HUT ke-67 Kopassus, Dandim: Kopassus Tumbuh dan Berkembang Menyesuaikan Perkembangan Situasi

Cilacap, Maspolin.id – Lahir sebagai prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto menggelar Tasyakuran dalam rangka HUT ke-67 Kopassus, di Ksatrian Amirul Isnaeni, Pangkalan Kopassus Daunlumbung, Cilacap, Senin (29/4/2019) malam.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap, para sesepuh ‘Baret Merah’ Kopassus, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lain.

Tasyakuran diawali menyanyikan lagu Hymne Komando yang diikuti Dandim, sesepuh Baret Merah dan prajurit Komando, dilanjutkan sambutan Dandim 0703/Cilacap dan sesepuh Baret Merah yang disampaikan Mayor TNI (Purn) Supono.

Dalam sambutan tertulis Danjen Kopassus Mayjen TNI Cantiasa, Dandim mengajak seluruh prajurit, PNS, dan keluarga besar Kopassus untuk sejenak merendahkan hati dan menundukkan kepala seraya berdoa yang ditujukan kepada para pahlawan, sesepuh, dan senior Kopassus yang telah mendharmabaktikan dirinya dan mengukir prestasi demi kejayaan Kopassus, TNI, bangsa, dan negara Indonesia.

Danjen Kopassus mengucapkan selamat ulang tahun dan Dirgahayu Komando Pasukan Khusus kepada seluruh prajurit dan PNS Kopassus serta keluarga di manapun saat ini bertugas dan berada.

Menurut Danjen, penyelenggaraan HUT Kopassus pada hakekatnya merupakan salah satu bentuk laporan pertanggungjawaban Kopassus kepada TNI AD atas pembangunan kekuatan Kopassus yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya pada tahun anggaran 2019.

Dengan tema pokok: Melalui HUT ke-67 Kopassus Kita Tingkatkan Profesionalisme yang Kuat dan Tangguh serta Adaptif dalam Menghadapi Berbagai Tantangan Global Guna Mendukung Tugas Pokok TNI, Kopassus harus tumbuh dan berkembang menyesuaikan dengan dinamika perkembangan situasi, sehingga Kopassus tidak tertinggal oleh arus globalisasi yang terus bergerak secara dinamis.

Dandim menambahkan, sebagai yang dituakan di wilayah Cilacap dan sekitarnya, dalam penyelenggaraan HUT Kopassus ini pihaknya didaulat untuk mengintegrasikan dan mempersatukan, serta mempererat lagi tali silaturahmi, khususnya keluarga besar corps Baret Merah agar tali silaturahmi ini tetap terjaga di manapun berada dan bertugas.

“Selama angin masih ada, maka berhembuslah pula nilai perjuangan para pendahulu Kopassus. Selama kita masih bernafas dan menginjakkan kaki di atas bumi ini, dan meskipun Saudara-saudara saya memasuki masa purna, memasuki masa pensiun, tetapi semangat dan pengabdian kepada bangsa dan negara tidak mengenal waktu dan tempat,” tandasnya.

Untuk itu, imbuh Wahyo, pihaknya mengucapkan rasa hormat kepada para sesepuh.

“Kepada prajurit Komando yang ada di kewilayahan agar senantiasa menjaga komitmen dan konsisten terhadap cita-cita proklamasi yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ucapnya.

Sebagai ungkapan rasa syukur, Dandim memotong tumpeng yang kemudian diberikan kepada sesepuh Kopassus, Mayor (Purn) Supono.

Dandim juga memberikan tali asih kepada para sesepuh corps Baret Merah dan keluarganya.

Selanjutnya, didampingi Bupati, Dandim memberikan santunan kepada anak yatim.

Di akhir acara, dilakukan pengundian doorprize dimana salah satunya adalah hadiah umroh. (Estanto)

Hari Libur, Warga Simo Antusias Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

Tuban,Maspolin.id – Kegiatan warga dengan semangat gotong royong memang seringkali identik dengan masyarakat desa di banding masyarakat perkotaan.

Semangat gotong royong serta guyub rukun ini tercermin pada kegiatan warga Desa Simo Kecamatan Soko Tuban dalam memperbaiki jalan desanya agar lebih maju dan bagus pada minggu 28 April 2019.

Bersama Bapak Sukri dan Pak Bakuri para warga secara Gotong royong Kerja Bakti memperbaiki infrastruktur desa yaitu Jalan diatas Kali Hippa. 

“Pembangunan Perbaikan jalan diatas kali Hippa ini dilakukan secara Gotong Royong Seakan tanpa mengenal lelah puluhan warga yang ikut dalam kerja bakti membangun jalan ini memiliki peran masing-masing, Ujar Ahmad Hadi Selaku Kepala Desa Simo. 

Semua kegiatan tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong membangun desa dengan harapan infrastruktur desa terutama jalan desa menjadi baik dan mampu mengangkat kesejahteraan warga.

Agus

Aspotmar Lantamal V Hadiri Pembukaan Karya Bakti TNI Semester I Tahun Anggaran 2019 di Kab Bojonegoro

Lantamal V,Maspolin.id – Asisten Potensi Maritim (Aspotmar ) Danlantamal V Kolonel Laut (P) Atmu Edi mewakili Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantamal V) Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H,.M.Han menghadiri Pembukaan Karya Bakti TNI semester I  tahun anggaran 2019 di Desa Cancung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro. Senin (29/4).

Dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro , Komandan Kodim 0813, Kapolres Bojonegoro, Kepala Dinas Kelautan Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Camat Bubulan, Komandan Rayon Militer, Kapolsek, Bubulan, Kepala Desa Cancung, Kepala Smpn 1 Bubulan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Dan Para Undangan.

kegiatan karya bakti TNI yang dilaksanakan oleh Lantamal V sebagai upaya pemberdayaan wilayah pertahanan, dengan harapan dapat merubah situasi dan kondisi wilayah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar berpengaruh positif pada ketahanan nasional dan upaya bela negara serta mencegah timbulnya berbagai kerawanan yang diakibatkan oleh rendahnya perekonomian masyarakat. pemberdayaan wilayah pertahanan melalui kegiatan karya bakti merupakan salah satu cara yang dilakukan dalam melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Adapun tujuan karya bakti TNI kali ini adalah untuk meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah guna mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan berwawasan kebangsaan, sekaligus untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang telah terjalin sejak perjuangan merebut kemerdekaan.

Dengan semangat gotong royong dan rasa kebersamaan yang tinggi, secara bersama-sama para prajurit TNI, pemerintah daerah dan masyarakat telah bekerja keras menyelesaikan program yang menjadi sasaran pembangunan, baik sasaran fisik maupun sasaran non fisik, yang diharapkan dapat bermanfaat dan dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat secara luas.

pelaksanaan karya bakti TNI semester I tahun anggaran 2019 yang dilaksanakan oleh TNI AL dalam hal ini Pangkalan Utama TNI AL V Surabaya di desa cancung kecamatan bubulan kabupaten bojonegoro dengan sasaran pembuatan pagar Masjid Al Muttaqin Desa Cancung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro, Penyerahan Bantuan Ke Pondok Pesantren Roudhotul Tolibin dan Penaburan Bibit Ikan Sidat Di Smpn L Bubulan

seluruh masyarakat di Desa Cancung Kecamatan Bubulan Kabupaten Bojonegoro untuk tetap dapat bekerjasama semaksimal mungkin dengan TNL/TNI AL dan Aparat Terkait Serta Pemda setempat guna mengisi pembangunan nasional, supaya akselerasi pembangunan tetap dapat diprioritaskan dan diwujudnyatakan bagi masyarakat.

Kusnan/Kadispen Mayor Rohman Arif

Bupati Bojonegoro Hadiri Rapat Kerja Tugas TKSK dan PKH

Bojonegoro,Maspolin.id – Bupati Bojonegoro menghadiri dan memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja tentang tugas-tugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Acara yang berlangsung di Ruang Angling Dharma (29/4) ini juga di hadiri oleh Ketua DRD Kabupaten Bojonegoro, Pj Sekretariat Daerah, Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Bappeda, Plt Kepala DPPMD, TKSK 28 Orang dan PKH 220 Orang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro Helmy Elisabeth menyampaikan terkait dengan program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang mentargetkan menurunkan kemiskinan 2% pertahun, dengan itu kita tidak bisa melaksanakan atau mencapai target tersebut tanpa bersinergi dengan pusat, provinsi dan daerah. Sebagai TKSK dan PKH tugasnya dilapangan sangat strategis oleh karena itu para TKSK dan PKH harus mendampingi keluarga penerima manfaat dan penerima program.

“Untuk program penanganan kemiskinan ini bisa berkelanjutan, dalam hal ini berkelanjutan memiliki arti yang mendapatkan bantuan agar bisa segera dientaskan”Harap Ibu Helmy.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun 2018 penurunan kemiskinan di Bojonegoro mencapai 1,08% dan sekarang menjadi peringkat 11 yang sudah keluar dari angka kemiskinan.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada 2019 nanti dalam P-APBD akan mencover yang namanya BPNT Daerah (Bantuan Pangan Non Tunai Daerah). BPNT Daerah akan dimutakhirkan sepanjang yang bersangkutan memang tidak mempunyai penerimaan BPNT dari Pusat, itu merupakan salah satu untuk pengurangan angka kemiskinan.

Bupati Bojonegoro juga mengajak para TKSK dan PKH untuk membangun bojonegoro bersama agar penurunan angka kemiskinan 2% segera tercapai target maksimal.

Ags/Mas

Seorang Perempuan di Tambora Ditipu Teman yang Dikenal di Facebook

Jakbar,Maspolin.id – Rena Gustiani (18) warga Jembatan Besi Tambora Jakarta Barat menjadi korban penipuan oleh AS (35) yang dikenalnya melalui media sosial Facebook. Akibat kejadian tersebut sebuah Handphone raib dibawa AS.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, peristiwa penipuan tersebut bermula ketika korban Rena Gustiani berkenalan dengan pelaku melalui facebook dan awalnya menjanjikan lowongan pekerjaan untuk korban.

Kemudian korban bertemu dengan pelaku pada Senin 8 April 2019 sekira jam 19.00 wib di Depan Sekolah TK Budi jalan Jembatan Besi II Rt.05/03 Tambora Jakarta Barat.

“Saat ketemu Handphone korban diminta oleh pelaku dengan alasan untuk hendak akan memback up data dan disuruh untuk menunggu kurang lebih 40 menit,” tutur Kompol Iver Son Manossoh, Senin (29/4/2019).

Masih kata Kompol Iver Son, setelah korban menunggu sekitar dua jam, pelaku ternyata tak kunjung datang menemui korban dan memberikan Handphone korban.

“Saat kejadian korban sudah menghubungi pelaku namun tak ada jawaban,” katanya.

Selanjutnya kata Kompol Iver Son, pada Jumat 26 April 2019 saksi yang juga korban, bersama Polisi berusaha memancing pelaku untuk bertemu di lokasi sekitar jembatan besi.

Sesaat Pelaku datang akhirnya pelaku berhasil diamankan dan ditangkap oleh anggota buser Reskrim Polsek Tambora dan saksi berikut barang bukti milik pelapor/korban yang berhasil disita dari pelaku.

Admin/Hum

Inilah 7 Prioritas Pelanggaran Yang Menjadi Target Operasi Keselamatan di Bojonegoro

Bojonegoro,Maspolin.id – Ada 7 prioritas pelanggaran yang menjadi target selama pelaksanaan Operasi Keselamatan di wilayah hukum Polres Bojonegoro yang akan dilaksanakan selama 14 hari yang dimulai pada tanggal 29 April hingga 12 Mei 2019.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto BS. SIK., SH., MH kepada media ini usai pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Keselamatan pada hari Senin (29/04/2019) pagi mengatakan bahwa 7 prioritas yang menjadi target pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2019 di wilayah hukum Polres Bojonegoro yaitu mengemudi dan mengendarai ranmor dengan menggunakan handphone, pengemudi dan penumpang R4 tidak menggunakan safety belt (sabuk keselamatan), mengemudi atau mengendarai melebihi batas kecepatan maksimal. Selanjutnya mengemudi atau mengendarai kendaraan dibawah pengaruh alkohol, miras atau narkoba, pengemudi dan penumpang R2 tidak menggunakan helm SNI dan mengemudikan kendaraan melawan arus lalin dan melanggar rambu

“Serta yang ketuju yaitu pengemudi atau pengendara dibawah umur dan belum memiliki SIM”, tegas Kasat Lantas.

Oleh sebab itu, Kasat Lantas menambahkan bahwa selama pelaksanaan Operasi Keselamatan ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya,  meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Selanjutnya menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas.

“Dengan adanya Operasi Keselamatan ini diharapkan semakin meningkatnya kesadaran akan keselamatan bagi masyarakat pengguna kendaraan di jalan raya”, tandas Kasat Lantas.(red)

Polres Bojonegoro Gelar Apel Operasi Keselamatan Semeru 2019

Bojonegoro,Maspolin.id – Polres Bojonegoro pada hari Senin (29/04/2019) pagi menggelar apel Operasi Keselamatan semeru 2019 di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), dengan ditandainya apel gelar pasukan tersebut, selamat 14 hari kedepan yaitu dimulai pada tanggal 29 April hingga 12 Mei 2019 serentak di seluruh Indonesia akan diberlakukan Operasi Kelamatan 2019 yang pada tahun sebelumnya bernama Operasi Simpatik.

Dalam apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Wakapolres Bojonegoro Kompol Achmad Fauzy, SIK., SH., MIK dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro Drs. Budi Irawanto, M.Pd mewakili Bupati Bojonegoro, Ketua FKUB KH. Alamul Huda, Jasa Raharja.

Membacakan amanat dari Kakorlantas Polri, Wakapolres menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini dilaksanakan paska pileg dan pilpres tahun 2019 serta cipta kondisi menjelang bulan suci ramadhan 1440h. Selain itu juga untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

Perlu diketahui bersama bahwa data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang tahun 2017 sejumlah 833.607 kasus dan pada tahun 2018 sejumlah 1.243.047 kasus atau ada kenaikan trend sebanyak 49%. Sedangkan bentuk teguran tahun 2017 sejumlah 833.607 pelanggaran dan pada tahun 2018 sejumlah 891.525 pelanggaran atau ada kenaikan trend 7%.

“Perbandingan jumlah pelanggaran bila dibandingkan antara tahun 2017 dan 2018 mengalami kenaikan”, ucap Wakapolres.

Selanjutnya, untuk jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2017 sejumlah 5.556 kejadian dan pada tahun 2018 sejumlah 4.096 kejadian atau ada penurunan trend -26%. Sedangkan untuk korban meninggal dunia tahun 2017 sejumlah 1.605 orang dan pada tahun 2018 sejumlah 1.134 orang atau ada penurunan trend -29%.

Sedangkan korban luka berat tahun 2017 sejumlah 819 orang dan pada tahun 2018 sejumlah 542 orang atau ada penurunan trend -34% dan korban luka ringan tahun 2017 sejumlah 6.470 orang dan pada tahun 2018 sejumlah 4.799 orang atau ada penurunan trend -26%.

“Jika dihitung, kerugian tahun 2017 sejumlah Rp 11.714.125.000,- dan pada tahun 2018 sejumlah Rp 9.787.665.000,- atau ada penurunan trend -16%”, terang Wakapolres.

Wakapolres menambahkan bahwa yang harus disadari yaitu dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut tidak bisa berdiam diri, bahkan wajib melakukan berbagai upaya dengan cara untuk menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas.

Sesuai amanat undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan adalah bagaimana untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas kamseltibcar lantas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

“Keempat point di atas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah, dan solusinya yang diterima dan dijalankan oleh semua pihak”, jelas Wakapolres.

Dalam melaksanakan amanat undang-undang, Polisi lalu lintas memiliki fungsi yaitu edukasi, engineering (rekayasa), enforcement (penegakkan hukum), identifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor, pusat K3I (komunikasi, koordinasi, dan kendali, serta informasi), koordinator pemangku kepentingan lainnya, memberikan rekomendasi dampak lalu lintas dan korwas PPNS.

“Kedelapan fungsi tersebut di implementasikan pada fungsi-fungsi Polantas”, tutur Wakapolres.

Mencermati hal tersebut di atas, di harapkan jajaran korlantas Polri mampu mempersiapkan langkah–langkah antisipasi baik secara taktis dan teknis maupun strategis agar dapat merubah mindset masyarakat menjadi sadar dan taat kepada peraturan lalu lintas serta mampu menciptakan kamseltibcarlantas dengan sendirinya, sehingga potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi dapat diminimalisir. 

Untuk mendukung program prioritas Kapolri yang disebut promoter yaitu profesional, modern dan terpercaya yang dapat di uraikan sebagai berikut:

1. profesional: meningkatkan kompetensi sdm polri yang semakin berkualitas melalui peningkatan kapasitas pendidikan dan pelatihan, serta melakukan pola-pola pemolisian berdasarkan prosedur baku yang sudah dipahami, dilaksanakan dan dapat diukur keberhasilannnya;

2. modern: melakukan modernisasi dalam layanan publik yang didukung teknologi sehingga semakin mudah dan cepat diakses oleh masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan almatsus dan alpakam yang makin modern.

3. terpercaya: melakukan reformasi internal menuju polri bersih dan bebas dari kkn, guna terwujudnya penegakan hukum yang obyektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan.

Pada pelaksanaan Operasi Keselamatan tahun 2019 kali ini, kita prioritaskan kegiatan dikmas lantas yang mampu mewujudkan rasa simpatik masyarakat kepada polri khususnya polantas. disamping itu untuk mengedukasi masyarakat agar menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang tertib”, tegas Wakapolres.

Ags/Hum

1893 Sertifikat Tanah Program PTSL Desa Kalicilik Dibagikan

Bojonegoro,Maspolin.id – Sebanyak 1893 sertifikat tanah di bagikan hari ini senin,(29/04/19) dalam Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Langsung ) kepada warga masyarakat desa kalicilik kec.sukosewu kab Bojonegoro oleh BPN (Badan Pertanahan Negara).

Acara bertempat Di Balai Pendopo balai Desa Kalicilik dengan di hadiri oleh Forkopimka kecamatan Sukosewu, Panitia dan warga Masyarakat Peserta Program PTSL.

Warga tampak Berbondong bondong memenuhi Balai desa untuk menunggu Panggilan Panitia dalam Pengambilan sertifikat mereka Masing masing.

Sementara itu kades kalicilik H. Sholikin merasa Senang karena Program tersebut Berjalan lancar sesuai dgn Harapan masyarakatnya dan Semoga Apa Yang Diterima melalui propgram Pemerintah Pusat ini bisa bermanfaat.

“Alkhamdulillah Dan Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua Panitia, BPN, Pemerintah Pusat dan Masyarakat Desa Kalicilik Yang telah sukses Melaksanakan Program PTSL ini dengan Harapan Semoga Bisa dimanfaatkan Sesuai Kebutuhan Tentunya Dalam hal yang positif, Pungkas kades.

Sinyo/Agus

Babinsa Pucang Sawit Koramil 04/Jebres Motori Warga Bersih Bersih Wilayah

Jebres,Maspolin.id – Babinsa Koramil 04/jebres Kodim 0735/surakarta, Serka Eko santoso dan koptu Tarto bersama warga bergotong-royong membersihkan Daerah Aliran Sungai (DAS ) yang melintasi wilayah pucang sawit khusus nya d Rw 04 s/d 06. (Senin 29.4.2019)

Pembersihan aliran Sungai ini bertujuan untuk mengangkat sampah dan rumput-rumput liar yang bisa menyumbat dan bisa mengakibatkan banjir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Dyah saraswati beserta para Staf Kelurahan dan Masyarakat yang berjumlah 215 orang.

Antisipasi Banjir, Babinsa & Warga Kerja Bakti Bersihkan Aliran Sungai
Menurut Serka Eko Santoso, pembersihan aliran sungai ini sebagai langkah awal antisipasi terjadinya banjir pada saat musim hujan, sehingga dilaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan sungai yang banyak ditumbuhi tanaman liar dan terdapat tumpukan sampah.

“Gotong royong pembersihan aliran sungai sangatlah penting bagi warga pucang sawit agar sungai tidak tersumbat oleh sampah dan rerumputan yang tumbuh di seputaran pinggiran sungai.

Apabila aliran sungai tersumbat di musim penghujan, maka air sungai akan meluap dan membanjiri rumah warga,” terangnya.

(Agus Kemplu Pendim Solo)

Naas ,Dua Pemancing Di Tulungagung Hilang Ditelan Ombak

Tulungagung,Maspolin.id – Dua pemuda warga desa Gedangan kecamatan Campurdarat kabupaten Tulungagung dilaporkan hilang tersapu ombak .Kejadian tersebut diketahui dan dilaporkan ke pihak kepolisian setempat oleh temannya saat memancing .

Frendi (18) dan Doni (19) dikabarkan hilang saat memancing di tebing pantai Coro masuk wilayah desa Popoh kecamatan Besuki kabupaten Tulungagung.

Kapolsek Besuki AKP Randy Irawan Minggu 28-04 malam saat dikonfirmasi wartawan menerangkan Kepolisian Sektor Besuki menerima laporan dari teman kedua korban sekitar 16.30 wib sore tadi .

“Kami terima laporan dari teman kedua korban tadi sore .Dari keterangan saksi Anggi Marselo (18) alamat desa Gedangan kecamatan Campurdarat kejadian berawal hari ini sekira pukul 16.00 wib saat empat temannya mancing di tebing pantai coro dengan ketinggian kurang lebih sekitar 10 m.Dikarenakan korban tidak kunjung mendapatkan hasil ikan ,korban berniat pindah tempat dengan menaiki tebing yang diduga licin sehingga korban Frendi terpeleset dan terjebur ke laut sehingga rekan lainnya Doni berusaha menolong korban dengan ikut menceburkan ke laut juga .Melihat dua temannya tercebur dilaut Anggi bersama dua teman lainnya Dio dan Choirul berusaha menolong dengan menggunakan stick namun karena stick pancing patah kedua korban hilang ditelan ombak dan tidak diketahui nasibnya hingga kini ” terang Kapolsek .

“Kami dari pihak kepolisian bersama BPBD dan Basarnas serta instansi terkait lainnya sudah melakukan pencarian kedua korban namun karena kondisi sudah malam pencarian sementara dihentikan karena kondisi TKP gelap dan licin .Pencarian akan kami lanjutkan besuk pagi ” tambah Kapolsek .

Hingga berita ini diturunkan kedua pemancing tersebut belum diketahui nasib dan keberadaannya .

Soim/Ags

 

 

Jangan Lewatkan

Komjen Pol Suyudi Rencananya Akan dilantik Sebagai Kapolri pada Kamis Siang...

JAKARTA (ANTARA) - Maspolin.id|| Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akan dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.