Jarang kita temui seorang perwira menengah Polri menjadi Kapolsek (Kepala Polisi Sektor) empat kali. Umumnya, menjadi Kapolsek itu sekali saja, atau paling banter juga dua kali. Tetapi, pamen yang satu ini sampai empat kali dan semuanya di wilayah Jakarta. Tepatnya di Wilayah Kepolisian Polda Metro Jaya. Sungguh Prestasi yang  luar biasa.

Meskipun 4 kali menjadi Kapolsek, Agus jauh dari sikap sombong. Pribadinya yang sederhana dan hangat membuat siapapun yang berbicara dengannya akan menjadi cepat akrab. Kesederhanaannya tercermin juga dari makanan kegemarannya, gak muluk-muluk dan rumit, kue Bolu.

Agus Widartono dilahirkan di Purworejo, sebuah Kabupaten di Jawa Tengah, tanggal 4 Agustus 1964, putra sulung dari 4 bersaudara pasangan Darto dan Barsumi. Sejak kecil sudah bercita-cita menjadi polisi.

Agus Widartono masuk Polisi lewat Pendidikan Secaba tahun 1986 di Cigombong Lido, Bogor.
Tamat dari pendidikan Secaba dia langsung ditugaskan untuk pertama kalinya di Polsek Balige, lalu Polsek Sipoholon, yang semuanya dalam jajaran Polres Tarutung di Tapanuli Utara.

Di tahun 1998, Agus berhasil masuk Sekolah Perwira (Secapa) di Sukabumi, dengan Kejuruan Perwira Dasar Reskrim dan lanjutan pada tahun 2001 di Mega Mendung, Cisarua, Bogor.

Apa yang sudah dicapainya tidak membuat Agus berpuas diri. Dia masih merasa kurang dalam ilmu.
Tahun 1996 memperoleh gelar D3 dari UNJ Rawamangun dalam bidang ilmu Kepelatihan Olah Raga. Dan tahun 2019 memperoleh gelar S1 dalam bidang hukum dari STIH (Sekolah Tinggi Ilmu Hukum).

Perwira menengah Polri yang hobbynya jogging dan berkebun ini, memiliki karir yang dominan dalam bidang reserse sesuai dengan kejuruannya. Hal tersebut terlihat dari jabatan jabatan yang pernah didudukinya.
Berikut riwayat jabatan Agus Widartono:

– Kanit Narkoba, Polres Jakbar
– Kanit Ranmor, Polres Jakbar
– Kanit Reskrim, Polsek Palmerah
– Kanit Reskrim Polsek Tambora
– Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu
– Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru

– Kanit Jatanras Polda Metro Jaya
– Kanit Ranmor Polda Metro jaya
– Kasie Propam Res Jaktim
– Wakasat Reskrim Jakarta Pusat
– Kapolsek Ciledug 2006
– Kapolsek Pamulang 2010
– Kapolsek Ciracas 2018
– Kapolsek Palmerah 2020 hingga hari ini.

Pengalaman yang mungkin tidak bisa dilupakan oleh Agus adalah ketika menjabat sebagai Kapolsek Ciracas ditahun 2018.
Pada hari Selasa, tanggal 11 Desember 2018, sekitar pukul 21.00 WIB, Polsek Ciracas dimana Agus saat itu menjadi Kapolseknya diserang massa. Massa yang datang dalam 2 gelombang menghancurkan mapolsek dan menyisakan bekas luka di wajah Agus hingga saat ini.

Agus juga memiliki berbagai prestasi, diantaranya, ketika menjabat sebagai Kanit Narkoba Res Jakarta Barat di tahun 1999, yaitu penangkapan 1.5 Ton ganja dan penanganan Kasus Ratu sabu Nora als Tace dan mengungkap Pabrik Sabu dengan pelaku Pony Chandra. Selain itu juga Pengungkapan 300 ribu pil ekstasi.

Ayah dari 4 orang anak ini, 2 pria dan 2 wanita, merindukan ingin mendekatkan dirinya pada Allah yang menciptakannya.
Sejak tahun 2006 Agus melakukan sholat jumat keliling dan hingga saat ini sudah melakukan sholat di 916 Masjid. Hal ini dia lakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta.

Kompol Agus Widartono, SH, yang saat ini masih menjabat sebagai Kapolsek Pal Merah, tidak basa basi atau ingin mengesankan “wah” ketika ditanyakan, “apa kepuasannya sebagai polisi atau Kapolsek?”
Tanpa ragu Agus menjawab dengan sederhana;

“Saya lebih suka dekat dengan Masyarakat dan menjadikan Polri  di sayang di cinta masyarakat, membuat rasa damai di hati masyarakat serta membantu masyarakat yang tidak mampu, sehingga situasi menjadi aman tentram dan damai. Kehadiran Polisi seharusnya menumbuhkan rasa damai dan rasa aman. Polisi harus humanis bukan sebaliknya.”

Agus Widartono dengan 36 tahun masa dinas menjadi Polisi, adalah sebuah perjalanan panjang Pengabdian Untuk Negri tercinta.


Penulis: S Stanley Sumampouw

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini