MASPOLIN || BOJONEGORO – Adanya Hasil Rapid Test Yang dilakukan oleh Pihak Dinas Kesehatan Dan Dinas Perhubungan yang di bantu Oleh Polres Bojonegoro di seputaran Pasar Tradisional Bojonegoro Dini hari Kamis 7 Mei 2020 Sebelum Sahur menghasilkan Beberapa Pedagang Terindikasi Status Positif Reactiv Covid 19, dan membuat kepanikan dan banyak perbincangan di Media Sosial.

Salah satunya adalah Akun FB berinisial WW yang menulis dalam statusnya di Group FB Media Bojonegoro ” Di Desa Ngujo Kedungkres enek seng PositifCovid 19 tp Kok cuma direhab nk Omah.” dan itu tidak benar.

Hal ini diperkuat saat media Maspolin Mencoba Mencari Informasi di Ketua Gugus Tugas Desa Ngujo Dalam Hal ini Ahmad Zainudin yang juga sebagai Kepala Desa Ngujo Kecamatan Kalitidu.

Melalui Saluran Whatsaap nya, Ahmad Zainudin mengatakan bahwasannya Apa yang ditulis dan di sampaikan oleh akun FB berinisial WW di Salah satu Group FB itu tidak benar.

” Itu tidak Benar mas yang benar adalah di isolasi di Ruang Kantor PKK Desa Ngujo “( Ono sing kenek bakul blonjo, tapi nek di rehab di rumah kui salah, di isolasi di ruang kantor pkk ngujo..setelah terdengar brita  lngsung diisolasi, trs bsk rcna mau diisolasi di blk bjn) ” Ada yang kena Jualan Belanja, Tapi kalau di Rehab di rumah Itu Salah, Di Isolasi Di Ruang Kantor PKK Ngujo, Setelah dengar berita langsung diisolasi, terus besok rencana mau di isolasi Di BLK (Red)” Ujar Kades pada media Ini.

Ditambahkan oleh Kades Ngujo selaku Ketua Gugus Tugas Covid 19, Bahwa warga nya yang terindikasi Positif Reactive saat dilakukan Rapid Test di Pasar Bojonegoro atas nama ST yang beralamat di Dusun Kedungkeris Rt.23/ Rw. 4 Desa Ngujo Kecamatan Kalitidu.

Melalui Media Ini Ahmad Zainudin, Mengajak masyarakat Khususnya Warga Desa Ngujo agar bijak dalam menggunakan media Sosial dan juga memghimbau kepada warga Agar tidak panik berlebihan serta tetap Melaksanakan himbauan dari pemerintah.

Gondrong

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini