Aparat Kuasai Markas DPO KKB dan Amankan 561 Butir Amunisi dalam Kontak Tembak di Nabire

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T.

Nabire, PAPUA TENGAH – Maspolin.id|| Aparat gabungan TNI-Polri yang terdiri dari Satgas Habema, Satgas Rajawali, dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan upaya penegakan hukum terhadap DPO yang mengaku sebagai Panglima Kodap III D Dulla Aibon Kogoya, pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 22.40 WIT. Dalam operasi tersebut terjadi kontak tembak antara aparat dan kelompok kriminal bersenjata (KKB), yang kemudian melarikan diri meninggalkan markas yang selama ini mereka kuasai. Aparat berhasil menguasai lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti penting.

Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salahsatu markas persembunyian mereka. Saat personel gabungan mendekati lokasi, kelompok bersenjata melakukan perlawanan sehingga terjadi baku tembak. Setelah beberapa waktu, kelompok tersebut melarikan diri meninggalkan sejumlah perlengkapan dan logistik di markas.

Dalam penggeledahan di lokasi, aparat mengamankan 561 butir amunisi dari berbagai kaliber, baik untuk senjata laras panjang maupun pendek, serta 10 magazen, magazen senjata api jenis SS1 dan senjata api jenis AK-101. Selain itu, turut diamankan 12 unit telepon genggam, lima unit handy talky (HT), serta uang tunai sebesar Rp79.900.000.

Temuan lain yang menjadi perhatian aparat adalah dua unit telepon genggam yang diduga milik korban aksi kekerasan sebelumnya. Satu di antaranya diduga milik anggota Brimob Batalion C yang gugur akibat aksi penyerangan tahun lalu. Sementara satu unit lainnya diduga milik seorang karyawan sipil atau petugas keamanan dalam peristiwa pembakaran pos pengamanan PT Kristalin di Nabire beberapa pekan lalu.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa langkah penindakan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan masyarakat.

“Ini merupakan komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat ketika terjadi aksi-aksi kekerasan. TNI-Polri tidak akan tinggal diam. Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku kelompok kriminal bersenjata hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum resmi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” ujarnya.

Hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan situasi benar-benar aman sekaligus memburu para pelaku yang melarikan diri. Operasi penegakan hukum akan terus dilakukan secara terukur dan profesional guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Bareskrim Polri Bongkar Alur Distribusi Sabu di Bima dan Ringkus Kurir Narkoba Ko Erwin

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso

BARESKRIM POLRI – Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap Akhsan Al-Fadhil alias Genda, yang diduga sebagai kurir narkoba jaringan Erwin Iskandar alias Ko Erwin.

Ko Erwin diketahui merupakan bandar narkoba yang sebelumnya telah ditangkap dan diduga pernah menyetor sejumlah uang kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa tersangka ditangkap pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah warung makan di Jalan SM Amin, Pekanbaru, Riau.

“Yang bersangkutan berperan sebagai kurir dari sindikat bandar narkoba Erwin Iskandar,” ujar Eko dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penangkapan Ko Erwin sebelumnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, tersangka diketahui hendak melarikan diri ke wilayah Pekanbaru, Riau.

Dari hasil interogasi awal, Akhsan mengakui bekerja sama dengan Erwin alias Kokoh Erwin dalam peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat.

Eko mengungkapkan, keduanya pernah membawa sabu seberat 500 gram dan 1 kilogram yang diperoleh dari seseorang yang dikenal dengan sebutan “Bos Aceh”. Narkotika tersebut kemudian diedarkan di wilayah Bima.

Sabu tersebut dibawa dari Jakarta menuju Bima melalui jalur darat menggunakan mobil Toyota Raize warna hitam milik Ko Erwin. Setibanya di Bima, barang tersebut disimpan di sebuah hotel.

Selanjutnya, sabu seberat 500 gram disebut diambil oleh AKP Maulangi selaku Kasat Narkoba Polres Bima Kota, sedangkan sabu seberat 1 kilogram diambil oleh seseorang berinisial AWAN yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa dua unit telepon seluler dan uang tunai sebesar Rp2.360.000.

“Tersangka beserta barang bukti telah diamankan oleh Tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut terkait jaringan peredaran narkotika tersebut,” tutup Eko.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Pasca Kematian Ali Khamenei: Arah Politik dan Stabilitas Iran di Tengah Transisi Kekuasaan

Berikut adalah analisis terperinci dan realistis tentang apa yang kemungkinan akan dilakukan oleh pemerintah Iran setelah kematian Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei — berdasarkan mekanisme konstitusional Iran dan dinamika politik internal serta reaksi geopolitik terbaru:

🔹 1. Pembentukan Kepemimpinan Sementara
Menurut konstitusi Iran, jika pemimpin tertinggi meninggal, kekuasaan tidak langsung kosong. Pemerintah segera membentuk Dewan Kepemimpinan Sementara (Interim Leadership Council) yang mengambil alih fungsi kepemimpinan sampai pengganti tetap dipilih oleh Majelis Para Ahli.

Dewan ini biasanya terdiri dari tiga posisi penting:
Presiden
Kepala Kehakiman
Seorang ulama dari Guardian Council
Mereka mengkoordinasikan negara dan militer dalam fase transisi sampai Majelis Para Ahli memilih pemimpin baru.

👉 Ini berarti pemerintah Iran akan berupaya memastikan stabilitas internal dan kontrol atas institusi kekuasaan sebelum memilih pemimpin baru.

🔹 2. Proses Suksesi Resmi
Konstitusi mengharuskan Majelis Para Ahli memilih pemimpin tertinggi baru “secepat mungkin”. Calon harus memenuhi syarat agama dan politik yang ketat — umumnya seorang ayatollah senior yang didukung oleh struktur kekuasaan:
Beberapa hal yang penting dalam proses ini:
Majelis Para Ahli memiliki 88 anggota yang dipilih dan disetujui oleh Guardian Council.
Mereka akan memilih pemimpin baru berdasar konsensus antara ulama dan militer (terutama IRGC).
Proses ini bisa memakan waktu hari hingga beberapa minggu, tergantung dinamika internal.

🔹 3. Peran Elite Militer dan IRGC
Badan seperti Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) memiliki pengaruh signifikan dalam politik Iran, terutama dalam krisis seperti ini:
Mereka kemungkinan akan memblokir upaya destabilisasi internal selama suksesi.
IRGC bisa menjadi penentu dalam memilih pengganti yang dianggap mampu menjaga keamanan dan kebijakan luar negeri yang keras.
Ini berarti jalur kebijakan — terutama terhadap AS, Israel, dan proxy regional — kemungkinan tidak berubah secara drastis dalam jangka pendek.

🔹 4. Politik Domestik dan Penekanannya
Pemerintah Iran kemungkinan akan fokus pada beberapa prioritas domestik pascakematian Khamenei:
Penjagaan orde publik dan keamanan
Mengingat respons publik yang terpecah antara dukungan dan protes, kekuatan keamanan akan diperkuat untuk mencegah kekacauan sosial.

Narasi nasional dan legitimasi
Pemerintah akan mengkampanyekan kesiapan rezim untuk melanjutkan perjuangan ideologis sebagai upaya mempertahankan legitimasi (misalnya, menekankan balasan terhadap serangan yang membunuh Khamenei).

Sentralisasi kebijakan luar negeri dan militer
Fokus akan tetap pada reaksi terhadap serangan asing dan menjaga kekuatan geopolitik Iran di wilayah Teluk dan Irak/Suriah/Libanon.

🔹 5. Potensi Perubahan atau Ketidakstabilan
Walaupun ada struktur transisi, ada beberapa kemungkinan ketidakpastian signifikan:
Persaingan Elite: Friksi antara faksi moderat, ultra-konservatif, dan pengaruh IRGC bisa memicu perebutan kekuasaan internal.

Protes Publik: Jika ada persepsi bahwa suksesi tidak mencerminkan kehendak publik, gelombang protes bisa meningkat.

Krisis Ekonomi & Regional: Tekanan ekonomi akibat sanksi dan konflik militer dapat memperburuk situasi dalam jangka menengah.

🔹 6. Dampak Geopolitik
Dalam jangka pendek:
Iran kemungkinan akan tetap mempertahankan postur keras terhadap AS dan Israel, termasuk balasan militer jika dipandang perlu.

Negara-negara regional (seperti Arab Teluk dan Turki) akan memantau ketat stabilitas politik Iran, dan mungkin memperkuat aliansi masing-masing.
Dalam jangka panjang:
Pilihan pemimpin baru akan menentukan apakah Iran melanjutkan kebijakan “resistance” kerasnya, atau membuka ruang diplomasi yang lebih pragmatis tergantung kekuatan faksi yang menang.

Kesimpulan:
Pemerintah Iran akan berusaha memastikan transisi kekuasaan yang terkendali melalui dewan sementara, kemudian memilih pemimpin tertinggi baru melalui Majelis Para Ahli. Selama periode ini, fokusnya adalah menjaga stabilitas politik, menanggapi ancaman eksternal, menjamin peran kuat IRGC, dan membatasi kerusuhan internal. Jika internal elite terpecah, proses ini bisa memakan waktu dan menimbulkan ketidakpastian yang lebih luas.

 

Redaksi Maspolin AI

Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas Saat Buka Puasa Bareng KSBSI

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026).

Sigit mengatakan kegiatan buka bersama ini sebagai wadah untuk terus meningkatkan silaturahmi yang telah terjalin antara serikat buruh dengan Polri khususnya lewat Desk Ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas seluruh elemen buruh termasuk KSBSI agar dapat menjaga persatuan serta kesatuan serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Stabilitas kamtibmas agar tetap terjaga karena apapun kita bisa membangun, kita bisa melakukan pertumbuhan kalau situasi stabilitas keamanan terjaga karena itu modal utama, kata Sigit.

Sigit lantas menyinggung situasi global yang belakangan menjadi semakin tidak kondusif. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu ketegangan global yang dapat berdampak kepada situasi di dalam negeri.

Oleh karenanya, kata Sigit, dibutuhkan kerja sama seluruh pihak agar tetap dapat menjaga pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

Salah satunya dengan mendorong iklim investasi yang kondusif baik untuk asing maupun dalam negeri. Tentunya ini menjadi bagian kita untuk terus menjaga pertumbuhan ekonomi dan mendorong program Asta Cita Bapak Presiden, ujar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit juga memastikan komitmen Polri yang terus mendukung dan mengawal elemen buruh dalam memperjuangkan haknya. Yang paling terpenting, kata Sigit adalah tetap dalam bingkai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Kita tetap menitipkan agar semuanya berjalan dengan konstruktif sehingga kemudian semuanya bisa kita jaga dan yang paling utama bagaimana persatuan dan kesatuan terus bisa kita kelola, kita jaga di tengah situasi global, tutup Sigit.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Kapolri Kenang Sosok Wapres ke-6 Try Sutrisno yang Penuh Jasa

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo membenarkan kabar duka meninggalnya Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, pagi ini. Beliau wafat di RSPAD pukul 06.58 WIB.

“Innalilahi Wa innailaihi Rojiun,turut berdukacita atas wafatnya almarhum Wapres ke-6 almarhum Bapak Try Sutrisno, semoga Almarhum Husnul Khotimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, Amin YRA,” ujar Kapolri, Senin (2/3/26).

Jenderal Sigit pun mengenang sosok Wapres ke-6 Try Sutrisno. Kapolri mengakui, selama hidupnya, Almarhum telah banyak sekali berjasa.

Menurut Kapolri, almarhum selama hidupnya juga menjadi salah satu tokoh tokoh senior dan panutan.

“Selamat Jalan Bapak Almarhum Try Sutrisno, Selamat Jalan Pahlawan Bangsa. Kita akan selalu mengenang seluruh teladan dan jasa baik Beliau, semoga diberikan tempat terbaik disisiNya, Amin YRA,” ungkap Kapolri. (Ay/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/pr

Mantan Wapres RI Ke 6 Jendral TNI Tri Sutrisno Berpulang

JAKARTA – Maspolin.id|| Berita duka menyelimuti tanah air. Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Jenderal TNI (Purn.) H. Try Sutrisno, telah berpulang pada usia 90 tahun.

Beliau meninggal dunia pada Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh berbagai media dan pihak keluarga. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.

Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Beliau dikenal sebagai sosok militer dan politikus yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdiannya kepada bangsa. Beberapa poin penting dalam perjalanan hidup beliau antara lain:

* Lulus dari Akademi Teknik Angkatan Darat pada tahun 1959.

• Menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (1986–1988).

• Meraih puncak karier militer sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (1988–1993).

• Menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia keenam dari tahun 1993 hingga 1998 di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

 

Redaksi Maspolin AI

red/mpl/red.ai

 

 

Polri Tegaskan Komitmen Pembinaan Karier dan Profesionalisme, 54 Personel Dimutasi

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir

JAKARTA – Maspolin.id|| Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) pada Februari 2026. Mutasi tersebut tertuang dalam satu Surat Telegram (ST) Kapolri dengan nomor ST/440/II/KEP./2026 tertanggal 27 Februari 2026.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya penyegaran dan penguatan kelembagaan.

“Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Dalam ST tersebut, tercatat sebanyak 54 personel yang dimutasi, dengan rincian 3 personel dalam kategori evaluasi/demosi, 44 personel promosi maupun pergeseran setara (flat), serta 7 personel memasuki masa pensiun.

Untuk kategori evaluasi/demosi, terdapat tiga pejabat yang mengalami pergeseran jabatan. KBP Edy Setyanto Erning Wibowo, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Sleman Polda DIY, dimutasikan ke Divkum Polri. Jabatan Kapolresta Sleman selanjutnya diemban oleh KBP Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP., yang sebelumnya menjabat sebagai Akreditor Propam Kepolisian Madya TK. III Divpropam Polri.

Kemudian AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Bima Kota Polda NTB, dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri. Posisi Kapolres Bima Kota kini diisi oleh AKBP Mubiarto Banu Kristanto, S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat Kasat PJR Ditlantas Polda NTB.

Selanjutnya, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolres Bungo Polda Jambi, dimutasikan menjadi Pamen Polda Jambi. Jabatan Kapolres Bungo kini dipercayakan kepada AKBP Zamri Elfino, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Jambi.

Sementara itu, dalam kategori promosi dan pergeseran setara (flat), sebanyak 44 personel mendapatkan jabatan baru. Pada level Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, dua personel mendapat kepercayaan sebagai Kakortastipidkor Polri, yakni BJP Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum., serta Kapuslitbang Polri, BJP Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.

Di tingkat kewilayahan, terdapat satu pejabat yang dipercaya sebagai Wakapolda Kalimantan Utara, yaitu BJP Yusuf, S.I.K., M.Hum. Selain itu, dua jabatan Kapolresta/Tabes juga mengalami pergantian, yakni Kapolrestabes Semarang Polda Jawa Tengah yang kini dijabat KBP Heri Wahyudi, S.I.K., M.M., serta Kapolresta Sleman Polda DIY yang dijabat KBP Adhitya Panji Anom, S.I.K., M.HP.

Mutasi juga mencakup promosi dan pergeseran jabatan pada tingkat Irjen Pol (IB) sebanyak tujuh personel, Brigjen Pol (IIA) sebanyak 19 personel (promosi dan flat), Kombes Pol (IIB1 dan IIB2) sebanyak 11 personel, serta dua personel pada jabatan Kapolres IIIA2/AKBP.

Selain itu, tujuh personel tercatat memasuki masa purna tugas atau pensiun.

Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dilakukan secara objektif dan berdasarkan kebutuhan organisasi.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memastikan organisasi tetap adaptif, solid, dan responsif terhadap tantangan tugas ke depan,” tegasnya.

Ia juga berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dan menunjukkan dedikasi serta integritas dalam menjalankan tugasnya.

“Pimpinan berharap seluruh pejabat yang dimutasi dapat segera bekerja secara optimal, menjaga soliditas internal, serta terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” tutupnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Kapolri Mutasi 54 Pati dan Pamen

(Dok. Humas Polri)

JAKARTA – Maspolin.id|| Listyo Sigit Pranowo melakukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap 54 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di lingkungan Polri pada akhir Februari 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/II/KEP./2026 yang diterbitkan pada 27 Februari 2026.

Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier serta penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota.

“Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Isir dalam keterangannya, Sabtu (28/2).

Dari total 54 personel yang dimutasi, sebanyak tiga personel masuk kategori evaluasi atau demosi, 44 personel promosi maupun pergeseran setara (flat), serta tujuh personel memasuki masa pensiun.

Dalam mutasi tersebut, Brigjen Totok Suharyanto ditunjuk sebagai Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortas Tipikor), menggantikan Irjen Cahyono Wibowo yang memasuki masa pensiun. Selain itu, jabatan Gubernur Akademi Kepolisian kini diemban Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga menggantikan Irjen Midi Siswoko, yang mendapat penugasan baru sebagai Kasespim Lemdiklat Polri.

Rotasi juga mencakup sejumlah jabatan di tingkat kewilayahan sebagai bagian dari evaluasi kinerja. Beberapa posisi kapolres mengalami pergeseran jabatan, termasuk penempatan personel dalam rangka proses pembinaan organisasi.

Isir menegaskan, seluruh mutasi dilakukan secara objektif berdasarkan kebutuhan organisasi agar Polri tetap adaptif dan responsif menghadapi dinamika tugas.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi manajemen sumber daya manusia Polri untuk memastikan organisasi tetap solid dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap para pejabat yang mendapat amanah baru segera menyesuaikan diri dan menunjukkan dedikasi serta integritas dalam menjalankan tugas.

“Pimpinan berharap seluruh pejabat yang dimutasi dapat bekerja optimal, menjaga soliditas internal, serta terus meningkatkan kepercayaan publik,” pungkas Isir.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

 

Rincian Target pada Penyerangan Operasi Gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran 28 Februari 2026

Berikut rincian spesifik target yang diserang dalam operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026:

🎯 Target Militer & Strategis

1. Situs Peluncuran Rudal dan Sistem Pertahanan
Pangkalan dan situs rudal balistik di berbagai kota termasuk Tabriz dan Bushehr dilaporkan terkena serangan.

Instalasi sistem pertahanan udara dan radar militer juga menjadi target.*

2. Fasilitas & Pangkalan Angkatan Bersenjata Iran
Komando dan pusat logistik Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dihantam dalam serangan presisi.

Fasilitas angkatan laut di pantai Teluk dan basis militer lain di sepanjang garis pantai juga terdampak.

3. Target Kepemimpinan & Infrastruktur Pemerintah
Kompleks tempat tinggal dan kantor pejabat tinggi Iran, termasuk area di Teheran dekat kediaman pemimpin tertinggi, kena serangan dan dilaporkan rusak berat.

Klaim dari pejabat AS/Israel menyebutkan sasaran figur-figur tinggi militer dan politik, termasuk komandan senior IRGC.

🏫 Target Sipil & Kontroversial

4. Sekolah Dasar Shajareh Tayyebeh di Minab
Info serangan sekolah Minab⁠ – Sebuah sekolah dasar di Minab, Provinsi Hormozgan, dilaporkan terkena serangan udara/misil yang menewaskan puluhan anak dan melukai banyak lainnya.

Laporan media Iran menyebut korban tewas mencapai 85–108 pelajar, terutama anak perempuan.

Insiden ini menarik kecaman keras dari pihak internasional dan pemerintah Iran sebagai serangan terhadap target sipil.

📍 Wilayah yang Mengalami Serangan

Teheran – Ledakan dilaporkan di pusat ibu kota dan kawasan sektor keamanan nasional.

Minab (Hormozgan) – Lokasi serangan sekolah dan area sipil yang parah terdampak.

Bushehr, Tabriz, Qom, Isfahan (kabarnya) – Beberapa instalasi rudal dan militer di kota-kota besar ini menjadi target dalam gelombang serangan lanjutan.

⚠️ Catatan Konteks

Pejabat militer AS (CENTCOM) mengatakan sebagian besar serangan menarget militer, rudal, dan infrastruktur pertahanan militer Iran.

Ada perdebatan dan laporan kontradiktif terkait jumlah target dan apakah beberapa serangan mengenai sasaran non-militer (termasuk sekolah).

Iran membalas dengan serangan rudal/drone ke pangkalan US di negara Teluk dan ke wilayah Israel, yang meningkatkan eskalasi regional.

** Disusun dari berbagai sumber oleh redaksi Maspolin AI 

red/mpl/sss

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Amerika Serikat dan Israel

(Gambar AP)

TEHERAN, IRAN – Maspolin.id|| Minggu, 1 Maret 2026
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dinyatakan tewas setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel menghantam kompleks kediamannya di Teheran, Iran. Pernyataan itu disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump melalui media sosial dan kemudian dikukuhkan oleh media pemerintah Iran yang menyebut Khamenei telah mencapai “syahid”.

Menurut pernyataan resmi dari Washington dan Tel Aviv, serangan ini merupakan bagian dari operasi militer koordinasi besar yang menarget fasilitas strategis termasuk perumahan pimpinan tertinggi Iran serta infrastruktur militer negara itu. Trump menyebut Khamenei sebagai salah satu tokoh paling berbahaya dalam sejarah dan menegaskan operasi tersebut dimaksudkan untuk melumpuhkan ancaman yang menurutnya ditimbulkan rezim Iran.

📌 Detail utama kejadian:
Serangan gabungan menimpa kompleks kediaman Khamenei di Teheran, dengan puluhan bom presisi dijatuhkan oleh pasukan AS dan Israel.

Media pemerintah Iran menyatakan Khamenei telah “mencapai syahid” dan mengumumkan 40 hari berkabung nasional.

Laporan menyebut anggota keluarga dekat Khamenei, termasuk putri, menantu, dan cucunya, juga tewas dalam serangan ini.

Kematian Khamenei dipandang sebagai momentum krusial yang dapat mengubah peta politik Iran dan bisa memicu perubahan besar dalam struktur pemerintahan negara itu, yang belum menunjuk pengganti resmi saat ini.

🎥 Dampak kawasan langsung terlihat melalui peningkatan serangan balasan oleh Iran, termasuk serangan rudal ke pangkalan militer AS di Teluk serta target di Israel, menandai eskalasi tajam konflik yang sudah memanas.

🧭 LATAR BELAKANG SINGKAT
Serangan yang dimulai pada akhir 28 Februari 2026 merupakan eskalasi terbesar antara AS-Israel melawan Iran dalam beberapa tahun terakhir, serta respons Iran terhadap ancaman nuklir dan militer yang menurut AS dan Israel dinilai serius. Insiden ini telah menimbulkan kekhawatiran global akan ketidakstabilan kawasan Timur Tengah yang lebih luas.

 

**** Disusun dari berbagai sumber oleh redaksi maspolin.id dan AI

red/mpl/sss

Jangan Lewatkan

Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.