SINERGITAS TNI,POLRI DAN LINMAS DALAM APEL BERSAMA PERSIAPAN PENGAMANAN PILPRES DAN PILEG TH. 2019

Surakarta,Maspolin.id – Dalam Rangka menciptakan kondusifitas Kota Surakarta yang Aman ,Damai menjelang pelaksanaan kampanye Terbuka dalam Pilpres dan Pileg 2019.

Aparat Satkowil dalam Hal ini TNI (Koramil )dan Kepolosian (Polsek) beserta Pemerintahan Kecamatan Banjarsari dan Linmas menggelar Apel bersama bertempat di Halaman Kecamatan Banjarsari jl. Adi Soemarmo no 136 Kelurahan Banyuanyar (Sabtu 23/3/2019.) Pukul 09.30 wib.

Danramil 02 Banjarsari Kodim 0735 Surakarta Kapten Inf Paidi beserta Anggota Beserta kepolisian dan Linmas mengikuti Apel Bersama Dalam rangka Apel Kesiapan Siagaan pengamanan Pilpres dan Pileg Th 2019.

Dalam kegiatan Apel bersama dipimpin oleh Kompol Demianus Palulungan, SH (Kapolsek Banjarsari) didampingi oleh Danramil 02 Banjarsari dan Irianto, SE, MM (Camat Banjarsari) dan diikuti 187 Orang .

Hadir dalam Apel bersama Kompol Demianus Palulungan, SH (Kapolsek Banjarsari), Kapten Inf Paidi (Danramil 02 Banjarsari) Irianto., SE., MM (Camat Banjarsari), AKP Wibowo Utomo (Kanit Intelkam Polsek Banjarsari), Iptu Saprudin (Kanit Reskrim Polsek Banjarsari), Iptu Agus (Panit perizinan Intelkam Polsek Banjarsari), Babinsa dan Bhabinkamtibmas Se Kelurahan Kec. Banjarsari, Deri Hantoro., ST., MH ( Ketua Panwascam Banjarsari ) dan Danar (Panwascam Banjarsari).

Adapun susunan Apel sebagai berikut 20 Personil TNI, 60 Personil Polri, 7 Panwascam Banjarsari, 60 Personil Perwakilan Linmas Se Kelurahan Kecamatan Banjarsari dan 50 Orang Masyarakat Kecamatan Banjarsari .

Kapten Inf Paidi mengucapkan selamat datang di Kecamatan Banjarsari ini untuk kepentingan kita bersama agar melaksanakan apel bersama untuk bersinergis dengan TNI, Polri, Linmas serta komponen lainnya dalam rangka mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 guna menciptakan Kota Surakarta aman dan damai khususnya di wilayah Banjarsari.

Ini merupakan tugas kita bersama, setiap masalah sekecil apapun bila tidak selesai diselesaikan akan menjadi besar. Saat ini menghadapi Pilpres dan Pileg menjadi Rawan dan kita sudah sepakat bersama sama menghindari kegiatan yang melanggar hukum .

Saya berharap kita sebagai aparat keamanan jangan sampai kita yang membuat masalah mari kita bersama sama menciptakan kondisi yang aman di masyarakat.

Selain itu Kegiatan Apel bersama merupakan tahapan – tahapan pengamanan menjelang pelaksanaan pilpres dan pilleg hal ini di laksanakan sebagai upaya menjaga kondusifitas di wilayah Banjarsari pada Khusunya dan kota sirakarta pada umumnya yang aman dan damai

(Pendim Solo Agus Kemplu)

Unik, Sosialisasikan Pemilu Damai, Kapolres Gunungkidul Bersama Stakeholder Adakan Lomba Mancing

Jogjakarta,Maspolin.id – Kapolres Gunungkidul, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ahmad Fuady, SH SIK, berbaur dengan pemancing mania di di kolam pemancingan Kembang Desa milik Bp. Sukarjo, yang beralamat di Padukuhan Jaranmati, Karangmojo, Gunungkidul Jogjakarta. Sabtu, 23 Maret 2019 sekira pukul 08.00 Wib.

Kegiatan Lomba Mancing Mania ini diambil dari sebuah Filosofi kesabaran yang diyakini sangat bermanfaat guna menyongsong Pemilu Rabu Pahing 17 April 2019.

Hadir dalam kegiatan mancing tersebut:

  1. DHEMAS KURSISWANTO, Ketua DPRD Gunungkidul
  2. AKBP AHMAD FUADY, SH, SIK, MH, Kapolres Gunungkidul
  3. KOMPOL H. SUNARYO, SH, MH Kapolsek Karangmojo
  4. AKP Haryanta Kapolsek Semin
  5. Drs. Witanto Camat Semin
  6. Danramil Semin  Kapten Cba Rubita
  7. Panwascam Karangmojo  S. Hery Asmoro
  8. Anggota Polsek Karangmojo dan
  9. Polsek Semin yang berjumlah -+ 50 orang.
  10. Para Tokoh masyarakat dan Warga masyarakat pecinta mancing yang berjumlah -+ 75 orang.

Dalam Sambutannya AKBP AHMAD FUADY, SH, SIK, MH, selaku Kapolres Gunungkidul mengatakan bahwasannya kegiatan lomba mancing ini adalah dalam rangka selain olahraga dan menyalurkan hoby juga sebagai bentuk sosialisasi Pemilu Yang Damai, sejuk dan Bermartabat.

“Giat lomba mancing di laksanakan dalam rangka untuk mensosialisasikan pemilu yang damai, sejuk, dan bermartabat, kepolisian saat ini telah melakukan berbagai Upaya untuk menjadikan tahapan pemilu tetap damai dan diharapkan melalui lomba mancing ini bertujuan untuk melatih kesabaran sehingga akan terbiasa sabar dalam menghadapi politik yang berkembang dan masyarakat yang berbeda corak dan pilihan partai maupun calegnya, Ujar Kapolres.

Senada dengan Itu KOMPOL H. SUNARYO, SH, MH selaku Kapolsek Karangmojo mengucapkan Banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu pelaksanaan kegiatan ini.             

“Kami mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan mancing di Padukuhan Jaranmati Desa Karangmojo, semoga apa yang diharapkan dari hasil kegiatan ini bisa terwujud Pemilu aman, damai dan bermartabat, Tambah Kapolsek.

Tak hanya itu saja, Drs. Witanto selaku Camat Semin juga mengucapkan banyak terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini sehingga dalam Perhelatan Pelaksanaan pemilu nanti bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

“Alkhamdulillah Acara Mancing berjalan dengan Lancar dan Sampai saat ini juga situasi wilayah kecamatan karangmojo dan kecamatan semin masih sangat kondusif, meskipun banyak partai dan caleg yg melaksanakan sosialosasi namun hal tersebut tidak mempengaruhi kerukunan bermasyarakat dan warga masyarakat kecamatan karangmojo serta kecamatan semin siap mendukung, mensukseskan dan menciptakan Pemilu damai, Sejuk, dan bermartabat,pungkas Camat.  

Kegiatan dilanjutkan dengan lomba mancing yang diikuti 44 pelapak yang dihibur dengan campursari gendewo laras Karangmojo dan giat selesai pkl 11.00 Wib.

Dalam lomba mancing tersebut disediakan Piala Kapolres Gunungkidul dan uang pembinaan :
– Juara 1 : piala dan uang pembinaan.
– Juara 2 : piala dan uang pembinaan.
– Juara 3 : piala dan uang pembinaan.

Ags/Red/Hum

Pamit Mencari Suami ,Warga Blitar Ditemukan Tenggelam di Sungai

Tulungagung,Maspolin.id – Jasad perempuan muda yang yang diketahui bernama Ulfiya Nurhayati (28) beralamatkan di desa Gandekan kecamatan Wonodadi kabupaten Blitar ditemukan tewas tenggelam di sungai Brantas wilayah desa Pakel kecamatan Ngantru kabupaten Tulungagung pada Sabtu 23/03 sekitar pukul 08.30 wib pagi ini.

Korban sebelumnya dinyatakan hilang oleh pihak keluarga korban pada Jumat 22/03 kemarin .

Kapolsek Ngantru melalui Kanit Reskrimnya Aiptu Siswinarso saat dihubungi wartawan Sabtu 23/03 menjelaskan jika korban sebelumnya berpamitan kepada orang tuanya untuk mencari suaminya yang rumahnya sebebarnya juga tidak jauh dari rumah orang tua korban Kamis 21/03 lusa kemarin . Namun, hingga menjelang malam, korban tak kunjung pulang tentu saja membikin cemas keluarganya .

“Dari keterangan pihak keluarga memang korban sebelumnya sempat berpamitan akan mencari suaminya ,namun sampai esok harinya korban dicari kemana-mana tidak diketahui keberadaannya .Baru esok harinya didapati sepeda ontel dan HP yang digunakan korban ditemukan dipinggir sungai brantas namun korban tidak berada di lokasi “jelas Kanit Reskrim .

Setelah adanya kejadian tersebut petugas kepolisian bersama masyarakat mencari keberadaan korban hingga korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi tenggelam di sungai Brantas .

“Kami bersama team Basarnas setelah melakukan penyisiran di sekitar lokasi dimana sepeda korban ditemukan ,sekitar 200 meter dari sepeda korban ditemukan didapati korban sudah meninggal dunia tenggelam di sungai .Setelah itu kita lakukan evakuasi jasad korban untuk di lakukan pemeriksaan oleh team Inafis Polres Tulungagung ” jelas Kanit Reskrim .

Atas permintaan pihak keluarga jasad korban tidak dilakukan visum dalam dan pihak keluarga sudah bisa menerima atas meninggalnya korban yang selanjutnya jasad korban dibawa pulang kerumah korban untuk segera dimakamkan .

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban .Dari keterangan beberapa saksi sebelumnya korban diketahui mondar-mandir di tepian sungai brantas bahkan korban sempat diingatkan agar segera meninggalkan tepian sungai namun karena korban juga menderita gangguan jiwa (depresi) korban tidak mengindahkan peringatan dari warga tersebut .

“Setelah kita mintai keterangan dari beberapa saksi korban selama ini mengalami depresi atau gangguan jiwa.Dan untuk penyebab kematian korban murni karena tenggelam di sungai ” pungkas Siswinarso.

Reporter : Soim

Sukseskan Pemilu 2019, POLSEK, KORAMIL, dan Kecamatan Serengan Laksanakan Apel Gabungan

Surakarta,Maspolin.id – Kurang lebih 75 personil mengikuti apel gabungan pasukan dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilihan Umum Presiden, Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD di halaman POLSEK serengan, jnl Veteran Kel Kratonan kec Serengan, Sabtu (23/3/2019).

Gelar pasukan pagi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Serengan Kompol Giyono dan Danramil 03/Serengan Kapten Inf Tri Sakti yang di ikuti oleh peserta dari Kepolisian, TNI, dan anggota Linmas kec Serengan.

Kapolsek menuturkan, pelaksanaan apel pasukan dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan Legislatif dilaksanakan secara serentak di Indonesia.

“Pemilu Tahun 2019 adalah Pesta Demokrasi karena dilaksanakan secara serentak, untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden dan Legislatif,” kata Kompol Sugiyono.

Kapolsek juga menambahkan, bahwa TNI, Polri, Linmas Serengan harus siap mengamankan Pilpres 2019. yang di mulai tgl 24 maret 2019 mulai kampanye terbuka. di lanjut tanggal 13 s/d 16 April 2019 masa tenang, yang akan di laksanakan penertiban APK oleh panwas, satpol PP, untuk TNI, polri sebagai pengamanan, Penertiban APK berdasarkan perwali no 2. selain itu TNI, Polri, Linmas juaga akan melaksanakan patroli gabungan.

Danramil Juga menambahkan Bahwa dalam Masa Pemilu ini TNI-Polri harus bisa bersikap netral, dan laksanakan tugas penuh tanggung jawab, koordinasikan dengan instansi terkait  baik dengan KPU, Bawaslu, TNI-Polri dan stake holder terkait penting dalam rangka mendukung keamanan pada Pemilu Tahun 2019.

(Pendim Solo Agus Kemplu)

Ciptakan Pemilu Damai, TNI Polri Dan Forpimca Trucuk Gelar Apel Bersama

Bojonegoro,Maspolin.id – Dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 Aman, Damai dan Kondusif Polsek Trucuk bersama Koramil Dan Forpimca Trucuk Gelar Apel bersama dan Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 Yang bertempat di Halaman Pendopo Kecamatan Trucuk.

Hadir dalam Apel bersama Jajaran Polsek Trucuk, Jajaran Koramil Trucuk, Forkopimca Trucuk, Linmas Seluruh wilayah Kecamatan Trucuk, Kades Sekecamatan Trucuk, Petugas kesehatan Puskesmas Trucuk.

Acara di mulai Dengan Apel Dan Pembacaan Amanat serentak Menkopolhukam, Wiranto. Ada enam poin yang tertuang dalam amanat yaitu :

  1. Pahami bahwa tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa bila dilaksanakan dengan tulus ikhlas.
  2. Jalin sinergitas antara unsur Pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas.
  3. Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan menggangu penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019.
  4. Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku tehadap pihak – pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pemilu Serentak Tahun 2019.
  5. Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa.
  6. Inventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang nantinya akan mengelola pengamanan desa karena mereka ini merupakan unsur terdepan dalam pengamanan diwilayahnya maka kita bangun senergitas ke 3 pilar tersebut,” Ujar Kapolsek Dalam Sambutanya. 

Hingga berita ini di tulis, masih diadakan Simulasi Pengamanan Pemilu mulai Dari Awal Sampai akhir. 

Agus Kuprit

Impian Warga Puluhan Tahun, Henky Kurniadi Realisisasikan Jembatan Gantung “Amanah”

NGANJUK,Maspolin.id – Sore tepi sungai widas desa Mabung, warga menyambut kedatangan Henky Kurniadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi V Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang akan meresmikan Jembatan Gantung.

Henky menceritakan bahwa, jembatan tersebut menelan biaya Rp 3,5 milyar dengan bentang 83 meter dan lebar 1,8 meter menghubungkan kecamatan Baron dan Gondang kabupaten Nganjuk.

Bermula dari keluhan masyarakat Mabung yang sebelumnya menggunakan perahu tambang untuk menyebrangi sungai pada tahun 2018 direspon oleh Henky Kurniadi yang merupakan Anggota Komisi V DPR RI membidangi Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dan telah diselesaikan pada awal 2019.

“Jembatan ini akan dinamai sebagai jembatan ‘Amanah’, dimaksudkan seorang pemimpin harus memiliki jiwa amanah untuk dapat merealisasikan keinginan warga,” tegas Henky. Jumat, (22/3/2019).

“Jembatan Gantung ini bermanfaat bagi ekonomi warga Mabung yang didominasi petani,” imbuh Putut Priyanto selaku Kepala Desa (Kades) Mabung.

Dalam peresmian juga dihadiri Suwarsi yang juga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Nganjuk dari Fraksi PDI Perjuangan), Satiran (Mantan Kades Mabung), perwakilan Kementerian PUPR dan Forum Kominkasi Pimpinan Kecamatan (Forkompicam).

(ari)

Sat Narkoba Polres Bojonegoro Lakukan Penyuluhan P4GN di Lembaga Pendidikan Sukosewu

Bojonegoro,maspolin.id – Untuk mencegah bahaya penyalahgunaan narkoba, Sat Resnarkoba Polres Bojonegoro kembali melakukan penyuluhan tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada hari Jum’at (22/03/2019) pagi tadi di SMPN 1 Sukosewu.

Dalam kegiatan penyuluah yang diikuti sebanyak 160 orang siswa SMPN 1 Sukosewu tersebut, Kasat Narkoba Polres Bojonegoro AKP Bambang Ady Tenggani, SH melaksanakan penyuluhan langsung bersama satu anggotanya yaitu Brigadir Edy Kurniawan.

Dalam materi penyuluhan tersebut, Kasat Narkoba memberikan materi pengertian narkoba, awal mula narkoba di Indonesia, sifat narkoba, efek narkoba, faktor penyebab pengguna narkoba, bagaimana cara menghindari narkoba, sanksi hukum bagi penyalahguna narkoba, upaya pemerintah dlm menanggulangi narkoba di Indonesia dan upaya orang tua dalam mencegah anak agar tidak terjerumus kedalam penyalahguna narkoba.

Selain itu, Kasat Narkoba yang memberikan materi mengatakan bahwa saat ini narkoba selain menyasar kalangan usia dewasa, narkoba juga menyasar pada usia remaja bahkan telah menjalar masuk dilingkungan pedesaan.

“Narkoba tidak hanya menyasar lingkungan diperkotaan, namun juga dipedesaan. Untuk itu kita harus wasapai bersama”, ucap Kasat Narkoba.

Untuk mencegah bahaya penyalahgunaan narkoba, Kasat Narkoba juga berpesan agar menggunakan waktu diusia muda dengan kegiatan positif dan memilih lingkungan pergaulan yang baik.

“Hobi dan pergaulan kita sangat mempengaruhi pola hidup kita. Kita pilih lingkungan yang baik”, pesan Kasat Narkoba.

Usai memberikan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan foto bersama.

(Kang Kus SWB)

Sejumlah Sasaran Fisik TMMD Capai 100 Persen

Cilacap, Maspolin.id – Pekerjaan jalan makadam sepanjang 1.150 meter dalam rangka program TMMD di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tuntas 100 persen.

Menurut Komandan SST, Kapten Inf Umar Juhepa, perkembangan pekerjaan fisik program TMMD Sengkuyung Tahap I mencapai 100 persen.

“Iya. Hari ini saya turun ke lapangan melihat langsung progress pekerjaan fisik yang masuk dalam program TMMD,” katanya, Jumat (22/3/2019).

Ditambahkan, pihaknya melihat langsung beberapa pekerjaan yang sudah rampung 100 persen, yakni pembangunan jalan makadam sepanjang 1.150 meter, 3 gorong-gorong, dan talud sepanjang 95 meter.

Sementara untuk pembangunan MCK 2 unit, hingga kini mencapai 96 persen, dan rehab RTLH 20 unit 94 persen. Semuanya di Dusun Ciperahu, Desa Dayeuhluhur.

Perwira berpangkat kapten, itu optimis semua pekerjaan dalam TMMD Sengkuyung Tahap I yang dipusatkan di Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, rampung seluruhnya sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

“Saya optimis, Satgas TMMD bersama masyarakat bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan,” tegasnya. (Estanto)

Gara Gara Ini, Bocah Di Tulungagung Tewas Kesetrum…..

Tulungagung ,Maspolin.com – Sungguh sangat disayangkan nasib bocah perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini, Pasalnya Umi Latifatul Husna (13) siswi kelas 6 di salah satu sekolah dasar Bolorejo kecamatan Kauman kabupaten Tulungagung ini menghembuskan nafas terakhirnya saat akan menyetrika bajunya.

Kapolsek Kalangbret Akp Puji Hartanto saat dihubungi wartawan Jumat 22/03 sore membenarkan peristiwa meninggalnya salah satu siswi SD Bolorejo ini .

Kapolsek Kalangbret menjelaskan awal kejadian bermula saat korban akan menyeterika baju muslim milik korban yang akan di persiapkan untuk dipakai peringatan bulan Rajab di sekolahnya.

Namun karena diduga tangan korban masih basah saat korban menancapkan colokan setrika ke aliran listrik sehingga korban tersengat aliran listrik yang mengakibatkan korban meninggal dunia .

“Dari hasil olah TKP dugaan sementara penyebab kematian korban akibat tersengat aliran listrik saat korban mau mrnancapkap colokkan setrika namun kondisi tangan korban masih basah sehingga menimbulkan korban kesetrum “terang Kapolsek .

“Kejadian pertama kali diketahui oleh Sutar (65) yang merupakan kakek korban sore tadi sekira pukul 16.00 wib yang mengetahui cucunya (korban) sudah terjatuh yang selanjutnya berusaha meminta pertolongan kepada Warman pegawai kesehatan dengan kondisi korban masih terlilit kabel.

Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kauman namun sayang nyawa korban tidak tertolong lagi ” tambah Kapolsek .

“Dari hasil pemeriksaan petugas tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ,diduga korban meninggal akibat kesetrum listrik,Sesuai permintaan pihak keluarga kirban menyatakan menerima dan iklhlas atas kematian korban yang selanjutnya pihak keluarga korban meminta jasad korban untuk dibawa pulang untuk dimakamkan ” punkas Kapolsek .

Sementara itu berbagai ucapan bela sungkawa terus berdatangan dirumah korban yang sehari’harinya tinggal bersama kakek dan neneknya di dusun Morangan desa Bolorejo kecamatan Kauman karena orangtua korban bekerja diluar kota.

“Umi adalah anak yang tergolong tekun beribadah dan cerdas juga banyak teman .Bahkan beberapa hari terakhir ini Umi sempat mengutarakan niatnya jika nanti sudah lulus SD dirinya akan melanjutkan pendidikannya di pondok pesantren “tutur Umar (43) salah satu tetangga korban.

“Kami semua merasa ikut kehilangan dan bersedih atas meninggalnya korban .Dan rencananya jenasah korban akan dimakamkan menunggu kepulangan ayahnya yang saat ini sudah dalam perjalanan pulang ” tambahnya.

Soim

Lantaran tak kunjung sembuh dari penyakitnya,Nenek ini Nekad Gantung Diri

Tulungagung,Maspolin.id – Sutilah (88 ) seorang nenek yang bertempat tinggal di RT 02 RW 01 dusun Jajar desa/kecamatan Rejotangan kabupaten Tulungagung diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Kapolsek Rejotangan Akp Muhamad Tohir Jumat 22/03 kepada wartawan membenarkan terjadinya peristiwa gantung diri salah satu warga desa/kecamatan Rejotangan diketahui dari laporan masyarakat pada Jumat 22/03 pagi tadi.

“Menurut keterangan dari salah satu anak korban Supani (55) saat seperti biasanya selalu mengecek ibunya (korban) yang tinggal disebelah rumahnya ,namun sewaktu Supani memasuki rumah dimana ibunya tinggal terkejut karena melihat ibunya sudah dalam keadaan menggantung dengan menggunakan centhing yang diikatkan pada penyangga kuda-kuda rumah korban dengan kondisi sudah tidak bernyawa kemudian melaporkan kejadian tersebut ke tetangga dan perangkat desa setempat ” terang Tohir.

Kapolsek juga menambahkan, berdasarkan keterangan saksi lainnya adik dari Supani yakni Mujito (53) menerangkan jika dirinya sekitar pukul 01.00 wib sempat melihat ibunya akan gantung diri namun dilarang oleh ibunya untuk tidak memberitahukan kepada Supani .

“Sebenarnya tindakan nekad korban sempat diketahui oleh Mujito yang kondisinya memang mengalami keterbelakangan mental sehingga saat mengetahui ibunya akan gantung diri Mujito menurut saja supaya tidak memberitahukan tindakan nekad korban untuk gantung diri ” tambahnya .

Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban menyadari dan mengikhlaskan kematian korban dan menghendaki untuk tidak dilakukan otopsi dalam .

“Dari hasil pemeriksaan petugas dan olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan dari pihak keluarga sudah membuat pernyataan menerima dengan kejadian ini murni gantung diri .

Dugaan sementara penyebab korban mengakhiri hidupnya lantaran korban mempunyai riwayat sakit tekanan darah tinggi yang tak kunjung sembuh meskipun korban sudah berusaha selalu minum obat agar bisa sembuh ” pungkas Kapolsek.

Soim

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.