MASPOLIN || TUBAN – Dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, Polres Tuban terus melakukan berbagai upaya diantaranya adalah melakukan patroli untuk memantau kegiatan warga dan membubarkan warga yang masih berkerumun.

Patroli khusus itu dilakukan guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan imbauan terhadap masyarakat tentang bahaya Covid-19.

Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, SIK., SH., M.Si dan Dandim 0811 Tuban Letkol Viliala Romadhon, SE., Mi.Pol. pimpin langsung giat Patroli dengan melibatkan puluhan anggota TNI – Polri, Satpol PP dan Dishub Kab. Tuban.

“Tujuan patroli ini untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terkait dengan wabah virus corona yang saat ini sedang melanda,” ujar Kapolres

Pada malam lebaran ini (23/04/2020) Polres Tuban dan Kodim 0811 Tuban serta instansi terkait secara intensif berpatroli  mengantisipasi masih adanya kerumunan masyarakat, termasuk pelaksanaan takbir keliling yang pada masa pandemi Covid19 ini diharapkan cukup dilakukan di masjid dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Kami tetap melaksanakan kegiatan preventif untuk itu kegiatan patroli kami lakukan,” ujar Ruruh.

Pada prinsipnya kegiatan patroli mengedepankan imbauan kepada masyarakat terkait protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat berada di luar rumah dan tidak berkumpul di tempat umum social/phisical distancing guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolres Tuban mengatakan Dalam Patrolinya masih ditemukan beberapa warga yang sedang berkumpul atau nongkrong kemudian memberikan imbauan secara humanis kepada warga yang berkerumun agar segera kembali ke rumah masing – masing untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan.

Patroli gabungan juga mendatangi dan membubarkan  tempat penukaran uang baru yang ada di jalan kota Tuban karena sangat berisiko memunculkan sejumlah masalah, termasuk potensi penularan COVID-19.

“Tempat Penukaran uang baru yang ada di jalan-jalan kota tuban kami bubarkan karena sangat berisiko memunculkan sejumlah masalah, termasuk potensi penularan COVID-19.” Imbuh Ruruh.

AGUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini