Cilacap, Maspolin.id – Kementerian Perhubungan RI dalam hal ini Dirjen Perhubungan Laut, memberikan bantuan kapal yang diberi nama Banawa Nusantara 70 kepada Pemkab Cilacap, yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cilacap.
Kapal tersebut merupakan kapal penumpang yang diproduksi tahun 2018 dari sebuah galangan kapal di Banyuwangi, Jawa Timur.
Pada pelayaran perdana, Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman membuka secara resmi, Selasa (8/10/2019).
Wabup didampingi tiga Asisten Sekda, para kepala OPD, karyawan-karyawati Dishub Cilacap, dan perwakilan TNI AL.
Peresmian dilaksanakan di Aula UPT Pelabuhan SDP Sleko.
Launching diawali laporan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cilacap, Tulus Wibowo. Dia mengatakan kapal bantuan tersebut akan dipergunakan sebagai alat transportasi. “Cilacap merupakan wilayah kabupaten yang memiliki wilayah laut dan perairan yang luas harus dijangkau dengan transportasi air, seperti wilayah Kecamatan Kampung Laut dan Desa Jojog,” terang dia.
Kapal Banawa Nusantara 70 ini sangat berguna untuk masyarakat dalam melancarkan transportasi laut, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa berkembang.
Wakil Bupati Cilacap mengatakan, kita patut berterimakasih kepala pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan yang sudah menghibahkan satu unit kapal.
”Saya sangat berharap, dengan adanya kapal ini masyarakat Kabupaten Cilacap terutama di wilayah Kecamatan Kampung Laut, Desa Jojog, dan sekitarnya tidak akan menemui kendala berarti apabila akan menuju ke kota Cilacap,” paparnya.
Wabup meminta, kapal bantuan tersebut harus dijaga dan dirawat sebaik-baiknya, sehingga pemerintah pusat tidak akan merasa percuma dalam memberikan bantuan kapal.
Juga Wabup berpesan agar Dishub bisa merangkul para nelayan setempat, dimana kesehariannya sering menggunakan kapal-kapal milik sendiri untuk alat transportasi.
Launching ditandai pemotongan tumpeng oleh Wabup dan diserahkan kepada Kepala Dishub Cilacap, Tulus Wibowo.
Usai pemotongan tumpeng, Wabup dan rombongan berkesempatan menumpang kapal Banawa Nusantara 70 dan berlayar menuju Jojog.
Sebelum berlayar, Wabup menyiramkan air kembang ke kapal tersebut, dan diikuti para Asisten Sekda, yaitu Dian Setyabudi, Wasi Ariyadi, U’ong Suparno, dan Tulus Wibowo.
Kapal ini akan melayani rute Pelabuhan Lomanis-Jojog-Kutawaru-Pelabuhan Sleko, dan Kampung Laut (kawasan Segara Anakan).
Selain untuk angkutan penumpang dan barang, Banawa Nusantara 70 juga dapat digunakan untuk angkutan pariwisata di wilayah Segara Anakan.
Kepada awak media, Kepala Dishub Cilacap, Tulus Wibowo menjelaskan operasional kapal untuk tahun 2019 ini sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2019. Sedangkan untuk tahun 2020, Dishub akan menggandeng pihak ketiga untuk operasional kapal pelayaran rakyat Banawa Nusantara 70.
Wabup Syamsul menandaskan, dengan pelayaran ini dapat memberikan pelayanan transportasi yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Kutawaru dan Kampung Laut.
“Selain meningkatkan pelayanan transportasi, pelayaran ini mampu mendongkrak potensi wisata di Segara Anakan,” imbuhnya.
Wabup berharap, kapal bantuan hibah ini dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Mengingat sebagian wilayah Kabupaten Cilacap berada di wilayah perairan, kapal ini sangat dibutuhkan untuk memudahkan mobilitas.
“Dalam operasionalnya nanti kita akan gandeng pihak ketiga. Beberapa ketentuan nanti akan kita tuangkan dalam MoU, salah satunya terkait pengelolaan, dan kapal tersebut tidak boleh mangkrak,” tegasnya.
Kapal Banawa Nusantara 70 ini memiliki ukuran panjang 13,5 meter dengan lebar 4 meter. Dan kapal memiliki bobot 35 gross tonage (GT).
Selama empat bulan ke depan, biaya perawatan kapal masih ditanggung Pemkab Cilacap dengan alokasi sekitar Rp 250 juta.
Rencananya, pada 2020 kapal tersebut akan dikelola pihak ketiga melalui sistem lelang. (Estanto)










