
Trenggalek, Maspolin.id-Nahas dialami SHD warga Desa Parakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. Kakek berusia 77 tahun ini saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan penuh luka bakar, Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 18.30 Wib.
Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kehabisan nafas saat membakar sampah kering dilahan miliknya sendiri di desa setempat, kemudian pingsan dan terbakar.
Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak melalui Kasubbag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi membenarkan kejadian tersebut.
” Korban saat ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan dan meninggal dunia. Untuk saat ini telah di tangani Polres Trenggalek,” ungkapnya.
Disampaikan Supadi, peristiwa tersebut berawal korban pada Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 09.00 Wib berpamitan keluarga untuk berangkat menggarap lahan miliknya di Desa Parakan.
Namun korban sampai waktunya salat Magrib, belum kunjung pulang. Sehingga istri korban merasa cemas dan meminta bantuan tetangga untuk mencari keberadaan korban.
Kemudian proses pencarian dilakukan masyarakat bersama perangkat desa setempat. Dan akhirnya sekitar pukul 18.30 Wib korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi terbakar. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polres Trenggalek
” Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak di temukan tanda-tanda kekerasan. Korban meninggal diduga kehabisan napas saat bakar bakar sampah kering yang mengakibatkan tidak sadarkan diri sehingga mengalami luka bakar 90 persen,” pungkas Supadi.
Penulis: Fals Yudistira









