Para tersangka dari berbagai kasus yang telah diamankan Polres Trenggalek (Foto: Fals Yudistira)

Trenggalek, Maspolin.id – Awal tahun baru 2020 selama kurun waktu 17 hari, Polres Trenggalek berhasil mengungkap 11 kasus dengan total 28 tersangka. Keseluruhan perkara yang telah berhasil ditangani adalah, 3 diantaranya kasus pramanisme kejahatan jalanan, 4 kasus narkoba dan 4 kasus asusila.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, keberhasilan yang ditorehkan tersebut berkat integritas, dedikasi dan kejelian petugas dalam mengiplementasikan program Kapolri salah satunya Harkamtibmas. “Semua berkat integritas, dedikasi dan kejelian petugas dilapangan dan dukungan dari semua pihak. Sehingga hampir semua kasus yang dapat dikategorikan meresahkan masyarakat dapat kita ungkap semua,” ungkapnya.

Minggu (19/1/2020). Disampaikan Calvijn, terkait pengungkapan, 3 kasus kejahatan jalanan yang berhasil diungkap jajaran Polres Trenggalek, antara lain perusakan rumah di Desa Tasikmadu Watulimo, pengeroyokan di Desa Karanggandu Watulimo dan penipuan penggelapan di Kecamatan Kampak.

Sedangkan untuk kasus Narkoba antara lain, peredaran gelap Narkoba di Rutan Trenggalek dengan 14 tersangka dengan barang bukti 7 paket shabu-shabu, penangkapan pengedar Narkoba jenis Shabu di Desa Kedunglurah Kecamatan Pogalan dan Sebalor Kecamatan Bandung. Serta pengungkapan pengedar Ratusan butir Pil Koplo di Desa Ngulanwetan Kecamatan Pogalan Sementara itu, untuk kasus asusila antara lain persetubuhan terhadap anak dibawah umur di dua TKP, yakni Desa Jambu Kecamatan Tugu dan Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo, Perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur di Sukowetan Kecamatan karangan dan unggah foto bermuatan asusila di Desa Sukosari Trenggalek.

Lebih lanjut Calvijn menuturkan, guna mendukung pemberantasan kriminalitas atapun kejahatan tingkat tinggi di Kabupaten Trenggalek, pihaknya telah membentuk Tim Taktis yang diberi nama Jalu Crime Squad (JCS). ” Tim Taktis ini telah diberikan pelatihan khusus selama hampir satu bulan lebih dan dipastikan memeliki kompetensi dan respon cepat dalam meminimalisir gangguan Kamtibmas,” terangnya.

Ditambahkan, Calvijn, keberadaan Tim Taktis tersebut diharapkan dapat mengakselarasi penangananan gangguan Kamtibmas dan membackup unit opsnal dalam ungkap kasus yang muaranya adalah terciptanya Kamtibmas kondusif di Kabupaten Trenggalek. ” Trenggalek aman, Jogo Jawa Timur untuk Indonesia Maju.” pungkasnya.

Penulis: Fals Yudistira

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini