2000 Personel Gabungan Polri, TNI, dan Masyarakat Apel

Cilacap, Maspolin.id – Menjelang pelaksanaan Pemilu serentak, yakni Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019 mendatang, Polres Cilacap, Jawa Tengah, menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan Kampanye Terbuka dan Jelang Pungut Suara Pemilu 2019 dan Operasi Mantap Brata Candi 2019 di Alun-alun Cilacap, Jumat (22/3/2019).

Membacakan sambutan Menkopolhukam, Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto mengatakan, Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan untuk menunjukkan bahwa negara dengan didukung oleh rakyatnya sangat serius dan bertanggung jawab, agar gelaran pesta demokrasi bisa berjalan dengan baik, tanpa ada hambatan yang berarti guna memilih calon legislatif dan pemimpin nasional yang berintegritas.

“Kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa Polri dan TNI, dan seluruh komponen yang ada siap mengamankan pelaksanaan kampanye terbuka dan saat pemilihan di TPS. Kita semua berharap, masyarakat menyampaikan semua aspirasinya dengan datang ke TPS,” terang Kapolres.

Dalam kegiatan ini, Polres Cilacap menurunkan sekitar 2000 personel, dan melibatkan anggota TNI, stakeholder terkait, serta segenap potensi masyarakat lainnya.

Dalam apel tersebut juga dilaksanakan pembacaan Deklarasi Netralitas TNI-Polri dan ASN pada Pemilu Tahun 2019, Deklarasi Peserta Pemilu Tahun

2019 oleh perwakilan parpol peserta Pemilu 2019, serta Deklarasi Potensi Masyarakat pada Pemilu Tahun 2019 oleh perwakilan Potmas yang mengikuti apel.

“Dengan kehadiran anggota Polri dan TNI di lokasi kampanye dan TPS, kami berharap masyarakat merasa aman sehingga merasa terayomi saat menentukan pilihannya pada tanggal 17 April 2019 mendatang,” pungkas Kapolres. (Estanto)

KAPOLRESTABES MEDAN SHOLAT SUBUH BERJAMAAH DIMASJID AL HUSNA DIAN AL MAHRI MEDAN

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid Al Husna Dian Al Mahri jalan Teratai No 25 Kelurahan Hamdan Kecamatan Medan Maimun,Jum’at 22 maret 2019.

Kegiatan Sholat Subuh ini Dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi,Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani,SIK,SH,Bkm Masjid Al Husna Dian Al Mahri,Tokoh agama,tokoh masyarakat,Personel Polsek Medan Kota serta jamaah masjid Al Husna Dian Al Mahri yang melaksanakan sholat Subuh.

Kegiatan ini Diawali temu ramah dengan pengurus Bkm masjid Al Husna Dian Al Mahri,Sholat Subuh berjamaah dan Foto Bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi mengatakan Kegiatan Sholat Subuh ini hanya semata-mata untuk ibadah yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt.

Program Kami memakmurkan masjid yaitu Sholat Subuh berjamaah,magrib mengaji dan jum’at Barokah.
ini serentak dilaksanakan setiap hari di jajaran polrestabes medan dan untuk mendapatkan Ridho Allah Swt dan bersilaturahim kepada masyarakat serta menyampaikan informasi yang berkembang saat ini.

Sholat subuh berjamaah bagi kepolisian bertujuan ingin membangun personel yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat terkontrol dengan baik yaitu melayani masyarakat dan menjadi contoh suri tauladan serta menjadi tokoh dimasyarakat.
Dengan memakmurkan masjid agar semakin banyak yang datang kemasjid dengan harapan berjuang menebar kebaikan dan bersilaturahmi dengan masyarakat.

Kedepan akan ada pesta demokrasi,mari kita sambut dengan baik.Isu Sara,Hoax dan terkait pemilu jangan terprovokasi.berbeda pilihan boleh berbeda tapi jangan putus Silaturahmi.
Mari kita perkuat silaturahmi kita dan jaga persatuan dan kesatuan.saya berharap pesta demokrasi ini berjalan lancar,aman dan damai.

Bkm Masjid Al Husna Dian Al Mahri mengucapkanTerimakasih kepada bapak Kapolrestabes Medan dan rombongan.ini suatu kehormatan bagi kami.
Insyaallah pasti akan kami dukung Program kerjanya dan kami doakan Kepolisian diberikan kemudahan dalam menjaga keamanan.

Novian Harhara

KAPOLRESTABES MEDAN HADIRI APEL GELAR PASUKAN DILAPANGAN BENTENG MEDAN

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi menghadiri kegiatan Apel gelar pasukan yang dilaksanakan di lapangan Benteng jalan pengadilan Medan,Jum’at 22 Maret 2019.

Kegiatan ini Dihadiri oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI M S Fadhilah,Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, Danlantamal I Laksamana Pertama TNI Ali Triwanto,SE,MSi,
Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Djohn Amarul S.AB,Waka Poldasu Brigjen Pol Mardiaz Kusin DwihanantoSIK,MHum,PJU Kodam I/BB,
PJU Polda Sumut,Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi,Walikota Medan Drs T Zulmi eldin MSi,Dandim 0201/BS Kol Inf Yudha Rismansyah,Danlanud Soewondo Medan Kol Pnb Dirk Poltje lengkey,Dan Pomdan I/BB,Dan Pomal I/Belawan,Ketua FKUB Sumut,Ketua Mui Sumut, Ketua KBPPPOLRI Sumut,Pju Polrestabes Medan,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan seluruh tamu undangan.

Kegiatan Apel Gelar Pasukan ini dalam rangka Pengamanan Menghadapi Pemilu 2019 dengan Tema ” Tingkatkan Sinergitas TNI POLRI dengan Komponen Bangsa Lainnya guna Mewujudkan Kamdagri yang Kondusif”

Amanat Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH “mari Kita berkomitmen bersama untuk mensukseskan jalannya tahapan inti pemilu 2019.kita ketahui bahwa ancaman yang dihadapi di dalam tahapan pemilu 2019 sudah disampaikan dan kita semua bisa ketahui dari berbagai berita yang tersebar luas di media sosial maupun media cetak dan elektronik. beberapa pelaku sudah berhasil diamankan artinya bahwa ancaman itu nyata.

Oleh karena itu,Kita sekalian untuk bersama-sama melakukan upaya meluruskan berita-berita yang tidak benar tersebut sehingga masyarakat tidak timbul saling benci,saling bermusuhan yang pada akhirnya akan mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa kita.

Keamanan adalah merupakan kebutuhan semua warga masyarakat Sumatera Utara.kita sekalian yang sekarang ini melaksanakan apel di tempat ini dan melaksanakan apel di tempat-tempat lain di seluruh kabupaten kota yang ada di Sumatera Utara memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Bukan hanya untuk satu atau dua golongan namun keamanan dan ketertiban masyarakat yang kita persembahkan kepada seluruh warga Sumatera Utara,sinergitas kita sekalian sangat dibutuhkan.Oleh karena itu apa yang digelar dan diprakarsai mudah-mudahan ini memberikan semangat kepada kita sekalian untuk bersama-sama.

Pesta demokrasi hendaknya dirayakan secara meriah oleh seluruh warga Indonesia,bukan bermusuh-musuhan,berhadap-hadapan,saling menjelekkan.Pesta demokrasi tentunya akan memberikan kepada kita hasil yang terbaik untuk memimpin Indonesia pada waktu ke depan.

Oleh karena itu,kita tanpa kerjasama mustahil pemilu 2019 di wilayah Sumatera Utara dapat kita wujudkan.

Atas nama Pangdam I/BB, atas nama unsur TNI yang ada di Sumatera Utara Dan Atas nama jajaran kepolisian Sumatera Utara,terima kasih atas terselenggaranya kegiatan apel gelar pasukan ini.

Novian Harhara

Kompak, TNI Dan Polri Di Bojonegoro Laksanakan Sispamkota

BOJONEGORO,Maspolin.id –    Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Linmas, Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, terlibat dalam simulasi Sistim Pengamanan Kota (Sispamkota), di Alun-alun Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (21/3).

Acara yang digelar oleh Polres Bojonegoro tersebut, dalam rangka sinergitas aparat pengamanan Pemilu 2019, sehingga berjalan lancar, aman damai dan sejuk.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemilu tahun 2019, merupakan pemilu yang digelar serentak dan pertama di Indonesia. Dimana pemilih akan melakukan pencoblosan surat suara secara bersamaan, baik untuk Presiden/Wakil Presiden, maupun DPR RI/DPD RI, dan DPRD Provinsi/Kab/Kota.

Menurutnya, praktik pemilu serentak tersebut akan berlangsung tidak mudah, penuh tantangan, dan berpotensi mengalami banyak persoalan. Diantaranya tantangan yang akan dihadapi adalah adanya praktik pemilu yang berbeda dengan sebelumnya baik dari segi teknis pelaksanaan, situasi politik, kondisi sosial masyarakat, dan pola-pola kampanye yang akan menghasilkan potensi kerawanan pada variasi dan tingkatan yang berbeda pula.

Berbagai potensi kerawanan tersebut, dapat terjadi dalam setiap tahapan pemilu berupa pelanggaran tindak pidana pemilu, termasuk tindak pidana umum, yang harus dapat di kelola dan ditangani.

“Oleh karena itu, dalam rangka menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya pemilu 2019, kegiatan simulasi pengamanan seperti ini memang sangat diperlukan,” ucapnya.

Diharapkan, kegiatan seperti ini mampu mewujudkan terciptanya situasi kemanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Sehingga, dapat memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta pemilu.

“Serta menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan jernih sesuai hati nuraninya,” tambah Bupati DR Hj Anna Mu’awanah.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan bahwa merupakan wujud kesiapan Kepolisian dalam pengamanan berbagai ancaman dan gangguan Kamtibmas menjelang Pemilu 2019 mendatang.

“Ini kita laksanakan sebagai wujud kesiapan dan sinergitas Polri dengan Instansi lain, dalam rangka pengamanan Pemilu. Semoga ancaman maupun kendala yang semula kita perkirakan tidak terjadi,” harapnya.

Hal senada diungkapkan Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Arh Redinal Dewanto, S. Sos., M.I.Pol., bahwa kegiatan seperti merupakan langkah awal untuk menciptakan rasa aman. Menurutnya, rasa aman adalah indikator utama suksesnya suatu kegiatan.

“Mari kita wujudkan bersama rasa aman ini. TNI-Polri, Linmas sudah menyatakan kesiapannya. Namun kita juga perlu kontribusi dan peran serta semua pihak dan masyarakat untuk mewujudkannya,” pungkasnya. 

(Penrem/Gondrong)

Bupati Harapkan IPM Menjadi Fokus Pada Musrenbang Tingkat Kabupaten Bojonegoro Tahun 2019

Bojonegoro,Maspolin.id – Bertempat di ruang Angkling Dharmo Pemkab. Bojonegoro digelar acara Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Tingkat kabupaten Bojonegoro Tahun 2019 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.pada (21/03/19).

Dalam laporannnya Nyoman Sudana Kepala BAPPEDA Kab. Bojonegoro yang juga selaku Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan bahwa pelaksanaan Musrenbang adalah amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2014 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan,

Musrenbang Kabupaten sebagai satu kesatuan sistem perencanaan pembangunan dilakukan setelah Musrenbang Tingkat Desa dan Tingkat Kecamatan yang mana bertujuan adanya koordinasi, sinkronisasi dan sinergitas pembangunan agar dilaksananakan secara optimal.

Selanjutnya Nyoman Sudana menyampaikan bahwa keluaran atau output yang diharapkan musrenbang ini adalah kesepakatan tentang rumusan program kegiatan perangkat daerah tahun 2020 yang menjadi masukan utama dalam rangka pemutakhiran RKPD dan Renja Perangkat Daerah yang meliputi 2 hal, yakni yang pertama Rumusan program dan kegiatan Prioritas Perangkat Daerah Tahun 2020 dan yang kedua Rumusan rencana Kebijakan/Regulasi pada tingkat Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Musrenbang Kabupaten adalah merupakan agenda rutin yang dimulai dari Musrenbang desa, kecaamatan yang mana landasannya adalah RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan RPJMN/RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional)

Selanjutnya Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa musrenbang ini diharapkan juga fokus untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bojonegoro yang masih dibawah provinsi dan nasional dan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi.

Pada tahun 2019 ini untuk pertumbuhan ekonomi ditargetkan ada kenaikan 1,5 s/d 2%, yang mana artinya dari kenaikan 1,5 s/d 2% ada 100 s/d 150 terserap tenaga kerja dalam sektor riil.

Dalam kesempatan itu pula terkait dengan Pokok Pikiran (POKIR) yang berasal dari usulan DPRD, hal tersebut memang amanat dari Undang-Undang namun juga harus selaras dengan arahan, kebijakan dan kekuatan anggaran kabupaten”pungkasnya.

Tampak Hadir dalam acara itu pula Kepala Bakorwil Bojonegoro, Forpimda kabupaten Bojonegoro, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, BAPPEDA Provinsi Jawa Timur, Kepala OPD, Camat, BUMD dan lembaga Instansi Vertikal lainnya.

Agus/Sorot

Kepergok Curi Ponsel, Pria Asal Surabaya Bunuh Driver Online

GRESIK,Maspolin.id – Hanya gara-gara kepergok mencuri sebuah ponsel merk Vivo, Fajar Aditya Putra (22) warga Jalan Kupang Krajan Gang 8/40 Kota Surabaya, tiba-tiba panik lalu menghabisi nyawa Andre Putra Hariyono (21) seorang driver taksi online yang tak lain temannya sendiri.

Tak hanya mengambil ponsel, Aditya juga membawa kabur motor Honda Vario nopol L 4075 ER milik korban. Antara pelaku dan korban ini diketahui sudah berteman cukup lama sekitar 5 tahunan. Bahkan tak jarang keduanya dugem bareng di salah satu diskotek Surabaya.

Selain Aditya sebagai pelaku utama, polisi juga mengamankan 3 pelaku lainnya. Yakni Richo Permana Dani (27) warga Keputran Pasar Kecil Gang 3/9 dan Nurul Huda (51) warga Banyuurip 8A Kota Surabaya selaku penadah ponsel, serta Iksir Holi, warga Bulak Banteng Madya Kota Surabaya selaku penadah motor.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, sebelum pembunuhan itu terjadi, korban sempat menjemput tersangka di depan gang rumahnya. Mereka lalu pergi dengan mengendarai mobil Daihatsu Sigra nopol L 1182 XF milik korban.

“Keduanya lalu pergi ke salah satu diskotek di kawasan Kedungdoro Surabaya. Di situ mereka minum bir sebanyak 5 botol. Setelah tengah malam, keduanya lalu pulang ke rumah korban di Kepatihan, Menganti,” terang Wahyu Sri Bintoro, Kamis (21/03/2019).

Sesampainya di Kepatihan Menganti, lanjut Wahyu, keduanya sempat ngobrol sebentar. Dalam obrolan itu korban sempat minta tolong kepada pelaku untuk dicarikan wanita panggilan. “Tapi permintaan itu tidak jadi karena korban sudah ketiduran,” paparnya.

Melihat korban sudah tertidur lelap, tersangka akhirnya berinisiatif mencuri ponsel korban. Namun, tanpa disadari aksi pelaku ketahuan oleh korban. “Korban tiba-tiba terbangun saat HPnya diambil. Dia lalu melakukan perlawanan terhadap pelaku,” ungkapnya.

Kala itu, korban dipukul lehernya lalu dijerat dengan menggunakan kabel charger HP. Tak puas disitu, pelaku lalu mengambil palu dan memukulkan ke kepala korban sebanyak 15 kali. “Dan terakhir wajah korban dipukul dengan palu hingga meninggal dunia,” pungkasnya.

Setelah itu pelaku kabur ke daerah Kenjeran dengan membawa ponsel dan motor milik korban. Di situ pelaku menjual ponsel korban kepada Dani dan Huda. Sementara motor korban dijual kepada Iksir Holi.

“Kasus pembunuhan ini berhasil kita ungkap dalam waktu tidak lebih dari 2 x 24 jam. Awalnya kita tangkap penadah HPnya dulu lalu berlanjut kepada pelaku utamanya,” imbuhnya.

Untuk Aditya selaku pelaku utama dijerat pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

Sementara untuk ketiga pelaku lainnya Huda, Dani dan Iksir Holi dijerat pasal 480 KUHP tentang penadah barang hasil kejahatan. Ancaman hukumannya selama 4 tahun penjara.

(Kabarjawatimur.com)

KPK : Jika Ratusan Juta Itu Uang Honor Mestinya Dilaporkan!!!!!

Jakarta,Maspolin.id – Teka teki dan polemik seputar status uang ratusan juta rupiah yang disita dari ruang kerja Menteri Agama terjawab sudah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bahwa uang ratusan juta rupiah yang disita dari ruang kerja Lukman Hakim Saifuddin bukan uang honorer.

Jika uang itu adalah honorer, KPK menyebut itu mestinya dilaporkan.

Hal itu dikatakan terkait penyitaan uang senilai US$30 ribu dan Rp180 juta rupiah dari kantor Kemenag, Jakarta, Senin (18/3). Lukman sendiri sebelumnya mengaku uang yang disita KPK itu merupakan uang honornya sebagai pembicara.

“Temuan uang di Kemenag dipastikan bukan honorer menteri, kami pastikan,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di gedung KPK, Jakarta, Kamis (21/3).

“Kami sebenarnya menemukan uang-uang yang lain di ruangan Menag pada saat itu, yang dari informasi atau dari data yang ada di sana itu diduga merupakan honorarium, dan uang-uang tersebut tidak dibawa (oleh penyidik KPK),” ia menambahkan.

Sejak awal, Febri menyebut pihaknya sudah memisahkan antara uang honorarium dengan yang terkait kasus.

“Jadi sejak awal, tim kpk sudah memisahkan mana uang dalam amplop yg merupakan honor, mana yang bukan,” kata Febri.

“KPK memastikan ketika melakukan penyitaan berarti penyidik itu menduga bukti ini, bukti ini bukan hanya uang ya, bukti ini ada dokumen, ada laptop, ada yang lainnya diduga terkait dengan pokok perkara,” tuturnya.

Febri menegaskan ada standar nilai untuk honorarium bagi penyelenggara negara atau pegawai negeri terkait acara tertentu. Jika melebihi standar nilai, pejabat terkait mestinya melaporkan itu ke Direktorat Gratifikasi KPK.

“Kalau ada misalnya honor nilainya sangat besar Rp50 juta atau Rp100 juta, maka tentu sisanya dapat menjadi milik negara,” jelas Febri.

Diberitakan sebelumnya, penggeledahan ruang Menag ini merupakan tindak lanjut dari penyidikan kasus dugaan suap jual beli jabatan di Kemenag yang menjerat mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Selain uang, penyidik KPK juga menyita sejumlah dokumen di ruang kerja Lukman.

(arief tajuk)

Jelang Pemilu Babinsa Kelurahan Jayengan Hadir Dalam Rakor PAM TPS

Surakarta,Maspolin.id – Pesta demokrasi dalam rangka pemilu pileg dan pilpres yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 april 2019 mendatang merupakan hak pilihan setiap rakyat indonesia yang sudah berhak untuk menentukan suara pilihanya dengan mencoblos sesuai pilihanya dengan langsung dan rahasia.

Terkait hal itu Babinsa kel.jayengan Koramil 03/Serenga Kodim 0735/Surakarta Sertu Priyanto hadiri dalam Pertemuan Kegiatan Rapat Koordinasi PAM TPS Pileg dan Pilpres 2019 di Pendopo Kelurahan Jayengan kecamatan serengan (kamis 21 maret 2019)

Untuk kelurahan jayengan terdapat 11 TPS dengan jumlah pengamanan dari linmas diluar piket sebanyak 22 orang diharapkan dlm pengamananya bisa membantu di TPS yg sudah ditunjuk dan membantu PPS ,dengan adanya pertemuan tersebut masing masing perorangan tahu dan mengerti tentang tugas dan tanggung jawabnya.

Kegiatan pengamanan bukan dari hanya Polri dan TNI saja tetapi dari linmas serta pihak pihak terkait dalam pelaksanaan pemungutan suara nantinya sehingga terjalin sinergitas dalam pengamananya untuk menciptakan wilayah yang aman dan damai demi terciptanya kondusifitas kelurahan jayengan khususnya dan umumnya kota surakarta.

(Agus Kemplu – Pendim 0735/Surakarta)

Bak Bidadari Turun dari Langit, Dua Wanita TNI AD Lakukan Atraksi Terjun Payung

Cilacap, Maspolin.id – Ribuan pasang mata tak berkedip saat satu persatu prajurit TNI seolah turun dari langit, persis di atas Alun-alun Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (21/3/2019).

Hingga tiba giliran dua wanita penerjun yang perlahan menyibak angkasa, bak bidadari turun dari langit.

Salah satu perempuan bernama Dessy Alvionita, Kowad berpangkat Sersan Satu, itu merupakan satu di antara 12 penerjun yang memeriahkan Hari Jadi ke-163 Cilacap.

Anggota Kopassus itu mencuri perhatian penonton. Tak jarang di antara penonton yang menahan nafas saat “bidadari” itu masih melayang-layang di udara.

Begitu satu persatu penerjun keluar dari sarangnya, seketika ribuan pasang mata enggan berkedip untuk menyaksikan mereka beraksi di udara.

Bak barisan burung yang menghiasi langit Cilacap, sembari meliuk-liukkan parasutnya, jantung penonton dibuat berdebar kencang. Rasa takut, kagum, dan bangga bercampur menjadi satu.

“Indah, bagus banget, saya melihatnya. Sempat deg-degan juga saat penerjun-penerjun masih di udara. Tapi syukurlah, mereka bisa turun dengan selamat. Tadi sempat denger juga katanya ada yang perempuan, hebat banget,” ujar Indar, salah satu penonton asal Cilacap.

Dari ketinggian 3.500 feet, Dessy mampu bermanuver dengan membawa bendera berukuran besar dan berhasil melakukan pendaratan dengan sempurna di titik landasan di Alun-alun Cilacap.

Yang mengagumkan, Dessy Alvionita adalah satu-satunya wanita penerjun yang memegang rekor terjun dari ketinggian 10.000 feet.

Selain itu, prestasi yang telah diraih adalah meraih peringkat ke-5 dalam ajang World Military Parachuting Championship tahun 2013 di Tiongkok.

Sementara di pentas internasional, Dessy berhasil meraih medali perak di cabang olahraga Parachuting kategori ketepatan mendarat kelas junior putri di Olimpiade Militer Dunia ke-6 tahun 2015 di Korea Selatan.

Dessy menambahkan, keikutsertaannya di puncak peringatan HUT ke-163 Kabupaten Cilacap merupakan aksinya yang pertama kali dan menjadi pengalaman tersendiri melihat keindahan kota Cilacap dari ketinggian. Dia mengaku tak menemukan kendala sedikit selama beratraksi di atas langit kota Cilacap.

Dia menargetkan, tahun ini bakal kembali mengikuti kejuaraan terjun payung tingkat dunia di China. (Estanto)

Penuhi Kebutuhan Papan Prajurit, Lantamal V Sosialisasikan Penyediaan Rumah Pribadi Non Dinas

Lantamal V,Maspolin.id – Guna memenuhi kebutuhan papan prajurit, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal V) menyosialisasikan penyediaan Rumah Pribadi Non Dinas bagi prajurit dan PNS Lantamal V, Kamis (20/3).

Sosialisasi yang diikuti sedikitnya 200 personel dari satuan satuan kerja dijajaran Mako Lantamal V Surabaya ini, digelar di Gedung Seba Guna, Mako Lantamal V, Jl. Laksda M.Nazir No.56 Surabaya.

Sosialisasi dibuka Pabanwatpers Spers Lantamal V, Letkol Laut (KH) Ali Wardoyo mewakili Asisten Personel Danlantanal V Kolonel Laut (P) Nazarudin mengatakan bahwa jumlah personel TNI AL setiap tahun terus bertamban, sementara rumah dinas yang disiapkan cenderung tidak bertambah sehingga terjadi kekurangan rumah dinas bagi prajurit.

Oleh karena itu perlu ada terobosan terobosan baru untuk memenuhi kepetuhan papan prajurit, salah satunya dengan penyiapan rumah pribadi non dinas dengan bantuan uang muka dari Tabungan Disiplin (Tablin) TNI AL.

Menurut Ali -sapaan akrab Pabanwatpers- Ini merupakan kesempatan yang baik untuk seluruh prajurit dan PNS karena penyediaan perumahan Non Dinas ini di dukung oleh Tabplin dan semua pengembang/developer ini sangat terjamin legalitas persyaratannya.

Hadir dalam acara tersebut perwira staf, bintara/tamtama dan PNS, kemudian dari pihak pengembang (developer) hadir PT. Surya Persada Sentosa Bangkalan, PT. Planet Asa Sentosa Lamongan, PT. Jatikalang Sejahtera Ruko Graha Anggrek Mas Regency Sidoarjo dan PT. Griya Intan Karang Ploso Malang.

Dalam sosialisasi ini, dari masing masing pengembang diberikan kesempatan untuk memaparkan rumah rumah unggulan mereka.

Kadispen Mayor Rohman Arif

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.