MASPOLIN || JAKARTA – Divisi Humas Mabes Polri nampaknya sudah menjadi salah satu penapakan karir yang menjanjikan di Korps Bhayangkara. Bagaimana tidak, sejumlah pejabat utama yang berada di divisi tersebut saat ini banyak mendapat promosi jabatan strategis.
Terlebih humas sudah direncanakan akan menjadi Badan, di mana pimpinannya berpangkan Komisaris Jenderal. Hal ini terbukti ketika barisan ‘Anak Emas’ Kapolri Jendral Idham Azis yang begitu melejit karirnya beberapa tahun belakangan ini.
Seperti, Irjen Pol M. Iqbal hari ini resmi dipromosikan sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan akan meninggalkan jabatan lamanya sebagai Kadiv Humas Polri. Dia diketahui bukan orang baru dalam bidang kehumasan di Polri.
Sejak meninggalkan jabatan sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara pada 2012, karir Iqbal banyak berlangsung di bidang kehumasan. Misalnya Kabid Humas Polda Metro Jaya (2015), Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri (2017), dan Kadiv Humas Polri sejak 2018 hingga sekarang.
Kepangkatan Iqbal sebagai Perwira Tinggi (Pati) pun seluruhnya didapat ketika berkarir di humas. Mulai dari Jenderal bintang satu, hingga sekarang sudah ada 2 bintang di pundaknya.
Selain Iqbal, adapula pati lainnya yang sukses di Divisi Humas. Yakni Brigjen Pol Argo Yuwono. Karir kehumasannya diawali pada 2015 ketika menjadi Kabid Humas Polda Jawa Timur. Setahun berselang dia dipindah ke Polda Metro Jaya dalam jabatan yang sama.
Kemudian pada 2019 lalu, dia pecah pangkat menjadi Brigadir Jenderal saat promosi sebagai Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri. Hari ini dia kembali mendapat promosi menggantikan Iqbal selaku atasan tertinggi di Divisi Humas. Secara otomatis pangkatnya akan bertambah menjadi Inspektur Jenderal.
Satu nama lain yang terbilang sukses di Divisi Humas Polri yakni Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Dia merupakan pendahulu Argo di Karopenmas. Tepat hari ini pula, dia mendapat promosi sebagai Kapolda Kalimantan Tengah. Sama dengan Argo, kepangkatan Dedi pun akan menjadi Inspektur Jenderal.
Diketahui, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melakukan perombakan besar-besar distruktur internal Polri. Total ada 47 polisi berpangkat Jenderal dan ratusan Perwira Menengah (Pamen) yang mendapat promosi jabatan baru.
Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1378/V/KEP/2020 tertanggal 1 Mei 2020 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Nama-nama beken pun termuat dalam telegram ini.
“Mutasi adalah hal yang alami dalam organisasi Polri sebagai tour of duty and tour of area, penyegaran, promosi, dan dalam rangka meningkatkan performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter,” kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono.










