CEGAH NYAMUK DEMAM BERDARAH, URDOKES POLRES TUBAN LAKUKAN FOGGING DI KANTOR POLSEK KENDURUAN

Tuban,Maspolin.id – Urdokes Polres Tuban bersama dengan Urdokes RS. Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro melaksanakan pengasapan (Fogging) Nyamuk Demam Berdarah di Kantor Polsek Kenduruan. Kamis Siang, (7/3/2019).

Guna mencegah dan membasmi perkembangbiakan Nyamuk Demam Berdarah, di Kantor Polsek Kenduruan dan lingkungan Kantor telah dilaksanakan Pengasapan (Fogging).

Kegiatan ini rutin dilakukan di setiap waktu musim penghujan dari Urdokes Polres Tuban bersama Urdokes RS. Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro. Dengan melakukan pengasapan disetiap ruangan-ruangan yang ada di dalam kantor dan dilingkungan kantor.

Diharapkan dengan adanya Pengasapan (Fogging) di kantor Polsek Kenduruan dan lingkungan kantor bebas dari bahaya Nyamuk Demam Berdarah.

“Kuat Mengabdi & Santun Melayani”

(Humas Polsek Kenduruan)

Terus “Bergerak”, TNI Pantang Menyerah Rampungkan Pembangunan Fisik TMMD

Cilacap, Maspolin.id – Meski gelaran TMMD Sengkuyung Tahap I di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, berbarengan dengan musim penghujan, namun seluruh Satgas yang tergabung dalam kegiatan tersebut tak pernah pantang menyerah.

“Kami terus bergerak, pantang menyerah, sehingga semua sasaran fisik yang sudah diprogramkan dari satuan atas harus rampung sebelum TMMD usai,” tegas Serda Basuki, salah seorang anggota teknisi dari Staf Teritorial Kodim 0703/Cilacap, Sabtu (9/3/2019).

Seperti di lokasi pembangunan jalan makadam sepanjang 1.150 meter dengan lebar 3 meter, cuaca mendung dan gerimis hampir setiap hari terjadi.

Tetapi, semua itu tak mampu menyurutkan semangat prajurit-prajurit dan warga setempat untuk terus bekerja. Mereka saling bahu-membahu dalam bekerja dengan target penyelesaian jalan yang akan menghubungan Desa Dayeuhluhur dengan wilayah Kecamatan Wanareja.

Dandim Cilacap, Letkol Inf Wahyo Yuniartoto SE MTr (Han) mengatakan, ada ornamen pembangunan lainnya yaitu pembuatan talud pondasi jalan, gorong-gorong.

“Semua itu, setelah jadi, nantinya struktur jalan menjadi standar. Warga masyarakat bisa menggunakan jalan tersebut dengan kendaraan roda empat. Dan, jalan TMMD ini akan memperlancar akses masyarakat. Seperti warga akan mudah jika mau ke kota kecamatan, baik utuk menjual hasil pertaniannya atau keperluan lainnya. Tentu juga meningkatnya perekonomian warga menjadi tujuan akhir,” tandas Wahyo.

Menurut Dandim, sebelumnya kawasan di sini tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sebab hanya jalan setapak di kawasan perkebunan warga.

Melalui TMMD Sengkuyung Tahap I, TNI membuka jalan setapak itu sehingga tidak lama lagi masyarakat akan bisa lancar saat beraktivitas. (Estanto)

Diduga Palsu, Pabrik Jamu Beromzet Rp 500 Juta Digerebek Polisi

Cilacap, Maspolin.id – Sederetan produk jamu yang diduga palsu itu menarik perhatian, karena nama merknya aneh-aneh. Seperti Kopi Cleng, Xian Ling, Reximal, Miramax, Lasmi, Okura, Urat Kuda, Africa Blank Ant, Gali-Gali, Tawon Liar, Cobra, Tiger-X, dan Greng Joss.

“Jamu ini memang terdiri dari berbagai merk, tetapi bahan bakunya sama yakni serbuk jahe ditambah cabai Jawa dicampur zat kimia terlarang,” ujar Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto saat gelar perkara di Mapolres, Jumat (8/3/2019).

Jamu-jamu ini dibuat dalam skala besar dengan produksi rumahan (home industry). Produksi model seperti ini dalam beberapa tahun terakhir sangat marak di Cilacap, namun hasil produksinya dilempar ke luar Cilacap berdasarkan pesanan, dan tersembunyi.

Namun, Sat Narkoba Polres Cilacap sudah mengendusnya dan telah menangkap satu orang pelaku berinisial SG (41), si pembuat jamu palsu.

Seperti diungkapkan Kapolres, petugas juga mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku untuk membuat jamu palsu. Jumlahnya sekitar ribuan.

Hebatnya lagi, SG sudah melakukan pembuatan jamu palsu ini sekitar satu tahun lebih.

SG membuat jamu palsu ini dengan menggunakan bahan campuran obat yang tidak sesuai dengan aturan kesehatan.

Dan, dia akan dijerat dengan Pasal 196 jo Pasal 98 jo 2 dan ayat 3 sub Pasal 197 jo Pasal 106 ayat 1 UU No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Serta dihukum di atas lima tahun penjara.

Warga Jalan Jeruk Manis RT 05 RW 01 Desa Kedawung, Kecamatan Kroya ini memang tidak sendiri dalam melakukan pemalsuan jamu. Tetapi, beberapa pekerjanya dijadikan saksi untuk proses selanjutnya.

Kepada petugas, SG membenarkan jika jamu yang dia produksi berbahan baku sama.

“Untuk jamu penambah stamina dicampur obat kuat yang beredar di pasaran, yang dibeli dengan cara online,” ucapnya.

Menurut dia, pabrik beroperasi sudah satu tahun dengan omzet per bulan Rp 500 juta.

“Selama ini jamu palsu berbagai merk itu sudah dipasarkan di luar Jawa,” imbuhnya.

Ditegaskan Kapolres, terbongkarnya kasus ini karena ada laporan dari masyarakat jika di Kecamatan Kroya terdapat sebuah pabrik yang diduga memproduksi jamu palsu.

“Kita segera melakukan penyelidikan. Awalnya kita menemukan bukti adanya pembuatan jamu palsu, sehingga dilakukan penggerebekan. Pemilik pabrik langsung kita amankan, pekerjanya kita jadikan saksi,” tandas Kapolres. (Estanto)

TAMPILKAN SISI KEPEDULIAN” AIPTU FEBRI AFANDI BHABINKAMTIBMAS POLSEK WIDANG EVAKUASI ORANG TERLANTAR

Tuban,Maspolin.id – Bhabinkamtibmas Polsek Widang Polres Tuban Polda Jawa Timur, Aiptu Febri Afandi, S.H. bersama dengan Perangkat Dusun Cambor Desa Mrutuk  Kecamatan Widang dan Puskesmas Compreng mengevakuasi orang terlantar tanpa identitas yang sedang mengalami sakit untuk di dibawa ke RSUD Tuban, Kamis (07/03/19) kemarin.

Orang tanpa identitas ini dalam kondisi sakit tidak ada  yang merawat, sudah berada di lokasi ini selama 2 hari, menurut keterangan warga sekitar, seorang perempuan yang tidak diketahui identitasnya ini berada diteras rumah warga Dusun Cambor Desa Mrutuk dalam keadaan sakit dan tidak ada keluarga yang bisa dihubungi,  ” tutur Aiptu Febri Afandi. S.H..

Koordinasi kita lakukan dengan Dinas Sosial Kabupaten Tuban, agar orang ini dibawa ke RSUD Tuban, setelah sampai di RSUD Tuban dan diterima dokter jaga, selanjutnya di rawat di Rumah Sakit, ” tambah Aiptu Febri Afandi, S.H.

Kontributor : Humas Polsek Widang

Ribuan Masyarakat Datangi Polres Asahan Dukung Kinerja Kapolda Sumut

Asahan,Maspolin.id – Ribuan masyarakat Kabupaten Asahan yang terdiri dari sejumlah elemen, seperti Alim Ulama, Ormas, OKP, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, Tukang Becak, mahasiswa dan pelajar Pramuka mendatangi Mapolres Asahan, Jumat (8/3/2019).

Adapun maksud kedatangan massa tak lain untuk memberikan dukungan moril kepada Irjen Pol Agus Andrianto atas desakan seorang anggota DPR RI Romo Safii beberapa waktu lalu yang meminta dirinya dicopot dari jabatan sebagai Kapolda Sumatera Utara.

“Kita siap mendukung kinerja Bapak Kapoldasu Irjen Agus Andrianto dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif. Terkait tudingan Romo Syafii, kami minta Polri mengusut dugaan keterlibatannya dalam aksi 27 Februari lalu di Tebing Tinggi. Karna bisa saja beliau salah satu aktor di balik kegaduhan tersebut”, ucap Wakil Ketua KNPI Asahan, Adit Satria Tanjung pada wartawan di sela sela aksi.

Perwakilan sejumlah elemen masyarakat secara bergantian melakukan orasi sebagai bentuk dukungan terhadap Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto.

“Kami orang jawa sakit hati. Saudara kami difitnah. Kami ada di samping Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto. Kami mendukung setiap kinerja Kapolda karna selama ini kami melihat beliau berpihak dan bisa sebagai pemersatu masyarakat Sumatera Utara khususnya warga Kabupaten Asahan dari berbagai elemen, suku dan agama. Kami juga meminta agar Bapak Kapolri memberikan penghargaan kepada Kapolda Sumut atas prestasi nya yang mampu mempersatukan masyarakat Sumut, menetralisir paham kebencian dan arogansi di Sumatera Utara”, ucap Ketua DPD Asahan, Wage saat berorasi.

“Saat ini masyarakat Sumatera Utara coba diobok obok Romo Syafii atas pernyataannya kemaren. Romo Syafii tidak menyadari kalau baru kali ini ada Kapolda serasa gubernur. Siapa dia…??? Dia lah Irjen Pol Agus Andrianto”, teriak Ketua DPP LSM GOWA Sumut, Satriawan Guntur Zass SH disambut pekikan setuju dari massa yang lain.

“Kita masyarakat Sumatera Utara khususnya warga Kabupaten Asahan jangan mau dijadikan korban segelintir oknum untuk sebuah kepentingan. Kita harus bersatu. Usir Romo Safii dari Sumatera Utara. Karna dia membuat kegaduhan”, ucap perwakilan dari Banser Asahan dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, masyarakat juga meminta kepada Kapolres Asahan agar mereka bisa berkomunikasi dengan Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto melalui sambungan telepon Video Call, untuk menyampaikan secara langsung dukungan mereka, dan dikabulkan oleh Kapolres Asahan.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat, khususnya masyarakat Asahan kepada saya. Saya minta mari kita bersama-sama menjaga kekondusifan di tengah-tengah masyarakat. Khususnya menjelang Pileg dan Pilpres yan akan datang”, ujar Agus Andrianto dari seberang telepon kepada masyarakat Kabupaten Asahan.

Selain Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. sejumlah pejabat utama Polres Asahan terlihat menerima kedatangan ribuan massa.

Usai menyampaikan sejumlah orasi dukungan moril kepada Kapolda Sumut dan Polri, massa membubarkan diri dengan tertib meninggalkan Mapolres Asahan.

Novian Harhara

Berniat Mancing Di Sungai Brantas ,Warga Tulungagung Temukan mayat Mrs X

Tulungagung,Maspolin.id – Bersamaan dengan ditemukannya mayat laki-laki tak dikenal di sungai Ngrowo kelurahan Kedungsoko Kecamatan/kabupaten Tulungagung ,satu lagi mayat perempuan Mrs X juga ditemukan di sungai Brantas desa Pakel kecamatan Ngantru kabupaten Tulungagung.

Mayat pertama kali diketahui oleh Agus (29) warga RT 02/03 desa Pakel kecamatan Ngantru kabupaten Tulungagung saat hendak memancing di sungai brantas.

Mayat diketemukan sudah dalam kondisi membusuk dengan posisi tengkurap.

Selanjutnya Agus bersama Kohar (40) warga satu desa tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngantru .

Kapolsek Ngantru Akp Maga Fidri Isdiawan Jumat 08/03 saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tersebut .

“Kejadian bermula saat salah satu warga desa Pakel yang saat itu hendak memancing di sungai brantas sekitar pukul 16.30 wib menemukan sesosok mayat mengapung dipinggir sungai dengan posisi kepala tertelungkup ke bawah ” terang Maga .

“Dilihat dari kondisi mayat yang sudah membusuk ,korban diperkirakan meninggal sejak kemarin “tambahnya .

“Selanjutnya petugas kepolisian sektor Ngantru bersama team inafis Polres Tulungagung membawa mayat korban ke RSUD Dr Iskak untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematian mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya ini ” pungkas Maga.

Soim

Mayat mengapung di kali ngrowo gegerkan warga Kedungsoko Tulungagung

Tulungagung, Maspolin.id – Warga kelurahan Kedungsoko kecamatan kota Tulungagung Jumat 08/03 sekitar pukul 16.30 wib digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di kali Ngrowo kelurahan setempat .

Pasalnya sesosok mayat tersebut saat ditemukan warga sudah dalam kondisi membengkak serta mengeluarkan bau busuk yang menyengat .

Tidak lama kemudian petugas Kepolisian sektor kota Tulungagung bersama team Inafis Polres Tulungagung dibantu dari instansi TNI dan satpol PP Tulungagung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan evakuasi mayat misterius tersebut .

Setelah beberapa saat mayat yang masih memakai pakaian jaket warna hitam lengkap dengan jam tangan berhasil dievakuasi petugas untuk dibawa ke RSUD Dr Iskak Tulungagung guna dilakukan otopsi .

Kapolsek Kota Tulungagung Akp Rudi Purwanto SH kepada wartawan menerangkan jika untuk sementara ini identitas mayat laki-laki tersebut belum jelas .

“Memang benar barusan kami mendapatkan laporan dari warga terkait penemuan mayat yang mengapung di kali ngrowo kelurahan kedungsoko sekitar pukul 16.30 wib dan selanjutnya kita evakuasi ke RSUD Dr Iskak Tulungagung untuk dilakukan otopsi ” terang Rudi .

Ditanya soal korban apakah merupakan pelaku pencurian Speaker di Masjid Al Fallah kelurahan Kedungsoko tempo gari ,Kapolsek masih menduga korban kemungkinan adalah pelakunya namun belum berani memastikan sebelum dilakukan otopsi dari petugas identifikasi .Korban yang kita temukan ini berjarak radius 300 m dari TKP pencurian Masjid Al Falah.

“Kami belum bisa memastikan apakah korban tenggelam di kali ngrowo ini adalah pelaku pencurian speaker di masjid Al Falah kemarin apa bukan ,namun dari dugaan sementara dari hasil keterangan saksi-saksi kemarin ada kesamaan ciri-ciri pelaku dengan korban yang barusan kita temukan dan untuk itu kita belum berani memastikannya .”tambah Kapolsek .

“Nanti setelah kita lakukan otopsi akan kita berikan info selanjutnya kepada teman-teman wartawan ” pungkas Kapolsek .

Sesuai dengan data laporan di Polsek Kota Tulungagung pada Rabu 06/03 kemarin ada laporan dari jamaah masjid Al Fallah sekitar pukul 22 30 wib ada seorang lelaki yang tidak dikenal melakukan aksi pencurian 2 buah speaker 15″ yang terpergok oleh warga yang curiga akan gerak-geriknya di masjid Al Falah di dusun Dukuh Gending RT 1 RW 2 Kelurahan Kedungsoko.

Warga melihat seorang laki-laki masuk ke dalam masjid dengan mengendarai sepeda motor Honda CB 150 R warna merah putih dengan nopol AG5832XU .

Pelaku kepergok warga mengambil speaker masjid yang berukuran 15″ dengan merk AUDAX dengan cara melepasnya dari boks.

Setelah mengambil speaker itu, pelaku mencoba kabur dengan mengendarai motornya.

Namun motor yang dikendarainya menabrak pohon di seberang jalan.

Diduga takut menjadi sasaran amuk massa, pelaku meloloskan diri dengan menceburkan diri ke Sungai Ngrowo yang saat itu airnya sedang naik .

Namun setelah dilakukan penyisiran disekitar lokasi kejadian warga dan petugas kepolisian tidak berhasil menemukan pelaku .Akibat kejadian tersebut Masjid Al Falah mengalami kerugian sekitar 1 juta rupiah.

Soim

KAPOLRESTABES MEDAN DAMPINGI KAPOLDASU JUM’AT BAROKAH DAN SILATURAHMI DENGAN MASYARAKAT KECAMATAN MEDAN SUNGGAL

Medan,Maspolin.id – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSI mendampingi Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH dalam kegiatan Jum’at Barokah dan Silaturahmi dengan Masyarakat Kecamatan Medan Sunggal dimasjid Raya Datuk Badiuzzaman Surbakti jalan Pdam Sunggal No 1 Medan, Jum’at 8 maret 2019.

Kegiatan Silaturahmi ini dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto,SH,MH,
Wakapolda Sumut Irjen pol Mardiaz kusin dwihananto SIK,Mhum,PJU Polda Sumut,Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH,SIk,MSi,Waka Polrestabes Medan Akbp Rudi Rifani,SIK,Pju Polrestabes Medan,Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi,SIK,MH,Camat Medan Sunggal,Para Lurah Kecamatan Medan Sunggal,Para Kepala Lingkungan Sekecamatan Medan Sunggal,Tokoh Masyarakat,Tokoh agama dan masyarakat Kecamatan Medan Sunggal yang dihadiri sekitar 4 Ribu orang.

Kegiatan Silaturahmi ini dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas yang Kondusif pada pelaksanaan pileg dan pilpres tahun 2019.

Awal kegiatan dimulai dengan sholat Jumat bersama selanjutnya kegiatan silaturahmi yang dibuka dengan doa,makan bersama,kata sambutan perwakilan dari masyarakat kecamatan Medan Sunggal ilhamsyah,SH,
Arahan dan bimbingan dari Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH,Pembagian bingkisan/tali asih dan foto bersama.*

Novian Harhara

PT Krakatau Enginering (KE) dan Kepala Imigrasi Kelas 1 Serang, klarifikasi terkait viralnya Video Tenaga Kerja Asing

SERANG,Maspolin.id – Perusahaan PT Krakatau Engineering (KE) anak perusahaan Krakatau Steel (KS), Kepala Imigrasi Kelas 1 Serang memberikan klarifikasi terkait viralnya Video Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina yang berjalan kaki diperumahan Taman BMW Serang, beredar di media sosial (medsos), Jumat (08/03/2019) Di Ruang Press Conference Humas Polda Banten.

Dalam viralnya Video Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina ada yang mengatakan jumlah TKA itu mencapai 1000 orang, Itu Tidak Benar alias Bohong.

Namun menurut Utomo Nugroho Dirut PT Krakatau Engineering (KE), anak perusahaan Krakatau Steel (KS) yang mempekerjakan mereka mengatakan bahwa jumlah TKA Cina hanya sebanyak 100 orang saja.

“Dalam rangka peningkatan kapasitas produksi menuju 10 juta ton crude steel untuk kebutuhan baja Nasional, Krakatau Steel sedang mendukung merampungkan pembangunan proyek Blast Furnace Complex yang saat ini akan memasuki tahap persiapan operasi, kita membutuhkan tenaga dari pemasok teknologi (blast furnace/peleburan baja) tersebut. Itu mengapa kita harus mendatangkan tenaga dari pemasok. Sekarang sudah masuk tahapan transfer pengetahuan,” kata Utomo Nugroho,

Lebih lanjut Dirut PT.KE menjelaskan Para TKA itu bekerja sejak Januari 2019, dengan masa kerja enam bulan. Sejak pertama kali pertama dipekerjakan, mereka di inapkan perumahan Taman BMW, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.

“Para tenaga kerja skill (tenaga ahli) ini akan bekerja di area Blast Furnace Complex yang meliputi area Raw Material Handling, Pabrik Sinter, Pabrik Cokes Oven, BFC, Hot Stove dan HMTP dalam jangka waktu sekitar 3 sampai dengan 6 bulan,” Ujarnya.

Setiap harinya, mereka di antar jemput menggunakan kendaraan khusus. Namun sejak satu Minggu lalu, mereka terpaksa berjalan kaki ke depan perumahan, karena dijemput menggunakan bus milik PT KS yang tidak bisa menjemput sampai ke depan tempat mereka tinggal.

“Dikomplek itu memang kendaraan besar tidak bisa sampai ke perumahan mereka. Untuk sampai ke kendaraan (jemputan), mereka jalan berbondong-bondong (jalan kaki). Sehingga menimbulkan perhatian warga sekitar. Sehingga mengupload ke medsos,” terangnya.

Usai ramai di jagat net, pihak KE mengaku akan memindahkan mereka dari Perumahan Taman BMW ke lokasi yang lebih aman dan di anggap Tidak menimbulkan konflik sosial dengan warga sekitar.

Namun mereka belum menentukan langkah hukum, bagi pengupload pertama video TKA Cina yang berjalan kaki diperumahan untuk bekerja ke KE.

“Langkah hukum, rasanya nanti akan kami konsultasikan dengan lawyer kita, dunia sekarang kan lain, langkahnya ya memeberikan informasi dan klarifikasi, hal itu yang paling mungkin kita lakukan,” jelasnya.

Sementara itu Indra safari legal PT. Krakatau engineering mengatakan bahwa PT Krakatau Engineering selaku bagian dari konsorsium kontraktor bersama MCC CERI dalam menjalankan proyek ini selalu mengikuti dan mematuhi undang undang dan peraturan yang berlaku dalam penyelenggaraan bisnis dan operasinya, termasuk dalam aturan ketenagakerjaan serta penerapan tata kelola yang baik sesuai dengan pedoman Good Corporate Governance.

“Terkait penggunaan produk dari Cina kita telah melewati lelang untuk pengadaan teknologi peleburan baja, PT.KS ketika melakukan proses pemilihan vendor atau teknologi harus tunduk pada regulasi yang ada, tidak mungkin dengan pemilihan atau penunjukkan langsung. Harus menggunakan tendering. Tentu hasil yang menang itu menentukan. Yang menang memang dari Tiongkok,” ujarnya.

Sedangkan menurut Kepala Imigrasi Kelas 1 Serang, Syamsul hingga kini belum ditemukan TKA bermasalah yang bekerja di PT Krakatau Engineering (KE). Termasuk yang saat ini ramai di media sosial.

“Terkait TKA yang ada di PT Krakatau Engineering (KE), itu semua tenaga ahli, bukan tenaga kasar. Jadi perijinannya sudah sesuai semua,” pungkasnya.

Divhumas

Banjir, Polsek Parengan Pantau Situasi

Tuban,Maspolin.id – Bhabinkamtibmas Polsek Parengan Polres Tuban Aipda Musiatin bersama dengan Babinsa Serda Muri menyambangi warga serta memantau Banjir yang menggenangi wilayah Desa Brangkal Kecamatan Parengan kabupaten Tuban,Rabu 6/2019.

Banjir yang diakibatkan meluapnya air kali kening menggenangi beberapa rumah warga dan kebun milik warga dan sekolahan.

Kepala kepolisian sektor Parengan Resort Tuban AKP Basir SH memerintahkan kepada seluruh jajarannya khususnya Bhabinkamtibmas dan unit Sabhara, agar terus melakukan patroli wilayah, memantau perkembangan genangan air yang ada di wilayahnya masing-masing.

Rerutama yang menjadi langgangan banjir, untuk memberikan pelayanan, pengayoman dan pelindungan kepada masyarakat.

Agus/Hum

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.