Inilah Beberapa Penghargaan Yang Berhasil Diterima Pemkab Tuban Selama 2018

TUBAN,Maspolin.id – Di penghujung 2018, telah banyak program yang dilaksanakan oleh Pemkab Tuban, baik program pembangunan di bidang infrastruktur, kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Semuanya telah membuahkan hasil, terbukti dengan sederet penghargaan yang telah diperoleh oleh Kabupaten Tuban, baik tingkat provinsi hingga nasional.

Bupati Tuban H. Fathul Huda mengatakan, perjalanan pemerintahan yang ia pimpin di 2018 berjalan cukup baik. Seperti instruksi yang diberikannya kepada seluruh OPD di Kabupaten Tuban untuk membuat inovasi di bidang masing-masing, telah banyak membuahkan hasil.

“Perjalanan pemerintahan 2018 saya kira cukup baik, instruksi untuk membuat  inovasi dikerjakan dengan sungguh-sungguh oleh semua OPD,” kata Bupati Huda, Senin (31/12).

Bupati menjelaskan, banyak penghargaan yang didapat Kabupaten Tuban tahun ini, seperti Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diberikan oleh Menteri Tenaga Kerja RI, pada 12 Januari 2018. Hasi kinerja dengan ‘Status Sangat Tinggi Bintang Dua’ diberikan oleh Kemendagri, di Jakarta, Rabu, 25 April 2018, penghargaan sebagai pemenang Platinum Kabupaten Terbaik dalam kategori Pelayanan Publik IAA 2018, Jumat 14 September 2018, Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur tahun 2018- Otonomi Award Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (OA JPIP), Senin (22/10/), Penghargaan Piala Natamukti dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM).

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Kamis (15/11, Bupati Entrepreneur Award 2018 kategori perdagangan (Trade) dari Mark Plus Inc dan Philip Kotler Center for ASEAN Marketing Rabu, (5/12), dan sederet penghargaan lainnya. 

Meski banyak penghargaan telah diperoleh, bupati menegaskan, penghargaan bukanlah tujuan utama, akan tetapi kepuasan publik akan kinerja pemkab adalah hal terpenting.

“Penghargaan itu bonus, yang penting output-nya, dan kepuasan publik. Sekarang skor kita 80 masuk kategori memuaskan, diharapkan tahun depan meningkat sampai ke sangat puas,” yakin bupati.

Selain itu, bupati juga menyinggung masalah kemiskinan yang juga masuk dalam fokus kinerja pada 2018. Seperti diketahui, pada 2018 angka kemiskinan  Tuban turun sebesar 1,56 persen,  dari 16,87 persen menjadi 15,31 persen. 

Terdapat beberapa program yang telah dilaksanakan untuk menurunkan angka kemiskinan, salah satunya adalah penyaluran dana hibah.

Ia menjelaskan, salah satu kendala pengentasan kemiskinan tidak berjalan maksimal adalah beberapa hibah yang kurang tepat sasaran. Mengenai hal ini, Pemkab Tuban segera melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Penurunan hingga 1,56 persen tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Pemkab Tuban, mengingat hanya 4 kabupaten/kota di Jawa Timur yang mengalami penurunan angka kemiskinan. Orang nomor satu di Tuban ini meyakinkan, angka kemiskinan tersebut dapat terus diturunkan dengan berbagai program maupun pembangunan di Kabupaten Tuban.

Salah satunya dengan menyalurkan dana hibah, serta pengerjan proyek pembangunan di awal tahun. “2018 sudah kita laksanakan, di 2019 harus kita lakukan lagi. Semua hibah dan proyek pembangunan harus segera disalurkan dan dikerjakan di awal tahun,” tegasnya.

Bupati menambahkan, jika saat ini alokasi dana PHK telah bertambah, yang sebelumnya Rp 19 triliun menjadi Rp 34 triliun atau bertambah sekitar 60 persen. Bupati memerintahkan agar OPD terkait, serta pemerintah desa mencari daftar baru untuk menjadi penerima manfaat sebesar 60 persen tersebut di 2019.

“Semua juga harus ikut mengawal, agar tepat sasaran,” imbuhnya.  

Ia meyakinkan, jika keberhasilan pembangunan di 2018 tidak hanya dipertahankan, tetapi  harus dikembangkan, agar Kabupaten Tuban lebih religius, bersih, maju dan sejahtera dapat terwujud. “Kalau ingin maju bukan mempertahankan yang ada, tetapi harus mengembangkan yang ada. Bukan cuma usaha, tetapi juga doa kepada Tuhan,” tutup bupati. (

Daftar prestasi Kabupaten Tuban sepanjang tahun 2018:

PENGHARGAAN PEMKAB TUBAN 2018

  1. Penghargaan Kepada Bupati Tuban sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diberikan oleh Menteri Tenaga Kerja RI, Hanif Dhakiri yang diterima Wakil Bupati di Gedung Negara Grahadi , 12 Januari 2018.
  2. Penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat B dari Menteri Pendayagunaan Aparatus Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur Kepada Bupati Tuban, 31 Januari 2018 .
  3. Piagam Penghargaan atas komitmen dalam mendukung program aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi,  Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (07/03/18).
  4. Penghargaan Atas Prest Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (07/03/18).asi Kinerja Dengan ‘Status Sangat Tinggi Bintang Dua’penghargaan ini diberikan oleh Kemendagri, di Jakarta, Rabu, 25 April 2018.

Sebagai Apresiasi, Pemprov Jatim memberikan penghargaan serupa, yang diberikan oleh Gubernur Jatim kepada Wakil Bupati Tuban, Jum’at, 27 April 2018.

  1. Penghargaan Pencapaian Peningkatan Produksi Jagung tertinggi tingkat Jatim. Penghargaan ini diberikan oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, MS. DAA. Kepada Wakil Bupati Tuban,  Ir. H. Noor Nahar Hussein,  M.Si pada acara Evaluasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Jagung, Kedelai Provinsi Jawa Timur, dan Persiapan Penyusunan angka ramalan (Aram) I tahun 2018 di Hotel Aria Gajayana Malang, Kamis 12 Juli 2018
  2. Penghargaan Kabupaten Layak Anak kriteria ‘Pratama’ yang diserahkan oleh Menteri PP-PA, Yohana Yembise kepada  Bupati Tuban, H. Fathul Huda. Senin 23 Juli 018, pada acara Malam Penghargaan KLA 2018 yang merupakan bagian dari Hari Anak Nasional 2018, bertempat di Dyandra Convention Center Jalan basuki Rachmat 93-1-5, Kota Surabaya.
  3. Penghargaan sebagai Pemenang Platinum Kabupaten Terbaik dalam kategori Pelayanan Publik IAA 2018, Platinum merupakan Peringkat Tertinggi dalam IAA 2018.

Penghargaan ini terima langsung oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo di Ballroom Dua Mutiara, Hotel JW. Marriot, Jalan Dr. Ide Anak Agung Jakarta, Jum’at 14 September 2018.

  1. Piagam Penghargaan kepada Kabupaten Tuban sebagai apresiasi atas di perolehnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tuban Tahun Anggaran 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo yang mewakili Pemerintah Pusat kepada Bupati Tuban. H. Fathul Huda di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya. Jum’at (28/09).
  2. Penghargaan Anugerah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Tahun 2018kategori Kepatuhan dan Kualitas tata kelola seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi. Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda dari Komisioner KASN, Prof. Dr. Prijono Tjiptoherijanto di Hotel Bhidakara, Jakarta, Selasa (23/10/18)
  3. Pemkab Tuban raih penghargaan Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur tahun 2018 –  Otonomi Award Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (OA JPIP). Anugerah diberikan atas inovasi Wisata Arsip Anak Sekolah dan Masyarakat (Warasmas) yang dikembangkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tuban. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Ir. Soekarwo kepada Wakil Bupati Tuban, Ir.H.Noor Nahar Hussein, M.Si., di hotel Shangrila Surabaya, Senin (22/10/2018).
  4. Makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoro Qondi meraih Penghargaan Terbaik Pertama Anugerah Wisata Jawa Timur (AWJ) Tahun 2018 dalam kategori daya tarik Wisata Budaya, Penghargaan itu diberikan oleh Sekda Provinsi Jatim, Heru Tjahjono di ballroom hotel Mercure, Surabaya, Selasa malam (23/10/18). Ketua Yayasan Masjid Ibrahim Asmoroqondi, Sukardi menerima penghargaan secara langsung  didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Drs. Sulistyadi, MM.
  5. Komitmen dan semangat  Bupati Tuban dalam mendorong dan menginspirasi Inovasi di setiap OPD  berbuah Penghargaan, Pemerintah Kabupaten Tuban menerima Inagara (Inovasi Administrasi Negara) Award  dari Lembaga Administrasi Negara (LAN). Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda dari  Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si. Selasa (30/10/18).
  6.  Penghargaan Piala Natamukti dari  International Council for Small Business (ICSB) Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM). Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga kepada Bupati Tuban, H. Fathul Huda di Graha Widya Bhakti, Gedung 123 Kawasan Puspiptek Serpong Tangerang Selatan, Kamis (15/11/18).

Pengahargaan ini diberikan atas keberhasilan mendorong keberlangsungan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan keberhasilan Pemerintah Daerah dalam memasarkan, mendorong peningkatan kualitas, serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya.

  1. Bupati Tuban, H. Fathul Huda menerima penghargaan Bupati Entrepreneur Award 2018 kategori perdagangan (Trade) dari Mark Plus Inc dan Philip Kotler Center for ASEAN Marketing yang bekerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Koperasi dan UKM, Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga pada acara INA (Innovation Network of Asia) Entrepreneur Award 2018 di Glass house, Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, Jalan Jendral Sudirman Senayan Kebayoran baru Jakarta Selatan, Rabu, (5/12/2018).
  2. Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, berhasil memperoleh Penghargaan Terbaik 2 Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tingkat Nasional 2018. Penghargaan ini diterima oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda dari Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi,  Khairul Anwar yang di dampingi Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto di Hotel Kartika Candra, Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 18-20 Jakarta, Rabu (05/12/18).
  3. Turut hadir pada kegiatan ini Kepala BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Cabang Perintis Tuban, Rofiul Masyhudi dan Kepala Desa Karanglo, Sunandar, S.HI.
  4. Jaringan Dokumentasi dan Informasi (JDIH) Kabupaten Tuban berhasil meraih Penghargaan JDIH Terbaik 2018tingkat kabupaten dari Menteri Hukum dan HAM RI. Penghargaan ini diterima oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda dari Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementrian Hukum dan Ham RI Prof. Dr. H. R. Benny Riyanto, S.H., M.Hum., C.N. pada acara Pertemuan Integrasi Sistem Jaringan Dokumentasi dan Informasi (JDIH) Tingkat Nasional Tahun 2018, Senin (10/12/18) bertempat di Swiss-bel Hotel Mangga Besar, Jalan Kartini No. 57 Jakarta Pusat.
  5. Penghargaan Kabupaten Peduli HAM Tahun 2018, diserahkan oleh Menkumham, Yasona Laoli kepada Asisten Pemerintahan selaku Plt Kepala Kesbangpol, Joko Sarwono di Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI, hari ini, Selasa (11/12/18).
  6. Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018 Kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Yohana Yembise kepada Bupati Tuban, H. Fathul Huda yang di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Rabu (19/12/18). (Nur/Hum)

Salah faham,berujung keributan berdarah dan prmbacokan

Tuban,Maspolin.id– Muji (55), salah satu warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Kota Tuban harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Koesma Tuban karena mengalami luka bacok di bagian kepala dan dada. Korban dibacok menggunakan sebilah sabit oleh Parsilan (48), di sebuah warung kopi yang berada di tepi jalan Dusun Lidan, desa setempat, Selasa sore, (1/1/2019).

Pembacokan itu diduga salah paham antara korban dengan pelaku, usai terjadi keributan di dalam warung tersebut. Saat ini pelaku telah ditahan di Polsek Kota Tuban guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku telah dibawa anggota,” ungkap Mokhamad Abdul Rochim, Kepala Desa (Kades) Kembangbilo. Berdasarkan informasi di lapangan, pembacokan itu bermula saat pelaku yang merupakan warga Desa Sumurgung, Kecamatan Kota Tuban sedang menikmati kopi bersama Sumari di lokasi kejadian.

Ketika berada di kedai warung kopi, pelaku merasa tersinggung lantaran diejek oleh Sumari yang merupakan warga Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merupakan. Tak terima dilecehkan, pelaku langsung mengambil gelas yang berada di atas meja dan memukulkan tepat ke arah kepala Sumari.

Sontak kejadian itu membuat kondisi warung mencekam. “Parsilan memukul kepala Sumari dengan menggunakan gelas, karena salah paham,”terang Kades.

Setelah dipukul, pelaku sepakat membawa Sumari ke rumah sakit untuk berobat. Pada saat bersama itu, pelaku pulang untuk mengambil sebilah sabit dan kembali ke warung kopi.

“Parsilan (pelaku, red) kembali ke warung dengan membawa sabit, dan disitu ada Muji,” jelas Kades Kembangbilo. Setelah itu, Muji menegur kedatangan Parsilan yang tega memukul temannya sendiri dengan menggunakan gelas.

Merasa tak terima, Parsilan naik pitam dan mengeluarkan sabitnya hingga terjadi perkelahian dengan Muji. Muji pun harus terkapar bersimbah darah dengan luka bacok di bagian kepala dan dada akibat terkena sabetan senjata tajam milik pelaku.

Setelah itu, pelaku meninggalkan korban dalam kondisi luka bacok.

“Usai membacok, Parsilan pergi meninggalkan warung. Ia pergi ke rumah, dan korban dibawa ke rumah sakit,”terang Kades. Selanjutnya, anggota memburu keberadaan pelaku, dan tanpa perlawanan pelaku diamankan ketika berada di rumahnya, di Desa Sumurgung, Tuban.

“Pelaku telah diamankan, dan perkara itu ditangani Polsek Kota Tuban,”jelas Iptu Dean Tomy R, Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Tuban.

Lilik s

Goyangan Sendok dan Wajan Sang Koki Berseragam Sat Brimob Polda Banten

PANDEGLANG – Berseragam Polisi memiliki ahli memasak didapur. Ketika memasak, goyangan wajan sang koki buat tidak sabar orang untuk mencicipinya. Itulah, sang koki yang bekerja di satuan Brimob Polda Banten di mobil dapur yang berjalan di posko-posko pengungsi.

Selasa sore (01/01/2018) pukul 15.00 WIB tim peliput mencoba mengunjungi para ahli dibidang masak -memasak dapurnya mobil Brimob. Sampai dilokasi, tim melihat goyangan sendok dan bunyian kuali yang membuat para pengungsi tidak sabar mencicipi makanan sang koki yang berseragam baju Polisi dan bercelemek seperti sang master koki

“Hehe, mas bisa saja, saya merasa senang mas, ketika masakan saya dicicipin orang banyak,”terang sang koki yang memiliki kumis bernama Iptu Abudin

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Dansat Brimob Kombes Pol Reeza Herasbudi SIK MM kepada tim peliput menyebutkan, itu masakan anggota dirinya (Brimob, Red) yang di dapur umum mobil enak banget, terasa kalah akan makan di restoran.

“Hari ini saya beserta tim melakukan pengecekan dapur lapangan didaerah Labuan Karo BohonG Pandeglang Banten. Terlihat anggota saya sebagai koki merasa senang akan tugasnya,”Ungkap Reeza

Ditambahkan Dansat Brimob, bahwasanya Satgas Brimob Nusantara (Sat Brimob Banten, red) yang tergabung dalam ops aman Nusa II kalimaya hadir ditengah tengah masyarakat untuk memberikan bantuan makanan siap saji.

Kegiatan ini menunjukkan wujud dari kepedulian pemerintah pusat melalui program Kapolri dimana Negara maupun Polri harus hadir ditengah tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Makanan kami siapkan 2 Kali sehari dan bisa dinikmati oleh warga sejumlah 600 orang. Dipersilahkan kepada seluruh warga untuk menikmatinya,”tutup Reeza. *(BidHum)*

Antisipasi Tindakan Kriminal, Polsek Tambakboyo Giatkan Sambangi Wilayahnya

TUBAN,Maspolin.id – Guna mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya Unit Reserse Kriminal  Polsek Tambakboyo Polres Tuban yang dipimpin Kanit Reskim Aiptu Zanuar Andy Wijaya S.H. terus berupaya meningkatkan kegiatan kring serse guna melakukan pengamanan dan mencegah adanya gangguan Kamtibmas, Senin (1/01/19) dini hari.

Kegiatan Kring Serse ini dilakukan secara mobiling di beberapa tempat-tempat yang di anggap rawan terhadap adanya tindak kriminalitas di malam hari seperti pencurian kendaraan bermotor di  tempat –tempat perkir khususya pada malam hari,pencurian dengan kekerasan,penjambretan maupun kejahatan konvensional lainya terutama di wilayah hukum Polsek Tambakboyo Polres Tuban.

“Kegiatan Kring Serse seperti ini akan terus kami lakukan guna untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan kejahatan terutama pada malam hari,adapun tempat-tempat akan kami lakukan secara berpindah-pindah pada tempat yang kami anggap rawan pada jam-jam tertentu dan sebagai antisipasi terhadap gangguan Kamtibmas,sehingga diharapkan dengan kegiatan Kring Serse tersebut wilayah hukum Polsek Tambakboyo tetap dalam situasi yang kondusif.

Sementara Kapolsek Tambakboyo AKP Rukimin, SH.MH dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan” Kegiatan Kring Serse yang dilakukan oleh Unit Reskrim diharapkan dapat menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polsek Tambakboyo,sehinga bisa tercipta situasi yang Kamtibmas yang aman nyaman dan Kondusif”Ucap Kapolsek.

Gondrong/Hum

kompak, Tiga Pilar Kecamatan Rengel Gelar Patroli Malam

TUBAN, Maspolin.id – Guna memastikan malam tahun baru 2019 dalam keadaan aman. Aparat dari kepolisian, TNI, Satpol PP beserta beberapa elemen masyarakat menggelar patroli gabungan di wilayah Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban. Senin, (31/12/2018).

Petugas gabungan tersebut dibagi menjadi beberapa regu, untuk mobiling dan disebar diberbagai titik keramaian dan obyek vital.

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Rengel AKP Yani Susilo didampingi Danramil Rengel Kapten Istoha dan Camat Rengel Drs. Eko Wardhono. Ketiga pimpinan Forkopimka Kecamatan Rengel itu melaksanakan patroli dengan mengendarai sepeda motor.

Kapolsek Rengel AKP Yani Susilo mengatakan, situasi malam tahun baru diwilayahnya sangat tertib hal ini dibuktikam dengan tidak adanya konvoi sepeda motor ataupun hal negatif lainnya.

“Dari beberapa titik yang kami lalui, situasi terpantau sangat tertib tidak ada arak-arakan ataupun konvoi di jalan”, terangnya disela kegiatan patroli.

Mantan Kapolsek Jenu menambahkan, patroli gabungan tersebut juga merupakan bentuk kekompakan dan soliditas antar TNI Polri dan juga Pemerintah di Kecamatan Rengel demi memberikan rasa aman bagi warga masyarakat.

“Semuanya saling bersinergi dan kompak, maka upaya dalam menciptakan situasi yang aman di malam pergantian tahun ini lebih optimal”, tegas AKP Yani.

Gondrong/Hum

POLISI TINDAK TEGAS,KNALPOT BRONG DILARANG MASUK KOTA

Tuban Maspolin.id-Selamat siang gaeeesss… Salam pelopor lalu lintas bagi pengguna jalan di wilayah kota Bumi Wali tercinta ini. Jelang natal dan tahun baru 2019, mulai terlihat persiapan2 dari kalangan kaum anak muda zaman now.

Eeiittt…tapi jangan salah ya. Knalpot brong dilarang masuk, atau akan kena tilang dan di tindak tegas oleh petugas. Mengapa demikian? ini salah satu modifikasi umum yang dilakukan pemilik sepeda motor yaitu mengganti knalpot.

Nah, masalahnya belum semua orang tahu ada konsekuensi kalau mengganti knalpot standar bawaan pabrik bisa kena tilang di jalan. Dasar hukumnya ada pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 285 disebutkan knalpot laik jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan dikemudikan di jalan.

So….jangan berani2 ya masuk kota Tuban dengan menggunakan knalpot brong, bisa2 bisa kena tilang.

SATLANTAS POLRES TUBAN, KUAT MENGABDI DAN SANTUN MELAYANI

Lilik.s

Bukti Tilang Sebanyak 171 Kendaraan Hasil Tilang Di Bojonegoro Belum Diambil Pemilikinya

Bojonegoro,Maspolin.id – Hingga akhir tahun 2018 ini, Sat Lantas Polres Bojonegoro masih menyimpan 171 kendaraan barang bukti hasil tilang. Hal tersebut disampaikan Kapolres Bojonegoro, KAPB Ary Fadli SIK MH MSi, dihadapan sejumlah awak media, saat pelaksanaan Analisa dan Evaliasi (Anev) Kamtibmas Polres Bojonegoro Tahun 2018, di ruang rapat Sat Lantas Polres Bojonegoro, Senin (31/12/2018).

Kapolres Bojonegoro dengan didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Lantas Polres Bojonegoro, kepada awak media menerangkan bahwa dari 171 kendaraan, semuanya kendaraan roda dua.

“Belum diketahui secara pasti, kenapa hingga akhir tahun ini kendaraan tersebut belum diambil oleh pemiliknya,” terang Kapolres.

Besar kemungkinan para pemilik kendaraan yang belum mengambil kendaraannya tersebut, saat ini belum menjalani proses peradilan di Pengadilan Negeri Bojonegoro. Selain itu, kendaraan yang masih ada di Mako Sat Lantas ini kemungkinan ada sebagian yang diindikasikan sebagai hasil tindak kejahatan.

“Bisa jadi kendaraan yang belum diambil oleh pemiliknya merupakan hasil kejahatan,” tutur Kapolres.

Selanjutnya Kapolres berpesan kepada masyarakat, jika merasa memiliki kendaraan yang saat ini masih ada di Mako Sat Lantas untuk segera mengambilnya dengan membawa bukti kepemilikan yang sah sebagai jaminan kendaraan yang ada di Mako Sat Lantas, bahwa kendaraan tersebut merupakan kendaraan miliknya.

Selain itu juga, jika masyarakat merasa kendaraannya merupakan korban kejahatan baik pencurian maupun penipuan dan penggelapan untuk segera mengurusnya di kantor Sat Reskrim agar segera diberikan administrasi pengembalian barang bukti kepada pemiliknya.

“Tentunya jika ingin mengurus kendaraannya harus disertakan bukti kepemilikan kendaraan yang sah,” kata Kapolres menambahkan.

Lebih lanjut Kapolres menerangkan kepada masyarakat yang ingin mengambil kendaraannya tidak dipungut biaya apapun dengan atau kata lain gratis, jika ada oknum yang ingin memanfaatkan dengan menjajikan bisa mengeluarkan kendaraannya dengan membayar sejumlah uang untuk segere melaporkan langsung kepada dirinya.

“Jika ada oknum yang memanfaatkan ini segera lapor dan hubungi langsung pada saya,” pungkas Kapolres.

Gondrong/Hum

Polres Bojonegoro Amankan 88 Sepeda Motor Dengan Berbagai Modifikasi Knalpot Brong

Bojonegoro,Maspolin.id – Jajaran Sat Lantas Polres Bojonegoro, hingga hari ini, Senin (31/12/2018) atau jelang perayaan pergantian malam tahun baru 2019, telah mengamankan sebanyak 88 sepeda motor berbagai jenis yang didapati menggunakan knalpot brong.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Aristianto BS SH SIK MH, ditemui awak media ini di sela-sela pelaksanaan Analisa dan Evaliasi (Anev) Kamtibmas Polres Bojonegoro Tahun 2018, di markas komandi Sat Lantas Polres Bojonegoro, Senin (31/12/2018), mengungkapkan sebanyak 88 unit kendaraan bermotor yang diamankan petugas karena didapati menggunakan knalpot brong.

“Sebanyak 67 unit diamankan di Mako Sat Lantas Polres Bojonegoro, 6 unit di Pos Polisi Jambena dan 15 unit diamankan di Mako Polsek Bojonegoro Kota,” kata Kasat Lantas AKP Aris.

Kendaraan-kendaraan tersebut diamankan petugas dari sejumlah kegiatan operasi di dalam Kota Bojonegoro, yang dikarenakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan, sehingga harus diamankan petugas, sebagai barang bukti. Sepeda motor yang diamankan tersebut baru bisa diambil setelah perayaan tahun baru 2019.

“Kendaraan bisa diambil setelah perayaan tahun baru dengan membawa kelengkapan kendaraan, menyiapkan knalpot standar dan harus diganti sendiri oleh pengendara,” terang AKP Aristianto.

Kasat Lantas menambahkan, bahwa Polres Bojonegoro jauh-jauh hari sebelumnya sudah melakukan sosialisasi ke bengkel-bengkel, yang saat itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro, terkait larangan penggunaan knalpot brong saat malam pergantian tahun.

“Kami sudah lakukan sosialisasi terkait larangan penggunaan knalpot brong,” terang Kasat Lantas.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro Kapolres Bojonegoro, KAPB Ary Fadli SIK MH MSi, kepada awak media ini kembali menegaskan bahwa jika nantinya masih ada pengendara yang nekat menggunakan knalpot brong atau ditemukan penggunaan knalpot brong, maka akan dilakukan penindakan.

“Kami imbau warga masyarakat di Kabupaten Bojonegoro agar tidak menggunakan knalpot brong, karena hal itu membuat bising dan rawan menimbulkan gesekan.” tutur Kapolres.

Selain itu, lanjut Kapolres, jelang perayaan malam pergantian tahun 2019, yang biasanya oleh sebagia warga masyarakat diisi dengan jalan-jalan berkeliling atau konvoi dengan sepeda motor, melalui media ini Kapolres juga mengimbau agar warga masyarakat selalu tertib berlalu lintas dan menghormati sesama pengguna jalan, karena jalan raya bukanlah milik sebagian orang atau milik salah satu kelompok saja, sehingga perlu adanya sopan santu dalam berkendara.

“Saling menghormati pengguna jalan dan jangan bleyer-bleyer. Ini untuk menghindari kemungkinan adanya gesekan.

Gondrong/Hum

Judi dan Pencabulan, Kasus Menonjol di 2018

Cilacap – Perjudian dan pencabulan menjadi kasus yang menonjol pada tahun 2018 di antara kasus-kasus lain di wilayah Kabupaten Cilacap selama satu tahun.

Demikian dikatakan Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto di hadapan awak media, Senin (31/12/2018), di Mapolres Cilacap.

“Penjelasan ini merupakan evaluasi dan mengukur keberhasilan kerja jajaran Polres Cilacap selama satu tahun,” imbuh Djoko.

Didampingi pejabat utama Polres, Kapolres kembali menjelaskan, ungkap kasus ini berkat kerja keras yang dilakukan jajaran Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Lantas, dan beberapa kegiatan lainnya.

Tahun 2017, ungkap Kapolres, kejahatan atau kriminalitas tercatat sebanyak 345 kasus. “Sedangkan pada 2018 tercatat 412 kasus, sehingga ada kenaikan 16 persen atau 56 kasus.”

Untuk penyelesaian kejahatan terdapat kenaikan 13 persen atau 40 kasus dari 311 pada tahun 2017 dan 351 pada 2018.

“Kami telah menyelesaikan laporan 351 kasus kriminal, meningkat 13 kasus dari tahun 2017 dengan jumlah 311 kasus,” imbuh Djoko.

Demikian juga kasus narkoba, meningkat 14 kasus dari tahun 2017 dengan jumlah 32 kasus menjadi 46 kasus di tahun 2018 atau meningkat 43 persen.

Terkait pelanggaran hukum atau tindak pidana ringan pada tahun 2017 berjumlah 260 pelanggaran, sedangkan pada 2018 tercatat 229 pelanggaran, turun 12 persen atau 31 pelanggaran.

“Adapun kasus yang menonjol pada tahun 2018, yakni kasus perjudian dimana selama tahun 2018 jajaran Polres Cilacap berhasil mengungkap 96 kasus perjudian dengan tersangka 245 orang,” beber dia.

Yang tak kalah memilukan adalah kasus pencabulan yang terakhir terjadi di wilayah Majenang, dimana seorang pelaku mencabuli 25 korban anak-anak usia sekolah.

Untuk data kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan pada tahun 2017 sejumlah 672 kasus, sedangkan pada tahun 2018 tercatat 711 sehingga ada kenaikan 6 persen atau 39 kasus kecelakaan.

Tilang pada tahun 2017 terdapat 47.406 kasus, sedangkan pada 2018 terdapat 58.943 kasus. “Artinya, terdapat kenaikan 11.537 atau 24 persen. Sedangkan untuk teguran, pada 2017 sebanyak 94.812, tahun 2018 ada 117.886 sehingga terdapat kenaikan 23.074 atau 24 persen,” tambahnya.

Pada tahun 2019, Polres Cilacap akan terus berupaya menekan angka kriminalitas dengan cara melakukan upaya sosialisasi pentingnya keamanan di masyarakat bersama pemerintah daerah, TNI, dan tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk tidak menggunakan narkoba atau tindak pidana lainnya.

“Masyarakat lebih paham apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak dilakukan. Konferensi Pers akhir tahun ini merupakan acuan bagi Polres Cilacap untuk melakukan peningkatan kinerja, sekaligus wujud keterbukaan informasi publik kepada masyarakat atas kinerja yang telah dilaksanakan Polres Cilacap selama setahun,” tutup Kapolres. (Estanto)

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.