Cilacap, Maspolin.id – Madik (48), sopir truk tronton nopol L-9758-UW asal Surabaya, Jawa Timur, dikabarkan tewas karena tertimpa pipa berdiameter 16 inchi dengan panjang 12 meter dan berat 1,5 ton yang dibawanya.
Warga Tambak Asri 8/16 RT 03 RW 06, Desa Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya, Jatim, ini pada Jumat (30/8/2019) sekitar pukul 09.00 WIB di lokasi PT Nindiya Karya, Jalan Raya Buntu-Kroya RT 01 RW 03, Dusun Pecangakan, Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Cilacap, Jateng, hendak menurunkan muatannya.
Namun nahas, saat tali pengikat besi seberat 1,5 ton itu akan dibuka, besi sebanyak 18 batang tersebut tiba-tiba ambruk menimpanya.
“Korban akan membongkar besi tersebut dengan membuka tali pengikat pipa, namun pada saat membuka tali tiba-tiba pipa besi tersebut ambruk dan langsung menimpa korban hingga tewas,” kata Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Kroya AKP Evon Fitrianto, Sabtu (31/9/2019).
Kanit Reskrim bersama anggota mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke RSU Aghisna Kroya, serta mencatat saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia dengan luka pada bagian kaki hingga tubuh bagian perut akibat tertimpa pipa besi.
Dan dari hasil pemeriksaan lokasi kejadian serta saksi-saksi diketahui bahwa korban yang merupakan karyawan PT Indal, Gresik, Jawa Timur, itu kurang hati-hati dalam bekerja serta minimnya pengaman saat membawa dan menurunkan pipa besi tersebut.
“Korban diduga terburu-buru saat membuka tali pengikat pipa sebelum alat berat mengait pipa tersebut,” tutup Kapolsek. (Estanto)










