Babinsa kelurahan Kratonan Koramil 03/Serengan Melaksanakan Pengamanan Kenaikan Kelas

Surakarta,Maspolin.id – Babinsa Kel Kratonan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Yudi Widiyanto dan Sertu Abdulah Rumbawa, Melaksanakan Pengamanan Di SMA 1 Kristen Sidokare , Dalam  Rangka Kenaikan Kelas Siswa X dan XI  di SMA 1 Kristen Sidokare jln. Honggowonso No.222 Kratonan Kelurahan Kratonan Kecamatan Serengan Kota Surakarta (22/6/2019).

Pengamanan ini di laksanakan dengan tujuan untuk Mencegah Hal-hal yang tidak di ingikan sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar, aman kondusif.

Kepala Sekolah SMA 1 Kristen sidokare (Sri Herysetio Budi,S.Pd) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Siswa siswi yang sudah belajar dengan penuh semangat sehingga untuk Anak didik kami dari nilai harian, ujian sangat bagus, Semua Naik Kelas  dan Tidak lupa  kami mewakili Guru-guru di SMA 1 Kristen Sidokare mengucapkan banyak Banyak Terimakasi Kepada Danramil Serengan Kodim 0735 Surakarta Kapten Inf Trisakti yang telah menugaskan anggotanya dalam hal ini Babinsa, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.

Babinsa juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Sekolah terutama pada Kepala Sekolah dan Guru, Telah Mendukung dan membatu tugas tugas Babinsa dan selalu aktif mempercayakan Babinsa dalam kegiatan Sekolah Seperti Melatih PBB dan efen-efen di sekolah.

(Agus Kemplu Pendim Solo)

SMKN 2 Cilacap Mewisuda 538 Siswa, Mewakili Indonesia di Lomba CADD Mesin Engineering di Rusia

Cilacap, Maspolin.id – Sejumlah 538 siswa SMK Negeri 2 Cilacap diwisuda. Mereka merupakan siswa dari berbagai jurusan yang telah dinyatakan lulus oleh pihak sekolah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hall Sentul Waterpark, Sabtu (15/6/2019) lalu.

Acara dihadiri Kepala SMKN 2 Cilacap Sri Muladi, para staf dan guru, Ketua Komite Sekolah Soedirman Taufiq beserta anggota komite, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Cilacap, dan para wali murid SMKN 2 Cilacap.

Usai wisuda, Kepala SMKN 2 Cilacap Sri Muladi mengatakan, acara ini dalam rangka wisuda ke-5 SMKN2 Cilacap Tahun Ajaran 2018-2019. “Kami berharap, out put tidak hanya terhadap kualitas akademik saja, akan tetapi jauh lebih penting bagi kami selaku pimpinan di sekolah adalah out come (penyerapan siswa). Alhamdulillah, sejauh ini out come SMK Negeri 2 Cilacap tertinggi,” ungkapnya.

Menurut Sri Muladi, SMKN 2 Cilacap dalam waktu dekat akan mengikuti dua event penting, yakni LKS tingkat nasional pada awal Juli mendatang dengan dua mata lomba, CADD bidang mesin engineering mewakili Jawa Tengah dan tingkat internasional di bulan Agustus yang berlangsung di Kazhan, Rusia, mewakili Indonesia.

“Saya patut berbangga dan mendukung penuh adanya event yang akan diikuti siswa SMKN 2 nanti dengan harapan dapat meraih kesuksesan,” ungkap Sri Muladi.

Terkait perusahaan yang telah bekerja sama dengan SMK Negeri 2 Cilacap, Sri Muladi mengatakan ada beberapa perusahaan ternama di Indonesia, diantaranya PT Buma, PT Astra, PT S2P, dan lain-lain.

“Untuk PT Buma sendiri telah menunjuk sekolah kami sebagai pooling untuk OJT PT Buma, dan kami telah membangun link sebagai kelas industri Buma,” tutup Sri Muladi. (Estanto)

Dewan Kesenian (dk) – Riwayatmu Kini

Oleh: Embie C Noer

Masih perlukan dk? Apa saja faedah yang dihasilkan dengan adanya dk? Masih perlukah di saat ini? Apakah model dk seperti yang ada sekarang ini masih klop dengan kondisi saat ini dan khususnya, terkait dengan nasib kesenian itu sendiri di masa depan. Jika perlu perombakan model dk, seperti apa model yang pas?

Konsep dk bermula dari Dewan Kesenian Jakarta (dkj). Dkj terbentuk atas inisiatif Bang Ali selaku gubernur DKI. Selain dkj, dibentuk pula Akademi Jakarta (aj), Pusat Kesenian Jakarta (pkj), Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (lpkj). Ke empat lembaga itu berada di kompleks Taman Ismail Marzuki (tim).

Konsep dk kemudian tumbuh berkembang di berbagai propinsi. Kondisi dk baik di Jakarta atau di tempat lain saat ini sama; belum berhasil memberikan kontribusi yang terukur untuk pembinaan dan pengembangan budaya seni. Yang langgeng di dk adalah keasyikan memilih anggota dk lalu membuat berbagai program yang sering tidak merupakan hasil pendalaman substansi – terkait fungsi utama dk sebagai mitra kepala daerahnya untuk program pembinaan dan pengembangan budaya seni.

Nampaknya ada persoalan dalam memaknai kemandirian, kearifan lokal, kemajuan budaya seni daerah. Tak begitu jelas apa yang dimaksudkan dengan “agar masyarakat kembali mencintai/menghargai/melindungi budaya seni”. Juga slogan “mendorong lahirnya karya-karya yang baru/inovatif/mampu bersaing dan diakui secara nasional dan internasional”. Lalu “dalam rangka mewujudkan kebudayaan yang berkemajuan”. “produktivitas dan ekonomi kreatif”. Dst. Bertaburan slogan yang tidak memiliki pengaruh operasional dan nyata disebabkan adanya keterasingan program-program budaya sosial. Ekonomi, teknologi, pendidikan, seni, politik, regulasi, berjalan sendiri-sendiri membentuk ‘sekte’ dan saling ‘mengkafirkan’ kalau toh ada sinergi tidak berupa sistem hanya sebatas event. Ada lagi trend konsep karya massal, yang diyakini jika bisa jadi yang terbanyak dan bersertifikat, maka berkhasiat mendatangkan para pelancong manca negara.

(bersambung)

KEBERSAMAAN REKAN – REKAN MEDIA KAWAL KASUS ANCAMAN KEKERASAN TERHADAP WARTAWAN

BANYUWANGI,Maspolin.id – Demi tetap menjaga nama baik profesinya, Sebagai jurnalis yang dilindungi oleh Undang-Undang (UU) wajib tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan tugasnya.

Terkait Laporan Polisi kasus ancaman kekerasan yang di alami rekan-rekan wartawan media Cetak / Online Slamet Santoso(Mbah Geger) wartawan Kombes Pagi dan Budi Joyo R, wartawan News Investigasi di Polsek Srono kemarin, Kamis, 20/06/19,

Sebagai upaya tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan, rekan-rekan wartawan dari berbagai media di antaranya Radar Nusa, News Investigasi, Kombes Pagi dan Banyuwangi News bareng Mbah Geger dan Budi Joyo Raharjo mendatangi Mapolsek Srono dengan agenda menanyakan perkembangan kasusnya,

Melengkapi hal itu, Budi Joyo Raharjo wartawan News Investigasi yang juga sebagai korban dan belum sempat membuat laporan, hari ini Jum’at 21/06/19 sekira pukul 15.00 Wib telah membuat laporan polisi.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Srono Iptu. Sutarkam menjelaskan pihaknya belum bisa menindaklanjuti laporan Slamet Santoso (Mbah Geger) dan Budi Joyo Raharjo karena belum menerima Disposisi dari Kapolsek, Jadi mohon maaf, terkait laporan rekan-rekan memang belum masuk ke Reskrim, namun segera akan saya koordinasikan dengan Kapolsek, terang Kanit, saat menemui rekan-rekan wartawan di depan penjagaan.

Bersambung….

( Bagus )

Kodim Brebes Wujudkan Asa Rumah Layak Nenek Kalimah

Surakarta,Maspolin.id – Bersama dengan Muspika setempat, jajaran Koramil 0713-08/Bumiayu wujudkan asa Kalimah (65) memiiki rumah layak huni dan nyaman untuk ditempati.

Hal tersebut Disampaikan Dandim 0713/Brebes Letkol Faisal Amri dalam rilis tertulisnya di Brebes, Jawa Tengah, Kamis (20/6/2019).

Dijelaskan Dandim, pasca rumahnya roboh karena termakan usia, Kalimah mendapatkan perhatian semua pihak untuk turut serta membangunkan kembali rumahnya agar layak huni.

” Bersama warga, jajaran Koramil Bumiayu dan Muspika, bergotong royong membangunkan rumah Nenek Kalimah,”Faisal.

“Rumah itu roboh pada hari Selasa (18/6/2019), semua pihak merasa iba, apalagi Nenek Kalimah tinggal seorang diri. Selama ini juga dirinya tergantung kepada anaknya,” imbuh Faisal.

Setelah warga dan perangkat desa maupun Muspika berhasil mengumpulkan dana, lanjut Faisal, mulai hari Kamis (20/6/2019), secara swadaya masyarakat bergotong royong membangunkan rumah Kalimah.

“Terkumpul dana swadaya masyarakat sebesar Rp. 8.850.000,- dan setelah ditambah bantuan dari Muspika dan Puskesmas setempat, diperkirakan mencapai belasan juta rupiah, untuk membangunkan kembali rumah itu,” ujar Faisal.

“Saat ini, personel Koramil Bumiayu yang dipimpin Serma Bambang, bergotong royong bersama warga membangun rumah,” tambahnya.

Terpisah, Serma Bambang menyatakan bahwa dikarenakan masih ada sisa bangunan yang masih berdiri, pekerjaan pembangunan rumah itu dimulai dari proses pembongkaran dinding dan atap yang rapuh.

“Semangat warga disini sangat luar biasa, tidak hanya membantu dana, merek juga terjun langsung membantu pekerjaan secara fisik,”tegasnya.

“Alhamdulillah, pembongkaran sisa bangunan yang lapuk dapat selesai dengan cepat. Itu dikarenakan semua pihak penuh semangat bekerja dengan harapan Nenek (Kalimah) segera dapat menempati rumahnya kembali.,”imbuh Bambang.

Lebih lanjut dijelaskan Bambang, karena akan dibangun total, saat ini masih masih pengerjaan pondasinya.

“Setelah dibongkar, karena telah disepakati diawal akan dibangunkan rumah baru, maka selanjutnya kita buatkan pondasi agar kokoh dan kelak tidak roboh,”terangnya.

“Kita semua yakin, jika semua pihak terlibat guyub, maka pekerjaan dapat segera selesai, dan Nenek pun dapat tinggal dirumah barunya,”tandasnya.

Dikatakan Bambang, sesuai instruksi Dandim, personel Koramil Bumiayu akan membantu pengerjaan pembangunan rumah Kalimah hingga tuntas.

Sementara itu, Kades Jatisawit Sukarto Spd, setelah menyerahkan bantuan kepada Nenek Kalimah bersama dengan Muspika dan Puskesmas Bumiayu, diriny sangat bersyukur dan berterimakasih karena semua pihak, termasuk warganya begitu peduli terhadap musibah yang dialami salah satu warganya.

“Upaya semua pihak yang membantu dana dan tenaga sangat menyentuh kita semua. Semoga, sambil berjalan merampungkan rumah, nanti ada lagi donatur yang tersentuh membantu dana maupun bahan, sehingga nantinya rumah Mbah Kalimah segera selesai dan layak huni,”pungkasnya. (Dispenad)

Persami Membentuk Generasi Muda Tangguh dan Mandiri

Kebumen, Maspolin.id – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melalui Saka Wira Kartika menggelar Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) di Lapangan Tembak Pekuncen, Secata Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (21/6/2019).

Kegiatan ini dalam rangka membentuk penerus tongkat estafet kepemimpinan masa depan, khususnya generasi muda yang tangguh dan mandiri.

Hal itu dinukil dari sambutan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, saat membuka Persami terpusat tingkat daerah tersebut.

Diungkapkan Pangdam, kegiatan perkemahan yang diikuti seluruh Kwartir Cabang se-Jateng dan DIY ini, diharapkan tidak hanya menambah kemampuan dan keterampilan, namun juga membangun karakter kebangsaan para peserta Pramuka Saka Wira Kartika.

“Pembinaan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab kita bersama, dan tentunya melibatkan dukungan segenap komponen bangsa, termasuk pejabat Pemerintah Daerah dan pejabat TNI AD,” ungkap Pangdam.

Pangdam menambahkan, mengingat sangat pentingnya generasi muda yang juga generasi penerus bangsa, pemerintah telah mengamanatkan kepada kita semua dalam Undang-Undang Gerakan Pramuka Nomor 12 Tahun 2010.

Tema Persami yang berlangsung di satuan jajaran Rindam IV/Diponegoro ini: Melalui Pembinaan Kepramukaan Saka Wira Kartika, TNI AD Siap Membina dan Membentuk Generasi Muda Bangsa yang Berkarakter dan Berwawasan Kebangsaan serta Berjiwa Ksatria Guna Menumbukan Rasa Cinta Tanah Air demi Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Repulik Indonesia.

Pangdam lantas menegaskan, kegiatan ini sejalan dengan apa yang telah dicanangkan Presiden RI pada 2006 silam bahwa Gerakan Pramuka merupakan salah satu wadah pembentukan karakter bangsa Indonesia sejak dini, yang merupakan aset bangsa yang tak ternilai dalam mengawal dan mengamankan Pancasila dan UUD 1945.

Selain itu, Persami terpusat tingkat daerah ini juga bertujuan mengetahui sampai sejauh mana hasil pelaksanaan pembinaan kepramukaan yang telah dilaksanakan Aparat Satuan Kowil dan Satuan Non Kowil jajaran TNI AD, khususnya di Kodam IV/Diponegoro, serta memberikan wawasan dan pengetahuan tentang jenis-jenis keterampilan dalam Saka Wira Kartika.

“Tak hanya itu, kegiatan ini juga untuk mengembangkan persaudaraan dan persatuan di kalangan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam kegiatan yang bersifat aktif, kreatif, inovatif, dan edukatif, dengan mengacu pada pola pembinaan gerakan Pramuka,” tuturnya.

Selaku Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Saka Wira Kartika, Pangdam mengimbau Ketua Kwarda dan Ketua Kwarcab se-Jateng dan DIY berkoordinasi dengan baik dengan kwartir-kwartir di wilayah masing-masing dalam rangka pembinaan Gerakan Pramuka, yang penjabarannya dapat melalui perkemahan-perkemahan dalam rangka melatih kemandirian para peserta didik Gerakan Pramuka.

“Ini sangat penting karena akan mendekatkan aparat teritorial dengan masyarakat yang semakin manunggal, guna membantu mewujudkan ketahanan wilayah. Berangkat dari itu semua dengan dilandasi kesamaan pandangan tersebut maka Pramuka akan solid,” pungkasnya.

Pangdam berharap, melalui Persami ini terwujud peningkatan karakter generasi muda secara signifikan, sehingga kiprah Gerakan Pramuka sesuai UU RI No 12 Tahun 2010 tercapai.

Hadir dalam kegiatan ini, Danrem jajaran Kodam IV/Diponegoro, seperti Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana bersama jajaran, termasuk Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto. (Estanto)

Ini Cara Ipunesa Pertemukan Pejabat Muda dengan Sesepuh Unesa

SURABAYA,Maspolin.id – Keluarga Besar Ikatan Pensiunan Universitas Negeri Surabaya (IPUNESA) menggelar Halal bi Halal dengan tema, “Dengan Halal bi Halal Kita Tingkatkan Silaturrahim dan Kesehatan Para Lansia”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Gelanggang Mahasiswa (Gema) Unesa Ketintang, Kel. Ketintang, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya.

Ketua Ipunesa Ali Mufiarief dalam sambutannya mengatakan, halal bi halal kali ini sangat meriah, para tamu undangan hadir terutama, beberapa mantan Rektor Unesa.

Rektor Unesa yang diwakili Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ibu Rektor, Dekan Fakultas di Unesa, 2 Lembaga Unesa, 400 Pensiunan Dosen dan Karyawan Unesa, dan Pimpinan Bank Jatim dan Bank BTN, serta para tamu undangan lainnya.

“Tujuan kegiatan ini untuk mempertemukan yang muda dengan sepepuh pensiunan yang ada di Unesa. Jangan sampai nanti tenaga muda yang menjabat tidak tahu bahwa disini ada ikatan pensiunannya,” ucap Ali. Jumat, (21/6/2019).

Ali mengungkapkan bahwa, selama ini Ipunesa lembaganya berdiri sendiri, tidak memiliki dana sendiri, dan yang menjadi anggota Ipunesa yang telah mengabdikan diri selama 30-40 tahun di Almamater tercinta ini.

“Maka, Ipunesa berharap, ada lembaga yang menaungi kami untuk menyenangkan program-program kami. Khususnya lembaga yang relevan di bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unesa yang dipimpin Agus Hariyanto, untuk membantu dan memfasilitasi ide dan gagasan kami untuk Kampus tercinta kita bersama,” lanjutnya.

Ipunesa memiliki 3 program, di bulan maret lalu, sudah menjalankan program di bidang olahraga dan rekreasi, yakni “Surabaya City Tour 2019”.

“Insyallah antara bulan Oktober November, kami akan mengadakan rekreasi ke Makam Bung Karno di Kota Blitar. Untuk bulan Desember, akan menggelar General Check Up,” tuturnya.

Hari ini halal bi halal dihadiri 400 pensiunan, diharapkan tahun depan bisa dihadiri sekitar 600-700 keluarga besar pensiunan Unesa. Supaya lembaga ini menunjukkan kebersamaan dan kebahagiaan yang mendapatkan manfaat bersama untuk Unesa.

“Halal bi halal ini diindahkan dengan Mau’idlotul Hasanah oleh Dr. H. Agus Ali Fauzi, PGD, Pall Med (ECU) selaku Kepala Instalasi Paliatif RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Ia sudah berpengalaman 15 tahun dalam mengisi ceramah motivasi,” tutup Ali. (ari)

Vonny Sheila “Artis Dangdut Dan Pencipta Lagu Yang Multitalenta”

JAKARTA,Maspolin.id – Dalam dunia Dangdut nusantara siapa masyarakat indonesia yang tidak mengenal Artis legendaris era 90-an Vonny Sheila ini,yang dulu populer dengan lagunya Amboy Asyiknya,

Si-cantik ini disamping penyanyi dangdut,ia juga seorang penulis lagu kekinian,yang maksudnya selalu mengikuti perkembangan zaman,baik dangdut koplo,remik, maupun rock dan religi,karya Vonny sudah banyak sekali di nyanyikan para artis papan atas di Jakarta,

Dipertengahan tahun 2019 ini,walaupun ia mestinya masih sedang dalam berduka karena Ayahnya meninggal dunia tahun 2018,kemudian menyusul ibu tercintanya 2019, tapi ia tetap semangat berkarya,sebab bagi Vonny berkarya adalah ibadah juga,yang pahalanya bisa di kirimkan kedua orang tua dan tentu disertai dengan bacaan ayat Alqur’an dan do’a Al-Fatihah,

Pertengahan 2019 ini ia mencoba menulis lagu bergenre slow rock dengan judul mencari keabadian,dinyanyikan oleh Anjar Duta,ia adalah Artis yang multitalenta di era zaman melenial ini,sutradara,musisi,dan fotografer profesional.

Lagu mencari keabadian ini sangat pas sekali untuk Mas Anjar,karena suara yang ia miliki serak-serak basah,dan mengisahkan sebuah konflik sosial dengan kemasan video klip yang cukup mengesankan,

Menurut Vonny,
“Lagu ini dibuat untuk menggugah seseorang bila sedang dalam posisi di zona nyaman dan kaya raya,janganlah sombong dan meremehkan orang yang tidak punya,agar ketika terdesak dan lagi tidak bernasib mujur,ada orang yang menolongnya,karena roda itu berputar”,tuturnya,(Jum’at,21/06/2019).

Hal senada disampaikan oleh Mas Anjar, “Setiap lagu itu sebenarnya mewakili ungkapan hati seseorang, dengan mendengarkan,meresapi dan melihat video ini,insyaallah kita semua bisa instrospeksi diri,dan mengambil hikmahnya”, ungkapnya.

Lagu berjudul mencari keabadian ini sengaja dibuat dengan memberikan sentuhan notasi yang agak unik dan liriknya sedikit puitis,dan ini sengaja dilakukan Vonny karena ia tergelitik untuk membuat sebuah karya musik berjenis Rock kekinian, dengan produksi Van Produktions,
Jakarta.

Baru saja lagu ini di share beberapa jam,sudah banyak penggemar musik tanah air yang langsung mensuppornya,
Termasuk Kyai.M.Muzakkin(Gus Zakky)Lamongan,Artis dangdut binaan dari Vonny Sheila yang telah menyanyikan dua album,yaitu lagu berjudul Pemantik Hati yang saat itu Duet dengan Vonny Sheila,dan lagu terbarunya adalah berjudul tiga perkara,yang hingga kini sudah ribuan penonton yang menyukainya.
Menurut Gus Zakky.

“Semoga Vonny Sheila kedepan selalu sehat dan semangat dalam berkarya,agar bisa bermanfaat untuk ummat dan barokah untuk semua yang terlibat,Amin”,Pungkasnya.

Sumber :
Suara JCW News
Reporter : MM/Kiki.

Inilah Cara Pererat Silaturahmi Babinsa Kratonan hadiri Pengajian dan Halal Bihalal

Surakarta,Maspolin.id – Wujud sinergitas dengan semua elemen masyarakat di wilayahnya, Babinsa Kel. Kratonan Koramil 03 Serengan Kodim 0735/Surakarta Serka Yudi Widiyanto dan Sertu Rumbawa, menghadiri acara Pengajian dan Halal Bihalal bersama Di Masjid Al-Hidayah Joyodiningratan di Jalan Pringgodani No. 21 Rt. 02 Rw. 06 Kratonan Kelurahaan Kratonan Kecamatan Serengan Kota Surakarta. Jumat (21/6/2019).

Dengan Pembicara Ustad Sujarwo ,S.Ag Menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam acara Pengajian dan Halal Bihalal ini , dapat memupuk persaudaraan, dan jalinan Silaturahmi yang kuat Khususnya untuk Masyarakat Kratonan

Menurut Serka Yudi, Pengajian dan Halal Bihalal ini merupakan salah satu sarana untuk mendekatkan diri dan menambah Ketakwaan kita kepada Allah SWT dan Menjalin silahturami kepada komponen masyarakat yang berada di wilayah binaannya agar nantinya terjalin hubungan yang harmonis dan terjalin komunikasi yang baik.

”Penting bagi Babinsa untuk senantiasa menjalin hubungan yang harmonis dan komunikasi yang baik dengan warga binaan supaya nantinya dapat mengetahui dan membantu setiap kesulitan atau permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat, serta guna terwujudnya Kemanunggalan TNI-Rakyat,” jelasnya

Kegiatan Halal Bihalal ini di hadiri oleh Lurah Kratonan, Harjendro (LPMK Kratonan), Warga Rt .02 Rw 06 ,Jamaah Masjid Al – Hidayah

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Bakti Religi, Jajaran Polsek Kragilan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Masjid Al Hidayah

Banten,Maspolin.id – Kabupaten Serang. Sebagaimana diketahui, tugas pokok Polri sesuai undang undang salah satunya adalah melayani masyarakat.

Salah satu bentuk pelayanan tersebut dilaksanakan oleh Polsek Kragilan Polres Serang, yaitu dengan menggelar bakti sosial membersihkan masjid Al-Hidayah, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang – Banten, Jum’at (21/06/2019).

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, dalam hal ini diwakili oleh Kapolsek Kragilan Kompol Andie Firmansyah, mengatakan, kegiatan bakti religi di Masjid Al Hidayah dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019. Anggota Polsek bekerja sama membersihkan lingkungan Masjid, mulai dari mencabuti rumput, menyapu sampai mengepel.

“Kegiatan ini semata mata sebagai bentuk kepedulian Polsek Kragilan terhadap kebersihan lingkungan,” kata Kapolsek Kragilan.

Lanjut, Kompol Andie, kegiatan bakti religi ini merupakan bentuk pengabdian Polri terhadap masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan bersih bersih dilakukan di sekitar lingkungan Masjid mungkin tidak seberapa. Namun, ini sebagai bentuk sosial Polri dan semoga bisa menjadi inspirasi warga masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya.

Admin

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.