap setia. Membela negara kita,” bunyi penggal lagu yang ikut dinyanyikan dengan bergelora oleh para penyelam di permukaan.

Diketahui, bukan hanya Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto dan Kapolri. Pejabat Utama Mabes Polri dan para Kapolda di seluruh Indonesia turut menyaksikan aksi pemecahan rekor dunia selam. Yaitu rekor penyelaman massal terbanyak (Most People Scuba Diving) dan pembentangan bendera terbesar di bawah air (Largest Unfurled Flag Underwater).

Hadir pula Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Walikota Manado Vicky Lumentut dan para petinggi TNI wilayah Sulut.

Pantai Manado Ramai, WASI Siap Pemecahan 2 Rekor Dunia Selam

MANADO,Maspolin.id – Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sabtu (3/8/2019) tampak ramai. Pasalnya, hari ini di pantai yang memiliki air berwarna biru itu, akan ditorehkan kembali sejarah di dunia selam.

Bukan hanya satu, tapi dua rekor dunia selam atau Guinness World Record (GWR) yang akan dicatatkan untuk sejarah baru Indonesia. Yaitu memecahkan rekor penyelaman massal terbanyak (Most People Scuba Diving) dan pembentangan bendera terbesar di bawah air (Largest Unfurled Flag Underwater).

Panitia menyebut bahwa untuk hari ini, lebih dari 3000 penyelam yang berpartisipasi. Mereka terdiri dari berbagai usia dan gender.

Di lokasi, ribuan penyelam yang sudah dikelompokkan telah bersiap untuk memecahkan dua rekor sekaligus. Pengunjung pun tampak antusias.

Sebab berbeda dengan Kamis (1/8/2019), pengunjung yang ingin menyaksikan pemecahan rekor dunia hari ini tampak lebih ramai. Bahkan ada yang membawa seluruh keluarganya untuk menyaksikan aksi tersebut.

Kebetulan pada Sabtu-Minggu Kawasan Megamas menjadi lokasi yang biasa digunakan warga Manado untuk berolahraga. Sebab pemerintah menetapkan hari itu adalah hari bebas kendaraan atau car free day.

Sebelumnya pada Kamis (1/8/2019) Wanita Selam Indonesia (WASI) dan ratusan penyelam berhasil memecahkan rekor rangkaian manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chains Underwater). Mereka berhasil bergandengan tangan tanpa terputus selama lebih dari 7 menit di laut biru itu.

Babinsa Ajak Warga Pasang Umbul-umbul dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Cilacap, Maspolin.id – Menyambut HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI, Babinsa Desa Pesanggrahan, Sertu Rasidi mengajak warga binaan memasang umbul-umbul dan mengobarkan semangat Kemerdekaan RI, juga untuk mengibarkan bendera Merah Putih, Sabtu (3/8/2019).

Sebagai warga negara yang cinta Tanah Air, kata dia, sudah sepantasnya kita menghormati jasa para pejuang perebut kemerdekaan RI serta dapat mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif.

“Banyak cara yang bisa kita lakukan termasuk pemasangan bendera Merah Putih, umbul-umbul serta perlombaan-perlombaan. Hal itu sebagai bentuk cinta Tanah Air dan apresiasi kita dalam mengisi dan memeriahkan hari bersejarah bangsa Indonesia ini,” imbuhnya.

Sertu Rasidi lebih lanjut menandaskan, kegiatan pemasangan bendera dan umbul-umbul tersebut untuk menggugah dan menanamkan rasa nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang telah merdeka selama 74 tahun. “Kemerdekaan tersebut tidak serta merta hadiah dari kaum penjajah, melainkan lewat perjuangan yang harus ditebus dengan penuh pengorbanan oleh rakyat dan bangsa Indonesia,” tegasnya.

“Saya senang sekali, bersama warga memasang atribut atau umbul-umbul 17-an, seperti yang sedang kami kerjakan. Karena kita sebagai generasi penerus bangsa wajib dan harus memperingati kemerdekaan Republik Indonesia dengan sepenuh hati,” ungkapnya. (Estanto)

Antisipasi Penyebaran Narkoba, Dua Putra Aceh Berhasil Ciptakan Aplikasi “AsNa”

Aceh,Maspolin.id – Relawan Anti Narkoba Aceh di bawah asuhan Badan Narkotika Nasional (RANA-BNN) mengunjungi kediaman Darwati A. Gani (Anggota DPRA terpilih) di Lampriet, Banda Aceh, Kamis (1/8/2019) siang.

Para asistensi BNN yang sudah dibekali ilmu dan wawasan terhadap penyalahgunaan narkoba di Hermes Hotel, Banda Aceh pada 30 Juli – 1 Agustus 2019 ini juga mengikutsertakan dua Putra Aceh yang menciptakan aplikasi anti narkoba bernama Asisten Narkoba (AsNa).

Mereka adalah Yaumil Ikhsan dan Raja Malikul Fajar. Keduanya mahasiswa dari Teknik Informatika, Universitas Malikussaleh. Mereka berdua juga bagian dari Pengurus Ikatan Keluarga Anti Narkoba (IKAN).

Saat ditemui oleh seorang jurnalis di kediaman Darwati di Lampriet, mereka menyebutkan, aplikasi AsNa sejauh ini masih dalam tahap pengembangan. Kedepannya aplikasi ini membutuhkan penelitian dan pengembangan lebih lanjut untuk menangkal penyalahgunaan narkoba yang sudah merajalela di Aceh.

Darwati sebagai anggota DPRA terpilih dan juga Istri Gubernur Aceh nonaktif mengatakan sangat mendukung program yang telah dirintis oleh 2 Putra Aceh tersebut. Dia berharap aplikasi ini dapat mengurangi dampak penyalahgunaan narkoba di Aceh.

“Aplikasi AsNA yang diciptakan oleh Putra Aceh harus kita apresiasi. Karena perangkat lunak berbasis mobile ini dirancang bagi korban penyalahgunaan narkoba,” ujar Darwati

Perkembangan narkoba di Aceh begitu riskan. Segala macam jenis narkoba semakin banyak dan tinggi peredarannya. Sebagai warga Aceh, kita malu saat membaca berita bahwa Aceh salah satu konsumen dan penggunanya paling tinggi dan paketnya sudah masuk hingga ke pelosok desa.

“Kita tahu pengaruh narkoba sudah sangat mengkhawatirkan dari hari ke hari. Banyak kasus kekerasan yang terjadi. Setelah ditelisik dan dicari tahu, eh ternyata banyak kasus kriminal dan moralitas di Aceh bersumber dari pengaruh narkoba,” keluh Darwati sebagai Pembina Ikatan Keluarga Anti Narkoba.

Dengan adanya aplikasi AsNa, Darwati berharap penyalahgunaan narkoba bisa menurun drastis meskipun secara perlahan dan mampu menurunkan angka pengguna narkoba di Aceh.

“Nah, dengan aplikasi ini, tentu akan mendukung tujuan mulia kita bersama dan hasilnya seperti yang kita harapakan, yaitu menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” harap Istri Gubenur Aceh nonaktif tersebut.

Sejatinya, aplikasi ini masih membutuhkan dana untuk pengembangan. Aplikasi ini bisa sempurna dengan dukungan semua pihak. Baik terkait anggaran maupun gagasan yang begitu brilian.

“Saya setelah dilantik nantinya sebagai anggota DPRA di komisi enam di bidang kesehatan, narkoba adalah salah satu prioritas yang saya perjuangkan nantinya di komisi enam dan bersama-sama kita berjuang untuk menurunkan angka penggunaan dan peredaran narkoba di Aceh,” tegas perempuan yang kerap disapa Buk Dar.

Yaumil Ikhsan, salah seorang perakit aplikasi tersebut menyampaikan, AsNa adalah sebuah perangkat lunak berbasis mobile yang dirancang secara khusus bagi korban penyalahgunaan narkoba.

“Kami tergerak untuk membuat aplikasi ini karena melihat tingginya angka penggunaan narkoba di Aceh, bahkan Indonesia. Disisi lain kita juga memiliki kekurangan psikiater dan psikolog sebagai tenaga medis yang menangani deperesi yang bisa diakibatkan oleh narkoba,” kata Yaumil.

Yaumil menambahkan, “Padahal dibutuhkan intervensi psikologi kepada korban penyalahgunaan narkoba sebagai upaya penyembuhan. Sedangkan kita memiliki kekurangan psikiater dan psikolog di Aceh,” ungkap Yaumil.

Pada aplikasi ini terdapat 4 fitur, yaitu Jelajah, Asisten, Terapi dan Laporan.

Dengan fitur “Jelajah”, pengguna bisa melihat konten-konten tentang bahaya-bahaya narkoba seperti efek penggunaan narkoba, larangan narkoba dalam Islam, dan sebagainya.

Kemudian juga ada fitur “Terapi”. Dengan fitur “Terapi” ini pengguna bisa menghilangkan stres yang mereka alami dengan melakukan berbagai hal seperti membaca alquran, bermain game, membaca komik dan sebagainya.

Kemudian juga ada “Asisten”. Ini adalah fitur yang masih dikembangkan dan dilakukan penelitian untuk membuat model dan algoritma bagi fitur ini, sehingga fitur ini, dapat melakukan intervensi psikologi kepada korban penyalahgunaan narkoba.

Kemudian juga ada fitur “Laporan”, dengan laporan ini nantinya pengguna bisa melihat perkembangan penyembuhan atau depresi yang mereka miliki. Selain itu, dengan fitur ini, pendamping pengguna (korban) atau orang tua dapat memantau perkembangan korban atau anaknya.

Yaumil sangat berharap dukungan seluruh Masyarakat dan Pemerintah Aceh untuk pengembangan aplikasi ini lebih lanjut.

“Kita semua berharap, dengan aplikasi ini dapat mengurangi dampak meningkatnya pengaruh narkoba di Aceh dan juga membantu para penyalahgunaan narkoba agar mereka taubat ke jalan yang benar,” tutup Yaumil.

Editor: Riri Isthafa Najmi FAMe

Tekan Angka Kecelakaan, Ini Yang Dilakukan Satlantas Polres Bojonegoro…..

Bojonegoro,Maspolin.id – Upaya menekan kejadian kecelakaan tidak hanya melalui penindakan pelanggaran saja melainkan dapat pula melalui sarana do’a yang dilakukan Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS., SIK., SH., MH bersama-sama anggota Satlantas bertempat di Mushola Al-Arsy Satlantas Polres Bojonegoro, Kamis(1/8/2019).

Kegiatan tersebut merupakan program tetap Polres Bojonegoro yang dinamakan “Satlantas Peduli Bersholawat, Bermunajat Dan Bermanfaat”.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS., SIK., SH., MH selaku perwakilan Polres Bojonegoro kepada media ini menuturkan bahwa kegiatan ini rutin digelar setiap hari Kamis sore.

“Kita selalu mengundang pengurus panti dan anak yatim untuk melaksanakan do’a bersama”, ucap Kasat Lantas.

Masih kepada media ini Kasat Lantas menambahkan bahwa tujuan dari program ini adalah mengharap kelancaran dan ketertiban lalu lintas serta semakin menurunnya kejadian kecelakaan di wilayah Polres Bojonegoro.

“Selain bersholawat bersama kami juga berbagi dengan memberikan santunan bagi adik yatim kita”, tambah AKP Aris.

Diharapkan dengan berjalannya program tersebut sinergitas Polres Bojonegoro dengan seluruh lapisan masyarakat akan semakin kuat sehingga dapat mewujudkan situasi yang aman, nyaman serta kondusif.

Selesai bersholawat dan do’a bersama dilanjutkan pemberian santunan kepada anak Yatim oleh Kasat Lantas.

Ags/Hum

Gerebek Pesta Sabu, Tiga Pelaku Diringkus Polsek Tembelang

Jombang,Maspolin.id – Unit Reskrim Polsek Tembelang gerebek tiga pelaku pesta sabu di Dusun Kedungboto/Winong, Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Selasa (30/7/2019) sekitar pukul 08.20 WIB.

Plt Kapolsek Tembelang, AKP Nanang Sujianto mengatakan, ketiga pria tersebut yakni AM alias Gembur (38) pedagang ayam asal Dusun/Desa Plosogerang  Kecamatan/Kabupaten Jombang, DAK (23) pedagang mie asal Dusun Kalijaring Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Jombang, serta MAZ (19) pekerja serabutan asal Dusun Jatirejo Desa Pulorejo, Kecamatan Tembelang, Jombang.

Dari ketiganya, diketahui AM alias Gembur, merupakan pengedar narkoba jenis Sabu-sabu. Sementara yang dua lainnya sebagai pengguna,” ungkap Kapolsek.

Pengungkapan kasus peredaran dan penyalahgunaan Narkoba tersebut, bermula dari laporan masyarakat yang mengetahui adanya peredaran narkoba di wilayahnya. Menindaklanjuti laporan itu, polisi langsung terjun melakukan penyelidikan. Hingga kemudian, polisi mengendus adanya aktivitas pesta narkoba jenis Sabu-sabu.

Selain meringkus tiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu dengan berat masing-masing 9,84 gram, 0,26 gram, dan 0,22 gram yang terbungkus plastik warna transparan.

Juga, 1 timbangan elektrik warna hitam merk Camry, 1 botol kecil/bong yang terdapat 2 sedotan, 2 botol bekas minuman isotonik warna biru yang terdapat sedotan, 17 bungkus plastik cetik, 42 lembar plastik cetik. 13 korek api gas, 5 skop plastik warna hitam, 2 tutup botol warna hijau terdapat 2 lubang, 4 pecahan kaca pipet, serta uang tunai sebesar Rp 400 ribu.

“Saat ini, ketiganya kita tahan guna pemeriksaan, dan pengembangan guna membongkar pemasok atau jaringan yang berkaitan dengan ketiganya. Mereka dijerat Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas mantan Kanitregident Polres Kota Kediri ini.

(Ags/hms)

Babinsa Kepatihan Wetan Tunaikan Sholat Jum’at diwilayah binaan

Surakarta,Maspolin.id – Melepaskan Kewajiban sejenak sebagai Prajurit dan Sekaligus Benteng Keamanan NKRI. Babinsa Kel Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Koptu Budiono laksanakan Shalat Jumat berjamaah bersama dengan Warga Masyarakat kelurahan Kepatihan Wetan di Masjid Al Fatih Jl. Pameda No.5 Kelurahan Kepatihan Wetan Kec. Jebres Kota Surakarta, Jum’at (2/8/2019).

Selain melaksanakan Kewajiban sebagai Umat Muslim yaitu Sholat Jum’at, Babinsa juga memanfaatkan momen tersebut sebagi sarana komsos kepada Tokoh Agama H.Khoiri dengan tujuan menjalin silaturahmi kepada warga kel Kepatihan Wetan, agar terjalin hubungan yang harmonis antara Koramil Jebres dengan Warga masyarakat.

Koptu Budiono menyampaikan, “Terlepas kami sebagai Prajurit Bela Negara, kami adalah manusia biasa yang tak terlepas dari rasa bersalah serta ke Khilafan, namun sebagai Umat Muslim setidaknya kita jangan pernah lupa menunaikan kewajiban kita yaitu shalat, apalagi shalat Jumat berjamaah itu telah diwajibkan, “Jelasnya Koptu Budiono

(Agus Kemplu)

Ternyata Sholat Jumat di Wilayah Binaan, Menjadi Sarana Komsos Danramil 03/Serengan

Surakarta,Maspolin.id – Sholat Jumat yang dilaksanakan sekali dalam seminggu  merupakan Shalat Fardhu yang wajib ditunaikan bagi seluruh Umat Muslim yang sudah memenuhi syarat dan di laksanakan secara berjamaah di Masjid yang ada dalam setiap wilayah, tidak ketinggalan juga Danramil dan Babinsa yang menganut agama Islam.

Sebagai wujud kebersamaan TNI dengan masyarakat binaannya, seperti yang dilakukan oleh Danramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Tri Sakti, Babinsa Tipes Serka Sugiyono dan Sertu Sarmin ikut hadir bersama masyarakat untuk melaksanakan Shalat Jumat bersama bertempat di Masjid Al Ikhlas Jl.Gathutkoco RT: 02 RW:12 Kampung, Dipotrunan Kel Tipes Kec Serengan Kota Surakarta. Jumat (2/8/2019).

Bertindak sebagai imam dan Khotib Ust.H. Sujak, Beliau menyampaikan sebagai seorang muslim, kita diwajibkan untuk berdakwah. Allah menyuruh hambanya untuk berbuat kebaikan dan mencegah keburukan. Salah satu cara yang efektif dalam berdakwah ialah dengan berkhutbah. Umat muslim setiap hari jumat diwajibkan mengikuti Sholat Jumat. Dimana salah satu rukunya adalah mendengarkan khutbah jumat. Dengan begitu kita bisa berdakwah untuk menyampaikan kebaikan-kebaikan dalam Al Quran. 

Selesasi melaksanakan Sholat Jumat Danramil dan Babinsa Tipes menyempatkan waktu melaksanakan Komsos dengang para ulama’ dan tokoh agama, dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi, demi terwujudnya TNI manunggal dengan Rakyat

(Agus Kemplu)

Gus Zakky : “Yuhronur Bukan Mencuri Start,Tapi Mencari Dulur Yang Banyak”

LAMONGAN,Maspolin.id – Bila tidak hangat dan saling gesek namanya bukan politik,Suasana menjelang Pilbub tahun 2020 di Lamongan semakin hari semakin menghangat,setiap harinya ada saja pemberitaan tentang calon pilihan bupati,perang opini juga sedang terjadi,seperti kita saksikan dalam pemberitaan akhir-akhir ini.

Dalam setiap pesta demokrasi lima tahunan yang diselenggarakan dinegeri ini,mulai dari pilihan Presiden,Gubernur,Bupati,Caleg,hingga Pilkades,memang mempunyai gaya dan strategi tersendiri untuk menarik simpati masyarakat,

Namun sayangya dengan mendekatnya waktu ini,belum ada satupun calon yang transparan mendeklarasikan sebagai kandidat calon bupati,baik dari Partai tertentu maupun calon independen,walaupun diantara nama para tokoh sudah sering diberitakan diberbagai media baik lokal maupun nasional,seperti Kartika Hidayati,Yuhronur Efendy,Wachid Wahyudi,Dedy Noerdiawan,Viva Yoga,Debby Setiawan,Abdul Ghofur,dan Khusnul Aqib yang kesemuanya sama-sama memiliki peluang,namun tak satupun ada yang resmi mendeklarasikannya.

Tuduhan bahwa Yuhronur mencuri start itu dibantah oleh beliau,
“Siapa yang mencuri start ? saya ini pejabat di bayar dengan uang rakyat,masak pejabat ketemu rakyatnya gak boleh,soal istilah Yes itu adalah panggilan kekinian saya,masak di luar dinas saya harus dipanggil pak Sekda terus,boleh dong sekali-kali dipanggil Pak Yes sekedar buat inovasi baru agar semakin dekat dengan masyarakat dan generasi melinial di Lamongan saat ini,dengan dipanggil Pak Yes itu terasa akrab, mudah di ingat dan juga mudah di ucapkanya,jadi jangan di permasalahkan,karena itu biasa-biasa saja”, Ungkapnya sambil senyum dan tawa.

Beberapa bulan terakhir ini memang banyak tokoh publik dan tamu yang datang ke rumah dinas Pak Yuhronur Efendy,baik secara kelembagaan,maupun pribadi,dalam rangka sillaturrahmi,untuk memberikan support dan do’a,agar beliau bersedia untuk maju dalam pencalonan bupati mendatang,

Turut hadhir termasuk Kyai.M.Muzakkin(Gus Zakky),Pengamat Politik Nasional yang asli Lamongan ini menurutnya, “Blusukan yang dilakukan oleh Pak Yes itu adalah hal yang biasa,tidak melanggar hukum dan etika,malah dalam pandangan agama mendapat pahala,karena sillaturrahmi adalah ajaran Rosulullah Saw,jadi Pak Yuhronur blusukan hadiri pertemuan dengan masyarakat itu jangan diartikan mencuri start dan penumpang gelap, tapi yang benar adalah mencari dulur yang banyak,dan itu berpahala dan dilindungi undang-undang, bila ada sebagian masyarakat yang menilai blusukan Pak Yuhronur kurang tepat dan ada pihak yang merasa dirugikan,itu sah-sah saja diera demokrasi ini,harapan saya Pak Yes juga jangan alergi kritik,karena semua opini yang berkembang dimasyarakat adalah bertujuan untuk membangun Lamongan kedepan agar bertambah maju dan bisa bersaing dengan kabupaten lain,jadi maju terus Pak Yes,jangan loyo nggih”,Support Gus Zakky dengan penuh semangat.

Oleh Pak Yes ditanggapi dengan penuh suka cita, “Terimakasih rawuhnya Gus Zakky,mohon support dan do’anya,selalu kami tunggu masukan dan kritikanya,semoga niat baik ini bisa terkabul, sukses,lancar,dan dalam ridho ilahi Robbi”,Harapnya,saat ditemui awak media di rumah dinasnya,(Sabtu,03/08/2019).

Lanjut Gus Zakky,yang juga pengasuh pondok pesantren khusus rehabilitasi sakit jiwa dan pecandu narkoba “Dzikrussyifa’ Asma’Berojomusti” di jln,Sekanor,Sendangagung Paciran Lamongan Jawa timur ini mengingatkan, “Politik itu kejam,politik itu dramatis,politik itu egois,terkadang teman dekat ternyata itu musuh dalam selimut,maka dari itu berhati-hatilah,tetaplah jaga kesantunan dalam berpolitik agar terhormat dan bermartabat,selalu tingkatkan sillaturrahmi dan mohon do’a pada tokoh NU, Muhammadya,para Kyai dan paguyuban masyarakat lainya,agar barokah”,Pesanya.

Selain itu,kata Gus Zakky,yang juga tokoh spiritual ini menambahkan,dalam pandangan politik dan terawangan ghaib.

“Pak Yuhronur Efendy ini insyaallah akan bisa memimpin Lamongan 2020 kedepan,dengan syarat mampukah beliau mencari calon wakilnya yang tepat,sebab bila tidak,dikhawatirkan akan menurunkan kredibilitasnya sendiri,jadi mulai sekarang harus sudah mulai menggadang-gadang siapa yang cocok untuk mendampinginya nanti”, Pungkasnya.

Sumber : Suara JCW News
Reporter : MM/Kiki.

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Polisi Amankan Dua Orang Terkait Kasus Kepemilikan Senpi AR-15

Lampung Selatan, LAMPUNG - Maspolin.id|| Kepolisian Resor Lampung Selatan terus mengembangkan kasus kepemilikan senjata api yang terungkap di wilayah Kalianda. Dalam pengembangan tersebut, polisi...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.