Kondisi visual paving yang diduga tidak sesuai RAB maupun spek dipasar subuh Trenggalek Jawa Timur (Foto: Fals Yudistira)

Trenggalek, Maspolin.id – Salah satu pedagang Pasar Subuh di Trenggalek yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan pengerjaan proyek paving jalan di Pasar Subuh Trenggalek yang terkesan tidak memenui standar. Pemasangan paving menggunakan pasir lokal dan visual paving terkesan rapuh dan meragukan memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.

Menerima aduan ini, Maspolin.id mencoba menggali informasi dilapangan. Papan informasi tidak ada sehingga tidak diketahui apa CV yang mengerjakan dan berapa nilai pekerjaannya. Pekerjaan paving jalan pasar ini sudah selesai dan terlihat sisa sisa material proyek di beberapa sudut pasar. Secara visual kasat mata paving meemang meragukan dan terlihat mudah pecah, namun secara hasil laboratorium Maspolin.id masih mencoba melakukan investigasi.

DATA SIRUP

Merujuk dari data SIRUP LKPP, paket pekerjaan ini merupakan proyek pavingisasi jalan Pasar Subuh dengan nilai pekerjaan Rp. 170 juta di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Trenggalek. Berbekal informasi dari narasumber, proyek ini dikerjakan oleh Budi, anggota paguyuban pasar sekaligus pedagang tahu di pasar tersebut. Budi mengerjakan proyek di pasar tempatnya berdagang.

Dikonfirmasi melalui telephone selulernya, pria yang dikenal dengan sebutan Budi Tahu ini menerangkan bawasannya pihaknya selalu berkoordinasi dengan konsultan pengawas. “Bila disoal seharusnya disampaikan sebelumnya dong jangan sekarang, semua sudah kami konsultasikan dengan konsultan pengawas,” ujarnya kepada Maspolin.id.

Misran Kabid Perdagangan di Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan menanggapi pertanyaan dari Memo X menuturkan, papan nama sudah terpasang. Menurut Misran kualitas paving sesuai RAB K 225, sedangkan untuk hasil lab dari penyedia suah keluar sedangkan untuk hasil lab dari Dinas PU belum keluar.

Penulis: Fals Yudistira

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini