Maspolin.id, Cilacap – Setelah di lakukan pencarian selama tujuh hari dan tidak membuahkan hasil, Basarnas menutup Operasi SAR di hari ke tujuh Pada Rabu (27/1/2021) pukul 16.00 Wib terhadap korban yang tenggelam di Bedahan Laut Perbatasan Desa Tanggulangin dan Desa Jogosimo Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

I Nyoman Sidakarya Selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap Mengatakan Pencarian Hari ke tujuh Pada Rabu pukul 08.00 Wib sudah kita lakukan sesuai rencana operasi yaitu penyisiran darat dari lokasi kejadian ke arah barat dan timur sejauh 8 kilometer dan penyisiran laut menggunakan perahu karet sejauh 8 Nautical Mill namun belum juga membuahkan hasil.

Operasi SAR kita tutup di hari ketujuh dengan pertimbangan sudah tidak ada tanda-tanda korban di temukan dan sesuai SOP (Standar Operasi Prosedur) Operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari dan apabila setelah di tutupnya Operasi SAR ini ada laporan masyarakat di temukannya korban kita akan turunkan tim untuk ke lapangan.

“Operasi SAR kita tutup Pada Rabu (27/1) pukul 16.00 Wib dengan melibatkan semua unsur SAR Gabungan dan perwakilan dari keluarga korban kemudian Operasi SAR kita lanjutkan dengan pemantauan” jelas Nyoman.

Sebelumnya di kabarkan korban tenggelam Pada Kamis (21/1/2021) pukul 10.45 Wib bahwa 3 orang nelayan dengan menggunakan perahu yang sedang menarik jaring di sekitar bedahan Tanggulangin, tiba-tiba datang ombang besar dan menghantam perahu tersebut, satu orang atas Nama Tarsan melompat ke laut kemudian tenggelam dan dua orang lainnya selamat karena tetap di perahu kemuduan Korban selamat menepi kedarat dan mencari pertolongan.

Unsur SAR Gabungan terdiri Basarnas Cilacap, BPBD Kebumen, Koramil Klirong, Polsek Klirong, SATPOLAIR Kebumen, PMI Kebumen, SAR Elang Perkasa,SAR Lawet Perkasa, SAR Tunas Kelapa, Relawan Tanggulangin, Rapi, Orari, Ubaloka, SAR Lintas Batas, Bagana dan Masyarakat Sekitar.

 

(Awan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini