Prabowo Subianto Tiba di Malaysia Sebagai Kunjungan Pribadi

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Bunga Raya Complex, Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (9/1/2025). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/am.

 

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah tiba di Bunga Raya Complex, Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis (9/1) sekitar pukul 10.00 waktu setempat dalam rangka melakukan kunjungan pribadi dan santap siang bersama Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim.

Dalam kunjungan pribadi ini, Presiden Prabowo diagendakan bertemu dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim di Kuala Lumpur dan akan membahas sejumlah langkah strategis dalam penguatan hubungan bilateral kedua negara.

“Rencananya Bapak Presiden akan bertemu PM Malaysia. Nanti kedua pemimpin akan makan siang bersama dan tentunya saling bertukar pikiran baik terkait kondisi global maupun hubungan kedua negara,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Keberangkatan Presiden Prabowo dilakukan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada pukul 07.00 WIB. Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Malaysia yaitu Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Ini menjadi kunjungan perdana Prabowo ke Malaysia setelah menjabat sebagai Kepala Negara RI. Sebelumnya pertemuan antara Prabowo dan PM Malaysia Anwar Ibrahim juga sempat terjadi pada Oktober 2024 setelah pelantikan Presiden Prabowo di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta.

 

Antara

red/mpl/pr

Kepemilikan SIM Bisa Dicabut, Bila Pengendara Lakukan 12 Poin Pelanggaran Lalu Lintas

KORLANTAS POLRI – Maspolin.id|| Pernyataan Kakorlantas terkait penerapan tilang system poin pekan lalu akan mulai diterapkan tahun ini. Skemanya sistem tilang tersebut yaitu dengan 12 poin dimiliki pemilik SIM selama satu tahun dan akan berkurang bila melakukan kesalahan bahkan akan diberlakukan pencabutan.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan menyatakan tilang sistem poin SIM ini diberi nama Traffic Acttitude Record Report yang akan menimbulkan efek jera kepada pelanggar lalu lintas.

“Januari akan berlaku Traffic Attitude Record artinya sesuai dengan regulasi yang ada perpolyang ada diberlakukan merrit point system artinya para pelanggar lalu lintas maupun yang terlibat kecelakaan lalu lintas akan dikurangi poinnya,” jelasnya.

Sementara untuk pengurangan poin Kakorlantas merinci jumlah poin yang dikurangi dengan jenis-jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara yang akumulasi totalnya 12 poin..

“ Ada pelanggaran ringan 1 poin, pelanggaran sedang 3 poin, dan pelanggaran berat 5 poin,” tambahnya.

Bila poin tersebut habis dalam periode 1 tahun karena pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara, maka SIM akan dicabut kepemilikannya hingga dilakukan pemblokiran.

“Apabila melakukan kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, dikurangi 12 poin. Tabrak lari itu bisa langsung dicabut SIM-nya. Nantinya pada saat perpanjangan, itu harus diulang. Kalau tadi yang tabrak lari, itu bisa dicabut, juga cabut permanen untuk SIM-nya ” tukas Kakorlantas.

Dalam memberikan efek jera pada pengendara, Polri juga sudah menyiapkan system yang terintegrasi dengan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Histori pemilik SIM akan tercatat begitu mengajukan permohonan SKCK. Sistem tilang poin ini juga diberlakukan pada tilang elektronik atau ETLE. Artinya tidak hanya tilang manual saja pengurangan poin dirbelakukan melainkan via ETLE dilakukan bila pengendara melakukan pelanggaran lalu lintas.

 

Humas Korlantas Polri

red/mpl/sss

Karena Malas Masuk Kerja 2 Personil Polsek Palmerah di PTDH

JAKARTA – Maspolin.id|| Dua personel Polsek Palmerah, Jakarta Barat, yakni Bripka N dan Briptu AIR, dipecat dari kepolisian lantaran tidak masuk kerja selama lebih dari 30 hari dengan alasan malas.

Kapolsek Palmerah, Kompol Sugiran membenarkan dua anggotanya dikenakan sanksi tersebut oleh Kepolisian.
“30 Hari itu bisa setahun, bisa sebulan sekaligus, lebih dari 30 hari layak di PTDH berarti sudah tidak mau dinas,” kata Sugiran dilansir Antara, Rabu (8/1).
Sugiran mengaku sudah melakukan pembinaan dengan memberikan teguran kepada kedua anggotanya tersebut. Namun, kedua anggota itu tidak mengindahkan teguran dan tetap tidak masuk dinas.
“Kalau Bripka N sebelum saya menjabat Kapolsek sudah di-PTDH, kalau Briptu AIR itu zaman saya, enam bulan enggak masuk dinas,” tutur Sugiran.
Sugiran menuturkan, alasan kedua anggotanya tidak masuk dinas karena malas dan memilih berada di rumah saja.
Istri dari salah satu anggotanya yang di-PTDH pun sempat menemui Sugiran untuk mencari solusi agar suaminya mau kembali dinas.
“Saya bilang ‘kalau nanti kena sanksi PTDH, jangan nangis-nangis’,” katanya.
** Berita ini sudah dimuat di Kumparan.com, edisi Rabu 8 Januari 2025.
red/mpl/sss

Audiensi Ketua KPK Ke Mabes Polri

MABES POLRI = Maspolin.id|| Dalam kunjungan audiensi yang berlangsung di Mabes Polri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Setyo Budiyanto, bersama jajarannya bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta pejabat utama Mabes Polri. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara KPK dan Polri dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya dalam meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang masih menjadi tantangan besar.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan visi pemberantasan korupsi yang lebih efektif. Ia menyebutkan bahwa upaya ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari pendidikan, pencegahan, hingga penindakan.

“Kami berharap dengan adanya sinergi yang lebih erat, upaya pemberantasan korupsi di semua lini bisa lebih optimal. Salah satunya melalui Kortas Tipikor Polri yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat sektor pendidikan dan pencegahan,” ujar Setyo.

Setyo juga menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak untuk memperbaiki IPK yang masih rendah.

“Indeks Persepsi Korupsi adalah cerminan persepsi nasional maupun internasional terhadap kita. Ini bukan hanya tanggung jawab KPK, tetapi tugas bersama, termasuk Polri, untuk memperbaiki persepsi tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kerjasama dengan KPK. Ia juga menepis kekhawatiran terkait tumpang tindih peran Kortas Tipikor dengan lembaga lain.

“Kehadiran Kortas Tipikor justru memperkuat sinergi antara Polri dan KPK. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan mempercepat pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menegaskan pentingnya perbaikan MoU antara KPK dan Polri yang akan segera diperbarui untuk memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab. Hal ini, menurutnya, akan menjadi landasan untuk menjalankan kolaborasi yang lebih efektif di lapangan.

“Kami percaya bahwa dengan pimpinan baru di KPK, serta kerjasama yang semakin erat, kita bisa memenuhi harapan masyarakat untuk memberantas korupsi dan memperbaiki sistem hukum di Indonesia,” kata Jenderal Listyo.

Audiensi ini juga menjadi langkah awal dari rencana besar yang akan terus dikembangkan melalui pertemuan-pertemuan lanjutan, baik formal maupun informal, demi memperkuat kolaborasi antar lembaga.

“Sinergi ini bukan hanya tentang kolaborasi dua institusi, tetapi juga tentang menjawab harapan masyarakat Indonesia akan pemberantasan korupsi yang lebih transparan dan efektif,” tutup Kapolri.

Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara KPK dan Polri dalam memberantas korupsi, sejalan dengan arahan Presiden RI untuk memperkuat pencegahan dan penindakan dalam misi asta cita.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

YPKBI Bangun Sekolah Unggul IB Diploma Full Beasiswa

JAKARTA – Maspolin.id|| Untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, YPKBI berkomitmen mempersiapkan generasi unggul. Dirgayuza Setiawan, selaku Pendiri Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) mengatakan salah satu langkah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 adalah dengan memperbanyak pengiriman lulusan SMA ke luar negeri untuk menempuh pendidikan S1, karena hal ini diyakini akan meningkatkan kualitas diri para siswa.

“Upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, salah satunya ialah dengan lebih banyak mengirimkan lulusan SMA untuk menempuh belajar S1 di luar negeri, mengingat, hal ini akan mampu membuat para siswa memiliki kualitas diri yang meningkat, memiliki pekerjaan yang baik, serta sukses meningkatkan kapasitas masyarakat di lingkungannya. Data menunjukkan, negara-negara lain, memiliki jumlah lulusan SMA yang menempuh S1 di Amerika Serikat sebagai contoh, Vietnam 15x di atas Indonesia, Tiongkok 32x di atas Indonesia, dan Singapura 95x di atas Indonesia” ujar Dirgayuza Setiawan, Pendiri Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI).

Salah satu solusi untuk mendorong peningkatan jumlah siswa Indonesia studi S1 di luar negeri, khususnya di kampus-kampus top dunia ialah ketika sekolah menggunakan kurikulum IB Diploma, yang mampu mempersiapkan kader bangsa yang unggul, untuk tembus persyaratan menjadi mahasiswa S1 kuliah di luar negeri.

“Indonesia membutuhkan akselerasi dalam pendirian sekolah-sekolah dengan kurikulum IB Diploma untuk memenuhi kebutuhan pendidikan menengah atas berkualitas tinggi, terutama sekolah berasrama untuk pastikan pendidikan untuk semua golongan. IB Diploma merupakan kurikulum SMA dengan tingkat kesulitan tertinggi; Lebih sulit dari A Level, O Level dan Kurikulum Merdeka. Tidak hanya itu, lulusan IB Diploma dipastikan menguasai Bahasa Inggris dengan baik, sehingga, mampu langsung diterima di 100 kampus terbaik di dunia,” ungkap Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford University.

Dalam upaya mengejar ketertinggalan kita dari Vietnam apalagi dari India dan Tiongkok, selama 5 tahun ke depan, Presiden Prabowo, telah menugaskan Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk membangun 20 SMA “Garuda” berasrama, dengan kurikulum IB Diploma, menggunakan APBN,” ujar Dirgayuza Setiawan dalam pertemuan, Senin, 7 Januari di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Di tahun 2025 ini, YPKBI bersama para mitra, yaitu Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara dan Yayasan Sunni Global Darussalam membangun dua Sekolah IB Diploma berasrama di Jawa Barat yaitu SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) dan Global Darussalam Academy (GDA) di Yogyakarta. Para siswa SMA KTB akan memperoleh Full Beasiswa dan para siswa yang membutuhkan di GDA, juga akan memperoleh beasiswa. Kedua sekolah ini, secara bersama-sama membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Terintegrasi, yang pendaftarannya akan berakhir pada 22 Januari 2025 yang dapat diakses melalui bit.ly/DaftarWebinar-PPDBAKB.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polda Bali Tanggapi Berita Ditsiber Tolak Laporan WNA Turki

POLDA BALI – Maspolin.id|| Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., menyampaikan klarifikasi penolakan laporan WNA Turki tersebut tidak benar, pada rabu 8/1/2025.

Dirsiber Polda Bali melalu Kabid Humas Polda Bali menjelaskan pemasalahan tersebut, bahwa memang benar pada senin tanggal 6 januari 2025, seorang WNA asal Turki tiba di piket Ditressiber didampingi anggota Polsek Kuta untuk melaporkan kejadian terkait penyewaan villa + paket yoga di daerah canggu.
Dengan pengakuan WNA Turki tersebut sudah melakukan pelunasan saat masih di Turki.

Namun Dalam perjalanan ke Bali ybs sempat chat melalui whatsapp dengan admin villa tersebut dan terjadi perselisihan yang mengakibatkan ybs diblokir. Perselisihan tersebut terkait perubahan lokasi villa yang tidak sesuai dgn pesanan sehingga ybs minta direfund.

Setibanya di Bali ybs langsung menuju Polsek Kuta utk melaporkan kejadian tersebut, selanjutnya Polsek Kuta mengarahkan untuk membuat laporan ke Ditressiber Polda Bali didampingi personil Polsek Kuta.

Sesampainya di piket Ditressiber diterima namun bukti yang dibawa WNA Turki terkait pengakuan penipuan tersebut dinilai tidak cukup, selanjutnya personil piket menjelaskan mengenai prosedur laporan dan ybs diarahkan untuk melengkapi bukti-bukti penipuan yang ingin dilaporkan, setelah lengkap dapat kembali lagi ke piket Ditressiber untuk dibuatkan laporan.

Namun setelah itu hingga saat ini WNA Turki tersebut tidak kembali lagi ke piket Ditressiber Polda Bali.

Untuk kita ketahui bahwa prosedur terkait Laporan Polisi harus berdasarkan bukti-bukti yang jelas, Polda Bali pasti melayani dan menerima laporan apapun itu terkait dugaan tindak pidana.

Kalau masih tidak cukup bukti dan saat melaporkan tidak membawa bukti-bukti terhadap dugaan peristiwa pidana, bagaimana kita akan tuangkan dalam Laporan Polisi untuk dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang ada.

Jadi kami tegaskan tidak ada penolakan terhadap laporan dari WNA asal Turki seperti yang viral di media sosial tersebut.
Yang ada piket Ditressiber saat itu sudah menjelaskan prosedur laporan dan ybs diminta melengkapi bukti-bukti terkait dugaan penipuan yang dialami ybs namun sampai saat ini ybs tidak datang untuk melaporkan terkait pegakuan penipuan yang dialaminya, ucap KBP Jansen.

 

Humas Polda Bali

red/mpl/nn

Polda Bali Buru Pelaku Pemerkosa WNA Di Uluwatu

POLDA BALI – Maspolin.id|| Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjatan S.I.K., M.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan pelaku diduga driver Ojol saat ini masih dalam pengejaran Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Bali.

Identitas korban an. YA. perempuan 33 tahun merupakan WNA asal Cina, yang berlibur di Bali dan menginap di di Villa Casa de Kayla yang beralamat di Tumbak Bayuh, Mengwi Badung.

Adapun kronologis kejadian :
Berawal pada tanggal 31 Desember 2024 Korban bersama 6 orang temannya merayakan pesta malam pergantian tahun di acara KAYA (Magic New Year’s Eve) di Utilis Warung, Nyangnyang Beach, Uluwatu, Bali.

Sekitar pukul 01.20 wita Korban bersama 6 orang temannya meninggalkan acara tersebut dimana 4 orang temannya kembali ke Villanya yang beralamat di Salt Villa Ungasan, sedangkan Korban dan 2 orang temannya masih menunggu pengemudi, karena Korban menginap di Villa yang berbeda dengan ke 6 temannya, sehingga Korban berjalan kaki mendahului sambil mencoba mencari kendaraan/transport untuk kembali ke tempat menginap di Villa Casa de Kayla Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung.

Kemudian pelapor melihat ada sepeda motor dengan pengemudi yang menggunakan jaket dan helm berwarna hijau, namun Korban lupa apakah ada tulisan atau tidak di jaket tersebut, dimana saat itu pengemudi tersebut menurunkan 2 penumpang warga negara asing.
Kemudian pengemudi tersebut putar balik menghampiri Korban dan melambaikan tangannya dan menunjuk dirinya seolah menawarkan Korban untuk naik ke sepeda motornya.
Karena Korban melihat pengemudi sepeda motor tersebut ramah
dengan 2 orang penumpang WNA sebelumnya akhirnya mau naik ke sepeda motor pengemudi tersebut dan saat Korban naik ke sepeda motor pelaku, Korban mengatakan “I STAY AT DESPACITO LOFT” dan pelaku menjawab “OK,OK” dan berangkat

Karena tidak ada signal di HP sehingga Korban tidak bisa mengetahui apakah arah pengemudi tersebut sesuai menuju ke villa Korban dan beberapa saat kemudian korban merasa bahwa pengemudi tersebut tidak menuju kearah jalan villa Korban, dimana Korban diajak ke jalan turunan dan tanjakan yang gelap dan disekitarnya hanya terdapat semak-semak.

Ketika berada di jalan yang datar, Korban mencoba menghubungi teman pelapor yang bernama FELIFE, namun pengemudi tersebut langsung berhenti dan merampas HP Korban dengan menggunakan tangan kirinya, ketika itu motor pelaku berhenti dan HP Korban dijatuhkan ke jalan, kemudian pelaku menunjukkan kepada pelapor tulisan di Hpnya yakni ”I WANT TO HAVE A SEX WITH YOU, DON’T SCREAM” (AKU INGIN MELAKUKAN HUBUNGAN SEKS DENGAN KAMU, JANGAN TERIAK).

Kemudian Korban mencoba untuk turun dari motor tersebut dan pelaku juga turun dari motornya, Korban berusaha melawan dengan cara mencoba melepaskan cekikan tangan pelaku dari leher Korban namun tidak bisa kemudian Korban takut dan membalikkan badan hingga terjatuh sampai posisi terduduk dan pelaku masih tetap mencekik leher Korban sambil menyeret Korban ke semak-semak dan melancarkan aksi pemerkosaan tersebut dengan pemaksaan dan kekerasan pisik.

Akibat kejadian tersebut Korban mengalami beberapa luka lecet di sekitar leher dan suara serak akibat dicekik oleh pelaku, luka lecet di kedua tangan, punggung dan kedua kaki pelapor serta sakit di bagian vagina Korban.

Berdasarkan laporan dan keterangan Korban Tim dari Unit Jatanras melakukan pengejaran terhadap pelaku yang di duga merupakan pengemudi ojek online.

Kejadian ini sangat mencoreng citra pariwisata Bali dan semoga pelaku secepatnya dapat terungkap, tutup Kabid Humas.

 

Humas Polda Bali

red/mpl/nn

Kapolsek Sidoarjo Kota Pantau Lahan Produktif Warga Kelurahan Lemah Putro

Sidoarjo – Maspolin.id|| Kapolsek Sidoarjo Kota AKP Ega Prayudi S.H.,S.Ikom.,M.H bersama dengan anggota melaksanakan kegiatan pemantauan terhadap lahan produktif milik warga di Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan Sidoarjo, pada Senin (8/1/2025). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi hasil pertanian dan perikanan yang dikelola oleh masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek bersama tim melakukan pengecekan langsung ke lokasi tanaman pertanian dan budidaya ikan. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa tanaman yang dibudidayakan seperti sayuran dan ikan yang dibesarkan di kolam terpantau sehat, subur, dan berkembang dengan baik.

Kapolsek menyampaikan apresiasi atas keberhasilan warga dalam mengelola lahan produktif ini. “Kami sangat senang melihat hasil yang baik dari lahan produktif warga, baik dalam bidang pertanian maupun perikanan. Hal ini menunjukkan bahwa dengan perawatan yang baik warga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Kapolsek.

Selain itu, kegiatan pemantauan ini juga menjadi bentuk perhatian kepolisian terhadap perkembangan ekonomi masyarakat serta upaya menjaga ketahanan pangan di wilayah tersebut. Kapolsek berharap agar masyarakat tetap menjaga semangat dan terus mengembangkan potensi yang ada, agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Bhabinkamtibmas Desa Keboansikep Kunjungi Budidaya Hidroponik Sayuran

Sidoarjo – Maspolin.id|| Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Keboansikep Aiptu Imam sugito mengunjungi lokasi budidaya hidroponik sayuran yang dikelola oleh warga desa Keboansikep. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi sekaligus mendorong masyarakat agar terus berinovasi dalam memanfaatkan lahan terbatas untuk pertanian, Rabu (08/01/2025).

Dalam kunjungannya, Bhabinkamtibmas berdialog dengan pengelola budidaya mengenai teknik bercocok tanam hidroponik, tantangan yang dihadapi, serta peluang pemasaran hasil panen. Selain itu, ia juga memberikan motivasi agar kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk turut mendukung ketahanan pangan lokal.

Budidaya hidroponik ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menunjukkan komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pemberdayaan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

Dukung Ketahanan Pangan Bhabinkamtibmas Jemundo Sambangi Perkebunan Warga

Sidoarjo – Maspolin.id|| Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayahnya, Bripka Erick, Bhabinkamtibmas dari Desa Jemundo, melakukan kunjungan ke sejumlah perkebunan warga pada hari Rabu (8/1/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya pertanian berkelanjutan.

Selama kunjungan, Bripka Erick berbincang dengan para petani mengenai tantangan yang mereka hadapi dan memberikan saran terkait teknik bercocok tanam yang lebih efektif. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian.

“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kita semua. Saya harap dengan kegiatan ini, kita bisa bersama-sama meningkatkan produktivitas pertanian di Jemundo,” ujar Bripka Erick.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga, yang merasa terbantu dengan kehadiran dan dukungan dari aparat kepolisian. Dengan langkah ini, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Jemundo dapat semakin terjaga dan masyarakat semakin sejahtera.

 

Humas Polda Jatim

bjatim/mpl/vs

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Grebek Kampung Narkoba Gunung Bugis, Gabungan Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan...

KALTIM - Maspolin.id|| Ditresnarkoba Polda Kaltim bersama Polresta Balikpapan menggelar razia di kawasan Gunung Bugis, Kecamatan Balikpapan Barat, yang dikenal sebagai salah satu kawasan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.