Maspolin.id, Cilacap – Tradisi Suran atau menyambut datangnya Tahun Baru Islam di bulan Muharam banyak dilaksanakan masyarakat khususnya masyarakat Jawa.

Salah satu yang melaksanakan tradisi Suran tersebut adalah warga RT.01/02, Dusun Tambangan Desa Wringinharjo Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, bertempat di mushola Nurul Barokah, Kamis sore (10/9/2020).

Gelaran tasyakuran Suran tersebut dilaksankan dengan sangat sederhana, namun tidak mengurangi khidmat dari makna Suran tersebut.

Hanya tasyakuran memanjatkan doa agar diberikan keselamatan, dijauhkan dari penyakit atau wabah pandemi, ucap RM Agus Putra Wringin Kurniawan tokoh masyarakat setempat.

Tradisi Suran rutin tiap tahun dilaksakan, khususnya dilaksanakan pada hari Kamis sore pasaran Wage, dan menurut perhitungan Jawa Kamis sore sudah memasuki hari Jumat Kliwon.

Ditambahkan Agus, sebelum pelaksanaan tasyakuran, beberapa tokoh masyarakat beserta perangkat desa Wiringinharjo juga menyempatkan untuk ziarah ke salah satu petilasan yang konon pada jamannya merupakan persinggahan dari Eyang Lokajaya, yang menurut para sesepuh merupakan leluhur Desa.

Sementara itu, dalam tausiyahnya yang disampaikan oleh tokoh Agama setempat, KH. Tabingin Sidiq, mengatakan, semoga masyarakat Wringinharjo khususnya dan Indonesia pada umumnya di Tahun Baru Islam 1442 H, selalu diberikan keselamatan, kesehatan, dijauhkan dari segala musibah, atau bencana, serta tahun baru ini akan membawa kebaikan dari pada tahun kemaren, terang Tabingin, dan di aamiini oleh warga yang hadir.

Tasyakuran ini, lanjut Tabingin, merupakan tradisi yang tumbuh dan terpelihara hingga saat ini, kita mengikuti nikmat yang telah Allah SWT berikan selama setahun berlalu, serta di Tahun Baru ini, jelasnya.

Selain warga warga masyarakat nampak hadir ditasyakuran tersebut, Hasanan Kepala Desa Wringinharjo, beserta perangkat, tokoh masyarakat, tokoh agama setempat.

(Awan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini