Jombang,Maspolin.id – Kerap digunakan untuk ajang balap liar, anggota Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Jombang dan Polsek Mojoagung, membubarkan ratusan pemuda yang sedang menonton serta melakukan aksi balap liar di Jalan Raya Ring Road Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (19/1/2020) sore.

Alhasil, Ratusan pemuda tersebut langsung berhamburan melarikan diri, saat melihat kedatangan petugas kepolisian. Tidak mau mereka kabur, Polisi langsung melakukan pengejaran dan menangkap sebagian dari mereka.

Pantauan di lokasi, terlihat seorang anak laki-laki yang mengaku dari Desa Senden, Kecamatan Peterongan, Jombang, menangis histeris saat sepeda motor Kawasaki Kaze nopol S 5269 YW, yang dikendarainya terjaring razia balap motor liar petugas gabungan.

“Ojo pak, ojo digowo sepedaku. (Jangan pak, jangan dibawa sepedaku). Ya Allah, lapo aku tuku pentol. Lah kulo dikengken neh pak, kaleh ten griyone konco niki. (Ngapain tadi aku beli pentol. Lah saya di suruh pak, sekalian ke rumah teman ini),” ucap anak tersebut kepada petugas sembari menangis lebih kencang.

Kanit Regident (KRI) Satlantas Polres Jombang, Ipda Riza Ariwibowo, menjelaskan, razia dilakukan karena banyak aduan dari masyarakat terkait maraknya aksi balap liar yang terjadi di Ring Road Mojoagung semakin meresahkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

Selain itu, arus lalu lintas juga menjadi terkendala akibat aksi tersebut, dan bisa membahayakan bagi dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Karena, mereka dengan sangat kencang mengemudikan kendaraannya, sehingga rawan memicu kecelakaan.

“Kita berhasil mengamankan sekitar 30-40 sepeda motor, dan langsung meberikan sanksi tilang kepada pelanggar yang terjaring razia ini,” kata Ipda Riza saat memimpin giat tersebut.

Seluruh barang hasil razia tersebut, langsung diangkut ke kendaraan truk dan dibawa ke Satlantas Polres Jombang. Untuk sepeda motor yang tidak sesuai dengan spesifikasinya, baru bisa diambil jika sudah mengganti dengan suku cadang yang sesuai spesifikasi serta membayar biaya pelanggaran lalu lintas.

“Razia berjalan dengan aman serta kondusif. Kami juga sudah menindak segala pelanggaran lalu lintas,” katanya.

Lanjut KRI, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak segan melapor ke polisi jika mendapati balap liar, sebab hal itu meresahkan warga. Selain itu, polisi pun juga tidak segan menindak segala pelanggaran lalu lintas.

“Kami akan rutin melakukan patroli dan razia seperti ini dengan anggota lebih besar, hingga keadaan benar-benar kondusif dan steril dari aktifitas balap liar,” pungkas Ipda Riza Ariwibowo.

Jajang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini