Menyusul kasus yang baru saja terjadi, yaitu penangkapan terhadap AKBP Benny Alamsyah sebagai Kapolsek Metro Kebayoran Baru yang ditangkap tim Propam Polda Metro Jaya di ruang kerjanya di Polsek Kebayoran Baru, Ketua Umum Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) Brigjend Pol purn drs Siswandi mengeluarkan press release sebagai berikut:
“Sebagai Ketua Umum GPAN, saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Propam yang telah menangkap dan mengungkap oknum Kapolsek Kebayoran Baru tersebut. Diharapkan dari penangkapan ini bisa terungkap jaringan Narkotika dibelakang Akpb Benny Alamsyah yang bisa memanfaatkan seorang Kapolsek. Hal tersebut bisa didapat dari dugaan dari mana asal Sabu yang disita dari ruangannya, apakah dari jaringan narkotika atau dari barang bukti sitaan dari kasus-kasus terdahulu?
Lebih dari itu, lanjut mantan petinggi BNN ini, shabu tersebut bisa saja hasil dari upaya membekingi Bandar Narkoba yang sudah rutinitas sengaja membelinya untuk dipakai oknum tersebut.”
“Ini jelas menghianati bahkan mencoreng institusi Polri, dan disanyalir masih banyak lagi oknum Polri yang menggunakan narkoba. Hanya belum apes saja,” ungkap Siswandi, mantan perwira tinggi Polri yang semakin konsisten memberantas narkoba di bumi nusantara ini.
“Saya berharap, Kapolri tidak mikir-mikir lagi untuk menindak tegas oknum tersebut. Bila perlu pecat dahulu baru proses peradilan, sehingga masyarakat yakin bahwa Polri komitmen tentang bersih-bersih oknum yang bermain-main dengan narkoba,” tandasnya lagi.
Aksi Propam Polda Metro Jaya yang ikut memberantas jaringan narkoba di tubuh Polri, kata Siswandi, menunjukan Polri secara institusi konsern terhadap pemberantasan narkoba. Sebab, Indonesia saat ini bukan lagi darurat narkoba, tetapi sudah Bencana Narkoba. “Semua elemen ikut ambil bagian agar Indonesia Bersih Narkoba,” kata Siswandi.
Siswandi yang kini menduduki posisi tertinggi di GPAN mengimbau kepada oknum Polri yang masih menggunakan narkoba. “Segera bertobat dan berobat. Kalau tidak, tunggu waktu saja, Anda akan tertangkap,” pungkas Siswandi.










