Babinsa Tunggal Pager Koramil 0815/11 Pungging Dampingi Poktan Margi Mulyo Panen Padi

MOJOKERTO,Maspolin.id – Babinsa Koramil 0815/11 Pungging Kodim 0815 Mojokerto Serma Muhammad Ainun melaksanakan pendampingan panen padi di Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (20/04/2019).

Kendati hari libur, Serma Muhammad Ainun tetap semangat melaksanakan pendampingan panen padi di lahan yang ditanami jenis padi varietas Inpari-32 milik Jayadi, Poktan Margi Mulyo, Dusun Jelak, Desa Tunggal Pager.

Panen padi di lahan seluas 4.000 meter ini mencapai hasil tiga ton gabah kering panen, berarti dalam satu hektar tembus 7,5 ton. Sementara untuk saat ini, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 3.600,- per kilogram dan harga gabah kering giling (GKG) dikisaran Rp 4.800,- per kilogram.

Hasil pengamatan Babinsa di lapangan, varietas Inpari 32 ini merupakan salah satu Varietas Unggul Baru (VUB) yang banyak diminati para petani di wilayah Desa Tunggal Pager.  

“Biasanya para petani menanam dengan jenis yang berbeda pada masa tanam sebelumnya, seperti Varietas Ciherang dan Situ Bagendit”, ungkapnya.

“Pendampingan yang dilakukan merupakan tugas dan tanggung jawabnya selaku Babinsa dalam upaya khusus pertanian guna membantu petani mewujudkan swasembada pangan,” imbuhnya.

Sekedar informasi, Inpari 32 ini memiliki hasil lebih banyak, rata-rata mencapai 6,3 ton hingga 8, 4 ton per hektar. Kelebihan lainnya dari Inpari 32 ini, jumlah bulir per malai lebih banyak, lebih berat bobotnya dan nasinya juga enak tidak kalah dengan varietas Ciherang.

Masih di wilayah Pungging, kegiatan pendampingan panen padi juga berlangsung di lahan seluas 0,5 hektar yang ditanami jenis padi varietas Ciherang, milik Mujianto, Poktan Tani Makmur, Dusun Ringgit, Desa Kembangringgit.

Panen padi di lokasi ini yang didampingi Serma Sutrisno mendapatkan hasil sebanyak 3,25 ton, atau dalam luasan satu hektar mencapai 6,5 ton.  Saat ini, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani mencapai Rp 3.600,- per kilogram dan harga gabah kering giling (GKG) sekitar Rp 4.900,- per kilogram.

(Panrem/Ags)

Tronton Masuk Sawah, Setelah Menabrak Truk Hingga Terguling Di Bypass Mojoagung

Jombang,Maspolin.id – Bermaksud putar balik truk Mitsubishi ditabrak truk Tronton dari arah belakang, peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Bypass Mojoagung, tepatnya di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (22/4/2019), sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibatnya, truk Mitsubishi nopol S 9135 UP terguling dan melintang ditengah jalan. Sedangkan truk Tronton nopol AG 9802 UT yang menabraknya, langsung masuk ke dalam sawah milik warga. Beruntung, kedua sopir kendaraan tersebut selamat, dan tidak mengalami luka.

Menurut Kanit Lalu Lintas Polsek Mojoagung, Iptu Trisula Hadi mengatakan, kejadian berawal saat truk Mitsubishi yang dikemudikan Samiadi (50) warga Dusun/Desa Plemahan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, berjalan dari arah timur melaju ke barat, beriringan dengan truk Tronton dibelakangnya.

Begitu sampai lokasi kejadian, truk Mitsubishi bermaksud putar balik ke arah timur. Namun naas, truk Tronton yang berjalan searah dibelakangnya kurang memperhatikan kendaraan yang berjalan didepannya, sehingga bak belakang bagian kanan truk Mitsubushi ditabrak truk Tronton yang dikemudikan Andi Suselo (39) Warga Desa Banaran Rt 19 Rw 07, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

“Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini, kedua sopir selamat. Namun, kendaraan truk terguling dan melintang ditengah jalan, sedangkan kendaraan tronton terjun ke sawah milik warga,” kata Iptu Trisula, saat berada dilokasi kejadian.

Lanjut Trisula, untuk mengevakuasi kedua kendaraan truk tanpa muatan yang terlibat kecelakaan, masih menunggu mobil derek tiba dilokasi. Dirinya pun menjelaskan, jika kejadian tersebut sudah dilimpahkan ke unit Lakalantas Polres Jombang.

“Kedua truk belum dievakuasi, karena masih menunggu mobil derek sampai dilokasi. Sedangkan insiden kecelakaan ini, sudah kita limpahkan ke unit Lakalantas Polres Jombang,” pungkas Iptu Trisula Hadi.

Jajang

Kapolres Sergai : Sosok Bripda Rendy Ardiansyah Yang Dibutuhkan Masyarakat

Serdang Bedagai,Maspolin.id — Inilah sosok Anggota Personil Polantas Polres Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara  Bripda Rendy Andiansyah yang telah berhasil menggagalkan aksi Rudi Hartono Purba (20) warga Desa Seipirok Kecamatan Tebing Tinggi Sergai sang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Dusun Bhakti, Desa Seibuluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai pada hari Sabtu (20/4) sore.

Bripda Rendy Andiansyah pada  saat kejadian tersebut sedang menjalankan  tugas sebagai personil satuan lalulintas Polres Sergai ketika hendak melakukan servis kendaraan disebuah bengkel yang berada Dijalinsum Medan -Tebingtinggi, tepatnya Dusun Bhakti, Desa Seibuluh, Kecamatan Teluk mengkudu, Sergai.

Tanpa disengaja dirinya mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan, dengan secara spontan dirinya melihat setuasi jalinsum ternyata warga sedang mengejar pelaku pencurian sepeda motor dan saat itu dirinya ikut saling kejar-kejaran terhadap pelaku dan berhasil diamankan dengan cara menerkam sang pelaku yang bernama Rudi Hartono Purba.

Setelah meringkus sang pelaku  bersama masyarakat langsung diboyong ke Mapolsek Teluk Mengkudu untuk menghindari amukan dari para warga setempat.

Singkat cerita, Aksinya tersebut saat pemilik sepeda motor Yamaha Jupiter Z dengan nomor polisi BK 3302 AZ milik  Ami Suriadi 28 )tinggal di Dusun Bhakti, Desa Seibuluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai. Saat dirinya bekerja di gudang rongsokan (Butot) mendengar adanya suara kendaraan menyalah didepan gudangnya. Mendengar suara tersebut korban langsung menuju keluar gudang dan melihat sepeda motor miliknya sudah diputarkan baliknya terhadap pelaku.

Atas kejadian tersebut tanpa di sengaja pelaku dan korban saling melihat sehingga pelaku langsung membuang kendaraan tersebut dipinggir jalan karena posisi kendaran mati dan langsung kabur dan meminta pertolongan warga dengan nada maling- maling kreta.” Kata Ami Suriadi kepada Gosumut.

Menurutnya, kurang lebih jarak 50 meter kita saling kejar – kejaran terhadap pelaku , namun syukur alhmadulilah ada pak polisi satlantas Polres Sergai dan dibantu masyarakat sekitar yang tidak jauh dari lokasi kejadian sehingga pelaku berhasil diamankan.”

Sementara itu saksi mata  Eko (46) warga Firdaus juga mengatakan Saat itu dirinya sedang duduk dibengkel milik Sopian Lubis(44) warga Seibuluh dengan jarak 50 meter dari lokasi kejadian.

“Saat itu saya terdengar suara korban berteriak maling yang dibantu warga sekitar. Melihat suara teriakan tersebut secara spontan saya melihat  pelaku lari arah ke Medan, kemudian saya langsung mengejar bersama anggota Personil Satlantas Polres Sergai dan langsung kami hadang.

” Kita sempat hadang pelaku namun pelaku cukup kuat tenaganya. Namun tanpa sengaja pelaku langsung di terkam oleh anggota Personil Satlantas Polres Sergai di rumah warga yang tak jauh dilokasi jalan jalinsum dan pelaku hinggga  tidak berkutik.” Ucap Eko yang didamping M. Sopian Lubis saat dimintai keterangan  di Mapolsek Teluk Mengkudu.

Ia menambahkan, Saya bangga melihat anggota Personil satlantas dirinya tidak perduli saat barang berupa HT miliknya berserakan dijalan demi menangkap pelaku tersebut. Kemudian pelaku langsung kami bawak didampingi anggota personil satlantas polres Sergai ke Mapolsek Teluk Mengkudu guna menghindari amukan warga.”

Namun setelah pelaku kami ditangkap, pelaku mengaku kalau dirinya dari Medan menuju ke tebing tinggi dengan berjalan kaki. Dan bercerita kalau dirinya tiga hari belum makan.” Kilah pelaku ditiruhkan saksi Eko.

Ditempat Terpisah, Kapolres Sergai, AKBP. H. Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kasat Lantas Polres Sergai, AKP. Haris saat konfirmasi melalui via seluler kepada awak media  mengatakan sosok polisi seperti anggota Personil Satlantas Polres Sergai inilah yang dibutuhkan masyarakat.

“Sosok polisi seperti Bripda Rendy Andiansyah ini yang dibutuhkan oleh masyarakat. Selain menjaga keamanan berlalu lintas  serta  ketertiban masyarakat, ia mampu berperan sebagai pelindung masyarakat, Pengayom dan pelayanan masyarakat.,” Ujar Kasat Lantas  AKP. Haris .

Menanggapi hal ini, Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP. JH. Tarigan mengatakan  Saat ini tersangka dijerat pasal 363  KUHP dan pelaku sudah di amankan di Mapolsek Teluk Mengkudu guna proses lebih lanjut. 

Dipa/Novian

Kasdim Pimpin Upacara Bendera Tiap Senin

Cilacap, Maspolin.id – Upacara bendera yang digelar tiap Senin di halaman Makodim 0703/Cilacap, kali ini dipimpin Kepala Staf (Kasdim) Mayor Inf Ahmad Rofiq Alfian, Senin (22/4/2019).

Kasdim sekaligus bertindak selaku Inspektur Upacara, dan Perwira Upacara oleh Kapten Inf M Issa Saefudun, serta Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Agus Sudarso yang sehari-harinya menjabat Komandan Koramil 13/Majenang.

Upacara diikuti prajurit TNI baik perwira, bintara, dan tamtama, serta PNS TNI yang ada di lingkungan Kodim 0703/ Cilacap.

Upacara bendera yang digelar setiap hari Senin merupakan agenda penting, dan bukan sekadar rutinitas semata, namun memiliki makna yang dalam jika dihayati.

Di dalamnya terkandung nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, jiwa kejuangan yang dapat meningkatkan motivasi, soliditas, dan disiplin bagi setiap insan prajurit dan PNS TNI.

Kasdim melalui Pasiops Kapten Inf M Issa Saefudin menekankan, segenap prajurit Kodim 0703/Cilacap untuk senantiasa menjaga kesehatan terutama menjelang pelaksanaan kesamaptaan periodik yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Sesuai kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) terkait pembinaan fisik bagi personel jajaran TNI AD, semua prajurit selain tenaga medis dan PNS wajib mengikuti tes kesamaptaan periodik,” katanya.

Dengan diberlakukannya aturan baru dalam pelaksanaan tes kesamaptaan, imbuhnya, seluruh prajurit segera menyesuaikan secara teknis di lapangan. (Estanto)

Tunggu Keputusan KPU, Forkopimda dan Parpol Gelar Silaturahmi Kebangsaan

Cilacap, Maspolin.id – Guna menciptakan situasi yang aman, damai, dan sejuk pasca pemungutan suara Pemilu tahun 2019, unsur Forkopimda, partai politik, KPU, dan Bawaslu, menggelar silaturahmi kebangsaan.

Kegiatan ini diselenggarakan di Pendopo Wijayakusuma Sakti, kompleks Pemkab Cilacap, Jawa Tengah, Senin (22/4/2019).

Silaturahmi kebangsaan ini merupakan manifestasi rasa syukur atas terselengaranya pemungutan suara Pemilu 2019 yang berlangsung aman dan damai.

Selain itu, kegiatan juga sebagai sarana konsolidasi bagi segenap komponen yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap untuk menjalin kebersamaan dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Tampak hadir, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (P) Teguh Iman Wibowo, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, Ketua KPU Cilacap Handi Tri Ujiono, Ketua Bawaslu Cilacap Bachtiar Hastiarto, perwakilan Kajari Cilacap Herianto, Ketua FKUB Cilacap KH Akhmad Shoim El Amin Lc, dan perwakilan partai politik peserta Pemilu.

Dandim Cilacap memberi apresiasi kepada segenap Forkopimda dan stakeholder Kabupaten Cilacap yang telah menunjukkan keteladanan dan mampu menciptakan kesadaran dan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi.

“Mari kita berkomitmen untuk menjaga suasana yang teduh dan sejuk, meski berada di tengah perbedaan dan keberagaman, semua itu ditujukan untuk membangun NKRI, khususnya Kabupaten Cilacap yang kita cintai ini,” tegas Wahyo.

Silaturahmi dikuatkan dengan mengucapkan deklarasi damai, yakni: Kami berkomitmen menunggu hasil Pemilu 2019 dari putusan KPU RI, guna menciptakan situasi yang aman, damai, dan sejuk di wilayah Kabupaten Cilacap.

Selain untuk konsolidasi, kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan situasi sejuk Pileg dan Pilpres 2019, sehingga tercipta keamanan dan perdamaian masyarakat di wilayah Kabupeten Cilacap.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto mengatakan, setelah pelaksanaan Pileg dan Pilpres di Kabupaten Cilacap tidak ada lagi yang bermasalah dan melakukan kegiatan provokasi, serta mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama tenang menunggu hasil resmi dari KPU.

“Komitmen Polri tetap, yakni menjaga situasi. Untuk Kabupaten Cilacap, sampai saat ini masih kondusif dan aman. Hal itu tidak lepas dari peran serta masyarakat Cilacap,” ujar Djoko.

Dia menambahkan, kegiatan ini adalah pertama kali di Jawa Tengah, dan mudah-mudahan bisa menjadi contoh kabupaten yang damai, aman, dan sejuk.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Cilacap yang ikut membantu dalam menciptakan Kabupaten Cilacap yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

“Semoga silaturahmi ini menjadi simbol persatuan dan kesatuan, sehingga silaturahmi tetap terus terjaga apapun pilihannya, dan siapapun yang menjadi Presiden kita tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Cilacap,” tegas Kapolres.

Sementara, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, masyarakat Cilacap sudah dewasa dalam berdemokrasi, sehingga wajib mencintai Cilacap dengan mewujudkan Cilacap yang aman dan damai setelah pungut suara Pemilu tahun 2019.

Ditanya terkait rambut yang dicukur gundul, Bupati menjelaskan bahwa dia sudah mengucapkan nadzar kalau nanti Pemilu di Cilacap berlangsung aman dan sejuk dan sudah melewati 17 April, pihaknya dan diikuti petinggi Cilacap akan mencukur rambut hingga gundul. (Estanto)

PELAKSANAANN REKAPITULASI TK PPK DIKAWAL KETAT OLEH POLSEK TUBAN

Tuban,Maspolin.id – Sembari situasi pelaksanaan perhitungan dan rekapitulasi hasil suara pemilu presiden dan legislatif tahun 2019 hingga saat ini terpantau aman dan kondusif akan tetapi tetap di kawal ketat selama pelaksanaannya.

Hingga pagi dini hari ini perhitungan dan Rekapitulasi pukul 00.30 wib di PPK kec Tuban masih berlangsung untuk pelaksanaannya yang mana pagi ini tersisa Kelurahn Sidorejo dan Sukolilo.

Adapun kekuatan personil dalam kegiatan pos Pam di PPK ini terdiri dariAnggota Polsek Tuban Polres Tuban Polda Jatim, TNI, SATPOL PP, linmas dan unsur teekait lainnya.Dan selama kegiatan dari pagi hingga pagi dini hari ini berjalan aman dan kondusif.

Ags/Hum

Terlibat Kecelakaan Dengan Bus Sugeng Rahayu, Sopir L300 Mengalami Luka Cukup Parah

Jombang,Maspolin.id – Kecelakaan lalulintas antara bus Sugeng Rahayu dengan pick up Mitsubishi L 300, terjadi di Traffic Light Desa Sambong, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (22/4/2019) sekitar pukul 02.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, akibat kecelakaan itu, pengendara pick up L 300 nopol S 9120 WG tanpa muatan, mengalami luka cukup parah. Korban diketahui bernama Sampurno (39), warga Dusun Sidowengku, Rt 01 Rw 01, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

Kanit Lakalantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman mengatakan, kecelakaan bermula saat bus Sugeng Rahayu nopol W 7102 UZ yang dikemudikan Suparno (39) warga Dusun Pondok Rt 09 Rw 09, Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, berjalan dari arah selatan melaju ke arah utara.

Begitu sampai lokasi kejadian, tepatnya di perempatan Traffic Light Desa Sambong, bus bermaksud belok kanan. Namun, saat akan belok kanan terlalu melambung ke lajur kiri sehingga tertabrak pick up L 300 yang berjalan searah dibelakangnya dan berada dilajur kiri.

“Penyebab kecelakaan, akibat pengemudi bus Sugeng Rahayu ceroboh, saat berjalan dari arah selatan ke utara begitu sampai perempatan Traffic Light sebelum belok kanan terlalu melambung dilajur kiri, sehingga terjadi kecelakaan,” kata Iptu Sulaiman.

Akibat insiden tersebut, kendaraan pick up ringsek bagian body depannya dan pengemudi terjepit didalam kemudi mobilnya. Dengan menggunakan peralatan seadanya, petugas kepolisian dibantu warga mencoba mengeluarkan korban dari dalam mobil yang terjepit.

Selang setengah jam korban pun berhasil dikeluarkan. Oleh petugas , korban yang mengalami luka cukup serius langsung dilarikan ke RSUD Jombang, guna mendapatkan perawatan medis.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, cuma sopir pick up mengalami luka cukup serius akibat terjepit bodi kendaraannya, dan sudah dilarikan ke RSUD Jombang,” terang Iptu Sulaiman.

Sedangkan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, langsung dievakuasi petugas kepolisian ke kantor polisi.

“Kedua kendaraan sudah kita amankan di Satlantas Polres Jombang, bersama sopir bus untuk penyidikkan lebih lanjut,” pungkas Iptu Sulaiman.

Jajang

Brigjen. Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum Cek Rekapitulasi Penghitungan Suara Di PPK Medan Petisah

Medan,Maspolin.id – Brigjen. Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum , Senin, 22 April 2019 melakukan pengecekan rekapitulasi penghitungan Suara Tingkat PPK di Kecamatan Medan Petisah .

Wakapolda Sumatera Utara Brigjen. Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum melaksanakan kunjungan dan Cek Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat PPK di Kecamatan Medan Petisah yang pelaksanaan nya di Aula Kantor Camat Medan Petisah Jalan Iskandar Muda Medan.

Turut juga hadir dalam pengecekan tersebut Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, Camat Medan Petisah: M. Agha Novrian S.Stp. MSi, Wakapolsek Medan Baru AKP Parulian Lubis SH, Ketua PPK Medan Petisah M. Adly Nasution, Ketua Panwas Kecamatan Medan Petisah Alen Hutahaean.

Kehadiran Mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini di PPK Medan Polonia adalah untuk memastikan Kesiapan Personal TNI- Polri dalam melaksanakan Pengamanan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilpres dan Pileg Pemilu 2019. Adapun Personil TNI yang dilibatkan di PPK Medan Petisah adalah BKO dari Yon Zipur Sebanyak 10 orang.

Mantan Kapolrestabes Medan ini juga menyampaikan agar petugas yang melaksanakan pengamanan ini bertindak sesuai dgn SOP yang berlaku, dan tetap waspada setiap melaksanakan pengamanan tahap tahap Pemilu termasuk kegiatan Rekapitulasi tersebut.

Terpisah “Kapolsek Medan Baru ” Komisaris Polisi Martuasah H Tobing SIK menyampaikan kepada Wakapoldasu , bahwa situasi kegiatan penghitungan untuk wilayah hukum Polsek Medan Baru hingga saat ini masih terlaksana dengan aman , tertib, lancar dan kondusif, dan personil pengamanan tetap melaksanakan pengamanan dan pengawasan secara melekat di setiap Kantor PPK wilayah hukum Polsek Medan Baru.

Leo/Novian

Warga Sumber Banjarsari Digegerkan Sosok Bayi Terkubur Di Bekas Gempuran Rumah

Surakarta,Maspolin.id – Warga Sumber Banjarsari Digegerkan oleh sesosok Bayi yang di kubur di grosok Gempuran Rumah tepatnya di depan tanah Kosong milik Ibuk Sarmini seorang Janda (60) yang beralamat di Jl. Pajajaran Barat 1 Rt 02/17 Sumber Banjarsari Surakarta.

Adapun Kronologi Kejadian adalah di saat Saksi 1 a/n Muh Solikin (42) pekerja bangunan yang beralamatkan di Tuwak Rt 01/5 Gonilan Kartosuro Sukoharjo akan memparkir sepeda Ontel di dekat Grosok bangunan tiba tiba melihat Kaki Bayi kelihatan di kerumuni Lalat dan semut dengan posisi badan dan kepala terkubur.

Kemudian Saksi 1 menyampaikan ke saksi 2 Eko (43) yang beralamatkan di jl. Pajajaran Barat 4 Rt 03 /17 Sumber Banjarsari Surakarta kemudian Saksi 2 melaporkan ke pos Linmas kelurahan Sumber di terima Arsi sekel kelurahan Sumber dan anggota linmas yang sedang jaga Sip pagi Bapak Sriyono.

Kemudian Babinsa Ardi sekel kelurahan Sumber dan linmas Sriyono mendatangi ke TKP mengecek Kebenaranya Bayi yg di Buang tersebut, Ternyata benar ada bayi di buang dan posisi dalam keadaan terkubur  Hanya kelihatan Kakinya Kondisi sudah meninggal Dunia.

Setelah di Bongkar dan di lakukan identifikasi dari pihak Forensik polresta Surakarta menjelaskan bahwa jenis kelamin perempuan di perkirakan usia 7 Bulan.

Sementara itu Untuk pelaku pembuang bayi belum di ketahui dan masih dalam penyelidikan dari pihak berwajib.

Kemudian Bayi tersebut di bawa ke RSUD Dr. Mawardi Jebres dan akan di lakukan visum guna Penyelidikan Lebih Lanjut.

Hum/Admin

Bantu Warga di Tengah Kesibukan Pengamanan Pemilu

Cilacap, Maspolin.id – Selain disibukkan dengan tugas pengamanan pasca Pemilu 2019, anggota Koramil 13/Majenang juga harus tetap waspada terhadap kondisi desa binaan.

Seperti yang dialami Babinsa Boja, Serma Kuswadi.

Begitu mendapat kabar terjadi bencana alam di desa binaan, Serma Kuswadi dan Serma Moh Subaidi datang ke Desa Boja, dan bersama warga setempat langsung bergotong-royong melakukan karya bakti membersihkan material akibat tamah longsor yang menimpa dinding rumah milik Sinto Darmono, warga RT 01 RW 04 Dusun Citangkil, Desa Boja, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (20/4/2019).

Serma Kuswadi mengatakan, tanah longsor yang menimpa warga Dusun Citangkil tersebut disebabkan curah hujan yang cukup tinggi, sehingga mengakibatkan tanah di lereng bukit dekat rumah Sinto longsor dan menimpa dinding bagian dapur dan kamar mandi. Dinding pun jebol sehingga material longsoran masuk ke dalam.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” terangnya.

Terkait kegiatan karya bakti, Kuswadi mengungkapkan bahwa tujuannya untuk meringankan beban korban dan mengurangi rasa sedih.

Selain itu, juga untuk menumbuhkan semangat gotong-royong warga sebagai bentuk perhatian, rasa kekeluargaan, dan saling membantu di antara warga.

“Dengan kehadiran kita di sini, harapannya dapat memacu semangat warga dalam bergotong-royong, sehingga rumah Sinto Darmono bisa segera diperbaiki,” tutur Serma Kuswadi. (Estanto)

 

 

Jangan Lewatkan

Komjen Pol Suyudi Rencananya Akan dilantik Sebagai Kapolri pada Kamis Siang...

JAKARTA (ANTARA) - Maspolin.id|| Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akan dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.