Ancam Indonesia 2045, KPAI Sebut Jutaan Anak Terjerat Rokok Sejak Usia Dini

JAKARTA – Maspolin.id|| Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Jasra Putra, S.Fil.I., M.Pd., mengungkapkan bahwa jutaan anak Indonesia telah terpapar rokok sejak usia sangat dini.

Ia menilai kondisi ini yang menjadi ancaman serius bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Kementerian Kesehatan, jumlah perokok anak sudah hampir mencapai 5,7 juta. Ini perokok aktif, dan yang lebih khawatir, usia perokok pemula sangat belia,” ujarnya, dilansir dari laman RRI, Minggu (14/12/25).

Dalam kesempatannya ia menegaskan, anak-anak bahkan mulai merokok pada usia yang seharusnya masih berada dalam masa tumbuh kembang dasar.

Ia menyampaikan tingginya angka perokok anak berpotensi menghambat agenda besar pembangunan nasional.

“Kita temukan anak usia tujuh tahun, bahkan lima tahun, sudah mulai merokok dan ini situasi darurat perlindungan anak. Ini jelas menjadi penghambat Indonesia 2045,“ ujarnya.

Selanjutnya, ia menilai, Indonesia sebenarnya telah memiliki landasan hukum yang kuat untuk melindungi anak dari rokok.

Ia menambahkan, larangan tersebut juga mencakup dunia pendidikan sebagai salah satu dari tujuh tatanan kawasan tanpa rokok.

“Kita sudah punya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan PP Nomor 28 Tahun 2024 sebagai aturan turunannya. Regulasi ini sangat tegas, membatasi usia hingga 21 tahun untuk tidak merokok, serta melarang iklan, promosi, dan sponsor rokok,” jelasnya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperingatkan persentase perokok usia di atas 15 tahun terus meningkat setiap tahunnya.

Persentase 70,2 juta penduduk dewasa di Indonesia merupakan pengguna tembakau, dengan 68,9 juta orang di antaranya perokok aktif.

“Angkanya itu dari 2013 sampai 2023 dari angka katanya prevalensi secara persentase itu turun tetapi ternyata kalau jumlah penduduk kita terus menerus bertambah angkanya naik menjadi 5 juta. Dari 57,2 juta menjadi 63,1 juta,” ujar, Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.

Jumlah kenaikan perokok sebanyak 5 juta orang itu, kata Nadia, bahkan sudah sama atau melebihi jumlah penduduk negara-negara kecil. Sebagai perbandingan, jumlah penduduk Singapura adalah sekitar 5,9 juta jiwa.

“Jumlah perokok anak dan remaja atau yang berada dalam rentang 10-18 tahun mengalami kenaikan. Dari 2 juta orang pada 2013 menjadi 5,9 juta orang pada 2023,” jelasnya. (fa/hn/rs)

 

Tribratanews

red/mpl/pr

Kasus Kebakaran Maut, Dirut Terra Drone Ditahan

JAKARTA – Maspolin.id|| Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia berinisial MW telah ditangkap polisi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran yang menelan banyak korban jiwa. Aparat kepolisian memaparkan dasar penetapan tersangka sekaligus alasan penangkapan yang dilakukan terhadap MW.

“Jadi benar, Direktur Utama Terra Drone sudah kami amankan semalam. Berdasarkan dua alat bukti permulaan yang cukup dan keyakinan penyidik, jadi kami tingkatkan statusnya menjadi tersangka dan sudah kami terbitkan surat perintah penangkapan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Roby Saputra di Jakarta Pusat, Kamis (11/12/2025).

Roby menjelaskan bahwa MW dijerat Pasal 187, 188, dan 359 KUHP. Ia menegaskan bahwa status tersangka diberikan setelah penyidik memperoleh bukti yang memadai.

“Karena sudah cukup bukti dan sudah merupakan keyakinan penyidik. Jadi nggak ada hubungannya tidak memenuhi panggilan. Bukti yang ada di lokasi ya ada bekas-bekas terbakar, kemudian ada korban meninggal dunia, ada visum yang yang menjelaskan tersebut. Terus, kami juga sedang menunggu hasil lapor,” ujarnya.

Selain bukti fisik di lokasi, peny investigators juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Pemilik bangunan yang disewa Terra Drone direncanakan turut dipanggil untuk diperiksa.

“Pemilik ruko masih kami pertimbangkan untuk kami panggil kapan jadwalnya untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Insiden kebakaran di gedung Terra Drone terjadi pada Selasa (9/12) siang dan menyebabkan 22 orang meninggal dunia. Mereka tidak dapat menyelamatkan diri karena terjebak di lantai atas gedung enam lantai, sementara asap tebal dari lantai bawah menghalangi jalur evakuasi yang terbatas.

Usai Seorang Mata Elang Tewas Dikeroyok Terjadi Ricuh di TMP Kalibata Disertai Pembakaran hingga Pemadaman Listrik

JAKARTA – Maspolin.id|| Dua orang mata elang (matel) menjadi korban pengeroyokan di area Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025) sore. Salah satu dari kedua matel tersebut meninggal di lokasi setelah dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal. Kejadian ini, yang berlangsung tak jauh dari Pos Polisi Kalibata, memicu kemarahan rekan-rekan korban yang kemudian mendatangi lokasi kejadian.

Massa yang mengaku sebagai rekan korban lalu melakukan aksi perusakan dan pembakaran beberapa warung di sekitar lokasi, dengan alasan mencari para pelaku pengeroyokan.

Mulai sekitar pukul 19.00 WIB, situasi memanas hingga aparat kepolisian kesulitan mengendalikan amarah massa. Kondisi ini berdampak pada kemacetan dan penutupan arus lalu lintas karena situasi yang dianggap tidak aman bagi pengguna jalan.

Sekitar pukul 21.00 WIB, situasi mulai terkontrol setelah personel Brimob Polri bersiaga dan petugas pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api.

Namun tidak lama kemudian, situasi kembali mencekam ketika massa kembali datang sekitar pukul 00.00 WIB ke lokasi awal pengeroyokan.

Dari pantauan tim tvOnenews.com, suasana di sekitar TMP Kalibata menjadi gelap gulita akibat listrik padam. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan dan kembali terjadi pembakaran. Beberapa kendaraan, baik mobil maupun motor, turut menjadi sasaran amukan massa.

Penutupan jalan menuju kawasan TMP Kalibata kembali diberlakukan karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilalui.

Sebelumnya, dua pria yang berprofesi sebagai mata elang menggegerkan warga setelah ditemukan terkapar bersimbah darah, diduga akibat bentrokan di depan TMP Kalibata pada Kamis (11/12/2025).

 

Kronologi Kejadian

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, membenarkan temuan dua orang yang tergeletak bersimbah darah, dengan satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

“Ya, sementara yang satu meninggal, yang satu masih hidup,” kata Mansur, Kamis (11/12/2025).

Mansur menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, berawal ketika seorang pengendara motor tiba-tiba dihentikan.

“Iya, betul. Jadi, begin kronologisnya, tadi ada salah satu pengguna sepeda motor lah. Nah, sepeda motor tiba-tiba di-stop oleh teman-teman ini. Setelah di-stop, diberhentiin lah, biasa. Nah, baru diberhentiin. Ini menurut keterangan saksi. baru diberhentiin,” ucapnya.

Dari keterangan saksi, sekitar lima orang turun dari sebuah mobil dan langsung mengeroyok dua matel tersebut.

“Terus, dari pengguna jalan yang lain keluar dari mobil, mereka langsung ngeroyok dengan begitu sporadis, begitu cepat oleh kelompok-kelompok yang menyetop ini, yang memberhentikan kendaraan ini,” jelas Mansur.

Menurut Mansur, para pelaku yang diduga berjumlah lima orang itu langsung melarikan diri setelah melakukan pengeroyokan. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kejadian tersebut.

“Sementara dalam penyelidikan. Karena itu hanya sifat sepura hati spontanitas. Menurut keterangan sasi yang ada di TKP, ya tidak mengetahui juga. Sementara begitu cepat kejadiannya,” terang Mansur.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/apl

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Pemulihan Aceh Tamiang

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, meninjau posko pengungsian di wilayah terdampak bencana pada Jumat, 12 Desember 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Aceh Tamiang, ACEH – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan bahwa pemerintah pusat telah bergerak cepat untuk mendukung percepatan pemulihan di Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Aceh Tamiang. Kepada warga terdampak, Presiden Prabowo memastikan pemenuhan berbagai kebutuhan dasar masyarakat terus diupayakan oleh pemerintah.

“Insyaallah bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini. Pemerintah akan turun, akan membantu semuanya,” ujar Presiden di Posko Pengungsian di Jembatan Aceh Tamiang, Aceh, pada Jumat, 12 Desember 2025.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat layanan atau bantuan yang belum terselesaikan sepenuhnya. Salah satu tantangannya menurut Presiden yakni kondisi lapangan yang cukup berat.

“Kita sedang bekerja keras, mungkin listrik yang belum ya. Sudah mulai? Kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit. Keadaannya sulit, jadi kita atasi bersama,” katanya.

Presiden Prabowo pun mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tabah dan menjaga semangat selama proses pemulihan. Kepala Negara berharap agar aktivitas warga termasuk kegiatan belajar-mengajar bagi anak-anak dapat segera berjalan normal kembali.

“Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal,” ujarnya.

“Anak-anak yang tabah, yang semangat. Kita cepat kembali supaya anak-anak semua cepat sekolah semuanya,” lanjutnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo turut menegaskan pentingnya kewaspadaan menghadapi potensi bencana serta perlunya pengelolaan lingkungan dan tata ruang yang lebih baik. Presiden memerintahkah seluruh pihak, terutama pemerintah daerah, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak alam.

“Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan. Saya minta pemerintah daerah semua lebih waspada, lebih awas. Kita jaga alam kita dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

Polda Metro Selidiki Kasus Pengeroyokan di Kalibata Sebabkan 2 Orang Meninggal

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto

JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya menerangkan mengenai penyelidikan kasus pengeroyokan di Kalibata yang megakibatkan dua mata elang meninggal dunia. Kedua korban dalam kasus ini adalah NAT dan MET.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menerangkan bahwa sejumlah massa yang terafiliasi memukuli korban saat ini masih terus diselidiki.

“Ini masih didalami karena saksi masih terbatas, info awalnya seperti itu. Masih di lidik oleh Dit Reskrimum PMJ dan Polrestro Jaksel kami mohon waktu ya,” jelasnya, Jumat (12/12/2025).

Budi menerangkan, terkait kasus pengeroyokan ini terjadi saat kedua mata elang hendak menghentikan pemotor. Namun, malah dikeroyok oleh massa lain yang melihat aksi kedua mata elang tersebut.

Kejadian itu berbuntut panjang membuat suasana sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan mendadak mencekam setelah beberapa orang mengamuk membabi buta hingga membakar warung di area tersebut, Kamis (11/12) malam.

Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly, menyebut bahwa kelompok korban melakukan pembakaran di lokasi kejadian. Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya kemudian mengatasi kerusuhan yang terjadi.

“Tiba-tiba kelompok, mungkin dari kelompok mereka yang datang menyerang, membabi buta, merusak warung yang ada di sini,” ungkapnya.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/sss

Jumat Berkah Konsisten Dilaksanakan untuk Warga Depok

Depok, PMJ – Maspolin.id|| Detasemen Turangga Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri hari ini melaksanakan kegiatan kemanusiaan bertajuk “Jumat Berkah” di sekitar Jalan Akses UI, Ciliwung, Depok, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di jalanan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kompol Kadarman, sebagai koordinator. Tim yang terdiri dari 11 personel Polri dan didukung oleh 2 personel Satwa Turangga, yaitu Wulinda dan Silke, bergerak membagikan bantuan kepada masyarakat.

Sasaran utama dari kegiatan “Jumat Berkah” kali ini adalah masyarakat pekerja sektor informal yang rentan, meliputi pengemudi ojek online (Gojek Online) Pengemudi Ojek Pangkalan, para pemulung, pengemudi angkutan kota (Angkot), Petugas Kebersihan Jalan Raya.

Kadarman menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat serta mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan warga.

“Kehadiran kami, termasuk Satwa Turangga, di tengah masyarakat bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan. ‘Jumat Berkah’ ini adalah momen berbagi dan mendekatkan diri. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri, melalui Ditpolsatwa Baharkam, selalu hadir untuk melayani dan membantu,” ujar Kadarman.

Seluruh rangkaian kegiatan “Jumat Berkah” berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Respon positif dari masyarakat penerima bantuan menunjukkan bahwa kegiatan ini tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Polri Menuju Era Baru: Modern, Presisi, Berdaulat Teknologi

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.,

Lembang, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Polri memperlihatkan langkah besar menuju transformasi teknologi melalui kegiatan Bedah Buku Teknologi Kepolisian: “Automasi dalam Dinamika Keamanan Modern” karya Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., yang tahun ini disertai dengan Expo Pameran Teknologi Kepolisian yang dilaksanakan Kamis, 11 Desember 2025, pukul 13.00 WIB di Gedung Utaryo Sespim Lemdiklat Polri.

Dari Lembang, pusat pembentukan kepemimpinan Polri, institusi ini menegaskan bahwa reformasi dan modernisasi teknologi merupakan kebutuhan mendesak di tengah tantangan keamanan modern dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Wakapolri dalam sambutannya menegaskan bahwa Polri harus bergerak cepat mengejar perkembangan teknologi global. Polri bersama Aslog tengah menyiapkan fondasi industri keamanan nasional, agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi luar tetapi mampu memproduksi teknologi kepolisian secara mandiri.

“Teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis agar Polri lebih profesional dan presisi dalam melayani masyarakat,” tegas Wakapolri. Ia menambahkan bahwa peserta pendidikan Sespim adalah calon pemimpin yang harus memiliki cara pandang futuristik dan keberanian untuk melakukan terobosan.

Expo teknologi yang digelar bersamaan menghadirkan berbagai perangkat dan inovasi modern yang sudah mulai diterapkan Polri saat ini. Mulai dari drone udara untuk pemantauan dan evakuasi, robot taktis untuk situasi berbahaya, robot K9 untuk pencarian, sistem komunikasi portabel anti-jammer seperti WonTech, hingga platform analitik berbasis data. Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa Polri bukan hanya berbicara tentang transformasi, tetapi benar-benar mengimplementasikannya dalam tugas operasional.

Para penanggap memberikan pandangan strategis yang memperkaya arah perubahan Polri. Ir. Dr. Hendy, pakar rekayasa teknologi, menegaskan bahwa kepolisian dunia bergerak dari pendekatan reaktif menuju prediktif.

Di tengah maraknya kejahatan digital, penipuan berbasis AI, serta ancaman siber lintas negara, Polri harus mengembangkan teknologi prediktif berbasis data dan kecerdasan buatan secara bertahap dan realistis. Ia menekankan perlunya peta jalan 10 tahun, penguatan regulasi, perlindungan privasi, serta pembangunan SDM teknologi yang berkelanjutan. “Teknologi harus memberikan dampak sosial bagi masyarakat, bukan hanya menjadi jargon,” ujarnya.

Dalam diskusi panel, pemimpin Polri dan para pakar eksternal menyoroti pentingnya peningkatan profesionalisme penyidik yang tingkat sertifikasinya masih perlu ditingkatkan secara signifikan.

Reformasi ini menjadi fundamental dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum dan membangun kepercayaan publik. Diskusi juga menekankan perlunya memperkuat talenta digital Polri, mempersiapkan generasi yang melek teknologi, serta memperluas kerja sama akademik dan industri agar Polri tidak tertinggal dari kecepatan perubahan generasi saat ini.

Dari sisi akademisi, Prof. Dr. Kemal Nazaruddin Siregar menilai buku Wakapolri sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun digital policing Indonesia. Ia menegaskan bahwa Polri harus naik kelas menjadi inovator dan produsen teknologi, bukan hanya pengguna. Namun ia mengingatkan bahwa transformasi digital harus tetap menjaga sisi humanis kepolisian.

“Teknologi harus memperkuat kepercayaan masyarakat, bukan mengikisnya,” ujarnya.

Kegiatan Bedah Buku dan Expo Teknologi di Lembang hari ini memperlihatkan komitmen kuat Polri melakukan lompatan besar dalam transformasi teknologi.

Pemanfaatan AI, robotika, drone, sistem komunikasi modern, penguatan data, serta peningkatan kapasitas penyidik menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Polri yang lebih responsif, profesional, dan presisi.

Menutup kegiatan, Wakapolri menyampaikan pesan tegas: “Ini era baru bagi Polri. Kita sedang membangun fondasi kepolisian yang modern, mandiri dalam teknologi, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.”

Dari Lembang, Polri menegaskan bahwa masa depan kepolisian Indonesia sedang dibangun hari ini—lebih modern, presisi, humanis, dan berdaulat teknologi.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Kapolri Umumkan Penetapan Tersangka Kasus Pembalakan Liar Pemicu Banjir Sumatera

JAKARTA – Maspolin.id|| Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan perkembangan terbaru terkait penyelidikan dugaan pembalakan liar di kawasan Tapanuli, Sumatera Utara.

Menurut Sigit, penyidik telah menaikkan status perkara tersebut dan kini telah menetapkan satu tersangka atas aktivitas ilegal yang disebut berkontribusi terhadap terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Kita bentuk Satgas di Tapanuli kemarin kita sudah naikan sidik. Tersangka juga sudah kita temukan, ujar Sigit, Jumat 12 Desember 2025.

Meski demikian, mantan Kapolda Banten itu belum mengungkap identitas pelaku. Ia menegaskan bahwa tim penyidik masih bekerja mendalami temuan di lapangan.

“Tim sedang turun, biar tim sendiri yang jelaskan krn satgas sedang bekerja nanti dijelaskan lebih lanjut,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menemukan adanya unsur tindak pidana dalam kasus dugaan illegal logging di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Garoga dan Anggoli, Sumatera Utara.

Dengan temuan tersebut, penanganan kasus resmi masuk tahap penyidikan, sebagaimana disampaikan Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Irhamni.

“Untuk di TKP (tempat kejadian perkara) Garoga dan Anggoli sudah kami naikkan ke proses penyidikan,” katanya pada Rabu, 10 Desember 2025.

Selain itu, dugaan praktik pembalakan liar di Aceh juga kembali menjadi sorotan. Tim Dittipidter Bareskrim Polri mendapati adanya aktivitas penebangan dan pembukaan lahan mencurigakan di hulu Sungai Tamiang, kawasan yang seharusnya dilindungi.

“Informasi awal di hulu Sungai Tamiang terdapat aktivitas illegal logging dan land clearing oleh masyarakat,” ujar Irhamni, Selasa 9 Desember 2025.

Dari hasil pemeriksaan lapangan, terungkap pola kerja yang terorganisasi. Pelaku disebut menunggu saat debit air sungai meninggi untuk mengalirkan kayu-kayu hasil tebangan. Untuk pohon besar, kayu dipotong kecil agar mudah terbawa arus.

“Mekanisme panglong, kayu dipotong, ditumpuk di bantaran, lalu dihanyutkan saat air naik seperti rakit,” tambah Irhamni.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse Resmi Diluncurkan: Masyarakat Kini Bisa Mengadu Lebih Cepat, Mudah, dan Terintegrasi

JAKARTA – Maspolin.id|| Masyarakat kini memiliki akses yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi untuk menyampaikan laporan kepada kepolisian. Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meresmikan Launching Aplikasi Layanan Pengaduan Reserse Bareskrim Polri, Jumat (12/12/2025) di Mabes Polri, Jakarta.

Pelayanan Pengaduan Reserse ini menjadi program unggulan dan terobosan Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono, yang secara langsung mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Program PRESISI Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, khususnya dalam memperkuat pelayanan publik Polri melalui digitalisasi serta efisiensi birokrasi yang berorientasi pada masyarakat.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa aplikasi ini mengintegrasikan seluruh kanal pengaduan masyarakat—baik pengaduan langsung, melalui aplikasi, chat maupun telepon WhatsApp—dalam satu layanan terpadu yang lebih responsif.

“Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse ini mengintegrasikan pengaduan langsung, aplikasi, serta chat dan telepon WhatsApp. Ini memudahkan masyarakat membuat laporan sekaligus memangkas birokrasi,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Ia menjelaskan bahwa selama ini pengaduan melalui surat, e-Wassidik, atau limpahan Dumas PRESISI masih dirasakan memerlukan waktu penanganan yang relatif lama dan kurang komunikatif. Dengan hadirnya aplikasi baru ini, seluruh proses dirancang lebih cepat, transparan, dan mudah dipantau masyarakat.

Keunggulan Utama Aplikasi Pelayanan Pengaduan Reserse:

• Akses sangat mudah — masyarakat cukup memindai barcode atau membuka tautan aplikasi untuk langsung membuat laporan dari mana pun.
• Komunikasi dua arah terintegrasi — pelapor dapat berkomunikasi langsung dengan petugas melalui fitur WhatsApp chat atau telepon, dan akan dilayani dalam waktu maksimal 1×24 jam.
• Transparansi progres laporan — perkembangan penanganan laporan diinformasikan langsung melalui notifikasi WhatsApp, dan pelapor dapat memantau status laporan secara mandiri di aplikasi.
• Gelar perkara online — proses gelar perkara kini dapat dilakukan melalui Zoom Meeting, memudahkan pelapor berdiskusi dengan penyidik tanpa dibatasi jarak.
• Didukung ruang pelayanan representatif & petugas kompeten — petugas pelayanan merupakan personel berpengalaman di bidang reserse, dibekali kemampuan komunikasi publik untuk memastikan pelayanan berkualitas.

“Ini adalah tindak lanjut arahan Kapolri agar petugas aktif memberikan informasi perkembangan laporan kepada masyarakat. Pelayanan ini bukan sekadar aplikasi, tetapi ekosistem pelayanan yang ditopang ruang representatif dan petugas kompeten,” jelas Brigjen Pol Boy Rando.

Masyarakat cukup menghubungi layanan WhatsApp 0812-1889-9191, atau datang langsung ke Ruang Konsultan Pelayanan Pengaduan Reserse, Lantai 1 Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta.

“Dengan adanya Pelayanan Pengaduan Reserse, masyarakat dapat terlayani dengan nyaman, cepat, dan mudah berkomunikasi dengan penyidik. Reserse PRESISI siap melayani,” katanya.

Peluncuran aplikasi ini menjadi tonggak penting dalam Transformasi Polri, menghadirkan layanan publik yang lebih modern, transparan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/nn

Usai Tuntaskan Lawatan Luar Negeri, Presiden Prabowo Kembali Tinjau Sejumlah Wilayah Terdampak Bencana

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara pada Jumat, 12 Desember 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA – Maspolin.id|| Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menangani bencana yang terjadi di Tanah Air. Usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Pakistan dan Federasi Rusia, Presiden Prabowo langsung kembali bergerak menuju wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Pesawat Garuda Indonesia-1 mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara pada Jumat, 12 Desember 2025. Dari agenda diplomasi luar negeri, Presiden Prabowo langsung mengalihkan fokus perhatian pada misi kemanusiaan di dalam negeri dengan memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terpadu.

Pada pagi hari, Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau kembali sejumlah titik terdampak bencana yang sebelumnya telah menjadi perhatian pemerintah. Kunjungan tersebut meliputi pengecekan posko pengungsian, pendistribusian logistik, layanan kesehatan, serta kesiapan unsur TNI, Polri, BNPB, dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan bagi rakyat

Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa seluruh proses penanganan di lapangan berlangsung efektif dan humanis. Mulai dari kebutuhan pangan dan layanan kesehatan, hingga percepatan perbaikan infrastruktur vital seperti jembatan, jalan, tanggul, dan jaringan komunikasi.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas terkait penanganan dan pemulihan bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada Minggu, 7 Desember 2025 lalu, Presiden Prabowo menekankan bahwa keselamatan rakyat harus menjadi prioritas tertinggi. Sementara terkait distribusi bantuan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebutuhan pokok masyarakat terdampak tiba tepat waktu kepada masyarakat.

“Jangan sampai ada yang dibutuhkan rakyat tidak sampai, saya kira obat-obatan harus segera, prioritas. Segala kebutuhan bisa segera saja obat-obatan itu,” ucap Presiden.

Kunjungan lanjutan ini mempertegas sikap dalam penanganan keadaan darurat. Langkah cepat Presiden Prabowo yang langsung turun ke lapangan setelah menyelesaikan tugas diplomasi luar negeri mencerminkan bahwa negara hadir sepenuhnya untuk memberikan rasa aman, kepastian, dan perlindungan bagi seluruh warga yang terdampak bencana. (BPMI Setpres)

red/mpl/sss

 

 

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 5 Kg Narkoba Jenis Etomidate Asal Malaysia

BARESKRIM POLRI - Maspolin.id|| Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran narkotika jenis baru, Etomidate, seberat...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.