maspolin.id – Cilacap – Air Bah dari lahan perkebunan karet milik PTPN IX, menjebolkan tanggul Irigasi primer sepanjang 10 meter di Dusun Jayagiri, Desa Bojong Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.
Jebolnya tanggul tersebut, berakibat menutupi persawahan milik warga, agar sawahnya yg tertimbun jebolan tanggul dapat ditanami, Danramil 09/Kawunganten, Kapten CPM Teguh Budiono, dibantu Babinsa dan unsur terkait melakukan kerja bakti perbaikan tanggul, Kamis (18/6/2020).
Menurut Danramil, dalam siaran pers melalui pendim, kejadian tersebut berawal adanya penebangan pohon karet dilahan milik PTPN IX, dan berakibat lahan jadi gundul, saat hujan tidak ada serapan air hujan yang maksimal, hingga menyebabkan air campur lumpur menghantam tanggul irigasi tersebut.
Upaya Danramil berserta anggotanya dan unsur terkait, memperbaiki tanggul tersebut dengan menggunakan sedikitnya 350 karung yang diisi tanah bantuan dari BPBD, terang Danramil.
“Sifatnya sementara, diharapkan dapat menahan tumpahan air campur lumpur jika hujan mengguyur, sehingga sawah yang berada didaerah tersebut aman dan dapat ditanami kembali, papar Kapten CPM Teguh Budiono.
Dalam kesempatan tersebut, Danramil juga meminta kepada PemDes Bojong, untuk segera mengajukan proposal perbaikan tanggul ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, sehingga permasalahan tersebut segera tertangani, jelas Danramil.
Peran Babinsa Koramil 09/Kawunganten tidak hanya dalam perbaikan tanggul jebol saja, melainkan tampak dalam kegiatan pengecoran jembatan yang merupakan akses penghubung Desa Kubangkangkung dengan Desa Ujungmanik, dimana jembatan tersebut merupakan akses utama bagi petani dalam mengangkut hasil pertaniannya.
“Semoga apa yang dilakukan hari ini dapat dirasakan oleh masyarakat, dan menjadikan nilai ibadah bagi kita”, pungkas Danramil 09/Kawunganten, Kapten CPM Teguh Budiono.
(Awan)










