Jombang,Maspolin.id – Banyaknya pengendara sepeda motor yang harus mendorong kendaraannya karena mogok, akibat nekad menerobos banjir yang merendam jalur alternatif Jombang-Mojokerto, tepatnya di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Membuat prihatin sejumlah warga yang melihatnya.
Sehingga, beberapa orang warga berinisiatif menyediakan layanan ojek gerobak untuk mengantar pengendara sepeda motor yang mogok, saat melintasi jalur tersebut yang terendam banjir setinggi hampir satu meter itu.
Menurut salah seorang jasa ojek gerobak, Gatot Pujianto (27), mengatakan, berawal dari rasa kasihan melihat sejumlah pengendara motor yang mogok dan harus mendorong kendaraannya dalam rendaman banjir. Selain itu, jika tidak melintasi jalan tersebut pengendara akan memutar dan menempuh jarak yang cukup jauh.
“Saya kasihan, karena ada yang sepeda motornya mogok ada yang tidak sampai sana. Kalau memutar kan cukup jauh jaraknya,” kata Gatot Pujianto, Sabtu (4/5/2019) siang.
Pantauan dilokasi kemarin, jasa tersebut cukup ramai dan diminati. Buktinya, banyak warga yang rela mengantre satu persatu untuk menggunakan jasanya. Mereka akan dinaikan langsung keatas gerobak bersama kendaraannya, dengan menempuh jarak sekitar 500 meter hingga tiba dijalan yang tidak kebanjiran.
Sedangkan untuk tarif, mereka tidak menarik tarif khusus untuk menyebrangkan warga, sebab niat mereka tersebut awalnya adalah membantu ibu-ibu dan anak sekolah menyebrang banjir.
“Kami tidak meminta tarif khusus, seikhlasnya saja. Tapi mereka yang menggunakan jasa saya ada yang ngasih Rp 15 hingga Rp 20 Rb. Dan kami sudah dua hari melakukan ini,” ujarnya.
Dalam enam jam saja, ada puluhan orang yang menggunakan jasanya untuk dibantu menyebrang. Hasilnya terkumpul sekitar Rp 300 ribuan.
“Hari kemarin mulai dari Magrib hingga pukul sebelas malam, kami mendapatkan sekitar tiga ratus ribu,” pungkas Gatot Pujianto.
Jajang










