Blora,Maspolin.id – Gara-gara tak kunjung diperbaiki, kerusakan Jalan Poros penghubung Tiga Desa di kecamatan jiken Kabupaten Blora semakin parah, Akibatnya, para pengguna jalan harus ekstra hati-hati dan terkadang harus bergantian ketika melintas diruas tersebut.

Pantauan dilapangan, kerusakan diruas jalan poros terdapat dibeberapa titik, Dimana kondisinya, banyak yang berlubang lantaran aspal sudah mengelupas dan hanya tersisa batu koral (agregat) bahkan ada yang mencapai dasar tanah. Disaat musim kemarau, jalan tersebut sangat berdebu. Sementara, pada saat musim hujan jalanan becek dan licin.

Jalan Poros Di tiga Desa di Kecamatan Jiken antara lain Desa Cabak Menuju Desa pengkok sekitar 4-5 kilo dan Desa Katesan menuju Desa Bleboh 2 kilo.

Didik, salah satu warga mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah lama terjadi. Namun sampai saat ini, tak kunjung diperbaiki, Padahal Bupati Blora pun juga pernah melintasi Jalan tersebut saat melakukan Kunjungan di Desa Desa.

“Akibat jalan tersebut rusak, membuat pengendara harus mengurangi kecepatan dan jika tidak bisa saja kendaraan terperosok ,” ujarnya.

Masih kata Didik, sudah banyak warga yang mengalami kecelakaan dijalan yang rusak itu. 

“Kalau kecelakaan tunggal sering nian, namun sejauh ini belum ada memakan korban jiwa,” ungkapnya.

Melalui media ini Didik berharap, agar pemerintah segera memperbaiki jalan poros Desa itu, jangan sampai setelah ada korban jiwa baru diperbaiki. 

“Harapan kami sebagai masyarakat supaya dapat diperbaiki, karena apabilah musim hujan kesulitan melintasi jalan karena licin dan jangan sampai nantinya setelah telan korban baru diperbaiki,” harapnya.

Sementara, Hengki salah satu pengendara yang melintasi ruas jalan itu. Hengki mengaku, saat melintasi jalan tersebut harus mengurangi kecepatan, karena kondisi jalan yang bergelombang dan juga mesin mobil nyangkut. 

“Tidak bisa melaju kencang, sebab kondisi jalan yang bergelombang membuat mesin kenderaan menyangkut dengan aspal yang pecah,”jelasnya.

Selain itu lanjutnya, kondisi jalan yang sempit dan apabila memaksakan yang ditakutkan terjadi kecelakaan. Jadi mau tidak mau harus bergantian dengan pengendara lain saat melintasi jalan itu.

“Harus bergantian saat melintasi jalan, sebab kondisi jalan yang sempit dan juga bergelombang,” pungkasnya sembari berharap pemerintah segera memperbaikinya.

Agus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini