MASPOLIN || LAMONGAN – Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Lamongan dengan durasi cukup lama menyebabkan banjir bandang akibat air sungai meluap dan beberapa wilayah sempat terendam banjir. Banjir bandang ini memakan korban jiwa sebanyak 1 (satu) warga.

“Sungai Kali Jeruk, Kecamatan Sambeng tidak mampu menampung debit air yang tinggi akibat hujan deras. Sehingga banjir bandang tak terelakkan di jalan raya Desa Kedung Wangi dan merendam beberapa hektar sawah,” ujar Kepala BPBD Lamongan, Mugito, Minggu (13/12/2020).

Tak hanya itu, ungkap Mugito, hujan deras juga menyebabkan air Sungai Sendang Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng mengalir deras hingga menelan korban jiwa.

“Fizi Nurul Azara (8), warga Desa Pataan meninggal dunia. Korban terbawa arus Sungai Sendang Montor sampai Sungai Sendang Tengah. Korban meninggal dalam perjalanan saat di bawah ke Rumah Sakit Umum Ngimbang,” katanya.

Dia menyebutkan, hujan deras juga menyebabkan sungai di tepi jalan raya Lamongan-Sugio meluap hingga membanjiri ruas jalan hingga ke area perumahan warga Desa Kebet, Kecamatan Lamongan.

“Meski tidak ada korban jiwa, tapi hujan terjadi semalaman juga mengakibatkan ruas jalan ke arah Sugio tertutup banjir. Sehingga banyak kendaraan terpaksa harus melambat jalannya,” tuturnya.

Kepala BPBD Lamongan juga menambahkan, hujan kemarin juga meluapkan saluran air sehingga Jalan Raya Modo-Bluluk terendam banjir.

“Memang hujan kemarin durasinya cukup lama, sehingga menyebabkan sejumlah sungai atau saluran air mengalami kenaikan debit air dan merendam jalan,” ucap Mugito.

Sementara itu, Camat Modo Sigit Yuliwinarko menegaskan, banjir yang merendam ruas jalan di Desa Mojorejo Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan tidak menelan korban.

“Banjirnya udah surut, mas. Dan kami sampaikan tidak ada korban jiwa,” aku Sigit menanggapi adanya banjir bandang di Lamongan akibat hujan deras.

Timenews
Gondrong

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini