Jakarta, 18 Oktober 2019
Pagi tadi berangkat dari Kebayoran Baru Jakarta Selatan menuju Kelurahan Kepa Duri Kecamatan Kebun Jeruk Jakarta Barat.
Perjalanan melalui jalur normal; jalan Fatmawati, Sisingamangaraja, Sudirman, Slipi. Jalan menuju depan gedung DPR ditutup. Dari jalan tol terlihat sekeliling gedung DPR luar dalam dipenuhi aparat keamanan. Mencekam!
Menjelang pelantikan presiden RI penjagaan gedung DPR ditingkatkan menjadi keamanan tingkat tinggi.
Presiden RI adalah figur nomor satu pilihan rakyat Indonesia. Jutaan rakyat secara sadar atau setengah sadar, rela atau tidak rela, telah menyatakan dukungannya untuk memilih seorang presiden untuk memimpin bangsa Indonesia selama lima tahun. Jutaan rakyat tentu bukan jumlah sedikit.
Bagi jutaan rakyat yang merasa kecewa karena calon presiden yang didukungnya gagal memenangkan pemilihan presiden, nampak belum bisa menerima kekalahannya. Terbukti dengan adanya pengamanan super ketat gedung DPR, tempat akan dilangsungkannya pelantikan presiden. Penjagaan super ketat dilakukan dengan pertimbangan dan keyakinan tinggi dari otoritas keamanan bahwa adanya ancaman gangguan pada acara pelantikan presiden yang akan dilakukan.
Mengapa bisa terjadi demikian?
Sudah bukan rahasia lagi bahwa keributan ini berpangkal pada banyak hal, banyak pendapat, fakta-fakta, dugaan-dugaan, analisis, hipotesis, dan seterusnya. Yang pasti, ini fakta nyata otentik kondisi budaya sosial politik kita, Bangsa Indonesia.
Budaya politik, budaya sosial, budaya ekonomi, budaya pendidikan, tentu sangat fasih untuk menjelaskan semuanya. Apa yang terjadi, mengapa, bagaimana, siapa. Pada dimensi pengetahuan cukup clear dan komprehensif. Tinggal lagi dimensi ketrampilan beraksi dan sikap perilaku yang dibutuhkan untuk operasional, nampaknya belum memadai. Banyak instrumen yang macet akibat satu dengan lain tidak kompatibel. Lalu, apa kira-kira yang akan terjadi?
Sebagai bangsa yang religius, sudah pasti akan menyerahkan sepenuhnya kepada Tangan Tuhan Yang Maha Esa. Seperti apa kira-kira rencana Tuhan? Pasti benar dan yang terbaik. Pasti? Pasti! Apakah tidak akan terjadi kekacauan? Kalau Tuhan menghendaki, siapa yang bisa mencegah?? Semoga tidak terjadi kekacauan. Aamiin.
Apakah presiden RI yang baru nanti bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh Bangsa Indonesia? Insya Allah. Berapa persen keberhasilan yang bisa dicapai? Sebesar niat baik kita semua. Yakin?? Yakin!
Berapa besar presentasi kebaikan kita sebagai Bangsa Indonesia? Apa indikatornya?
Perjalanan saya bersama keluarga menuju Kelurahan Kepa Duri Kecamatan Kebun Jeruk akhirnya sampai.
Embie C Noer Rumli Adnan










