Pengamat Hukum dan Sosial Sumut Desak Gubsu Evaluasi Kinerja Dirut PDAM Tirtanadi
Medan, Maspolin.id—Desakan kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi untuk mengevaluasi Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Trisno Sumantri terus menyeruak di masyarakat, (01/12/2019)
Setelah sebelumnya banyak masyarakat yang meminta Gubsu mengevaluasi kinerja Trisno, kali ini desakan tersebut dikatakan Pengamat Hukum sekaligus sosial, Rion Arios Aritonang SH.
Menurut Rios, pergantian Dirut Tirtanadi dari Sutedi Raharjo ke Trisno Sumantri hingga saat ini belum menampakkan hasil yang setidaknya memberi sedikit harapan bagi para pelanggan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini tentang pelayanan yang lebih baik.
“Kalau kinerjanya tak sama dengan yang lama, ya seharusnya dievaluasi dan diganti lagi,” ujar Rion.
Dijelaskannya, dalam hal ini Gubsu tidak perlu menunggu sampai masa jabatan Trisno berakhir untuk melakukan pergantian. Karena menurutnya, bagus tidaknya kinerja seorang pimpinan itu bisa terlihat dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.
“Sebenarnya dalam waktu 3 bulan saja sudah bisa terlihat kinerjanya bagus apa tidak dalam pelayanan ke masyarakat. Kalau tidak salah ini sudah masuk bulan ke-6 yang bersangkutan menjabat sebagai Dirut Tirtanadi dan belum juga ada perubahan,” tegasnya.
Selain itu, Rion juga sedikit menyinggung wacana pembangunan Museum Air Tirtanadi yang dalam perencanaannya sudah mendapat persetujuan dari Gubsu. Menurutnya, hal tersebut sebaiknya dikesampingkan dahulu karena PDAM Tirtanadi harusnya menggeber pelayanan prima ke masyarakat.
“Belum perlu lah museum itu. Kita ketahui masih banyak keluhan pelanggan tentang minimnya pasokan air bersih ke rumah-rumah warga di kawasan tertentu. Bahkan di beberapa tempat, air baru mengalir mulai pukl 12 malam dan terbatas hingga pukul 5 pagi. Pelayanan itu yang seharusnya mereka perbaiki, bukan pencitraan seperti membangun museum,” paparnya.
Rion juga menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya pernah menerima kuasa untuk menggugat PDAM Tirtanadi ke Pengadilan Negeri Medan. Dalam tuntutan warga tersebut, PDAM Tirtanadi harusnya bisa meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.
“Ya tapi kita ketahui, hingga saat ini itu masih angan-angan kita saja untuk mendapatkan pelayanan prima dari mereka,” tutupnya.
Novian Harhara










