Tiga Desa Di Kecamatan Trucuk Sudah Mulai Lakukan Perhitungan Suara

Bojonegoro,Maspolin.id – Rabu 26 Juni 2019 dari pagi hingga Sekarang bagi warga 3 (Tiga) desa di wilayah Kecamatan Trucuk (Desa Trucuk, Guyangan, dan Kanten) menjadi hari yang istimewa tidak seperti biasanya.

Mereka  berbondong-bondong menuju ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah ditentukan desa tersebut di TPS Balai Desa.

Dari pantauan para petugas dari Pemerintah Daerah maupun Kecamatan ternyata tingkat partisipasi mereka untuk menyalurkan suara mereka dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tersebut termasuk menggembirakan.

Itu artinya sebagaian besar masyarakat desa masih menaruh harapan yang besar pula bagi kemajuan desa mereka kepada calon pemimpin (Kepala Desa) mereka.
Pada dasarnya mereka menginginkan perubahan, pengharapan yang tinggi kepada Calon Kepala Desa-nya melalui pesta demokrasi Pilkades.

Ini seharusnya menjadi catatan pembelajaran bagi para Kades incumbent yang tidak menorehkan prestasi di wilayahnya akan menelan “pil pahit” alias kekalahan yang tidak disangka-sangka dari pesaingnya.

Juga para Calon Kades yang merangkul kaum muda di berbagai tempat ternyata memperoleh suara yang signifikan untuk memenangkan pertarungan dalam Pilkades.

Seperti halnya hari ini ketiga Desa Tersebut sudah melaksanakan Proses Perhitungan Suara Tepat Pukul 13.30 wib. 
Hingga berita ini di tulis proses Perhitungan suara masih berlangsung dengan di hadiri ratusan Warga Di masing masing Desa.

Agus Kuprit

Cabe dan Terong di Lahan Kosong, Babinsa dan Poktan Ngudi Lestari Panen

Cilacap, Maspolin.id – Karena memanfaatkan lahan kosong, Babinsa dan Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Lestari panen cabe dan terong, Selasa (25/6/2019).

Panen tersebut dilakukan Babinsa Koramil 15/Karangpucung, Sertu Moch Ali Muchtar dan Koptu Ade Abdullah bersama Kelompok Tani Ngudi Lestari di Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung, Cilacap, Jateng.

Hal itu merupakan penjabaran dari penekanan Danramil 15/Karangpucung Kapten Inf Yusuf Subagyo kepada anggota agar selalu bekerja keras dan mendukung satuannya dalam upaya meningkatkan Upsus (Upaya Khusus) Swasembada Pangan di bidang pertanian sekaligus upaya pemanfaatan lahan kosong yang ada di wilayah binaan.

Danramil menjelaskan, apa yang dilakukan anggota adalah wujud nyata upaya Babinsa dalam kegiatan Upsus Swasembada Pangan, dan hal itu telah dilakukan dari awal yaitu mulai dari penyiapan lahan, tanam, penyiangan, hingga panen.

“Seperti yang kami lakukan, panen cabe dan terong bersama Kelompok Tani Ngudi Lestari. Hal ini kita lakukan mulai dari penyiapan lahan, tanam, penyiangan, sampai panen. Selain itu, memberikan contoh kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan yang ada, guna ditanami tanaman hortikultura yang bermanfaat,” jelas Yusuf Subagyo.

Selaku Danramil, pihaknya dan Babinsa selalu siap membantu masyarakat dalam hal pertanian di wilayah binaan. “Kita membuka kran komunikasi kepada masyarakat agar dapat mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya, sehingga terwujud kemanunggalan TNI dan rakyat,” ungkap dia. (Estanto)

Karena Sakit, Tiga Warga Desa Trucuk Gunakan Hak Pilihnya Dirumah

Bojonegoro,Maspolin.id – Tercata ada 3 warga Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, terpaksa menggunakan hak pilihnya dirumah atau tidak melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dikarenakan sakit.

Hal ini sejalan dengan Ketentuan dan kesepakatan Semua Calon dan Panitia dengan Ketentuan bagi pemilih yang sakit di rumah dan diyakini tidak dapat menggunakan hak pilihnya di TPS, dapat dilayani hak pilihnya dengan cara mendatangi pemilih tersebut dengan persetujuan para saksi pasangan calon dan di kawal dengan 2 Pihak anggota kepolisian, Linmas dan Perwakilan Panitia, dengan tetap mengutamakan kerahasiaan pemilih.

ketiga warga tersebut yaitu.

  1. Maryam Rt. 11 Mengalami Kebutaan yang harus di wakili oleh Anaknya dengan di saksikan oleh saksi dan anggota polsek beserta Panitia.
  2. Supingah Sakit Penuaan RT. 12 Melakukan Pencoblosan sendiri dengan di Dampingi anaknya.
  3. Sastro Jaman Rt. 13 Sakit Penuaan Pencoblosan di lakukan sendiri dan didampingi oleh Anaknya

“Hal ini kita lakukan agar semua warga yang sudah memiliki hak pilih masih dapat menentukan pilihanya walaupun sedang sakit,”kata salah satu panitia.

“Kita tekankan kepada petugas yang melakukan jemput bola, tidak ada interpensi kepada pemilih yang sakit, hal ini untuk menjaga kode etik sebagai petugas TPS.”pungkasnya. 

Agus Kuprit

Jelang Pencoblosan Pilkades Serentak, Kapolres Bojonegoro Pimpin Patroli Skala Besar

Bojonegoro,Maspolin.id – Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dalam pelaksanaan Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) Serentak 2019 di Kabupaten Bojonegoro yang akan berlangsung 26 Juni, Polres Bojonegoro melaksanakan Patroli Skala Besar bersama TNI.

Pelaksanaan Patroli Skala Besar dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli SIK MH MSi dengan diikuti oleh Pejabat Utama Polres Bojonegoro dan anggota Kodim 0813 Bojonegoro serta Polisi Militer Bojonegoro.

“Kegiatan ini merupakan cipta kondisi menjelang Pilkades 2019 yang akan dilaksanakan pada 26 Juni secara serentak. Harapan kita agar pelaksanaan dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” terang Kapolres, Bojonegoro, AKBP Ary Fadli.

Dalam pelaksanannya, Kapolres bersama rombongan berkunjung ke kantor kantor Desa yang digunakan sebagai tempat pencoblosan untuk komunikasi dengan masyarakat, khususnya penyelenggara untuk dapat saling memberikan informasi tentang situasi keadaan yang mungkin terjadi.

Adapun sasaran Patroli diantaranya mengarah ke Kecamatan Kedungadem Desa Tumbrasanom dan Desa Kedungadem. Kemudian dilankutkan ke Kecamatan Sugihwaras mengarah Desa Wedoro, Desa Bulu dan Desa Sugihwaras.

Ada sebanyak 154 desa di 27 Kecamatan akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2019 di Kabupaten Bojonegoro pada Rabu 26 juni, setiap Desa memiliki tingkat kerawanan yang berbeda beda dan sudah mendapat perhatian tersendiri.

Agus/Hum

Danramil Beri Materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Seminar Kebangsaan

Cilacap, Maspolin.id – Danramil 06/Kesugihan, Kapten Inf Sueb memberikan materi tentang wawasan kebangsaan dan bela negara kepada peserta Seminar Kebangsaan yang digelar Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Al Ghozali Cilacap, di Auditorium Unugha, Kesugihan, Cilacap, Selasa (25/6/2019).

Kegiatan ini diharapkan bagi para peserta mampu mengambil nilai-nilai, tujuan, dan pemahaman wawasan kebangsaan dan bela negara agar sebagai generasi penerus bangsa mampu mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, mampu melestarikan budaya, menjalankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 serta mampu menjaga identitas dan integritas bangsa dan negara.

Danramil menerangkan, bela negara adalah suatu tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh dan terpadu, serta dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

“Sebagai generasi penerus bangsa, penting adanya upaya dan tindakan nyata agar semangat patriotisme, persatuan dan kesatuan bangkit kembali di kalangan generasi muda,” imbuhnya.

Bela negara, kata Danramil, bukan hanya perang mengangkat senjata, tetapi bagi seorang pelajar atau mahasiswa bisa melalui belajar yang rajin, taat kepada aturan-aturan atau undang-undang, itu juga merupakan wujud bela negara.

Era globalisasi saat ini, selain membawa dampak positif juga membawa dampak negatif, sehingga perlu penanganan dan antisipasi, salah satunya melalui pembekalan tentang wawasan kebangsaan dan bela negara kepada para pelajar.

“Pemahaman tentang empat konsensus nasional yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, juga harus benar-benar diamalkan dan dipedomani dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Dengan demikian, NKRI akan tetap tegak dan dihormati oleh negara lain, jelas Danramil.

Dengan adanya manfaat bela negara yang begitu vital dan prestisius terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, maka sangat perlu sosialisasi bela negara seperti ini dilakukan kepada semua elemen masyarakat. (Estanto)

Perintah Kapolri Tito Karnavian pada Kapolda Metro Jaya terkait Demo di depan Mahkamah Konstitusi

Jakarta,Maspolin.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian melarang segala aksi demonstrasi yang digelar di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta saat putusan sengketa Pilpres 2019.

Tito mengakui bahwa dirinya telah memerintahkan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono dan Kabaintelkam Komjen Agung Budi Maryoto untuk tidak memberi izin kepada para pendemo.

“Saya juga sudah menegaskan pada Kapolda Metro Jaya dan badan intelijen kepolisian tidak memberikan izin untuk melaksanakan demo di depan Mahkamah Konstitusi,” ujar Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2019).

Tito mendasarkan kebijakannya pada Pasal 6 Undang-undang nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum yang mengatur tentang tanggung jawab warga negara dalam melakukan demonstrasi.

“Penyampaian pendapat di muka umum ada lima yang tidak boleh. Diantaranya tidak boleh mengganggu ketertiban publik dan tidak boleh menggangu hak asasi orang lain dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tegas Tito.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini mengaku belajar dari kerusuhan yang terjadi di depan Bawaslu pada 21-22 Mei lalu.

Saat itu, menurut Tito, aparat kepolisian telah memberikan toleransi dan diskresi kepada para pendemo untuk berdemo hingga malam hari.

Namun para pendemo, menurut Tito, telah menyalahgunakan diskresi aparat kepolisian.

“Karena aturannya itu sampai jam 18.00 WIB. Indoor 22.00 WIB tapi diskresi yang diberikan Polri telah disalahgunakan adanya kelompok perusuh,” tutur Tito.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta, berlangsung ricuh. Bahkan kericuhan terjadi hingga Rabu pagi, (22/5/2019).

Pengunjuk rasa yang berdemo di depan Bawaslu dipukul mundur aparat keamanan pada Rabu dini hari, (22/5/2019).

Masa yang sempat membakar sejumlah benda diantaranya ban tersebut dipukul mundur hingga kawasan Tanah Abang.

Kericuhan juga terjadi di dekat Asrama Brimob Tanah Abang hingga kawasan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tajuk

Lanal Yogyakarta Support Penyelenggaraan Event Lomba Dayung Perahu Naga Peh Cun 2019 di Laguna Depok Bantul

Lantamal V,Maspolin.id – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta, Lantama V , Koarmada II, melaksanakan dukungan kegiatan kebaharian dalam event Lomba Dayung dan Festival Perahu Naga dalam rangka Peh Cun, perayaan suci masyarakat Tionghoa, bertempat di kawasan laguna pantai Depok Ds. Parangtritis Kec. Kretek Kab. Bantul selama 2 hari (22-23/6).

Selaku penyelenggara event Lomba Dayung dan Festifal Perahu Naga Ke-X tahun 2019 oleh Dinas Pariwisata Prov. DIY bekerjasama dengan Pemda Kab. Bantul, Dinas Pariwisata Kab. Bantul dan JCACC (Jogja Chinese Art and Culture) serta didukung oleh Lanal Yogyakarta dan PODSI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia) DIY.

Lomba dan festival perahu naga nasional ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kunjungan wisatawan di Kab. Bantul khususnya dan DIY pada umumnya serta melaksanakan program pengembangan destinasi sektor Pariwisata tahun 2019, juga sebagai upaya berlatihnya para atlit dayung PODSI untuk berprestasi.

Peserta lomba dayung terdiri 24 tim dari berbagai daerah, baik berasal dari wilayah Prov. DIY, Jateng serta Balikpapan Kalimantan Timur dengan melaksanakan babak penyisihan mulai hari Sabtu, 22 Juni 2019 dengan jarak tempuh race lintasan sejauh 1.000 meter dan sesi final pada hari Minggu, 24 Juni 2019.

Selain lomba dayung perahu naga, juga ditampilkan berbagai kesenian dari JCACC berupa tarian tradisional dan Barongsai sebagai bentuk apresiasi dan aktualisasi seni tradisi masyarakat sekaligus dalam rangka melestarikan budaya.

Rangkaian seni dan tradisi yang ditampilkan dibungkus dalam bingkai kepariwisataan, sehingga semakin memeriahkan suasana festival di pantai Laguna Depok. Ratusan wisatawan hadir memadati pantai Depok untuk menyaksikan puluhan perahu naga beradu kecepatan dan ketangkasan.

Upacara penutupan dengan penampilan final lomba dan festival dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY, Bpk. Singgih Raharjo SH Mpd, Perwira Pelaksana (Palaksa) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Yogyakarta Letkol Laut (P) R. Haryo Wiji Pratomo, S.H, M. Mar. Stud, Kepala Dinas Kab. Bantul Bpk. Kwintarto Heru Prabowo S. Sos, AKBP Bayu Herlambang mewakili Dir Pol Air  Polda DIY, Kompol Leo Fasak Kapolsek Kretek, Muspika Kretek, Muspides Parangtritis dan disaksikan ratusan penonton.

Kadis Pariwisata DIY Bpk Singgih Raharjo dalam sambutannya berharap, kegiatan jangan sampai hanya merupakan kegiatan rutin tahunan, namun akan dapat memompa semangat dan menciptakan bibit unggul yang dapat berkiprah ke even nasional bahkan Internasional.

Adapun Komandan Lanal (Danlanal) Yogyakarta Kolonel Marinir Bambang Adriantoro memberikan tanggapan atas terselenggaranya event ini, bahwa Lanal Yogyakarta selaku pembina olah raga perairan di wilayah DIY bersama PODSI DIY memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya lomba dayung perahu naga perayaan Peh Cun tahun 2019, dengan melibatkan secara aktif personel Lanal Yogyakarta selaku official tim peserta lomba maupun panitia, menerjunkan 3 unit perahu karet dan personel melaksanakan Search And Rescue (SAR) lomba, juri lomba, serta mengikutsertakan 2 tim dayung perahu naga Lanal Yogyakarta dengan harapan sebagai upaya berlatih atlit Tim Dayung Lanal Yogyakarta dalam menyambut pelaksananaan event tahunan Lomba Dayung Perahu Naga Danlanal Cup pada peringatan Hari Armada bulan Desember 2019 mendatang.

Keluar sebagai pemenang lomba dan berhak mendapat piala serta dana pembinaan adalah juara I oleh PODSI Pati mendapat Rp. 15.000.000,- juara II oleh PODSI Kulon Progo mendapat Rp. 14.000.000,- dan juara III oleh PODSI Balikpapan mendapat Rp. 13.000.000,-

Juara Harapan I oleh Tim Dewa Ruci Cilacap mendapat Rp. 12.000.000,- juara Harapan II oleh Tim Adiraja Cilacap mendapat Rp. 11.000.000,- serta juara, Harapan III oleh Tim Padle Club Cilacap mendapat Rp. 10.000.000,-.yang secara simbolis diserahkan kepada pemenang lomba oleh para pejabat terkait.

Pgs Kadispen Kapten Laut (E) Kusnan

150 Prajurit Korps Wanita (Kowal) TNI AL Adakan Pertemuan Rutin Dan Halal Bi Halal

Lantamal V,Maspolin.id – Sebanyak 150 Prajurit Korps Wanita(Kowal) TNI AL mengadakan pertemuan rutin sebagai ajang silaturahmi sekaligus mengadakan acara halal bi halal. Acara tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Markas Komando (Mako) Pangkalan Utama TNI AL ( Lantamal) V Surabaya. (25/6)

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan serah terima Jabatan Perwira Koordinasi (Pakor) Kowal Wilayah Surabaya dari Kolonel Laut (KH/W) Zahar Mahmudah  Kepada Kolonel Laut (KH/W) Tresna Kusumawati, S.Pd., M.A.P.

Kolonel Zahar Mahmudah yang akan memasuki masa pensiun, menyampaikan rasa bangga selama ini bisa menjadi Prajurit Kowal, dan tetap bangga sampai akhir masa purna bhakti, tetap jaga nama baik Kowal, belajar, disiplin dan hindari pelanggaran- pelanggaran pesannya. Dan sekaligus pamit undur diri dari kedinasan di TNI AL.

Sedangkan pejabat baru sebagai Pakor Kowal, Kolonel Laut (KH/W) Tresna Kusumawati, S.Pd., M.A.P. menyampaikan terima kasih kepada Kolonel Zahar yang telah membina dan membimbing seluruh Kowal wilayah surabaya sehingga semua pekerjaan bisa dilaksanakan dengan baik. Antara lain pelanggaran pelanggaran bisa diminimalisir. “Kowal harus belajar secara maksimal agar mampu melaksanakan tugas dengan baik” ujarnya.

Danlantamal V selaku Pembina Kowal Wilayah Surabaya dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi- tingginya kepada Kolonel Zahar Mahmudah yang selama ini telah bekerja keras untuk mendukung seluruh kegiatan – kegiatan yang melibatkan Kowal, sehingga seluruh tugas bisa dilaksanakan dengan baik  sukses. “Kepada Kolonel Zahar selamat memasuki masa Purna Bhakti” ujar Danlantamal V.

Kepada seluruh Kowal Wilayah Surabaya agar meningkatkan disiplin, tetapjaga nama baik Kowal dimanapun berada dan hindari pelanggaran-pelanggaran. Selesai sambutan Danlantamal V memberikan cindera mata sebagai kenang kenangan kepada Kolonel Zahar Mahmudah.

Turut hadir dalam acara tersebut seluru Perwira Tertua (Pater) Kowal dari masing masing Kotama Wilayah Surabaya.

Pgs Kadispen Kapten Laut (E) Kusnan

Sebanyak 352.567 Batang Rokok Dan 25.160 Gram Tembakau Iris Di Bojonegoro Dimusnahkan

Bojonegoro,Maspolin.id – Menghadiri press conference pemusnahan barang milik negara berupa rokok ilegal di Kantor Bea Cukai Bojonegoro, pada Selasa (25/06/2019), Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli SIK MH MSi mengapresiasi Bea Cukai dan mengajak untuk meningkatkan sinergitas.

Menurut Kapolres, dalam memberantas rokok ilegal, sinergitas dengan semua instansi sangat diperlukan, dimana rokok ilegal tidak hanya ilegal secara barang, tetapi secara kesehatan juga tidak memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan pemerintah, yaitu terkait pemasangan peringatan kesehatan bergambar sehingga informasi bahaya merokok tidak tersampaikan kepada masyarakat.

“Kedepan kita berharap kita semakin bersinergi dalam memberantas rokok ilegal,” kata Kapolres, AKBP Ary Fadli

Press conference pemusnahan barang milik negara berupa rokok ilegal itu merupakan hasil penindakan tahun 2013 hingga 2018. Ada sebanyak 352.567 batang rokok dan 25.160 gram tembakau Iris (TIS) senilai kurang lebih Rp 263 juta, yang dimusnahkan secara simbolis.

Pemusnahan sendiri dipimpin oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bojonegoro, didihadiri juga oleh Perwakilan dari Kantor Wilayah Bea Cuka Provinsi Jawa Timur, Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, Perwakilan Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Satpol PP Bojonegoro, sejumlah tamu undangan lainnya dan sejumlah awak media yang ada di Bojonegoro.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bojonegoro, Winarko, dalam sambutannya sebelum acara pemusnahan tersebut menuturkan, bahwa dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan, pihaknya terus berupaya secara maksimal untuk memastikan bahwa barang-barang yang beredar di pasar merupakan barang leggal dan tidak membahayakan masyarakat.

Menut Winarko, bahwa dalam memerangi peredaran rokok ilegal, pihaknya selama periode 2013 hingga 2018, seara kontinyu dan masif telah melakukan pengawasan dan penindakan rokok ilegal tersebut.

“Jenis pelanggaran yang dilakukan penindakan antara lain rokok dengan pita cukai yang diduga palsu, rokok tanpa dilekati pita cukai dan roko dilekati pita cukai yang bukan peruntukannya, di wilayah Bojonegoro dan Tuban.” kata Winarko.

Adapun barang-barang hasil penindakan yang dilakukan pemusnahan tersebut yaitu 352.567 atang rokok dan 25.160 gram tembakau iris (TIS) dengan perkiraan senilai barang sebesar Rp 263.352.760 dan menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 117.845.910.

Winarko juga menyampaikan bahwa penindakan yang telah dilakukan tersebut merupakan bukti nyata dan keseriusan pemerintah dalam penegakkan hukum dan memberantas peredaran barang barang ilegal, karena peredaran barang tersebut tidak hanya merugikan para pelaku industri dalam negeri yang taat peraturan, namun juga membahayakan masyarakat dan mengurangi penerimaan negara.

“Kalau dilihat nilai kerugiannya memang kelihatan kecil, tetapi rokok ilegal tersebut juga berpotensi membahayakan masyakat, karena rokok-rokok tersebut tidak terkontrol kadar TAR dan nikotinya,” kata Winarko.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemusnahan rokok ilegal secara simbolis oleh Kepala Bea Cukai Bojonegoro, bersama-sama perwakilan dari Kantor Wilayah Bea Cuka Provinsi Jawa Timur, Kapolres Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, Perwakilan Kejaksaan Negeri Bojonegoro, dan Satpol PP Bojonegoro.

Sementara pemusnahan secara keseluruhan akan dilaksanakan di tempat pembuangan akhir (TPA), yang berada di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Bojonegoro.

Ags/Hum

Cari Hoby Warga, Babinsa Joyotakan Koramil 03/Serengan laksanakan Komsos dengan Pemilik Gantangan

Surakarta,Maspolin.id – Lomba burung berkicau sangat di gemari oleh kalangan Masyarakat, baik masyarakat kelas atas, menengah maupun bawah, semua itu di karenakan faktor Hoby, sehingga banyak orang yang mendirikan gantangan Lomba Kicau Burung.

Untuk itu Babinsa Kel Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Kopda Catur Handoko dan Kasi lingkungan hidup Kelurahan Joyotakan, Titik Herawati melaksanakan komsos dengan ketua RT 05 Joko Siswo Aditiya pemilik gantangan burung, di RT/RW 05/05 kel Joyotakan Kec Serengan kota Surakarta.(25/06/2019)

Kegiatan ini selain Komsos juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara Babinsa dengan Warga binaanya, dan untuk menggalih potensi serta Hoby warga Masyarakat, kegiatan Gantangan biasanya diadakan setiap hari Sabtu dan Minggu, yang di ikuti oleh warga sekitar bahkan dari luar daerah.

Aditya (Pemilik Gandangan) menyampaikan bahwa mendirikan gantangan ini memang tidak mudah sekali banyak rintangan yang di hadapi belum lagi untuk mengumpulkan warga setempat apa lagi harus ijin terlebih dahulu oleh RT setempat maupun RW serta tokoh masyarakat yang ada di wilayah Kelurahan Joyotakan dan juga para pejabat Muspika se-Kecamatan serengan, akhirnya ada titik temu melalui rapat di Mako Satpol PP Kecamatan Serengan untuk memberikan hasil rapat yang mufakat sehingga tidak ada warga yang di rugikan. 

(Agus Kemplu Pendim Solo)

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.