Warga Kalitidu Digegerkan Sesosok Mayat Mengapung Di Sungai Bengawan Solo

Bojonegoro,Maspolin.id – Mayat Berjenis kelamin perempuan setengah telanjang yang mengapung di bengawan solo tepatnya di Desa Pilangsari Kecamatan Kalitidu membuat geger warga ,Mayat itu ditemukan di bantaran Sungai Bengawan Solo, Kamis malam (2/5/2019).

Menurut keterangan warga, mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu ditemukan sekitar pukul 18.30 Wib.

Korban di temukan dengan ciri-ciri memakai kaos berwarna abu-abu, bawahannya tidak pakai apapun atau telanjang,

Saat dievakuasi, Tim SAR tidak menemukan identitas apapun. Namun diperkirakan perempuan itu berumur sekitar 42 tahun dan diduga sudah meninggal dunia sejak sepekan lalu.

Menurut Tim SAR korban Diperkirakan sudah seminggu meninggalnya. Kita sudah infokan ke daerah-daerah yang dialiri Sungai Bengawan Solo,” ungkapnya.

Sementara, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia menyebut jika mayat itu sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke Kamar Mayat RSUD Bojonegoro Untuk identifikasi Jenazah ,”Ujar Nadif Ulfia.

Didik/Ags

Sempat Bergejolak, Pilkades Pomahan Boureno Tetap Dilanjutkan Bulan Juni Mendatang

Bojonegoro,Maspolin.id – Meski sempat terjadi gejolak dan bahkan seluruh pengurus Panitia Pilkades mengundurkan diri melalui surat keputusan bersama,BPD dan tokoh masyarakat gerak cepat melakukan Musdes guna untuk mengikuti Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada tgl 26 Juni 2019 mendatang.

Musyawarah Desa yang di laksanakan di balai Desa Pomahan pada (2/19)dihadiri Muspika, BPD, perangakat Desa serta Tokoh Masyarakat dan Perwakilan masing-masing Dukuhan dan menghasilkan keputusan bersama untuk tetap melanjutkan dilaksakan Pilkades pada Tahun 2019 ini.

Luluk Arifah selaku Camat Boureno mengatakan keputusan musdes ini sudah sesuai kesepakatan bersama dan ini memang harus dilaksanakan oleh BPD agar ada keputusan dilanjut atau tidak Pilkades Pomahan yang sempat ada gejolak.

Camat menambahkan setelah ada keputusan tetap dilanjut, BPD seketika juga langsung membuat panitia baru agar pelaksanaan tahapan Pilkades tetap berjalan.

“Ini semua kewenangan BPD kami pihak Kecamatan hanya sebagai fasilitator”ucap luluk.

Meski tampak alot pada pembentukan panitia baru namun pada musdes kali ini BPD sudah menghasilkan panitia yang akan melaksanakan Pilkades Pomahan Kecamatan Boureno pada bulan Juni mendatang.

Ags/Red

Ketua Cabang 4 Korcab V DJA II Hadiri Upacara Hari Jadi Kota Semarang ke 472 Tahun 2019.

Lantamal V,Maspolin.id – Ketua Cabang 4 Korcab V Daerah Jalasenastri Armada (DJA)  II Ny.  Heni Heri Triwibowo menghadiri upacara Peringatan Hari Jadi Kota Semarang ke 472 Tahun 2019.  Kegiatan yang di gelar di Jalan Pemuda atau lebih tepatnya di Jalan Depan Kantor Balai Kota Semarang tersebut dipimpin langsung oleh Bapak Walikota Semarang Hendrar Prihadi, S. E., M. M.  Sedangkan Komandan Upacara di percayakan kepada Mayor Arh Sugiharto yang tugas kesehariannya sebagai Komandan Rayon Militer kota Semarang. Kamis  (2/5).

Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Semarang tersebut diikuti oleh Seluruh Elemen Masyarakat termasuk TNI Polri, Instansi Pemerintah,  Sekolah Akademi yang berada di Kota semarang, Organisasi Kepemudaan, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Kota Semarang.

Hadir dalam Acara tersebut antara lain Ketua DPRD kota Semarang, Wakil Walikota  Semarang, Kakanwil Kemhan Jateng, Ketua Cabang 4 Korcab V DJA II, Dandim 0733 /BS beserta Ibu, Kapolrestabes Semarang, Dandenpom IV/5 Semarang.beserta Ibu, Danyon Arhanudse 15, Danyonif  Raeder 400, Dan Lanal Semarang di wakili oleh KKM Kal Pulau Menjangan Lettu Laut (T) Ariawan, Kajari kota Semarang beserta Ibu, Anggota DPRD kota Semarang, Para mantan Walikota Semarang, Ketua Kadin kota Semarang, SKPD Pemkot Semarang, Para Tomas dan Toga Kota Semarang, Serta Tamu undangan lainnya.

Walikota Semarang dalam Sambutannya  mengucapkan bayak terima kasih kepada seluruh hadirin yang hadir pada Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Semarang ke 472 Tahun 2019 ini,  Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam suasana yang penuh gembira,  Semenjak tanggal 2 Mei 1547 Perayaan HUT kota semarang kita peringati setiap tanggal 2 Mei, yang pada tahun 2019 ini kota semarang telah menginjak di usia yang ke 472 tahun,  untuk itu marilah bersama sama Pemerintah Daerah Kota Semarang membangun lebih baik dan hebat dalam momen tersebut  duperlukan bergandeng  tangan bersama dalam mewujudkan Kota Semarang yang lebih hebat.

Lebih lanjut Walikota Semarang menyampaikan bahwa Kota Semarang merupakan kota Terbaik tujuan wisata yang ke 4 untuk itu perlu mempertahankan peringkat tersebut bilama perlu juga terus ditingkatkan.

Walikota Semarang dalam kesempatan ini juga menghimbau kepada seluruh Elemen Masyarakat untuk membantu Pemerintah Daerah dalam rangka mencapai target yang harus di capai bersama seperti kegiatan Revitalisasi Pembangunan di swgala lini Kota Semarang.

Tentunya sesuai dengan Slogan Kota Semarang yakni Bergerak bersama Menuju semarang semakin hebat .

Mengakhiri sambutannya Walikota Semarang  ucapan  apresiasi yang tinggi terhadap Seluruh unsur elemen masyrakat TNI dan Polri yang telah kerja keras dalam menyukseskan  pemilu Legislatif dan pilpres tahun 2019 yang berjalan dengan  lancar dan aman serta mengucapkan Dirgahayu Kota Semarang.

Usai Pwlaksanaan upacara dilanjutkan Fre Style PJR Polwan Polda Jateng  dan  Tari Goyang Semarangan yang melibatkan kurang lebih 15.000 peserta.

Pgs Kadispen Kapten Laut (E) Kusnan

Prajurit TNI AL Terima Pembinaan Teknis Pengakhiran Dinas Keprajuritan Dan Pembekalan Menjelang Pensiun

Lantamal V,Maspolin.id – Wakil Komandan Lantamal V Kolonel  Marinir CTO Sinaga mewakili Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantamal V), Koarmada II, Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H,.M.Han menghadiri Pembinaan Teknis Pengakhiran Dinas Keprajuritan Dan Pembekalan Menjelang Pensiun di Gedung Serba Guna (GSG) Mako Lantamal V, Kamis (2/5).

Sebanyak 300 Prajurit TNI AL dari berbagai Kotama ( Komando Utama) TNI AL wilayah Surabaya antara lain perwakilan dari Lantamal V, Koarmada II, AAL, Kodiklatal, dan Pasmar 2,  mengikuti Pembinaan Teknis Pengakhiran Dinas Keprajuritan TNI AL Dan Pembekalan menjelang pensiun dari Tim Disminpersal yang bekerjasama dengan PT Bank BTPN, Tbk Jl.Indrapura No.1 Surabaya.

Turut hadir dalam acara tersebut  Asisten Personel (Aspers) Danlantamal V, Kadisminpers Lantamal V, dan Perwakilan Pejabat Bidang Personel dari Kotama Kotama Wilayah Surabaya, serta Perwakilan Prajurit dan PNS dari Kotama Kotama wilayah Surabaya. Sedangkan dari Tim Disminpersal dipimpin oleh Kolonel Laut (S/W) Dwi Soesilowati, serta Bapak Erawan selaku Brand Manager Marketing Bank BTPN.

Sambutan dari Komandan Lantamal V yang di sampaikan oleh Wadan Lantamal V Kolonel  Marinir CTO Sinaga, yang intinya bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya Bintek ini, sebagai gambaran umum kepada Pejabat Personel di Kotama Kotama TNI AL Wilayah Surabaya dan Perwakilan Prajurit yang akan memasuki masa pensiun tentang mekanisme teknis sebagai upaya penyamaan persepsi terkait dengan program kerja Disminpersal tahun 2019.

Kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Ketua Tim Bintek dari Disminpersal oleh Kol Laut (S) Dwi Soesilowati, yang sehari hari menjabat sebagai Kasubdis Sahguna Disminpersal. Selesai sambutan diteruskan dengan Paparan Pembinaan Teknis Pengakhiran Dinas Keprajuritan TNI AL dan Pembekalan Prajurit Menjelang Pensiun yang disampaikan oleh Letkol Laut (KH) Agus Imam Pambudi, S.Sos.

Selesai Paparan dilanjutkan dengan Sesi tanya jawab antara Tim dengan peserta yang dipimpin oleh Kasubdis Sahguna Disminpersal Kol Laut (S) Dwi Soesilowati dengan didampingi oleh Letkol Laut (KH) Agus Imam Pambudi, S.Sos.

Sedangkan paparan dari   Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) disampaikan oleh Bapak Haji Sahrul dengan materi “Menata Masa Pensiun Yang Hebat dengan Program Persiapan Pensiun Anggota TNI AL” bersama Bank BTPN.

Pgs Kadispen Kapten Laut (E) Kusnan

Satu SST Personil Lanal Malang Ikuti Upacara Harkitnas di Balai Kota Malang

Lantamal V,Maspolin.id – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal ) Malang, Lantamal V, Koarmada II, mengirimkan  1 Pleton anggota Lanal Malang melaksanakan upacara Hari Kebangkitan Nasional TAHUN 2019 dengan Irup Walikota Malang Drs Sutiaji dan sebagai Danup Bpk. Utung Supriono yang sehari harinya menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Lowokwaru 4 Kota Malang di Balai Kota Balaikota Malang Jl. Tugu No.1 Kec. Klojen Kota Malang, Kamis (2/5).

Upacara yang diikuti oleh perwakilan TNI-Polri, Satpol PP Kota Malang, Dishub Kota Malang, Korpri gabungan unsur Guru- PGRI BPBD Kota Malang dan Bakesbangpol  dan gabungan Pelajar SMA/SMK Kota Malang mengambil Tema ” Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”.

Tema ini mencerminkan pesan penting Ki Hadjar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumberdaya-sumberdaya manusia yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan.

Turut hadir dalam upacara tersebut  Wakil Walikota Malang (Ir. Sofyan Edi Jarwoko), Ketua DPRD Kota Malang (Bpk. Bambang), Danlanal Malang diwakili oleh Palaksa Letkol Laut (KH) Drs. Muriyanto, Plt Kasdim 0833/Kota Malang (Mayor Arh Heru), Kapolres Malang Kota diwakili oleh Waka Polsek Klojen (AKP Tukimin Hadi), Menarmed 1/2/Kostrad (Letkol Arm Wijang Rimoko Ardani), Kasiduk Bankum Kumdam V/Brw (Mayor Chk Hariono), Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang (Bpk. Amran Lakoni, SH. MH), Ka OPD Pemkot Malang dan  Kepala Bank Jatim Kota Malang (Bpk. Bambang Ismono).

Pgs Kadispen Kapten Laut (E) Kusnan

Tradisi Megengan Yang Selalu Dilaksanakan Menjelang Bulan Puasa

Jpeg

Opini,Maspolin.id – Bagi orang Jawa, siapa yang tak kenal kedua kata tersebut? Tentunya semua pasti tahu bahkan menunggu sebuah momentum, selama setahun lamanya dimana masyarakat Jawa membagi-bagikan kue Apem dan makanan lainnya di musholla dan masjid-masjid pada minggu terakhir bulan Sya’ban atau sehari menjelang puasa Ramadhan secara gratis dan berlimpah.

Kue Apem sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu afwan yang artinya maaf atau ampunan. Kue yang berbahan dasar tepung beras ini menjadi kue yang wajib dihidangkan pada acara Megengan.

Diharapkan masyarakat yang memegang tradisi ini dapat menarik pelajaran dari kue Apem yang dijadikan simbolik untuk memohon ampun kepada Sang Khalik atas segala perbuatan dosa semlama setahun yang telah lampau.

Namun sebelum kue Apem ini dibagi-bagikan selepas sholat jama’ah Maghrib ataupun Isya’, para jama’ah akan melantunkan kalimat-kalimat tayyibah, dalam hal ini tahlil dan istighosah. Harapannya agar dalam mejalankan ibadah puasa Ramadhan mereka tenang dan berlapang dada karena Allah telah memaafkan segala dosa yang telah mereka perbuat.

Diatas telah penulis sebutkan bahwa kue apem dibagikan pada waktu Megengan. Megengan  sendiri berasal dari kata megeng yang artinya menahan. sebagai peringatan kepada kita, bahwa sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadhan dimana kita diwajibkan menahan segala hawa nafsu dengan sebuah ibadah bernama puasa dan segala perangkat pelengkapnya.

Megengan  ini dipekenalkan pada saat penyebaran agama islam dijawa (terutama Jawa Timur dan dan Jawa Tengah bagian selatan) oleh Sunan Kalijogo. Seperti yang kita ketahui beliau berdakwah pada masyarakat jawa pedalaman dengan metode alkuturasi budaya.

Kanjeng Sunan mengunakan metode pendekatan psikologi budaya kepada masyarakat jawa pedalaman sehingga menghapus sekat-sekat/pembatas yang dapat menganggu syiar islam. Dalam akulturasi budaya ini, Kanjeng Sunan memasukkan muatan nilai-nilai keislaman. Rasulullah Muhammad Saw.

pernah bersabda, bahwa agama itu mudah, maka mudahkanlah, jangan dipersulit dalam pelaksanaannya. 

Meskipun kue Apem dan megengan hanyalah sebentuk kue dan tradisi kejawen yang telah diakulturasikan dengan nilai-nilai Islam. Namun substansi maknawi dari afwan dan megeng-nyalah yang hendak kita raih dalam mengahadapi bulan suci Ramadhan.

Nilai ini yang begitu mahal untuk diremehkan, sebab simbolik terkadang dianggap sebagai kemasan belaka. Padahal kemasan jika diisi dengan isi yang benar dan tepat, akan menjadi bungkusan berisi yang lezat, nikmat dan berfaidah. Tapi, jika kemasan itu, diisi dengan isi yang salah dan tidak tepat, akan menjadi bungkusan yang tak menarik, tidak enak, basih, dan kadang melompong.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Sesuai dengan filosofi Jawa dalam makanan Apem dan tradisi megengan, yaitu meminta ampun kepada Allah dan menjaga diri dari hawa nafsu yang merupakan jihad terbesar menurut Rasulullah Saw.

Agus

Lemkapi Berikan Penghargaan Promoter Reward Kepada Polres Metro Jakarta Barat

Jakarta,Maspolin.id – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan penghargaan Promoter Reward kepada Polres Metro Jakarta Barat

Penghargaan yang diserahkan Langsung oleh Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan dan diterima langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, Sik, Mh, Kasat Narkoba AKBP Erick Frendriz, Sik dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu, Sik, Kamis (2/5/2019).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH, telah berhasil membuat performa satuan Polrestro Jakbar meningkat. Legitimasi dari masyarakat menjadi inspirasi satuan untuk mewujudkan Polri yg profesional, modern dan terpercaya.

Pelaksanaan tugas yg optimal dari aspek pembinaan maupun operasional (preemtif, preventif dan represif) menjadikan Polrestro Jakbar berulangkali bertindak selaku role model dari polres lain di Indonesia.

Oleh karena itu, tim dari Promoter Award memberikan penghargaan kepada KBP Hengki Haryadi SIK MH selaku kapolres yang telah memberikan contoh terbaik dalam kepemimpinan pada suatu manajemen kepolisian tingkat polres Ujar Edi Saputra Hasibuan

Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan mengatakan keberhasilan Polres Metro Jakarta Barat meraih penghargaan Promoter Award merupakan hasil dari jerih payah seluruh jajaran kepolisian dalam memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat.

“Polres Metro Jakarta Barat mendapatkan 3 Penghargaan atas prestasinya yang diraih Satuan Narkoba berhasil Menggagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu sebanyak 120 KG ditol Bakauheni yang disamarkan pada tumpukan Karung Arang disebuah Mobil Kontainer yang mana ini merupakan Pengungkapan Terbesar Sepanjang 2019” Ujar Edi.

Edi menambahkan tak hanya Satuan Narkoba kami berikan Penghargaan, Satuan Reskrim Pun turut Kami berikan Penghargaan atas Keberhasilan dalam memberantas aksi Premanisme yang terjadi Di wilayah Hukum Polres Metro Jakarta Barat

Pada kesempatan tersebut Edi juga menjelaskan salah satu indikator penilaian dipilihnya Polres Metro Jakarta Barat sebagai penerima Promoter Award.

“Banyak sekali indikatornya termasuk misalnya banyaknya masyarakat yang menyampaikan apresiasi dan pujian kepada kepolisian dalam memberikan jaminan keamanan,” Ucap Edi.

Edi menerangkan bahwa lembaga yang digawanginya bertugas memberikan dorongan agar aparat kepolisian di seluruh Indonesia bisa menjalankan tugas secara profesional, modern dan terpercaya.

“Kami di Lemkapi ini memang bertugas memberikan motivasi dan memberikan support kepada Polri di seluruh Indonesia menuju polisi yang profesional, modern dan terpercaya,” Terangnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, Sik mengaku bersyukur atas penghargaan Promoter Award.

penghargaan yang diberikan Lemkapi akan menjadi pemicu semangat seluruh petugas kepolisian khusus nya polres metro Jakarta Barat yang lebih Promoter (profesional modern dan Terpercaya) imbuh nya

Diduga Sopir Belum Mahir Mengemudi, Mobil Avanza Terjun Ke Sungai

Jombang,Maspolin.id – Diduga sopir belum mahir mengemudi, sebuah mobil minibus Toyota Avanza terjun ke sungai hingga terbalik, tepatnya di Jalan Raya Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (02/5/2019), sekitar pukul 17.00 WIB.

Beruntung, sopir dan ke empat penumpang yang masih satu keluarga itu selamat dalam kejadian tersebut. Diketahui, pengemudi mobil bernama Mohamad Muksin (48), dan penumpangnya Munawaroh (40) istri, serta ketiga anaknya Fajwa (10), Affa (5) dan Sa’dah (2), semuanya merupakan warga Dusun Kedungmangu, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, Jombang.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan bermula saat Mohamad Muksin yang mengendarai mobil Toyota Avanza nopol W 1591 AK, bersama istri dan tiga anaknya, melaju dari utara ke selatan. Begitu sampai lokasi kejadian, mobil kemudian belok ke arah barat bermaksud menyebrang jembatan yang lebarnya sekitar 3 meter.

“Nah, pada saat berbelok pengemudi kurang yakin atau grogi, akhirnya banting setir ke arah kanan sehingga menabrak pembatas jembatan dan mobil terjun ke sungai, yang kedalamanya sekitar 1,5 meter,” kata Iptu Sulaiman.

Warga setempat yang melihat kecelakaan itu, langsung terjun kesungai untuk menolong sopir serta empat penumpangnya. Setelah semua korban berhasil di keluarkan dari dalam mobil dengan selamat, kemudian oleh warga mobil dibalik.

Peristiwa itu pun, ditangani langsung anggota kepolisian dari Satlantas Polres Jombang. Selanjutnya, mobil naas tersebut dievakuasi oleh petugas menggunakan kendaraan derek, untuk dibawa ke kantor polisi.

“Sopir dan empat penumpangnya selamat dan tidak ada yang terluka. Sedangkan kendaraan korban, sudah kita amankan di Satlantas Polres Jombang guna penyidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

Tiga Pasang Bukan Suami Istri Ini Digelandang Petugas Satpol PP, Ini Alasanya…..

Tulungagung,Maspolin.id – Setelah beberapa hari sebelumnya merazia benerapa hotel di Tulungagung ,Hari ini Kamis 02/05 siang Petugas Satpol PP lakukan razia lagi di sejumlah rumah kost.

Hal ini dilakukan Satpol PP Tulungagung saat jelang memasuki bulan Ramadhan 1440 H .

Pada giat razia yang menyisir rumah kos yang ada di wilayah kecamatan Tulungagung, hasilnya 3 pasangan muda mudi tanpa ikatan suami istri yang kedapatan berada dalam satu kamar.

Lokasi pertama yang disasar oleh Satpol PP adalah rumah kos yang ada di wilayah kelurahan Tamanan kecamatan Tulungagung, dari lokasi rumah kos yang terdiri dari 20 kamar tersebut satpol PP mengamankan 3 pasangan tanpa hubungan suami istri yang berada dalam kamar dengan kondisi pintu tertutup.

Kasatpol PP Tulungagung melalui Kasi Informasi dan Publikasi Satpol PP Tulungagung, A.Nindya Putra mengatakan ketiganya terpaksa diamankan karena dicurigai melakukan tindakan yang diduga melanggar norma, apalagi setelah ketiga pasangan tersebut tidak mampu menunjukkan bukti telah menikah.

“Ketiga pasangan tersebut kita bawa ke kantor karena tidak mampu menunjukkan bukti bahwa mereka sudah menikah, untuk kita mintai membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya” ujarnya.

Operasi dilanjutkan ke lokasi rumah kos yang ada di kelurahan Jepun dan 2 lokasi di kelurahan Kepatihan, dari sana pihak Satpol PP sempat mencurigai pasangan baru menikah yang gagal menunjukkan bukti sudah menikah, namun setelah yang bersangkutan bisa menunjukkan bukti bahwa keduanya sudah menikah akhirnya keduanya diberikan sosialisasi agar melengkapi dan memperbarui identitas diri sehingga tidak kesulitan di kemudian hari.

“Memang tadi sempat ada yang kita curigai namun akhirnya mereka bisa menunjukkan surat bukti bahwa keduanya sudah menikah” tambahnya .

Nindya menjelaskan, dari ketiga pasangan yang terjaring dalam razia kali ini rata rata masih berusia sangat muda, sekitar 24 tahun sebagian besar adalah warga Kabupaten Tulungagung yang berasal dari kecamatan lain namun bekerja di kecamatan Tulungagung, namun ditemukan juga warga yang berasal dari Kabupaten sekitar seperti Blitar dan Kediri yang sehari hari bekerja di Tulungagung.

“Setelah kita lakukan pendataan ternyata usia mereka cukup muda rata rata 24 tahun, ada yang kerja disini ada juga yang cuman main kerumah temannya, itu alasannya namun tetap kita mintai keterangan lebih lanjut” pungkasnya.

Selain memeriksa kelengkapan data penghuni kos, pihak Pol PP juga memeriksa kelayakan rumah kos terutama kelayakan yang menyangkut keselamatan penghuni bilamana terjadi kebakaran. Dari hasil pemeriksaan sebagian besar pengelola rumah kos belum menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk meminimalkan terjadinya kebakaran di rumah kos.

Soim/Agus

Bupati Bojonegoro Pimpin Upacara Hardiknas 2 Mei 2019

Bojonegoro,Maspolin.id – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019.

Peringatan Hardiknas tersebut dipusatkan di Alun-alun Kabupaten Bojonegoro Kamis (2/5/2019).

Dalam upacara Hardiknas itu, dihadiri ribuan peserta yang terdiri dari para guru, ASN, TNI, POLRES, Mahasiswa dan pelajar tingkat SLTP & SLTA diseputaran kota Bojonegoro.

Dalam Pidatonya, Anna Mu’awanah mengajak kepada seluruh stakholder untuk merenungi dan meresapi peringatan Hardiknas yang pada kali ini mengusung tema Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan.

“Hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara Itu yang sepatutnya kita tiru dalam memajukan bangsa lewat pendidikan.

Pendidikan Karakter di lembaga pendidikan akan membentuk insan berakhlaq mulia ditengah-tengah masyarakat.

Kualitas tenaga pendidik juga sangat berpengaruh bagi tumbuhnya kecakapan, keterampilan, leadership dan jiwa interpreunership pada peserta didik.

Anna Mu’awanah juga berpesan, agar tekad dalam menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan seyogyanya disertai dengan hati yang ikhlas dan kerjas keras.Agar terjadi titik temu yang baik antara pendidikan dan kebudayaan.

“Hal itu sangatlah penting dijadikan pondasi dalam mendidik penerus bangsa. Untuk itu mari kita satukan tekad menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan dengan disertai niat yang ikhlas serta usaha keras yang tak kenal lelah dalam mengabdi di dunia pendidikan,” tuturnya.

Pemerintah pusat dalam 4 tahun terakhir ini menitik beratkan pada pembangunan infrastruktur. Setelah itu pemerintah pusat akan fokus dalam pembangunan yang mengarah pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Oleh sebab itu, perlu ada pemahaman secara komprehensif bahwa maju mundurnya pendidikan dan kebudayaan merupakan tanggung jawab bersama. Baik dari Pemerintah, Lembaga Pendidikan, Orang tua dan masyarakat.

Apabila unsur-unsur tersebut berjalan sesuai dengan fungsi masing-masing, maka SDM yang berkualitas untuk kemajuan Negara Republik Indonesia dapat terwujud dengan baik.

Terlebih lagi dalam menghadapi Revolusi industri 4.0 harus memperhatikan kebudayaan yang menjadi jati diri bangsa ini.

Di akhir sambutan, Anna Mu’awanah menyampaikan Penghargaan yang tinggi kepada para guru, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang telah memberikan inspirasi serta jalan terang anak bangsa ini agar terus meningkatkan pengetahuan.

Tetap bersemangat serta niatan tulus untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Pungkas Anna Mu’awanah.

Agus/Hum

 

 

Jangan Lewatkan

Komjen Pol Suyudi Rencananya Akan dilantik Sebagai Kapolri pada Kamis Siang...

JAKARTA (ANTARA) - Maspolin.id|| Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akan dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.