Jakarta,Maspolin.id – Spanduk penolakan terhadap rancangan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja terpampang di depan Gedung DPR/MPR/DPD, Senayan, Jakarta.
Kurang lebih sebanyak 950 Orang yang tergabung Dalam Gerakan Buruh Jakarta melakukan Unras penolakan Omnibus Law RUU Cipta Kerja, Gabungan itu di antaranya :
- KSBSI
- FSPMI
- Serikat Pekerja Nasional (SPN)
- SP LEM SPSI (PUK PT Mitra Baterai Prakarsa)
- Federasi Buruh Transportasi Indonesia (FBTI)
- Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP)
- Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI)
- FPPI
- Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin SPSI
- Pimpinan Unit Kerja Astra Honda Motor Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK AHM LEM SPSI)
- DPP F SB KIKES KSBSI
Menurut informasi yang diterima media ini Ke 11 Gabungan buruh itu Menggunakan enam unit Mobil beserta sound system untuk Menyuarakan Tuntutannya.
Adapun tulisan tulisan baliho dan poster penolakan yang di pasang oleh Para Demonstran Yaitu :
- Melawan Yes, oposisi No, Berjuang Melawan Pasti
- Tolak RUU OMNIBUS LAW Cilaka Hilangnya UMK/UMSK karena hanya ada UMP hilangnya pesangon
- Pekerja Out sourching untuk semua jenis pekerjaan
- Pekerja dengan sistem kerja Kontrak tanpa ada batas waktu
- Sistem jam kerja yang bersifat eksploitatif hilang jaminan sosial bagi pekerja
- Maraknya Pengunaan TKA untuk buruh kasar PHK yang diperlukan
- Dihilangkan dasar pidana bagi pengusaha yang melanggar aturan tenagakerja
- Diam tunduk tertindas atau bangkit melawan
Hingga berita ini di tulis aksi Sudah Selesai dengan situasi Aman Dan kondusif.
RED










