Komandan Pasukan Marinir 1 Kunjungi Korps Brimob Polri, Jalin Silaturahmi dan Tekankan Sinergitas

Kelapa Dua, Depok, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Dalam upaya memperkuat soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri, Komandan Pasukan Marinir 1 (Komandan Pasmar 1) (Danpasmar 1), Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq, melakukan kunjungan kehormatan ke Mako Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Rabu (30/10/2024). Kunjungan ini disambut hangat oleh Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol. Drs. Imam Widodo..

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk mempererat tali silaturahmi dan membahas berbagai isu strategis terkait tugas pokok masing-masing. Dalam suasana yang akrab, Danpasmar 1 dan Dankorbrimob saling bertukar pikiran mengenai potensi kerja sama yang dapat ditingkatkan di masa mendatang.

“Kunjungan ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami untuk terus memperkuat sinergitas TNI-Polri. Saya yakin, dengan kerja sama yang baik, kita dapat menghadapi berbagai tantangan yang ada dengan lebih efektif,” ujar Danpasmar 1.

Senada dengan Danpasmar 1, Dankorbrimob Polri juga menekankan pentingnya sinergitas antara TNI dan Polri. “Sinergitas TNI-Polri merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Saya berharap kunjungan ini dapat semakin mempererat hubungan baik antara Pasmar 1 dan Korps Brimob,” ungkap Komjen Pol. Imam Widodo.

Kedua pimpinan instansi ini juga saling bertukar cenderamata sebagai ucapan terima kasih atas courtesy call yang terlaksana dengan akrab dan hangat serta diakhiri dengan pelaksanaan foto bersama.

Turut hadir mendampingi Dankorbrimob Polri diantaranya, Wadankorbrimob Polri Irjen. Pol. Ramdani Hidayat, S.H., Danpas Gegana Korbrimob Polri Brigjen. Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., Kabaglog Rorenminops Korbrimob Polri Kombes Pol. Dr. H. Agus Tri Herianto, S.I.K., M.H., Kabagren Rorenminops Korbrimob Polri Kombes Pol. Yuri Karsono S.I.K., dan Komandan Resimen II Pasukan Pelopor Kombes Pol. Teguh Triwantoro, S.I.K. M.H.

Kunjungan kehormatan Danpasmar 1 ke Korps Brimob Polri menjadi bukti nyata bahwa sinergitas TNI-Polri semakin solid. Kerja sama yang baik antara kedua institusi sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban negara, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

HUMAS POLRI

RED/Mpl/PR

Kadiv Humas Resmikan Dua Perkadiv di Sarasehan HUT ke-73

JAKARTA – Maspolin.id|| Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho resmi memperkenalkan dua Perkadiv yang telah disahkan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Perkadiv itu sebagai tindak lanjut dari Perkap Nomor 6 tentang penyelenggaraan tentang fungsi kehumasan di lingkungan Polri.

Dua Perkadiv itu di launching ke hadapan publik dalam acara Sarasehan Syukuran Hari Jadi Humas Polri ke-73. Dalam acara itu, hadir mantan para Kadiv Humas, pimpinan media, hingga perwakilan petinggi Polri, serta Ketua Dewan Pers.

“Dua peraturan kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri ini tentang manajemen risiko dan pengendalian mutu yang telah disahkan oleh Kapolri dan nanti akan kita launching bersama,” ungkap Irjen. Pol. Sandi dalam sambutannya di Sarasehan Syukuran Hari Jadi Humas Polri ke-73 di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/24).

Dua perkadiv itu, ungkap Kadiv Humas, juga sebagai penunjang dari Sertifikat Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015 yang sudah dimiliki.

Jika dirinci, dalam Perkadiv mengenai manajemen risiko, tertuang tim manajemen risiko menempatkan Kadiv Humas Polri sebagai penanggung jawab. Kemudian, ketuanya adalah para karo, sekretaris adalah kabagrenim, dan anggotanya para kabag.

Dengan aturan yang tertuang dalam Perkadiv Manajemen Risiko, kesiapan menghadapi tantangan ke depan akan semakin dimiliki para personel. Tak dipungkiri, tantangan ke depan dengan tugas-tugas Polri yang besar akan semakin berat.

“Karena upaya pengelolaan citra dan persepsi publik adalah tugas kita semua dan diharapkan seluruh anggota Polri sebagai pengemban fungsi kehumasan, sehingga dapat mendukung stabilitas kamtibmas yang kondusif dalam proses demokrasi guna percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Kadiv Humas.

Di sisi lain, terkait dengan Perkadiv mengenai pengendalian mutu diharapkan tatanan di Humas Polri semakin lebih baik. Sehingga, pelayanan publik kepada media, masyarakat dan internal Polri benar-benar dilakukan maksimal.

HUMAS POLRI

RED/Mpl/PR

Mobil Crew TV One Terlibat Tabrakan, 3 Orang Tewas ditempat

Pemalang, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Kecelakaan  melibatkan 1 buah mobil SUV Xenia yang ditumpangi oleh crew TV dengan 1 buah truck di jalan tol Pemalang Jawa Tengah di jalur A KM 315 – 900 arah Jakarta menuju Semarang dan kejadian diduga terjadi pada, Kamis (31/10).  jam 06.45 WIB.

Tiga orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut yang berasal dari mobil kru TV One sedangkan truk dan awaknya yang diduga menabrak mobil crew TV One masih dalam pengamanan petugas kepolisian.

“Iya, betul tiga (tewas),” ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto saat dikonfirmasi, Kamis.

Kasat lantas Polres Pemalang AKP Budi Prayitno mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.45 WIB tepatnya di jalur A KM 315-900 arah Jakarta menuju Semarang. Polisi pun segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Betul hari ini, tadi sekitar jam 06.45 telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara KBM Xenia dengan KBM truck,” kata Budi. Berdasarkan foto yang beredar, terlihat mobil dengan nopol B-1048-DKG berlogo TV One ringsek. Sebuah truk boks putih terlihat di belakang mobil itu. Truk tampak nyaris terbalik, tetapi tertahan pembatas jalan.

Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Sonny Irawan mengonfirmasi ada korban tewas dalam kecelakaan itu.

“Sudah ditangani. Kami sekeluarga turut berduka cita. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT,” kata Sonny.

Menurut keterangan polisi, total ada lima penumpang dalam mobil itu dengan inisial SN, MW, AS,  tiga diantaranya meninggal dunia sementara 2 orang lainnya FA dan GG yang juga penumpang mobil SUV Xenia mengalami luka berat namun sadar dan dirawat di RSI Al – Ihklas Taman Pemalang Jawa Tengah.

HUMAS POLRI

RED/Mpl/PR

Presiden Prabowo Gelar Rapat Internal Bahas Kemandirian Energi dan Subsidi Tepat Sasaran

Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat internal di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 31 Oktober 2024, yang membahas langkah-langkah strategis dalam rangka mendorong kemandirian energi nasional dan memastikan subsidi energi yang tepat sasaran. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, fokus utama diskusi adalah meningkatkan lifting minyak dalam negeri yang saat ini tersebar di 301 wilayah kerja.

“Kita tahu bahwa cadangan minyak kita yang sudah ada itu sudah sekitar 301 wilayah kerja tapi sampai sekarang belum Plan of Development (POD), ini akan kita lakukan,” ujar Bahlil dalam keterangannya kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Bahlil juga menekankan pentingnya program revitalisasi 4.500 sumur minyak idle well, yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo guna mencapai kemandirian energi. Sebagai upaya percepatan di lapangan, Kepala Badan Investigasi Khusus dan Pengendalian Pembangunan, Aris Marsudiyanto, turut diminta untuk berperan aktif dalam mengatasi hambatan-hambatan teknis yang ada.

“Saya minta bantu dari Pak Aris sebagai Kepala Badan Investigasi Khusus dan Pengendalian Pembangunan untuk bagaimana melakukan percepatan-percepatan di lapangan kalau ada kendala,” ungkap Bahlil.

Selain itu, rapat ini juga membahas upaya optimalisasi subsidi energi agar lebih tepat sasaran. Menteri ESDM, yang ditunjuk sebagai ketua tim dalam penggodokan kebijakan ini, menjelaskan bahwa formulasi untuk subsidi energi yang lebih efisien tengah dirancang.

“Datanya harus sama, harus tepat sasaran, jangan yang kita kasih subsidi yang tidak tepat sasaran,” ucap Bahlil.

Pihaknya juga akan memastikan bahwa tim yang ditunjuk akan segera menyelesaikan tugas ini untuk dilaporkan kepada Presiden Prabowo sebagai bahan referensi dalam pengambilan keputusan. “Nanti keputusannya akan disampaikan setelah tim ini bekerja selesai, kami akan lapor kepada Bapak Presiden,” tutur Bahlil.

Setkab/RI

RED/Mpl/PR

Fetoskopi Laser Ablasio Janin Kembar di RSUD Dr Moewardi Berhasil, Pertama di Jawa Tengah

Surakarta, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Fetoskopi Laser Ablasio perdana pada janin kembar twin-twin transfusion syndrome (TTTS) dengan usia kandungan 22 minggu, yang dilakukan Divisi Fetomaternal KSM Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi pada 28 September 2024 lalu, dinyatakan berhasil. Dengan begitu, RSUD Moewardi menjadi yang pertama di Jawa Tengah yang melakukan tindakan Fetoskopi Laser Ablasio.

Direktur RSUD Dr Moewardi, Dr Cahyono Hadi menjelaskan, TTTS terjadi ketika terdapat ketidakseimbangan aliran darah antara dua janin, yang dapat menyebabkan satu janin memperoleh darah dari yang lain, menimbulkan risiko kematian untuk keduanya, termasuk hemodilusi maupun dehidrasi dalam salah satu janin. Prosedur Fetoskopi Laser Ablasio bertujuan untuk memutus pembuluh darah yang menimbulkan permasalahan tersebut, sekaligus mengurangi dampak kerusakan organ pada janin.

Ditambahkan, TTTS sebenarnya merupakan kejadian langka, yakni satu dari 5.000 kehamilan. Pihaknya menemukan kasus TTTS, dan kali pertama melakukan Fetoskopi Laser Ablasio pada TTTS dengan usia 22 minggu, dengan pengampuan Tim Kemenkes RI dari RSAB Harapan Kita Jakarta di Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Dr Moewardi, pada akhir September lalu.

Fetoskopi Laser Ablasio, ujar Cahyono, dilakukan dengan memasukkan teropong fiber optik canggih ke dalam rahim, untuk mengidentifikasi pembuluh darah penghubung pada permukaan plasenta yang kemudian diputus dengan ablasi laser.

“Kami melakukan Fetoskopi Laser Ablasio mulai pukul 10.00 hingga 12.30 WIB. Sekitar 2,5 jam pascatindakan, perut ibu sudah tidak kencang-kencang, tidak terjadi rembes ketuban, dan gerak janin aktif. Kemudian dari hasil evaluasi hari ketiga pasca tindakan, ketimpangan arus darah pada kedua janin sudah membaik,” bebernya, dalam siaran pers akhir pekan lalu.

Cahyono menuturkan, prosedur itu hanya memerlukan sayatan tunggal sepanjang tiga milimeter, dan dilakukan dengan persiapan matang, khususnya pemetaan lokasi kedua janin, sekat ketuban, plasenta, serta pembuluh darah penghubung, menggunakan teknik ultrasonografi yang canggih dan kompleks.

“Kami melakukan evaluasi beberapa minggu untuk memastikan keberhasilannya. Dan kemarin kontrol pascatindakan, kondisinya bagus,” ungkap direktur.

Menurutnya, Fetoskopi Laser Ablasio melibatkan lima dokter dari RSUD Dr Moewardi, didampingi tiga dokter dari RSAB Harapan Kita, dipimpin Kepala Divisi Fetomaternal RSDM Dr dr M. Adrianes Bachnas SpOG Subsp KFm

Cahyono menyampaikan, di Indonesia, yang mampu melaksanakan tindakan Fetoskopi Laser Ablasio baru enam rumah sakit. Yaitu, RSAB Harapan Kita dan RSUPN Cipto Mangunkusumo (Jakarta), RSUP Adam Malik (Medan), serta RSAL Dr Ramelan dan RSUD Dr Soetomo (Surabaya). Dengan bertambahnya layanan itu di RSUD Dr Moewardi Solo, berarti menjadi tujuh rumah sakit.

Dikatakan, perhitungan dari data epidemiologi, ada lebih dari 1.000 kasus ini di Indonesia per tahunnya yang memerlukan pertolongan. Bukti ilmiah menunjukkan Fetoskopi Laser Ablasio mampu menyelamatkan lebih dari 80 persen kasus, dibandingkan tanpa tindakan dengan angka keselamatan kurang dari 5 persen.

Dengan Fetoskopi Laser Ablasio selain menyelamatkan janin dari kematian, juga dapat mengurangi risiko kerusakan organ, sehingga janin berpeluang lebih besar untuk dapat berkembang tanpa gangguan neurologis, jantung, maupun fungsi kelenjar.

“Tindakan Fetoskopi Laser Ablasio ini menjadi terobosan besar bagi RSDM sebagai Rumah Sakit Paripurna, yang mampu menyelenggarakan Prenatal Diagnosis dan Fetal Terapi berkelas dunia, untuk mendatangkan kemanfaatan bagi masyarakat khususnya Solo dan Jawa Tengah,” tandas Cahyono. (RSUD Dr Moewardi/ Ul, Diskominfo Jateng)

 

PemprovJateng
BJateng/Mpl/PG

Polda Jateng Lakukan Penyekatan Terhadap Pendukung Paslon Tanpa Akses untuk Jamin Ketertiban dan Kelancaran Debat Cagub

POLDA JATENG – Maspolin.id|| Sebanyak 573 personil Polri diterjunkan mengamankan debat pertama pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Provinsi Jawa Tengah di Marina Convention Center (MCC), kawasan Pantai Marina Kota Semarang, pada Rabu (30/10/2024) malam ini. Ratusan personil tersebut terdiri dari 343 personil dari Polrestabes Semarang dan 230 personil dari Polda Jateng yang merupakan bagian dari Satgas Operasi Mantap Praja Candi (OMPC) 2024 dalam rangka pengamanan Pilkada 2024.

Kegiatan pengamanan diawali dengan apel persiapan di MCC pada pukul 16.00 WIB yang dipimpin oleh Dirresnarkoba Kombes Anwar Nasir selaku Waka Opsda OMPC 2024. Turut hadir pula sejumlah pejabat kepolisian dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang.

Dalam arahannya, Kombes Pol Anwar Nasir berpesan agar pengamanan dilaksanakan dengan menjunjung netralitas, sikap profesional serta tindakan yang humanis.

“Kami mengingatkan seluruh anggota untuk melaksanakan tugas dengan humanis dan tetap menjaga netralitas,” ujar Kombes Anwar dihadapan peserta apel.

Sebagai bentuk upaya menjaga netralitas, terhadap petugas yang berseragam dinas, dirinya turut mengingatkan agar tidak memasuki area gedung MCC ataupun berinteraksi langsung dengan para pasangan calon atau pendukung mereka.

Sementara itu Kabag Ops Polrestabes Semarang AKBP Asep Supiyanto menyebut pihaknya telah menyiapkan 11 pos keamanan di seluruh area sekitar Marina Convention Center, termasuk pintu masuk, tempat parkir, dan di dalam gedung itu sendiri.

“Kami telah mengerahkan personel di setiap pos pemeriksaan ini untuk menjamin keamanan maksimal,” tambah AKBP Asep Supiyanto.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, kepolisian juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang melibatkan Gegana dari Brimob Polda Jateng dan unit K9 dari Polrestabes Semarang.

Guna menjamin kelancaran arus lalu lintas kendaraan, pengaturan lalu lintas serta upaya penyekatan juga akan dilakukan di sepanjang ruas jalan menuju dan di sekitar Marina Convention Center. Sejumlah kantong parkir juga disiapkan di PRPP bagi kendaraan pendukung agar tidak terjadi kemacetan di sekitar lokasi kegiatan.

Penyekatan ini bertujuan untuk mencegah masuknya pendukung tanpa kartu akses ke area gedung, mengingat kapasitas yang terbatas. KPU Provinsi Jateng selaku penyelenggara acara debat membatasi pendukung yang diperbolehkan masuk ke dalam gedung MCC, yaitu 75 orang setiap paslon.

Petugas juga melakukan pengawalan terhadap rombongan kendaraan paslon cagub dan cawagub akan dilakukan oleh satgas pamwal VIP, termasuk pengawalan melekat terhadap para paslon cagub dan cawagub.

“Pengawalan terhadap rombongan Paslon nomor urut 1 dilakukan sejak keberangkatan dari Pos Pemenangan Panti Marhaen di Jl. Brigjen Katamso, sedangkan terhadap paslon nomor urut 2 sejak berangkat dari Pos Pemenangan yang ada di Kampung Kali Jl. Mayjend Sutoyo,” jelasnya.

Sementara itu Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengingatkan kepada para pendukung paslon untuk menjaga ketertiban selama acara debat berlangsung. Hal ini demi tertibnya acara debat sehingga membawa dampak positif bagi masyarakat yang menyaksikan.

“Dengan tertibnya acara debat ini diharapkan masyarakat bisa mengetahui kualitas serta visi dan misi dari masing-masing paslon yang akan dipilih. Untuk itu kami himbau para pendukung tetap tertib dan tidak berlebihan saat memberikan dukungan serta menghindari provokasi,” tandasnya.

 

Humas Polda Jateng

BJateng/Mpl/AG

Polrestabes Semarang Lakukan Sterilisasi Jelang Debat Cagub Dan Cawagub Jateng

SEMARANG – Maspolin.id|| Pihak Kepolisian melakukan sterilisasi secara menyeluruh tepat setelah pelaksanaan apel gabungan pengamanan Debat Cagub dan Cawagub di Marina Convention Center, Kota Semarang, Rabu Sore (30/10/2024).

Sebanyak 573 personel hadir dilokasi dikawasan Marina untuk melaksanakan pengamanan, 2 unit satuan selaku tim sterilisasi dikerahkan yaitu satuan Brimob (Jibom) Dan Satuan K9 (Polisi Satwa)

Pelakasanaan sterilisasi dilaksanakan secara menyeluruh dari lokasi panggung Debat, tempat duduk masa pendukung, Rest Area/Transit VVIP hingga Toilet VVIP dan umum

Kapolrestabes Semarang yang secara langsung mengawasi persiapan pengamanan menjelaskan tentang kesiapan dalam pengamanan Debat Cagub dan Cawagub.

“Pihak kami sudah ada koordinasi dengan pihak KPU tentang apa-apa saja yang sudah di sepakati oleh kedua belah pihak paslon dalam acara Debat pertama ini,” terang Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar. ” salah satunya kesepakatan adalah jumlah masa pendukung yang boleh ikut hanya 75 orang yang boleh masuk gedung.”

Kombes Pol Irwan Anwar juga menambahkan bahwa petugas yang berseragam dilarang memasuki ruang debat hal tersebut dilakukan untuk menjaga netralitas petugas Kepolisian

” Ya betul, secara teknis dan kebijakan aturan ada yang di fokuskan kepada anggota dilapangan, antara lain Petugas yang berseragam dilarang untuk masuk di area debat” jelas Kombes Pol Irwan Anwar saat sesi tanya jawab dengan Awak media

Acara Debat Cagub dan Cawagub yang diharapkan dapat menarik minat publik secara signifikan ini akan berlangsung hari ini. Polrestabes Semarang telah meyakinkan masyarakat bahwa semua tindakan pengamanan telah dilakukan untuk memastikan acara aman dan tertib.

 

Humas Polda Jateng

BJateng/Mpl/PG

Selama 2 Minggu Operasi Zebra Jaya 2024, Polda Metro Jaya Tindak 92.300 Pelanggar

POLDA METRO JAYA – Maspolin.id|| Operasi Zebra Jaya 2024 yang digelar selama 14 hari telah berakhir. Selama operasi, Polda Metro Jaya menindak puluhan ribu pelanggar yang terekam kamera electronic-traffic law enforcement (E-TLE).
“Untuk jumlah penindakan selama 14 hari tanggal 14-27 Oktober, total kendaraan yang ditilang dengan menggunakan E-TLE sebanyak 65.859 perkara,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan, Senin (28/10/2024).
Selain melakukan penindakan dengan E-TLE, polisi juga memberikan teguran kepada para pelanggar lalu lintas selama dua pekan operasi tersebut. Total teguran sebanyak 26.441 perkara.
Dari puluhan ribu pelanggaran tersebut, polisi mencatat pelanggaran tidak menggunakan helm sebanyak 21.500 kasus, kemudian motor melawan arah sebanyak 8.518 kasus. Selanjutnya, polisi menindak 6.252 kasus pelanggaran marka jalan.
Polisi juga menindak penggunaan handphone saat berkendara sebanyak 570 kasus. Selanjutnya, pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt tercatat sebanyak 29.016 kasus.
Dari angka tersebut, polisi juga menindak 3 kasus penyalahgunaan pelat nomor diplomatik. Angka pelanggaran tahun ini, kata Ade Ary, mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.
“Untuk pelanggaran meningkat dibanding tahun lalu,” imbuhnya. Sementara itu, polisi juga mencatat angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 2024 mencapai 164 kasus.
Angka tersebut naik 22,4 persen dibanding 2023 yang mencapai 134 kasus.
“Dari angka kecelakaan tersebut, terdapat 12 korban meninggal dunia selama Operasi Zebra berlangsung, atau menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 14 orang,” tuturnya.
Dari 164 kasus kecelakaan yang terdata selama Operasi Zebra Jaya 2024 ini, 16 orang di antaranya mengalami luka berat, dan 174 orang luka ringan. “Untuk kerugian materi yang ditimbulkan akibat kecelakaan lalu lintas sebesar Rp 184.300.000,” imbuhnya.
Humas PMJ
BJak/Mpl/MA

Gagalkan Aksi Pencurian Modus Ganjal ATM di Tangerang Seorang Polisi Terluka dan Satu Pelaku Ditangkap

POLDA METRO JAYA – Maspolin.id|| Seorang anggota Polisi bernama Iptu Gunawan yang bertugas di Unit Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Pondok Aren berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan modus ganjal mesin ATM di salah satu Bank di Wilayah Ciledug, Kota Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, saat itu pelaku sempat menyerang Iptu Gunawan menggunakan senjata tajam ketika akan ditangkap. Akibatnya anggota polisi itu mengalami luka.

“Setelah didatangi Pak Gunawan, laki-laki melakukan penyerangan kepada Pak Gunawan yang menyebabkan luka di tangan. Pelaku ini menggunakan senjata tajam,” terang Kabid Humas, Selasa (29/10/2024).

Kemudian, Iptu Gunawan dibantu masyarakat dalam pengejaran terhadap pelaku dan berhasil meringkus seorang pelaku. Sementara dua rekannya melarikan diri usai aksi mereka dipergoki polisi.

“Masyarakat di situ membantu dan ada dua orang diduga tersangka akan melakukan pencurian dengan modus ganjal ATM itu melarikan diri,” ujarnya.

Ade Ary menambahkan, saat ini pelaku yang diamankan sudah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan. Dari keterangan pelaku, mereka melancarkan modusnya dengan mengganjal ATM sehingga korban kesulitan menarik uang tunai.

“Sindikat ganjal ATM ini mereka bekerja lebih dari satu orang, bisa dua orang tiga orang. Mereka modusnya membantu ketika sudah diganjal ATM-nya. Calon korban kesulitan mengambil uang tunai, dia menawarkan bantuan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ade Ary mengimbau masyarakat berhati-hati dan tak mudah percaya kepada para pelaku kejahatan yang seolah menawarkan bantuan. Kasus ini masih didalami Polsek Ciledug.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati modus ganjal ATM ini masih saja terjadi walaupun sudah beberapa kali diungkap oleh Polda Metro Jaya, polres, polsek,” ujar Kabid Humas.

“Jadi mohon berhati-hati, kalau kita mendatangi ATM apabila ada mengalami gangguan, kita sebaiknya menghubungi call center yang sudah kita save sebelumnya, call center yang sudah kita punya kontak ATM-nya,” pungkasnya.

 

Humas PMJ

BJak/Mpl/APL

Dari Sidang Guru Honorer Konsel Supriyani, Saksi Ungkap Supriyani dipaksa Mengaku

Konawe Selatan, SULTRA – Maspolin.id|| Sidang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Baito Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berlanjut pada pemeriksaan saksi yang mengungkap upaya penyidik Polsek Baito yang memaksa Supriyani untuk mengakui dugaan penganiayaan terhadap siswanya inisial D (8).

Dalam sidang pemeriksaan saksi tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan sebanyak lima orang, yakni Aipda Wibowo Hasyim yang merupakan ayah korban dan Nur Fitriana ibu korban, serta Siti Nuraisah, Lilis Herlina selaku guru, dan Kepala SDN 4 Baito Sana Ali.

Saksi Kepal SDN 4 Baito Sana Ali saat ditemui di Konsel, Rabu, mengatakan bahwa terkait kasus tersebut dirinya ditelpon oleh penyidik Polsek Baito bernama Jefri, yang kemudian mereka janjian untuk bertemu di rumah penyidik tersebut.

“Menyangkut kasus ini, Pak Jefri bilang bukti sudah ada, besok akan ada penetapan tersangka dan dijemput (Ibu Supriyani),” kata Sana Ali di hadapan majelis hakim.

Dia menyebutkan bahwa dirinya sangat kaget mendengar kabar tersebut, dan bertanya kepada penyidik kenapa cepat dilakukan penetapan dan akan menjemput Supriyani, padahal dirinya bisa mengatasi masalah tersebut.

“Saya bilang kenapa cepat sekali. Saya perbaiki ini masalah,” ujarnya.

Sana Ali mengungkapkan bahwa setelah itu penyidik kemudian meminta untuk membujuk Supriyani agar mengakui perbuatan dan diantar ke rumah orang tua korban, yakni Aipda Wibowo Hasyim yang juga merupakan personel Polsek Baito.

“Saran itu, kemudian saya menghampiri Ibu Supriyani. Baru kita pergi minta maaf di rumahnya Pak Wibowo,” ucapnya.

Saat itu, kata Sana Ali, Supriyani menangis karena tidak tau untuk meminta maaf kepada keluarga korban yang memang sama sekali dia tidak lakukan penganiayaan kepada anak Aipda Wibowo. Dengan terpaksa, Supriyani bersama suaminya menuruti Sana Ali untuk bertemu orang tua D.

Saat sampai di rumah orang tua D, mereka kemudian langsung bertemu dengan Aipda Wibowo, dan istrinya Nur Fitriana.

“Kita masuk, saya sampaikan maksud dan tujuan kami datang untuk minta maaf. Pak Bowo (Wibowo) berkata ini yang saya tidak suka begini. Kalau gentel datang sendiri. Bu Supriyani ditanya sambil menangis dia mengaku. Namun, Pak Wibowo mengatakan saya tidak mau serta merta memberikan maaf, kasih saya waktu berfikir, tapi yang menentukan yang melahirkan (istri),” beber Sana Ali.

Ia menuturkan bahwa saat pulang dari rumah Aipda Wibowo, dirinya langsung pergi ke Polsek Baito untuk bertemu penyidik yang mengarahkannya untuk bertemu dan meminta maaf kepada orang tua korban untuk menginformasikan arahannya telah diikuti.

Tak hanya itu, Sana Ali, juga berupaya menemui Kepala Desa Wonua Raya untuk menyampaikan agar kepala desa itu turut membantu menyelesaikan masalah ini.

“Saya ketemu juga Pak Desa Wonua Raya, minta tolong bantu ini persoalan karena wargata,” ujarnya.

Sana Alli juga menyampaikan bahwa usai meminta maaf itu, kasus itu sempat mereda beberapa bulan, sampai kabar yang mengagetkannya karena Supriyani telah ditetapkan sebagai tersangka melalui surat panggilan terhadap Supriyani.

Di sisi lain, lanjut Sana Ali, Jefri sebagai penyidik yang menangani kasus ini pindah tugas setelah Ibu Supriyani ditetapkan tersangka.

“Pak Jefri pindah ditangani oleh penyidik baru. Tapi dalam pemeriksaan saya sampaikan kalau saya habis antar Ibu Supriyani minta maaf. Tapi tiba-tiba ada panggilan Ibu Supriyani dipanggil Jaksa. Sampai akhirnya di tahan,” jelasnya.

Mendengar Ibu Supriyani ditahan dipanggil jaksa lalu ditahan, Sana Ali mengaku bersedih karena tuduhan menganiaya murid di luar nalar pihak sekolah. “Kita bersedih. Guru-guru juga sedih,” ungkapnya

Di tempat yang sama, Saksi Lilis Herlina menyampaikan di hadapan majelis hakim menyayangkan perihal dugaan penganiayaan terhadap siswanya yang inisial D. Sebab, dia dan Supriyani sama sekali tidak berani memukul siswa.

“Jawaban Ibu Supriyani, jangankan anak polisi, anak orang biasa saja kita tidak berani pukul,” ucap Lilis.

Dimata Lilis Herlina, Ibu Supriyani orang yang sabar, pendiam, dan orang yang jarang untuk marah. “Tidak pernah saya dengar marah-marah,” sebut Lilis Herlina.

Sementara itu, Kuasa Hukum Ibu Supriyani, Andri Darmawan menanggapi kesaksian itu menuturkan keterangan Kepala Sekolah SDN 4 Baito sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Menurutnya, bahwa kenapa Ibu Supriyani bisa pergi mengaku, karena ada ancaman dari penyidik Jefri akan dijadikan tersangka.

“Jelas dikatakan sebelum itu, Pak Jefri ketemu dengan kepala sekolah disampaikan bahwa semua berkas perkara, barang bukti, dan kesaksian sudah lengkap. Besok ini akan ditetapkan tersangka Ibu Supriyani. Dia sarankan kalau mau dia pergi minta maaf sama Pak Bowo persoalan akan selesai,” kata Andri.

Atas Informasi Pak Jefri, lanjut Andri, Kepala Sekolah sampaikan ke Ibu Supriyani bahwa ada pesan dari Pak Jefri harus minta maaf biar perkara itu selesai.

“Setelah itu Ibu Supriyani terpaksa. Ibu Supriyani menangis seakan dipaksa mengaku pada apa yang dia tidak lakukan. Bahkan di hadapan Pak Bowo Ibu Supriyani mengangguk mengiakan sambil menangis,” tambahnya.

 

Sumber: Antara

RED/Mpl/PR

 

 

 

 

 

Jangan Lewatkan

Kepemimpinan Korlantas Polri Berganti, Irjen Pol. Wibowo Ingatkan Personel Tetap Jaga...

KORLANTAS POLRI, JAKARTA – Maspolin.id|| Irjen Pol. Wibowo meminta seluruh personel tetap menjaga kekompakan, komunikasi, dan kerja sama dalam menjalankan tugas. Hal ini dikatakan...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.