POLDA METRO JAYA – Maspolin.id|| Tim gabungan bentukan Polda Metro Jaya menemukan petunjuk baru berupa pesan berbahasa Inggris pada kasus penemuan mayat ibu dan anak di Cinere, Depok. Pesan tersebut ditemukan pada laptop yang berada di rumah korban.
“Jadi di sana tertulis ‘siapapun yang membaca tulisan ini mungkin pada saat melihat tulisan ini saya dan ibu saya sudah meninggal dunia’,” ungkap Hengki.
Namun begitu, Hengki belum bisa memastikan apakah pesan tersebut benar ditulis oleh korban atau orang lain. Penyidik masih melakukan pendalaman.
“Apakah memang ini tulisannya korban ini, atau mungkin merupakan desepsi, kita enggak tahu. Mungkin ada orang juga yang nulis, kita enggak tahu,” ucap Hengki.
“Biar nanti alat bukti yang akan mengarahkan kira-kira apa yang terjadi. Apakah ini matinya alami, natural. Apakah accident, kecelakaan. Apakah sucide, bunuh diri. Atau Homicide, pembunuhan. Apakah gabungan dari berbagai analisis ini,” sambungnya.
Selain pesan dalam laptop, penyidik sebelumnya juga menemukan secarik kertas hingga botol minuman kemasan di dekat jasad korban.
Kapolres Metro Depok Kombes Ahmad Fuady mengatakan kandungan pada minuman kemasan tersebut kekinian tengah diuji oleh tim dari laboratorium forensik Polri.
“Itu akan diuji di labfor, akan diuji apakah zat minuman itu asli atau ada yang lain,” kata Fuady, pada Kamis (7/9/2023).
“Dan secarik kertas itu hanya ada nama dan nomor HP, tidak ada keterangan lain,” imbuhnya.
Sebelumnya, jasad ibu dan anak yang ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di rumahnya pada Kamis 7 September 2023.
“Dan secarik kertas itu hanya ada nama dan nomor HP, tidak ada keterangan lain,” imbuhnya.
Sebelumnya, jasad ibu dan anak yang ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di rumahnya pada Kamis 7 September 2023.
Penemuan ini berawal dari kecurigaan warga karena korban tak pernah terlihat keluar rumah. Security Perumahan Bukti Cinere Indah bernama Jafar mengungkap aroma busuk sudah tercium saat ia masuk sekitar area rumah korban.
“Di dalam rumah, masuk dari garasi sudah mulai tercium aroma tidak sedap, berasal dari kamar mandi, kondisinya sisa tulang,” kata Jafar.
Berdasar hasil olah tempat kejadian perkara atau TKP, Fuady memperkirakan jasad korban telah membusuk sebulan yang lalu.
“Sudah kurang lebih diperkirakan kurang lebih satu bulan. Sehingga untuk adanya luka dan sebagainya belum bisa kita ketahui,” pungkasnya.
Humas PMJ










