Rabu Hari ini Hujan Bakal Basahi Jakarta

JAKARTA – Maspolin.id|| Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas sedang terjadi di Jakarta sepanjang hari ini, Rabu (28/1).

“hujan dengan intensitas sedang mengguyur Jakarta Utara,”

Dikutip dari laman resmi BMKG, pada pagi hari hujan ringan membasahi beberapa wilayah Jakarta, meliputi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara hujan dengan intensitas sedang mengguyur Jakarta Utara.

Pada siang hari cuaca berawan beralih menaungi sebagian besar wilayah Jakarta, yakni Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara hujan ringan masih membasahi Jakarta Barat.

Kemudian pada sore hari, hujan ringan kembali membasahi seluruh wilayah Jakarta, yakni di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Pada malam hari, hujan ringan diprakirakan masih membasahi Kepulauan Seribu dan Jakarta Barat. Sementara Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprakirakan berawan.

Suhu udara hari ini berkisar 23 sampai 28 derajat celsius, dengan kelembapan udara antara 73 hingga 98 persen.

 

Pemprov DKI

bjak/mpl/ma

Polisi Tangkap 17 Orang dan Sita Ribuan Pil saat Razia Belasan Warung di Bekasi

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro

Bekasi Kota, PMJ – Maspolin.id|| Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengungkap praktik peredaran obat-obatan berbahaya (obaya) yang dilakukan secara terselubung di sejumlah warung di wilayah Bekasi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita total 12.649 butir obat keras ilegal.

“Kita juga menyampaikan berkaitan dengan pengungkapan kasus peredaran obat keras tanpa izin edar yang ada di Kota Bekasi. Di sini selama bulan Januari secara total kami mengamankan ada dari 13 tempat. Secara keseluruhan obat keras yang diamankan sebanyak 12.649 butir,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro dalam Konferensi Pers di Polres Metro Bekasi Kota, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, obat-obatan berbahaya yang diamankan terdiri dari berbagai jenis, antara lain tramadol, trihexyphenidyl, dan eximer.

Kusumo membeberkan bahwa peredaran obaya tersebut dilakukan melalui warung atau toko yang dijadikan kedok usaha. Para penjual biasanya menyembunyikan barang terlarang tersebut dan hanya mengeluarkannya kepada pembeli tertentu.

“Modus-modus yang dipakai mereka rata-rata ini adalah mengontrak warung ataupun toko ini secara bulanan. Ya, kadang bisa konter handphone, kemudian juga toko kelontong, dan lain sebagainya. Jadi barang-barang ini disembunyikan, tidak terpampang di sananya. Tetapi kalau misalnya ini biasa sudah sama-sama tahu mereka membeli kemudian baru dikeluarkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kusumo menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih menelusuri asal pasokan obat-obatan tersebut. Hingga kini, Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota telah mengamankan 17 tersangka dari berbagai wilayah.

“Dari Bekasi Utara ada empat tersangka yang diamankan, kemudian Bekasi Timur tiga tersangka, Jatiasih empat tersangka, Pondok Gede tiga tersangka, dan Medan Satria tiga tersangka,” tuturnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 435 juncto 138 ayat 2 dan 3, atau Pasal 436 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara atau denda hingga Rp 5 miliar.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Polda Metro Jaya Sita Narkoba Senilai Rp 42 Miliar dan Tangkap Dua Pengedar di Tangerang

JAKARTA – Maspolin.id|| Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar peredaran narkotika dalam jumlah besar dengan menangkap dua pria berinisial D (36) dan S (45) di wilayah Kota Tangerang, Banten.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Sabtu (24/1/2026) di dua lokasi berbeda, berawal dari informasi masyarakat. Dari operasi ini, petugas mengamankan barang bukti berupa 27,168 kilogram sabu serta 5.000 butir psikotropika jenis happy five (H5).

Tersangka D ditangkap di lokasi pertama di Jalan Nyimas Melati, Tangerang, saat berada di dalam mobil Honda CR-V. Dalam penggeledahan kendaraan, polisi menemukan sabu yang dikemas dalam bungkus teh China serta ribuan butir happy five.

“Di TKP pertama, kami mengamankan tersangka berinisial D di dalam sebuah kendaraan mobil CR-V. Dari hasil penggeledahan, kami menemukan empat paket besar sabu, paket sabu yang telah dipecah-pecah, serta 5.000 butir psikotropika jenis happy five,” kata Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Parikhesit kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).

Selain narkotika, petugas juga menyita sejumlah barang pendukung, di antaranya timbangan elektrik, buku catatan, serta beberapa unit telepon genggam.

Berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka D, polisi kemudian bergerak ke lokasi kedua, yakni sebuah rumah di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Jurumudi Lama, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Di tempat tersebut, petugas menangkap tersangka S.

Dalam penggeledahan kamar rumah tersebut, polisi menemukan 20 bungkus sabu yang disimpan di dalam koper dan dikemas menggunakan teh China merek Guanyinwang. Selain itu, turut diamankan peralatan yang diduga digunakan untuk memecah dan mengemas ulang narkotika.

“Dikembangkan ke TKP kedua di Rumah kawasan Kecamatan Benda Kota Tangerang, Di sana, petugas mengamankan tersangka S dan mengamankan 20 bungkus sabu dalam koper, lengkap dengan peralatan untuk memecah dan mengemas narkotika,” ujar AKBP Parikhesit.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Nilai total barang bukti yang disita diperkirakan mencapai Rp 41,7 miliar dan diyakini mampu menyelamatkan sekitar 140 ribu jiwa dari bahaya narkoba. Seluruh barang bukti beserta kedua tersangka kini diamankan di Mapolda Metro Jaya untuk proses penyidikan lebih lanjut.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Reaksi Pangdam Jaya pada Kasus Pedagang Es Gabus asal Depok

JAKARTA – Maspolin.id|| Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi angkat bicara terkait kasus pedagang es gabus asal Depok, Suderajat (49), yang sempat dituduh menggunakan bahan spons dalam dagangannya oleh aparat kepolisian dan TNI.

Deddy mengatakan, pihaknya telah menemui Suderajat dan melakukan klarifikasi atas insiden yang melibatkan Babinsa Kelurahan Utan Panjang dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa. Klarifikasi dilakukan untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan.

“Adapun langkah-langkah yang telah diambil yaitu berusaha menemui pedagang es atas nama Bapak Suderajat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan melalui jalur dialog yang sejuk,” kata Deddy dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, pihak-pihak yang terlibat juga telah melakukan klarifikasi dalam bentuk video yang berlangsung di Aula Polsek Kemayoran pada Senin (26/1/2026) malam. Deddy menegaskan, hasil uji laboratorium forensik menunjukkan bahwa es gabus berbahan tepung hunkwe yang dijual Suderajat aman untuk dikonsumsi.

Meski demikian, Pangdam Jaya berharap persoalan tersebut tidak diperpanjang dan tidak berujung pada konflik berkepanjangan. “Diharapkan tidak ada tuntutan atau konflik berkepanjangan yang timbul setelah pertemuan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Suderajat mengaku mengalami luka fisik akibat dugaan penganiayaan saat dituduh menjual es gabus berbahan spons. Ia menyebut mengalami luka gores di pipi serta nyeri di bahu kanan.

“Saya luka nih goresan berdarah. Ditendang juga pakai sepatu boot sampai mental, disuruh bangun lagi, bangun lagi,” ungkap Suderajat saat ditemui di rumahnya, Selasa.

Ia juga mengaku bahu kanannya dipukul menggunakan benda menyerupai rotan hingga menyebabkan rasa nyeri. Peristiwa tersebut bermula ketika Suderajat tengah berjualan keliling di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/1/2026).

 

(fb/medsos)

red/mpl/sss

Tim Squad Drone Bid TIK Korbrimob Polri Menggelar Simulasi Penanganan Instruksi Drone

Depok, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) Korbrimob Polri menggelar kegiatan Simulasi Penanganan Instruksi Drone sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan pengamanan terhadap ancaman udara. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Staf Tekinfo Bid TIK Korbrimob Polri, Kelapadua, Cimanggis, Kota Depok. Senin (26/1/2026).

Kegiatan simulasi tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Komandan Korbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Kabag Ops Rorenminops Korbrimob Kombes Pol. Heru Novianto, Kabag SDM Rorenminops Korbrimob Kombes Pol. Djajuli serta Kabid TIK Korbrimob Kombes Pol. Hendrik Budi Prasetyo.

Dalam simulasi tersebut, Tim Squad Drone Bid TIK Korbrimob Polri menggelar satu unit sistem anti-drone Fortuna X3, yang didukung perangkat anti-drone handheld sebagai cadangan. Sistem Fortuna X3 memiliki kemampuan mendeteksi drone meskipun terhalang oleh obstacle, namun masih terdapat keterlambatan dalam kecepatan pendeteksian yang menjadi perhatian dalam evaluasi.

Untuk mengantisipasi potensi keterlambatan deteksi, area pengawasan diatur dengan radius kurang lebih tiga kilometer dari kawasan Mabes Polri. Pengaturan ini bertujuan agar tetap tersedia waktu yang cukup bagi petugas untuk melaksanakan tindakan lanjutan apabila drone terdeteksi.

Perangkat anti-drone ditempatkan di atas Gedung Bareskrim dengan disertai pemetaan wilayah pengawasan serta identifikasi area blind spot (titik buta). Selain mengandalkan teknologi, operator anti-drone tetap diwajibkan melakukan observasi visual secara aktif guna mendukung kinerja sistem dan menutupi keterbatasan alat dalam proses pendeteksian.

Apabila drone terdeteksi baik melalui sistem maupun observasi visual, operator melaksanakan observasi lanjutan sebagai dasar pengambilan keputusan tindakan jamming. Dalam pelaksanaannya, operator anti-drone juga diwajibkan berkoordinasi dan bekerja sama dengan satuan terkait, seperti unsur protokol dan personel Brimob yang bertugas di Mabes Polri, guna menjamin keamanan serta efektivitas pengamanan.

Kegiatan simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme serta kesiapan personel Korbrimob Polri dalam menghadapi potensi ancaman keamanan berbasis teknologi drone di lingkungan strategis Polri.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Reformasi Polri dalam Menyikapi Kebebasan Berekspresi Mendapat Apresiasi Ketua Komisi III

JAKARTA – Maspolin.id|| Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memberikan apresiasi terhadap langkah reformasi yang dilakukan Polri, khususnya dalam merespons kebebasan berekspresi dan penyampaian pendapat di ruang publik.

Dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri serta seluruh Kapolda se-Indonesia yang digelar di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin, Habiburokhman menyampaikan bahwa sikap Polri terhadap kebebasan berekspresi mengalami dinamika dari waktu ke waktu, termasuk adanya fase respons yang cenderung represif.

Berdasarkan data yang dimiliki Komisi III DPR RI, pada periode 2009–2014 tercatat sebanyak 47 kasus penangkapan dan penahanan hingga proses persidangan yang berkaitan dengan aktivitas penyampaian ekspresi atau pendapat. Jumlah tersebut meningkat signifikan pada periode 2014–2019 dengan total 240 kasus.

Namun, pada periode 2019–2024, angka tersebut menunjukkan penurunan tajam dengan hanya tercatat 29 kasus.

Habiburokhman menilai penurunan tingkat represivitas itu tidak terlepas dari terbitnya Surat Edaran (SE) Kapolri Nomor SE/2/II/2021 serta Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif yang dikeluarkan oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

SE Kapolri Nomor SE/2/II/2021 menekankan bahwa pemidanaan harus dijadikan sebagai langkah terakhir atau ultimum remedium, terutama dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Surat edaran tersebut mengedepankan upaya preemtif dan preventif melalui virtual police dan virtual alert yang bertujuan memonitor, mengedukasi, dan mencegah masyarakat dari potensi tindak pidana siber,” ucapnya.

Sementara itu, Perkap Nomor 8 Tahun 2021 mendorong penyelesaian perkara pidana melalui pendekatan keadilan restoratif, termasuk dalam menangani perbedaan pendapat, dengan mengedepankan musyawarah.

“Dua produk aturan tersebut adalah titik awal reformasi kultural Polri dalam merespons penyampaian perbedaan pendapat,” katanya.

Lebih lanjut, Habiburokhman menyampaikan bahwa saat ini Indonesia telah memiliki KUHP dan KUHAP baru yang secara lebih komprehensif mengatur mekanisme keadilan restoratif.

Ia meyakini keberlakuan KUHP dan KUHAP baru tersebut akan semakin menekan tingkat represivitas Polri dalam menyikapi kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat di masyarakat.

“Kita tahu bahwa KUHP baru menganut asas dualistis di mana penjatuhan pidana bukan lagi sekadar mengacu terjadinya perbuatan pidana, tetapi juga harus memenuhi unsur adanya sikap batin untuk sengaja melakukan pidana. Di sisi lain, KUHAP baru memberikan perlindungan maksimal bagi warga negara dengan memperketat syarat penahanan, memperkuat hak tersangka, dan memperkuat peran advokat,” ucapnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Satu Korban Longsor di Manggarai Timur, Polda NTT Sampaikan Duka Mendalam

NTT – Maspolin.id|| Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Manggarai Timur. Tim gabungan kembali menemukan satu korban bencana tanah longsor di Kampung Tuwa, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, pada Senin (26/1/26).

Korban yang ditemukan adalah Yustina Mira (18), seorang pelajar/mahasiswa asal Dusun Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Korban ditemukan tertimbun material longsor dan langsung dievakuasi ke Balai Desa Goreng Meni untuk proses identifikasi dan visum.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi, yang terdiri dari Polres Manggarai Timur, Brimob Kompi B Pelopor Manggarai, TNI, BPBD Kabupaten Manggarai Timur, Pemerintah Daerah, serta Basarnas Manggarai Barat.

Kapolres Manggarai Timur AKBP Haryanto, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., menyampaikan bahwa penemuan korban ini merupakan hasil lanjutan operasi pencarian yang sebelumnya sempat dihentikan akibat cuaca ekstrem.

“Hari ini satu korban berhasil ditemukan. Saat ini tim gabungan masih terus melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Kami bekerja maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” ungkap AKBP Haryanto.

Kapolres Manggarai Timur juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mendekati lokasi longsor.

“Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi arahan petugas dan tidak mendekati lokasi kejadian karena masih berpotensi terjadi longsor susulan,” ungkap AKBP Haryanto.

Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan ucapan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa warga Manggarai Timur.

“Atas nama pimpinan Polri di Nusa Tenggara Timur, Bapak Kapolda NTT menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat Manggarai Timur. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Kabidhumas menyampaikan pesan Kapolda.

Kabidhumas Polda NTT juga mengapresiasi kerja keras dan sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban di tengah medan berat dan cuaca yang tidak menentu.

“Polda NTT akan terus hadir dan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam penanganan bencana dan operasi kemanusiaan,” tambahnya.

Ia turut mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur.

Hingga saat ini, pencarian terhadap satu korban lainnya masih terus dilanjutkan, dengan mengedepankan keselamatan personel dan warga sekitar. (pt/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/nn

Sentuhan Kasih Polwan Polda Jabar: Hibur Anak-Anak Korban Longsor Cisarua dengan Aksi Kemanusiaan

Sentuhan kasih polwan polda jabar

Bandung Barat, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Di tengah keprihatinan pascabencana tanah longsor yang melanda wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polda Jawa Barat hadir membawa keceriaan. Pada Senin (26/1/2026), para srikandi Polri ini turun langsung ke lokasi pengungsian untuk membagikan makanan ringan dan memberikan dukungan psikologis bagi anak-anak terdampak bencana.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Senior Polwan Polda Jabar sekaligus Kabid Keu, Kombes Pol. Heni Kresnowati SP., S.E., M.Si., didampingi Dir PPA dan PPO Kombes Pol. Rumi Untari S.I.K., M.H., serta Pakor Polwan Polda Jabar AKBP Dra. Wiwik Indrawati Apt., MMRS.

Kehadiran para personel Polwan di lokasi penampungan sementara disambut hangat oleh warga. Fokus utama dalam aksi ini adalah menyasar anak-anak pengungsi yang rentan mengalami trauma akibat bencana. Dengan pendekatan yang lembut dan humanis, para Polwan berinteraksi langsung, membagikan camilan, serta mengajak anak-anak berbincang guna memberikan rasa aman dan nyaman.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan menyeluruh bagi korban bencana.

“Pembagian makanan ringan ini merupakan bentuk kepedulian Polri, khususnya Polwan Polda Jabar. Kami ingin memastikan Polri hadir tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat,” tuturnya

Selain menyalurkan bantuan logistik ringan, kehadiran para Polwan ini juga berfungsi sebagai dukungan moril bagi para orang tua dan anak-anak di pengungsian. Interaksi langsung yang dilakukan bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat para pengungsi di tengah situasi sulit pascabencana.

Polda Jawa Barat menegaskan akan terus berperan aktif dalam setiap tahapan penanganan bencana, mulai dari evakuasi hingga pemulihan kondisi psikologis masyarakat (trauma healing). Melalui aksi ini, diharapkan hubungan yang humanis antara Polri dan masyarakat semakin kuat, serta memberikan kekuatan bagi para korban untuk bangkit kembali.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/he

 

 

 

Sholat Gaib Digelar Polda Jabar untuk Para Korban Bencana Longsor Cisarua

BANDUNG, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menunjukkan solidaritas dan empati yang mendalam terhadap korban bencana alam tanah longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Pada Senin (26/1/2026), Polda Jabar menggelar Sholat Gaib berjamaah di Masjid Al-Aman, Mapolda Jabar, sebagai bentuk doa bersama bagi para jenazah korban bencana tersebut.

Kegiatan religius ini berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh keprihatinan. Tampak hadir dalam barisan jamaah para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Jawa Barat. Pelaksanaan sholat ini menjadi simbol bahwa Polri tidak hanya hadir secara fisik di lapangan, namun juga memberikan dukungan spiritual bagi masyarakat yang tertimpa musibah.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan representasi rasa duka cita dari seluruh keluarga besar kepolisian di Jawa Barat.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas bencana longsor yang terjadi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Melalui Sholat Gaib ini, kami mendoakan para korban agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkap Kabid Humas Polda Jabar.

Selain memberikan dukungan moril melalui doa bersama, Kabid Humas menegaskan bahwa Polda Jabar terus bergerak secara operasional di lokasi bencana. Pihaknya memastikan sinergi yang kuat dengan berbagai instansi terkait dalam upaya penanggulangan bencana.

Langkah konkret yang dilakukan meliputi bantuan proses evakuasi, pencarian korban yang masih hilang, hingga pengamanan jalur dan penyaluran bantuan kemanusiaan (logistik) kepada masyarakat terdampak.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Polda Jawa Barat menegaskan komitmen humanisnya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Polri bertekad memberikan pelayanan holistik—mulai dari menjaga keamanan, penanganan darurat fisik, hingga dukungan penguatan mental dan spiritual—terutama di masa-masa sulit pascabencana alam.

 

Humas Polda Jabar

bjabar/mpl/he

Banjir Rendam Sukamekar Bekasi, Brimob PMJ Dirikan Dapur Lapangan untuk Warga

Kabupaten Bekasi, PMJ – Maspolin.id|| Banjir merendam sejumlah permukiman di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Sabtu (24/1/2026). Genangan akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali CBL menyebabkan aktivitas warga terganggu dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Merespons kondisi tersebut, Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan Tim SAR dan Dapur Lapangan Batalyon D Pelopor untuk membantu warga terdampak. Dapur lapangan didirikan sejak malam hari guna menyiapkan dan menyalurkan makanan hangat bagi pengungsi maupun warga yang masih bertahan di lingkungan terdampak.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan banjir.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Brimob akan terus bersiaga dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi,” ujarnya.

Hingga saat ini, genangan masih terlihat di beberapa titik wilayah Sukamekar. Tim SAR Brimob Polda Metro Jaya tetap melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Jangan Lewatkan

Polres Metro Jakpus Gagalkan Peredaran 25,2 Kg Sabu Senilai Rp30 Miliar

Jakarta Pusat - Maspolin.id|| Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 25,2 kilogram dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar. Pengungkapan tersebut...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.