MASPOLIN || Trenggalek – Dalam penanganan pandemi Covid-19, Kepolisian Resort Trenggalek terus meningkatkan sinergitas bersama instansi terkait lainnya. Salah satunya terkait dengan prosesi pemulasaraan jenazah Covid-19.

Menindaklanjuti hal tersebut Polres Trenggalek kembali menggelar simulasi pemulasaraan jenazah di halaman Mapolres. Dalam simulasi tersebut selain anggota Polri juga melibatkan personel dari RSUD dr. Soedomo, Kodim 0806, BPBD dan Satpol PP Kabupaten Trenggalek. Sabtu (11/7).

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si. yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan tentang pentingnya wawasan dan pengetahuan terkait dengan tata cara pemulasaraan korban Covid-19 sesuai dengan protokol kesehatan agar tidak hanya aman bagi warga tetapi juga bagi tenaga kesehatan itu sendiri.

AKBP Doni menyatakan bahwa pihaknya bersama dengan unsur TNI dan Pemkab Trenggalek telah menyiapkan petugas khusus untuk melaksanakan tugas tersebut. Tentunya dengan perlengkapan yang memadai dan benar-benar aman bagi petugas.

“Kami dari Kepolisian all out mendukung dan membantu pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19 ini. Bersinergi bersama instansi terkait lainnya dalam upaya melakukan pencegahan dan penanganan berikut dampak yang ditimbulkan.” Ujar AKBP Doni

Dalam simulasi tersebut dipaparkan secara gamblang langkah-langkah dan tata cara pemulasaraan jenazah covid-19. Beberapa petugas dengan menggunakan APD lengkap memperagakan simulasi pemulasaraan terhadap korban Covid-19. Mulai dari terpenuhinnya tata cara keagamaan, aspek kesehatan hingga proses pemakaman.

Didepan para peserta, dijelaskan pula klasifikasi jenazah yang mendapat penanganan sesuai protokol kesehatan serta teknis pemulasaraan seperti kewajiban menggunakan APD lengkap hingga kendaraan khusus untuk membawa jenazah.

Akbp Doni berharap, dengan simulasi ini, jika dibutuhkan petugas Kepolisian dapat membantu dalam proses pemulasaraan jenazah hingga pemakaman dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.

HUM

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini