KUDUS | MASPOLIN.ID – Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar menjadi lebih berkualitas dan demi terciptanya siswa-siswa yang unggul dan berprestasi, SMPN 1 Kudus, Jawa Tengah membuat gebrakan dengan menggratiskan seragam bagi siswa baru yang tidak mampu. Bukan itu saja, pihak sekolah juga tidak mengharuskan siswa baru membeli seragam dan peralatan sekolah di koperasi sekolah.
Kebijakan ini diambil supaya wali murid dan peserta didik baru di SMPN 1 Jati merasa nyaman dalam menjalankan kegiatan belajar di sekolah.
Kepala SMPN 1 Jati mengatakan, pihak sekolah tidak mewajibkan untuk siswa baru beli perlengkapan dan seragam sekolah di koperasi, wali murid bebas menentukan beli di koperasi atau di luar, yang penting model dan warna kainnya harus sama.

“Sedangkan untuk siswa yang betul-betul tidak mampu kami malah memberikan seragam sekolah secara gratis. Sedangkan untuk siswa yang kurang mampu, pihak sekolah juga akan memberikan keringanan harga untuk pembelian seragam di koperasi sekolah,” ungkap Akhsan Noor di kantornya, Selasa (7/7/2020).
Dalam kesempatan yang berbeda, salah satu wali murid peserta didik baru di sekolah tersebut membenarkan apa yang disampaikan oleh Kepala SMPN 1 Jati itu. “Apa yang disampaikan oleh bapak kepala sekolah benar, dan saya hanya menerima baju batik dan olahraga untuk anak saya. Yang lainnya saya beli di luar,” ucap Krisna Arimawati, ibunda dari Dyah Ayu Kamaratih di rumahnya, Rabu (8/7/2020).
Terkait seragam sekolah untuk siswa baru, pihak koperasi sekolah hanya melayani jika ada pesanan dari wali murid. Hal tersebut ternyata berlaku juga di sekolah yang lain. [m sofii]










