Bekasi,Maspolin.id – Pagi ini Kepala Desa Pasirranji, Wardi Sunandar beserta jajaran aparat desa dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa Pasirranji Cikarang Pusat Bekasi meninjau area terdampak banjir di Kampung Parunglesang Desa Pasirranji Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Banjir yang merendam sekitar 20 rumah di kampung Parunglesang tersebut diakibatkan oleh Sungai Cibeet yang meluap. Seperti diketahui bahwa kampung Parunglesang berada di antara pertemuan sungai Cibeet dan sungai Cipamingkis. Hal ini dibenarkan oleh Bhabinkamtibmas Pasirranji Cikarang Pusat Bekasi, Brigadir Angga ketika diwawancara BNNews lewat pesan teks WhatsApp.

“Pagi ini, air sungai Cibeet meluap. Diperkirakan air kiriman karena Kampung Parunglesang merupakan pertemuan Sungai Cibeet dan Cipamingkis,” tutur Bhabinkamtibmas Pasirranji ini.

“Kalo Cibeet dari Karawang, kalo Cipamingkis dari Jonggol (Bogor), ” lanjutnya.

Saat ini ketinggian air yang sekira lutut orang dewasa atau setengah meter. Ketinggian air masih terus naik.
Untuk sebagian warga yan rumahnya terdampak diutamakan lansia sudah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas serta jajaran aparat Desa masih terus memantau kondisi tersebut sambil memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Berdasarkan info Brigadir Angga, setiap musim hujan selalu diantisipasi masalah banjir yang tidak bisa diprediksi ini. Di desa Pasirranji pun sudah dibuat Satgas Penanggulangan Bencana Desa Pasirranji.

“Memang setiap musim hujan kita antisipasi banjir pak. Tapi tidak bisa diprediksi karena banjirnya akibat air kiriman dari Karawang dan Jonggol
Kalau di Cikarang Pusat, hujan lebat juga belum tentu banjir disini,” pungkas Brigadir Angga.

(HWP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini