Pembunuh Ayah dan Saudara Kandung Masih Diselidiki, Warga Medan Barat Beberkan Sesuatu
Medan, Kongkrit.com—Kronologis dan motif pembunuhan Ayah dan Abang Kandungnya ini masih dalam penyelidikan polisi. Motif kematian warga, Jalan T Amir Hamzah/Jalan Wakaf, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat ini pun masih simpang siur.
Informasi dilapangan mengatakan ada beberapa cerita kenapa MA Kertonawi tega menusuk berkali-kali ayah dan abang kandung nya.
Menurut warga setempat, peristiwa pembunuhan ini terjadi, Sabtu (28/08/21) sekira pukul19.00 WIB. Sebelum kejadian dikabarkan kalau pelaku Arsyad pernah meminta uang kepada ayahnya.
“Malam itu pelaku ada meminta uang dengan Alm ayahnya buat keperluan. Namun sang ayah tidak memberikan yang diminta pelaku. Kalau dengan ayah kuat dugaan gara-gara duit bang. Mungkin apa yang diinginkan nya tidak diberi sang ayah terjadi keributan,” ungkap AD warga sekitar yang meminta namanya tidak mau disebut.
Kemudian tentang kematian abang kandungnya sendiri, kuat dugaan kasus handphone. Informasi mengatakan kalau Alm R disebut pelaku telah menggadaikan handphone milik ibu mereka.
Dalam hal ini Pelaku Arsyad sepertinya marah besar dan meminta abangnya, Alm R untuk segera menebus HP ibunya tersebut. Arsyad memberi waktu satu hari sama Abang kandungnya ini, ujar L teman dekat Alm R.
“Menurut cerita teman dekat Alm R, sebut saja namanya Lm mengatakan sipelaku dengan abangnya memang kurang Pas alias tidak akur, ini sepertinya,” ucap LM teman korban.
Kalau ditanya masalah Hp ditebus belumnya LM tidak mengetahui secara pasti. Tentang kasus tersebut, Pelaku pernah untuk meminta teman-teman nya untuk memberi pelajaran terhadap abang kandungnya ini. Hal ini terdengar oleh LM dan teman-teman lainnya lalu mencoba nasehati pelaku Arsyad agar tidak terjadi yang tidak diinginkan.
Namun tidak disangka dan diduga, mungkin masalah ini pula yang membuat Arsyad tega menusuk abangnya hingga tewas di dalam kamar.
Sosok Pelaku di Mata Teman Arsyad, pembunuh ayah dan abangnya ini dikenal sebagai Pemuda pendiam, beliau bekerja dan jarang gabung dengan teman-teman lingkungan nya.
“Sementara AD salah seorang teman Alm R ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, saya sangat terkejut dengan kasus ini, kenapa pelaku Arsyad tega-teganya menghabisi nyawa ayah dan abang kandungnya ini.
“Padahal selama ini kita tidak pernah dengar kabar jika pelaku punya masalah dengan keluarganya. Enggak pernah dengar ada ribut-ribut. Biasa aja,” kata AD kepada wartawan.
AD pun mengatakan, bahwa dia kehilangan sosok teman yang baik dan mudah bergaul diakuinya kalau dirinya memang agak dekat dengan Alm Risky.
“Kalau Alm Risky ini rajin sholat, Orangnya humorris dan suka bercanda,” kata AD. Kita berharap motif dari kasus ini agar segera terungkap dengan jelas, biar tidak ada lagi kesimpangsiuran,” harapnya.
Menurut warga yang melihat, pelaku seperti menyesali perbuatan sadis nya ini, beliau setelah melakukan pembunuhan tidak melarikan diri bahkan sujut didepan jenazah ayah, seraya minta ampun.
Dari keterangan masyarakat senjata tajam (sajam) yang digunakan Arsyad untuk menghabisi nyawa ayah dan abang kandungnya ditemukan diruangan dapur rumah mereka. Beliau mengaku khilaf telah membunuh ayah yang sudah membesarkan nya.
Saat ini Arsyad pelaku pembunuhan Ayah dan Abang Kandungnya ini sudah berada di Polsek Medan Barat. Sipelaku lebih memilih diam tertunduk lesu dan tidak melarikan diri.
Keterangan poto : Gambar pelaku pembunuhan ayah dan abang kandung di Medan.
Editor : Novian Harhara










