Cilacap, Maspolin.id – Tim Kajian Daerah (Kajida) Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantanas) di bawah pimpinan Kolonel Inf Jajah Subarja mengunjungi PT Pertamina RU IV Cilacap, Jateng, Rabu (21/8/2019).
Kedatangan mereka didampingi Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Wahyo Yuniartoto, dan sejumlah perwakilan dari Pemkab Cilacap.
Tim disambut GM Pertamina Mahendrata Sudibja serta sejumlah petinggi Pertamina lainnya. Agenda tim meninjau kilang dan diskusi dengan manajemen Pertamina mengenai pengolahan limbah B3 dan pelestarian lingkungan hidup.
Mahendrata Sudibja menjelaskan, PT Pertamina RU IV Cilacap dalam mengolah sumber daya alam sangat memperhatikan efek samping pengolahan sumber daya alam termasuk masalah limbah. Menurutnya, keselamatan, kesehatan, dan lingkungan adalah yang utama bagi Pertamina.
Terkait lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, pihaknya telah melaksanakan beberapa program, diantaranya penanaman pohon mangrove sekitar 600 juta bibit pohon.
“Tidak hanya menanam, karena dari tanaman, buahnya kini bisa diolah menjadi makanan, bahan olah batik, kemandirian Posyandu dan pelatihan dengan Pemkab jika terjadi tsunami,” katanya.
Setjen Wantanas melalui Kolonel Inf Jajah Subarja mengungkapkan, maksud dan tujuan datang ke Cilacap untuk melaksanakan kajian atau mencari informasi bagaimana kondisi Pertamina, bagaimana pengolahan limbah B3, informasi Pertamina saat ini, dan bagaimana Pertamina ke depan.
Dia berharap produk dan hasil kerja Pertamina makin tahun semakin meningkat dan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. “Mudah-mudahan apa yang saya dapat akan kami kaji, akan kami jadikan surat surprise kepada Ketua Wantanas dalam mengambil keputusan untuk meningkatkan Pertamina agar berguna untuk kita semua, termasuk tidak ada dampak buruk terhadap lingkungan,” ucapnya.
Selain berdiskusi, tim membawa mandat dari Presiden RI untuk memaparkan tentang Inpres No 7 tahun 2018 tentang Paradigma Baru Aksi Nasional Bela Negara dan Modul Utama Pembinaan Bela Negara.
Selanjutnya Jajah Subarja menyerahkan sejumlah buku tentang bela negara dan pemberian cenderamata kepada GM Pertamina. Dilanjutkan mininjau kilang untuk mengecek limbah industri yang dihasilkan dari pengolahan sumber daya alam oleh Pertamina Cilacap. (Estanto)










