Personel Ditlantas Polda Metro Jaya Wafat Usai Bertugas Amankan Arus Mudik

POLDA METRO JAYA – Maspolin.id|| Suasana duka menyelimuti jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Salah satu anggota Polri, Brigadir Fajar Permana, meninggal dunia setelah mengalami kelelahan disertai sesak napas usai menjalankan tugas pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komarudin, menjelaskan bahwa almarhum sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya pada pagi hari setelah bertugas semalaman di hari pertama Lebaran.

“Sepulang dinas, almarhum mengaku kelelahan dan mengalami sesak napas. Ia sempat meminta bantuan rekan untuk dilakukan kerokan di asrama polisi Ciputat,” ujar Komarudin, Minggu (22/3/2026).

Namun kondisi Brigadir Fajar tidak kunjung membaik. Pada sore hari, ia kembali merasakan keluhan dan meminta diantar ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Ketika tiba di Instalasi Gawat Darurat RS Helsa Ciputat Timur, almarhum sudah dalam keadaan tidak sadar. Meskipun telah mendapatkan penanganan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Peristiwa ini menambah suasana duka di tengah perayaan Lebaran, khususnya bagi keluarga besar Polri yang tengah menjalankan tugas pengamanan mudik dan Idulfitri.

Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/apl

Subdit Resmob Polda Metro Tangkap Tersangka Pembunuhan Perempuan di Cipayung

POLDA METRO JAYA – Maspolin.id|| Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap tersangka berinisial RFTJ (49) terkait dugaan pembunuhan perempuan berinisial DA (37) di Cipayung, Jakarta Timur. Peristiwa tersebut diketahui pada Sabtu (21/3/26) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Tersangka ditangkap pada Sabtu (21/3/26) sekitar pukul 12.49 WIB di Jalan Tol Tangerang–Merak KM 68, Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten. Tersangka ditangkap saat menumpang bus menuju Pulau Sumatera.

Berdasarkan keterangan awal saksi B yang merupakan ibu korban, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam saat mendatangi kontrakan korban. Selanjutnya saksi A yang merupakan kakak korban, datang melakukan pengecekan dan membuka pintu rumah.

Setelah pintu terbuka, korban DA ditemukan sudah meninggal dunia di lantai. Sementara pada lantai dan kasur terlihat bercak darah yang telah mengering.

Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110, petugas KA SPK, Unit Identifikasi, serta piket SatReskrim Polres Metro Jakarta Timur segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan langkah-langkah penanganan. Petugas melakukan pengecekan TKP, mencari dan memintai keterangan saksi-saksi, serta membawa korban ke RS Polri untuk dilakukan visum sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Berdasarkan hasil pendalaman awal, tersangka diketahui merupakan mantan suami siri korban. Setelah keberadaannya teridentifikasi, tim Subdit Resmob melakukan pengejaran dan menangkap tersangka saat berada di dalam bus yang melintas di Jalan Tol Tangerang–Merak KM 68.

“Saat ini, tersangka telah dibawa ke Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara penyidik masih terus mendalami motif, rangkaian kejadian, serta melengkapi alat bukti yang diperlukan,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin, Minggu (22/3/26).

Ia mengatakan, penangkapan terhadap tersangka merupakan hasil gerak cepat dan pendalaman intensif yang dilakukan tim setelah menerima laporan dan mengumpulkan keterangan di lapangan. Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga keberadaan tersangka berhasil diketahui dan diamankan.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menegakkan hukum secara profesional, proporsional, dan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa pengecualian,” jelasnya.

Di sisi lain, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana, kejahatan, maupun situasi darurat lainnya.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindak pidana, gangguan kamtibmas, maupun keadaan darurat lainnya melalui layanan Polri 110. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat, tepat, dan profesional sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah penegakan hukum secara terukur serta profesional dalam setiap penanganan perkara guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada penyidik, sembari terus mendukung upaya menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ay

Lebaran 2026 Pulau Seribu Dikunjungi 10.866 Wisatawan

10.866 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu

JAKARTA – Maspolin.id|| Kawasan wisata di Kepulauan Seribu masih menjadi primadona masyarakat untuk mengisi libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan cuti bersama tahun 2026. Hingga hari kedua Lebaran, tercatat sebanyak 10.866 wisatawan mengunjungi pulau-pulau permukiman maupun resor di Kepulauan Seribu.

“Menikmati wisata bahari”

Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan mengatakan lonjakan kunjungan terjadi secara signifikan dalam dua hari terakhir. Pada Sabtu (21/3), jumlah wisatawan tercatat sebanyak 3.123 orang, kemudian meningkat tajam menjadi 7.743 orang di hari Minggu (22/3).

“Momentum libur Lebaran ini selalu dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Kami memprediksi jumlah wisatawan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya, Senin (23/3).

Sonti menjelaskan, wisatawan menuju Kepulauan Seribu melalui sejumlah pintu masuk utama, seperti Dermaga Baywalk Mall, Dermaga Muara Angke, dan Dermaga Tanjung Pasir.

“Arus kedatangan yang tinggi ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menikmati wisata bahari di wilayah utara Jakarta,” terangnya.

Menurutnya, pulau-pulau permukiman masih menjadi destinasi favorit, di antaranya Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, hingga Pulau Untung Jawa.

“Saya mengimbau para wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan selama berada di kawasan wisata untuk kenyamanan bersama,” ajaknya.

Ia menambahkan, meningkatnya jumlah kunjungan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat setempat, mulai dari sektor kuliner, penginapan, hingga jasa wisata.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk datang dan menikmati keindahan alam Kepulauan Seribu sambil tetap menjaga kelestarian kawasan wisata ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Seribu Utara, Edi Syahrudi memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur Lebaran tetap kondusif.

“Dalam beberapa hari terakhir tidak terdapat laporan kejadian menonjol maupun gangguan Kamtibmas. Seluruh aktivitas masyarakat dan wisatawan berjalan lancar,” ucapnya.

Ia memaparkan, pengamanan di setiap Pos Pengamanan (Pospam) melibatkan sekitar 36 personel gabungan dari berbagai instansi, seperti Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, pemadam kebakaran, BPBD, hingga unsur Pramuka dan pemerintah kelurahan.

Selain itu, petugas juga rutin melakukan pengawasan di dermaga, termasuk mengatur proses naik turun penumpang serta mengimbau wisatawan untuk selalu menggunakan jaket pelampung saat berlayar.

“Melalui sinergisitas antarinstansi dan kesadaran masyarakat, kami berharap suasana libur Lebaran di Kepulauan Seribu berlangsung aman, nyaman, dan memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan,” tandasnya.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ma

Pada Kasus Penyiraman Air Keras, Kompolnas Berikan Apresiasi Transparansi pada Polda Metro Jaya

JAKARTA – Maspolin.id||  Polda Metro Jaya menerangkan perkembangan terbaru kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, dengan menampilkan wajah terduga pelaku kepada publik.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam menyampaikan bahwa sejak awal pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian agar penanganan kasus dilakukan secara transparan. Dilansir dari Aktual.com, Kamis (19/3/26).

“Salah satu yang paling penting adalah kami mengucapkan terima kasih atas akuntabilitas dan proses yang selama ini dijalankan. Karena sejak awal, sejak hari pertama kami ketika peristiwa ini terjadi, kami komunikasi, kami koordinasi dengan rekan-rekan kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya agar memang proses nantinya itu dilakukan dengan secara transparan dan akuntabel,” ujar Komisioner Kompolnas, Choirul.

Komisioner Kompolnas menjelaskan bahwa penayangan rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku menjadi bukti keterbukaan aparat dalam mengungkap perkara tersebut.

“Sama-sama kita lihat, akuntabilitas dan transparansinya ditunjukkan dengan cara memutar CCTV, menunjukkan tangkapan CCTV-nya, dan menunjukkan siapa pun di belakang yang ditangkap CCTV tersebut,” tutupnya. (ax/hn/rs).

 

Tribratanews

bjak/mpl/ay

Polisi Duga Pembunuhan Cucu Mpok Nori Direncanakan

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya menduga adanya perencanaan dalam kasus pembunuhan Dewhinta Anggary yang merupakan cucu Mpok Nori. Pembunuhan itu dilakukan oleh suami sirinya RFTJ (49) yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) Irak.

Panit Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah menyatakan, dugaan pembunuhan berencana oleh tersangka RFTJ masih terus didalami hingga saat ini.

“Saat ini penyidik dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya tengah mendalami adanya dugaan pembunuhan berencana dalam kasus ini,” jelasnya, Senin (23/3/26).

Menurutnya, dugaan itu ditemukan setelah penyelidik berhasil menelusuri rekaman CCTV. Terlihat dari gerak-gerik RFTJ sempat terekam beberapa kali bolak balik ke rumah kontrakan korban atau tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari temuan tersebut, pelaku didapati kembali ke tempat tinggalnya untuk mengambil pisau yang diduga digunakan sebagai alat untuk membunuh korban,” ujarnya. (ay/hn/rs)

 

Tribratanews

bjak/mpl/ay

Tak Semua Bisa Pulang: Rindu yang Disimpan Demi Indonesia Tetap Tenang

Kiwirok, PAPUA PEGUNUNGAN – Maspolin.id|| Di tengah suasana Idul Fitri yang identik dengan kehangatan dan kebersamaan keluarga, kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menjadi bagian dari upaya negara dalam menjaga situasi tetap kondusif, demi memastikan masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan aman, mulai dari anak-anak bersekolah hingga warga beraktivitas ekonomi. Pada Sabtu (21/3/2026).

Di balik perayaan yang berlangsung hangat di berbagai daerah, realitas di Kiwirok berjalan berbeda. Rasa aman belum sepenuhnya menjadi hal yang hadir secara otomatis bagi masyarakat. Aktivitas sederhana seperti pergi ke pasar, mengakses layanan kesehatan, atau mengantar anak ke sekolah masih bergantung pada situasi keamanan yang dinamis.

Bagi warga setempat, ketenangan adalah kebutuhan mendasar. Para orang tua berharap anak-anak mereka dapat belajar tanpa rasa takut. Pedagang kecil ingin membuka lapak dengan tenang, sementara keluarga lainnya hanya ingin menjalani kehidupan sehari-hari tanpa bayang-bayang ancaman.

Dalam konteks tersebut, peran Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya sebatas simbol kehadiran negara. Aparat menjalankan tugas dengan pendekatan terukur, mengedepankan pengamanan wilayah, penegakan hukum yang konsisten, serta memastikan setiap langkah berada dalam koridor yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa upaya yang dilakukan aparat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga pada penguatan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Upaya yang kami lakukan bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat hidup dalam suasana yang aman, penuh kebersamaan, dan saling melindungi satu sama lain. Stabilitas yang dibangun bukan hanya soal situasi yang kondusif, tetapi juga tentang bagaimana kepercayaan dan rasa persaudaraan di tengah masyarakat dapat tumbuh dan terjaga,” ujar Irjen Faizal.

Pendekatan yang dilakukan tidak semata berfokus pada penindakan, tetapi juga perlindungan masyarakat. Di sejumlah titik, kehadiran aparat mulai memberikan ruang bagi warga untuk kembali beraktivitas. Anak-anak perlahan kembali berani bersekolah, interaksi sosial mulai pulih, dan aktivitas ekonomi kecil kembali bergerak.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menyampaikan bahwa pendekatan yang dilakukan di lapangan mengedepankan keseimbangan antara penegakan hukum dan pendekatan humanis.

“Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal. Melalui pendekatan yang humanis, kami berupaya membangun komunikasi, mendengar kebutuhan masyarakat, serta memastikan setiap langkah yang diambil benar-benar memberikan perlindungan dan manfaat nyata,” jelasnya.

Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Aparat berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta membangun kepercayaan. Hal ini dinilai penting karena stabilitas jangka panjang tidak hanya dibangun melalui kekuatan, tetapi juga melalui hubungan yang sehat antara negara dan masyarakat.

Upaya menjaga keamanan di wilayah dengan tantangan kompleks seperti Kiwirok bukanlah pekerjaan instan. Dibutuhkan waktu, konsistensi, serta arah kebijakan yang berkelanjutan agar stabilitas dapat terwujud secara menyeluruh.

Di tengah tugas tersebut, para personel tetap menjalankan pengabdian jauh dari keluarga, termasuk di momen hari raya. Namun lebih dari itu, upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab negara untuk memastikan setiap warga, di mana pun berada, dapat merasakan rasa aman yang layak.

Pada akhirnya, ketenangan bukan sekadar kondisi yang terkendali, melainkan tentang bagaimana harapan masyarakat dapat terus dijaga hari demi hari, melalui kerja nyata yang konsisten dan berlandaskan nilai kemanusiaan.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

 

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Telepon Presiden Palestina, Sampaikan Ucapan Idulfitri dan Perkuat Solidaritas

Presiden Prabowo Subianto melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara sahabat.

ISTANA MERDEKA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam rangka menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 23 Maret 2026.

Dalam keterangan tertulis Sekretaris Kabinet, disebutkan bahwa komunikasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi Presiden Prabowo dengan para pemimpin negara sahabat, sekaligus upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Palestina.

“Presiden Prabowo Subianto kembali melanjutkan komunikasi mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri melalui sambungan telepon dengan para pemimpin muslim negara sahabat, di antaranya Presiden Palestina, Mahmoud Abbas,” tulis Seskab.

Selain Presiden Palestina, Presiden Prabowo juga melakukan komunikasi serupa dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan, serta Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga telah menyampaikan ucapan Idulfitri melalui sambungan telepon kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Raja Yordania Abdullah II, serta Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman.

“Silaturahmi ini menjadi doa dan harapan baik dalam menjaga kedekatan, dukungan dan memperkuat kerja sama antarnegara, khususnya di momentum Hari Raya yang penuh makna,” lanjut Seskab.

Presiden Prabowo memanfaatkan momentum Idulfitri sebagai ruang untuk meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan persaudaraan antarbangsa. Dalam konteks ini, komunikasi Presiden Prabowo dengan Presiden Mahmoud Abbas juga menjadi simbol konsistensi Indonesia dalam memberikan dukungan abadi kepada rakyat Palestina.

Indonesia, sejak awal kemerdekaannya, senantiasa menempatkan Palestina sebagai sahabat dekat dengan ikatan historis dan emosional yang kuat. Dalam berbagai forum internasional, Indonesia terus berdiri di garis depan dalam mendorong perdamaian yang adil dan bermartabat bagi Palestina.

Melalui komunikasi hangat ini, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina, memperkuat kerja sama bilateral, serta mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Kisah Haru dan Bahagia Warga Bertemu Presiden Prabowo Ketika Berlebaran di Istana Merdeka

Presiden Prabowo Subianto menyapa warga pada acara gelar griya (open house) di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu, 21 Maret 2026.

ISTANA MERDEKA – Maspolin.id|| Halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi senyum dan haru pada Sabtu, 21 Maret 2026, saat Presiden Prabowo Subianto menggelar gelar griya (open house) Idulfitri 1447 Hijriah. Bagi ribuan warga yang hadir, momen tersebut bukan sekadar silaturahmi Lebaran, melainkan pengalaman langka yang membekas sepanjang hidup.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai latar belakang telah memadati kawasan Istana. Reza, salah satu warga, mengaku telah menantikan momen tersebut sejak lama dan mengungkapkan bahwa keinginannya hadir terinspirasi dari pelaksanaan gelar griya pada tahun-tahun sebelumnya.

“Saya berkaca dari tahun-tahun sebelumnya yang mana Istana Negara selalu membuka open house jadi tahun ini saya mencoba untuk ikut open house Istana,” ucapnya.

Di sudut lain, kebahagiaan terpancar dari Nina yang mendampingi adiknya, Samuel, seorang penyandang disabilitas. Mereka datang dengan satu harapan sederhana: bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.

“Saya senang sekali, memang niatnya untuk datang lebaran ke sini masyarakat banyak, terutama adikku ini yang saya wakili disabilitas ini juga sangat senang sekali kita sama-sama tadi naik kendaraan itu busway itu kita satu tujuan untuk datang mau ketemu Bapak Presiden Prabowo Subianto yang terbaik. Jadi kita sangat senang sekali ya,” ungkap Nina.

Keceriaan juga terlihat dari Ayu, seorang anak yang datang bersama kedua orang tuanya. Ia mengungkapkan kebahagiaannya dapat bertemu, berjabat tangan, bahkan mendapatkan hadiah berupa mainan dari Presiden Prabowo.

“Senang banget. Bahagia. Senang banget bisa ketemu, dapat mainan,” ucap Ayu.

Sementara itu, Aji Agung Waruna, seorang pengemudi ojek daring, turut menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan tersebut. “Alhamdulillah, tahun ini saya bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden Prabowo. Dan saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah memberikan open house kepada masyarakat warga negara Indonesia, beribu-ribu terima kasih banyak,” katanya.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan Thalia dan Marco yang telah lama menantikan momen ini. Keduanya turut menyampaikan harapan dan doa untuk Presiden Prabowo.

“Yang pastinya senang banget ya, karena kan kita kan sering melihat dari televisi dan handphone kan. Nah, sekarang kita bisa bertemu langsung tuh senang banget sih. Apalagi bisa salaman langsung sama Pak Prabowo. Semoga Pak Prabowo sehat selalu dan sukses selalu untuk memajukan Indonesia,” ujar Thalia.

Gelar griya Idulfitri di Istana Kepresidenan tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan ruang pertemuan yang hangat antara pemimpin dan rakyatnya. Di balik jabat tangan dan senyuman, tersimpan kisah-kisah sederhana penuh makna—tentang harapan, kebanggaan, dan kedekatan yang terasa begitu nyata. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Aksi Heroik Satlantas Polres Gresik, Antarkan Pasutri Asal Situbondo yang Ketinggalan Bus Mudik

Gresik, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Deru bus mudik yang kian menjauh dari halaman Kantor Pemkab Gresik nyaris memupus harapan sepasang suami istri asal Situbondo untuk pulang kampung.

Terlambat 45 menit dari jadwal keberangkatan, keduanya hanya bisa pasrah hingga aksi cepat Satlantas Polres Gresik Polda Jatim mengubah segalanya lewat kejaran dramatis hingga Tol Tandes.

Pasangan tersebut tiba di lokasi keberangkatan pukul 08.15 WIB, sedangkan jadwal bus telah diberangkatkan tepat pukul 07.30 WIB.

Harapan pun seolah sirna, menyisakan kebingungan dan kepasrahan di tengah lokasi yang mulai lengang.

Namun situasi itu tak berlangsung lama. Personel Satuan Lalu Lintas Polres Gresik yang berjaga dengan cepat menangkap kondisi tersebut dan segera melaporkan kepada pimpinan jangan ada pemudik yang tertinggal.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima perintah.

“Instruksi pimpinan jelas, kami diminta memastikan tidak ada warga yang terlantar. Begitu laporan masuk, anggota langsung melakukan langkah cepat untuk mengejar bus rombongan,” ujarnya.

Tanpa membuang waktu, pasutri tersebut segera dinaikkan ke kendaraan Patroli dan Pengawalan (Patwal).

Sirine pun meraung, membelah arus lalu lintas pagi hari, menandai dimulainya aksi kejar yang tak biasa.

Koordinasi intens dilakukan melalui radio komunikasi untuk memantau posisi bus yang telah lebih dulu melaju ke arah tol.

Petugas di lapangan dan kru bus terus berkomunikasi demi menentukan titik pertemuan yang aman.

Aksi dramatis itu akhirnya berbuah manis di kawasan Tol Tandes. Bus berhasil dihentikan di bahu jalan, menunggu kedatangan kendaraan Patwal yang membawa dua penumpang “tertinggal” tersebut.

Ketegangan pun mencair seketika saat pintu bus kembali terbuka. Raut cemas pasangan suami istri itu berubah menjadi senyum lega penuh syukur.

AKP Nur Arifin menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di momen arus mudik Lebaran.

“Ini bukan sekadar tugas pengaturan lalu lintas, tetapi bagaimana kami hadir memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat bisa sampai ke tujuan dengan selamat,” imbuhnya.

Sementara itu, Bakti, salah satu penumpang yang sempat tertinggal, mengaku tak kuasa menahan haru atas bantuan yang diberikan.

“Saya sudah pasrah tadi, bingung harus pulang naik apa. Tidak menyangka justru dikawal Polisi sampai masuk tol untuk mengejar bus. Terima kasih banyak Polres Gresik,” ucapnya.

Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa di balik hiruk pikuk pengamanan mudik, hadir dedikasi dan kepedulian Kepolisian yang bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan setiap perjalanan masyarakat tetap berjalan dengan aman dan penuh harapan.

 

Humas Polda Jateng

bjatim/mpl/vs

Usai Ledakan di Pekalongan Timur Polresta Pekalongan Imbau Stop Petasan dan Balon Udara

Pekalongan, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Ledakan petasan terjadi di sebuah rumah kosong di wilayah Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Sabtu (21/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka.

Lokasi kejadian berada di Gang 8A, Kelurahan Noyontaansari. Ledakan keras sempat mengejutkan warga sekitar dan diikuti kepulan asap tebal dari dalam bangunan.

Berdasarkan keterangan saksi, suara ledakan terdengar dari arah rumah kosong yang berjarak sekitar tiga meter dari tempat tinggalnya. Dampak ledakan menyebabkan kaca rumah warga pecah serta bagian atap dan genteng mengalami kerusakan.

Warga yang mendatangi lokasi mendapati kondisi bangunan telah roboh di beberapa bagian. Sejumlah korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka bakar dan luka ringan di beberapa bagian tubuh.

Sebanyak sembilan orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut, terdiri dari tiga orang mengalami luka berat dan enam lainnya luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bendan, RS Siti Khodijah, serta klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Petugas dari Polsek Pekalongan Timur yang menerima laporan  langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sisa-sisa ledakan petasan serta gulungan kertas petasan yang belum sempat meledak.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut.

Ps. Kasi Humas Polres Pekalongan Kota, Iptu Purno Utomo, S.H. mengimbau masyarakat agar tidak membuat maupun bermain petasan/bahan peledak lainnya karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuat dan menyalakan petasan, terlebih dengan daya ledak tinggi. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat menimbulkan kerusakan,” ujarnya.

Pihaknya juga menambahkan, masyarakat diharapkan tidak menerbangkan balon udara secara liar karena dapat mengganggu keselamatan penerbangan.

 

Humas Polda Jateng

bjateng/mpl/ls

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.