JAKARTA – Maspolin.id|| Polda Metro Jaya menangkap komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenpi. Sebelumnya, pelaku beraksi di Lampung dan Bekasi, Jawa Barat.
“Ya benar (pelaku curanmor sudah ditangkap),” ungkap Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Putu Kholis Aryana saat dikonfirmasi, Selasa (28/10/25).
Aksi curanmor ini viral di media sosial saat para pelaku melepaskan tembakan ke warga dan korban. Para pelaku diduga menggunakan senpi rakitan.
Dalam kasus ini terdapat dua pelaku yang diamankan. Mereka ditangkap dengan barang bukti dua senpi rakitan, kunci T, dan satu kendaraan curian.
JAKARTA – Maspolin.id|| Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggratiskan biaya sewa kios dan air selama enam bulan kepada pedagang eks Pasar Barito yang direlokasi ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.
“gratis selama enam bulan,”
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menjelaskan, insentif ini diberikan untuk meringankan beban adaptasi pedagang di lokasi yang baru.
“Dari 125 kios, saya sudah memutuskan untuk memberikan gratis selama enam bulan, baik itu kios maupun airnya,” ujar Pramono di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (27/10).
Dikatakan Pramono, masa-masa awal relokasi pedagang akan terasa berat, sehingga pedagang membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan pola konsumen baru.
Pramono mengatakan, relokasi para pedagang telah dilakukan secara humanis setelah dikeluarkannya Surat Peringatan (SP) 1, 2, dan 3. Langkah ini merupakan bagian dari penataan kawasan Barito untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) yang lebih luas bagi masyarakat. Yakni dengan mengintegrasikan Taman Ayodya, Langsat, dan Leuser menjadi Taman Bendera Pusaka yang dilengkapi fasilitas publik seperti jogging track.
“Pada hari ini setelah memberikan SP 1, SP 2, SP 3, surat peringatan 1, 2, 3 dan kami sangat humanis, manusiawi sekali,” katanya.
Lebih lanjut, Pramono menyampaikan, 125 kios yang dibangun di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung sudah rampung dan dilengkapi dengan fasilitas air. Lokasi ini dinilai strategis karena berdekatan dengan stasiun commuter line Lenteng Agung.
Selain itu, Pemprov DKI juga berencana membangun klinik satwa di lokasi baru tersebut, mengingat mayoritas pedagang adalah penjual satwa. Pramono juga menyebut, banyak pedagang selain eks Pasar Barito yang meminta untuk bisa menempati kios di Sentra Fauna Lenteng Agung.
Selain kebijakan gratis enam bulan, Pramono juga menekankan pentingnya pemerataan kepemilikan kios. Karena itu, ia menginstruksikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah agar tidak ada satu pun pemilik yang memiliki lebih dari satu kios. Kepemilikan lebih dari satu kios oleh satu orang ini sebelumnya terjadi di Pasar Barito.
“Saya sudah berpesan kepada Kepala Dinas PPKUKM, enggak boleh ada yang mempunyai lebih dari satu kios. Jadi maksimum satu kios adalah satu orang,” kata dia.
Sekadar diketahui, penataan kawasan Barito diawali dengan pindahnya para pedagang ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung mulai hari ini, Senin (27/10). Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar menjelaskan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan siap membantu para pedagang untuk memindahkan barang-barangnya ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.
Pemprov DKI Jakarta terus mendampingi para pedagang dengan pendekatan humanis dan berlangsung kondusif serta memastikan semua fasilitas yang dibutuhkan pedagang terpenuhi.
“Kami terus mendampingi proses perpindahan pedagang dengan pendekatan yang humanis dan transparan. Sesuai arahan Pak Gubernur, kami pastikan seluruh pedagang terfasilitasi dengan baik hingga lokasi kios yang baru rampung,” jelas Anwar, Senin (27/10).
Anwar menambahkan, proses penataan dilakukan dalam beberapa tahap sesuai ketentuan. Sosialisasi juga telah dilakukan kepada para pedagang agar mendaftarkan diri di lokasi baru. Hingga kini, tercatat sebanyak 25 pedagang telah terdaftar di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung.
Para pedagang juga berkesempatan mendapatkan lokasi premium jika bersedia pindah lebih awal.
“Biaya retribusi pedagang di lokasi tersebut berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000 per bulan. Namun, selama masa adaptasi, pedagang tidak akan dikenakan biaya untuk menyesuaikan dengan pola konsumen yang mereka harapkan,” tandas Anwar.
JAKARTA – Maspolin.id|| Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan reopening New M Bloc Space di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/10). Ia mengapresiasi kehadiran M Bloc Space di kawasan Blok M yang nantinya bisa menjadi jantung kreativitas anak muda Jakarta.
“Ini adalah ruang kreativitas yang sangat inklusif, terbuka,”
Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan, M Bloc adalah ruang kreativitas yang sangat inklusif dan terbuka, yang dapat dimanfaatkan oleh semua masyarakat untuk berkreasi.
“Saya termasuk orang yang memberikan apresiasi yang luar biasa atas kehadiran M Bloc ini. Ini adalah ruang kreativitas yang sangat inklusif, terbuka. Semua orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkreasi,” ujar Pramono.
Ia menegaskan, keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menghidupkan kembali kawasan Blok M. Hal ini salah satunya dilakukan dengan menambah fasilitas transportasi menuju Blok M. Dari enam rute Transjabodetabek yang dibuka, tiga di antaranya khusus menuju Blok M, yaitu rute Alam Sutera-Blok M, PIK 2-Blok M, dan Ancol-Blok M.
“Kenapa itu kami lakukan? Memang kami berkeinginan membuat Blok M ini hidup dan semarak kembali,” katanya.
Meski demikian, menurutnya masih ada persoalan yang harus segera dibenahi di kawasan Blok M, terutama masalah parkir. Ia mencontohkan keberadaan parkir bus Transjakarta yang dinilai mengganggu dan menimbulkan polusi.
Karena itu, Pemprov DKI akan mengajak semua pemangku kepentingan untuk duduk bersama menyelesaikan masalah tersebut.
Untuk mengatasi masalah parkir dan kemacetan di kawasan Blok M, Pramono menyebut akan menerapkan sistem satu parkir. Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan transportasi publik.
“Saya akan menerapkan parkir hanya satu,” kata dia.
Pengembangan kawasan Blok M ini akan semakin diperkuat dengan rencana kehadiran Blok M Hub sebagai ruang berkumpulnya masyarakat dari berbagai latar belakang budaya. Selain itu, Taman Literasi juga akan dibuka selama 24 jam. Kemudian pada akhir Desember mendatang, Jakarta juga akan memiliki taman baru, yaitu Taman Bendera Pusaka.
Pramono meyakini, dengan konektivitas yang terhubung, maka kawasan ini akan menjadi tempat yang penuh kreativitas tanpa perlu promosi berlebihan. Namun ia menekankan perlunya membuka ruang kreativitas selebar-lebarnya untuk masyarakat.
Lebih lanjut, Pramono menyampaikan bahwa kerja keras Pemprov DKI Jakarta dalam beberapa bulan terakhir juga telah menunjukkan hasil dan perbaikan signifikan. Di antaranya yakni kenaikan peringkat Jakarta dalam survei kota global dari 74 menjadi 71. Sedangkan untuk fasilitas publik, Jakarta kini berada di posisi kedua di ASEAN.
“Ini menunjukkan bahwa kita sudah menuju arah yang tepat. Bahkan, untuk kota yang paling bahagia nomor 18 di dunia,” tandasnya.
Pramono berharap, ruang kreativitas yang dihadirkan oleh Pemprov DKI Jakarta bisa bermanfaat bagi masyarakat dan berkontribusi untuk memajukan Jakarta.
Personel SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob melaksanakan pembersihan material longsor di Jalan Ciputri, Lembang, Bandung Barat
Lembang, Kabupaten Bandung Barat, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Personel SAR Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Barat di bawah pimpinan Aipda Diliyana bergerak cepat melakukan aksi tanggap bencana dengan melaksanakan pembersihan material longsor di Jalan Ciputri, Lembang, Bandung Barat, pada Kamis (24/10/2025).
Peristiwa longsor tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Lembang sejak siang hari, menyebabkan tebing di sisi jalan ambruk dan menutupi badan jalan. Akses lalu lintas sempat terhambat akibat material lumpur, batu, dan ranting pohon yang menumpuk di sepanjang jalur tersebut.
Menanggapi laporan dari warga, tim SAR Brimob Jabar segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat. Dengan menggunakan alat manual seperti cangkul, sekop, dan gergaji mesin, personel Brimob bahu membahu membersihkan material longsoran hingga jalur kembali terbuka.
“Kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan adanya longsor yang menutup jalan utama. Berkat kerja keras seluruh personel di lapangan, akhirnya Jalan Ciputri bisa kembali dilalui kendaraan secara normal,” ujar Aipda Diliyana, pimpinan tim SAR di lapangan.
Selain membersihkan material longsor, tim SAR juga melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada potensi longsor susulan yang dapat membahayakan warga maupun pengguna jalan.
Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol Donyar Kusumadji, S.I.K., memberikan apresiasi atas kesigapan personelnya di lapangan.
“Saya memberikan penghargaan kepada seluruh personel SAR Batalyon B Pelopor yang telah sigap dan bekerja keras mengevakuasi material longsor di Jalan Ciputri. Tindakan cepat ini mencerminkan semangat Jiwaraga Brimob untuk Kemanusiaan, di mana Brimob selalu hadir di tengah masyarakat kapan pun dibutuhkan, terutama dalam menghadapi bencana alam,” tegasnya.
Kombes Pol Donyar juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Bandung Barat masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Melalui aksi cepat tersebut, Brimob Polda Jabar menunjukkan komitmennya untuk selalu siap siaga dan hadir membantu masyarakat dalam situasi apa pun, sebagai wujud nyata pengabdian untuk bangsa dan kemanusiaan.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. sebagai Inspektur Upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke - 97 Tahun
Kota Bandung, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke – 97 Tahun, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Upacara di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Jl. Soekarno – Hatta, Kota Bandung. Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan, dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. sebagai Inspektur Upacara.
Kegiatan diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Jawa Barat, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., serta personel gabungan dari berbagai Satuan Kerja (Satker) Polda Jabar.
Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan menyampaikan pentingnya momentum Hari Sumpah Pemuda untuk terus menanamkan semangat persatuan, gotong royong, dan tanggung jawab kebangsaan di tengah tantangan zaman.
“Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah, namun sebuah ikrar suci yang mengikat seluruh elemen bangsa untuk bersatu. Di era digital ini, tantangan kita bukan lagi perang fisik, tetapi menjaga keutuhan bangsa dari disinformasi, intoleransi, dan perpecahan. Jadilah generasi Polri yang adaptif, tangguh, dan mampu menjaga semangat kebangsaan di tengah perubahan dunia,” ujar Kapolda Jabar dalam arahannya.
Beliau juga menekankan agar seluruh personel Polda Jabar menjadikan peringatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. “Kita harus menjadi teladan dalam menjaga persatuan dan menjadi garda terdepan dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila serta semangat Bhineka Tunggal Ika,” tegas Kapolda.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. seusai upacara menyampaikan bahwa semangat Sumpah Pemuda menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh loyalitas dan dedikasi, “Bagi Bhayangkara, semangat Sumpah Pemuda adalah dorongan moral untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kami siap menjadi pelopor dalam menegakkan nilai – nilai persatuan dan nasionalisme di setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kombes Pol. Donyar Kusumadji.
Beliau juga menambahkan bahwa semangat juang para pemuda 1928 harus terus diwariskan kepada generasi muda Polri agar selalu berintegritas, disiplin, dan memiliki semangat juang tinggi demi kemajuan bangsa dan kejayaan Indonesia.
Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, diakhiri dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia.
Personel Mojang Lodaya Polwan Polres Bogor melaksanakan patroli sekaligus menyapa warga dalam uji coba Car Free Day (CFD) yang berlangsung di Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, pada Minggu (26/10/2025).
Bogor, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Personel Mojang Lodaya Polwan Polres Bogor melaksanakan patroli sekaligus menyapa warga dalam uji coba Car Free Day (CFD) yang berlangsung di Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, pada Minggu (26/10/2025). Patroli ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, dan mendapat dukungan penuh dari Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto.
Kapolsek Dramaga, Iptu Desi Triana, S.H., M.H., yang memimpin langsung kegiatan patroli Mojang Lodaya Polwan Polres Bogor, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program Kapolda Jawa Barat. Patroli Mojang Lodaya Polwan Polres Bogor memiliki moto Nyaah, Nyakola, Nyunda.
Patroli Mojang Lodaya kami lakukan hari ini, guna mendukung program Bapak Kapolda Jabar dalam kegiatan Polwan se-Jawa Barat. Hari ini Kami terjunkan 10 personel Polwan Polres Bogor , pada uji coba Car Free Day ini pun sebagai program terobosan dari Bapak Bupati Kabupaten Bogor di jalan Tegar Beriman kepada seluruh warga masyarakat yang akan melakukan olah raga pagi dengan bebas di jalur cepat dan terbebas dari lalu lalang kebadaraan roda empat dan roda dua, jelas Iptu Desi Triana.
Iptu Desi Triana menambahkan bahwa patroli ini merupakan terobosan inovasi yang diciptakan oleh Kapolda Jabar untuk kegiatan Polwan di wilayah masing-masing. Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi oleh Ipda Sri Purwati selaku Padal (Perwira Pengendali), serta delapan Polwan anggota Bintara lainnya.
Kami melaksanakan patroli mojang Lodaya tersebut yaitu dengan beberapa kegiatan diantaranya, mengatur lalu lintas, dan memberikan imbauan kepada masyarakat yang sedang berolahraga pagi, terang Iptu Desi. Selain itu, mereka juga memfasilitasi keamanan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas di jalur lambat bagi kendaraan roda dua dan roda empat, serta di jalur cepat bagi pejalan kaki yang berolahraga.
Kegiatan Patroli Mojang Lodaya ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang senang melihat kehadiran Polwan dan meminta foto bersama. Iptu Desi Triana juga menambahkan bahwa adanya Car Free Day memberikan kesempatan bagi warga untuk berolahraga dengan nyaman di jalan raya yang bebas hambatan.
Trenggalek, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Kepolisian Resor Trenggalek kembali menggelar panen raya jagung. Kali ini, panen raya dilakukan di salah satu lahan hibah yang berada tepat di depan Mapolres Trenggalek. Senin, (27/10).
Panen raya dihadiri langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. didampingi sejumlah pejabat utama, Pasilog Kodim 0806, Kapten Inf. Wawan Irianto., Wakil Kepala Gudang Bulog Siti Nurhidayati, serta sejumlah pengurus Bhayangkari Cabang Trenggalek.
“Iya benar. Hari ini kita laksanakan panen raya jagung di lahan kita seluas 1,4 hektar. Alhamdulillah dengan masa tanam 3,5 bulan kita bisa panen dengan estimasi mencapai 5 ton jagung.” Ungkapnya.
Lebih lanjut AKBP Ridwan menuturkan, penanaman jagung ini merupakan wujud komitmen jajaran Polres Trenggalek dalam mendukung program pemerintah khususnya ketahanan pangan dan swasembada pangan.
Dalam prosesnya, Polres Trenggalek bekerjasama dengan Kelompok Tani Bahagia Trenggalek, mulai dari proses penanaman, perawatan hingga masa panen. Disamping itu, pihaknya juga berkolaborasi dan pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek agar hasil panen lebih optimal.
“Keberhasilan panen ini tentunya bekat kerja keras semua pihak yang telah mendukung penuh dan memberikan perhatian lebih pada program tanam jagung ini.” Ucapnya.
Oleh sebab itu, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya, kepada seluruh anggota maupun para petani dan masyarakat yang telah turut berkontribusi dengan memanfaatkan lahan tidur untuk bertanam jagung.
“Harapan kita ke depan, hasil penen jagung bisa lebih produktif lagi dan mewujudkan swasembada pangan. Dari Trenggalek untuk Indonesia.” Pungkasnya.
Apel Akbar Kebangsaan Ojol Indonesia 2025 yang digelar di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan.
Pasuruan, JAWA TIMUR – Maspolin.id|| Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas di Kabupaten Pasuruan mengikuti Apel Akbar Kebangsaan Ojol Indonesia 2025 yang digelar di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Apel dimulai pukul 06.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. Hadir pula Wakapolres Pasuruan KOMPOL Andy Purnama, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Pasuruan, para Kapolsek jajaran, serta komunitas ojol dari berbagai platform seperti Grab, Gojek, dan Shopee.
Dalam sambutannya, Kapolres Pasuruan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang berperan penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Apel ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan atau yang biasa kita sebut sebagai cooling system. Kita ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat di Pasuruan dapat merasakan kehadiran negara,” ujar AKBP Jazuli.
Ia menambahkan bahwa keberadaan ojek online kini bukan hanya sekadar penyedia layanan transportasi dan pengantaran, tetapi juga mitra strategis Polri dalam menjaga Kamtibmas.
“Rekan-rekan driver ojol telah menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan di lapangan. Kami berharap para ojol dapat menjadi ‘mata dan telinga Polri’, membantu memberikan informasi, serta menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban di jalan raya,” tuturnya.
Kapolres Jazuli juga mengingatkan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan budaya bersama seluruh elemen masyarakat.
“Polri tidak bisa menjaga keamanan sendirian. Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk komunitas ojek online yang jumlahnya ribuan dan tersebar di seluruh wilayah. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, saya yakin kita mampu menciptakan Kabupaten Pasuruan yang aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, peserta apel juga membacakan Deklarasi Kebangsaan Ojol Indonesia yang berisi empat poin komitmen, di antaranya siap bersinergi dengan TNI–Polri menjaga Pasuruan tetap aman dan nyaman, menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, serta menjaga lingkungan dan menaati aturan yang berlaku.
Sebagai wujud kepedulian sosial, Kapolres Pasuruan bersama jajarannya menyerahkan 50 paket bantuan sosial (bansos) kepada perwakilan komunitas ojek online di Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Melalui apel ini, Polres Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat, termasuk komunitas ojol sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan ojek online atas dedikasi dan kerja keras selama ini. Mari kita perkuat sinergi ini karena keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama,” pungkas AKBP Jazuli Dani Iriawan.
Indramayu, JAWA BARAT – Maspolin.id|| Warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia akibat gantung diri di area toilet SDN 4 Karanganyar, Minggu pagi (26/10/2025). Korban diketahui bernama Seprudin (55), seorang wiraswasta yang merupakan warga Kelurahan Singajaya, Kecamatan Indramayu.
Peristiwa tragis ini pertama kali ditemukan oleh istri korban, Sri Riyatna (54), sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian, korban berpamitan kepada istrinya untuk mencari ikan pada pukul 04.00 WIB. Korban juga sempat meminta izin untuk membawa dua potong kain slendang batik berwarna cokelat yang diakuinya akan digunakan untuk menjaring ikan.
“Sebelum berangkat, korban sempat berpesan kepada istrinya agar mencarinya di belakang SDN 4 Karanganyar bila sudah siang, atau meminta bantuan seorang warga bernama Bandi untuk menemani. Pesan tersebut, sebagaimana disampaikan istri korban kepada polisi, kini diyakini sebagai tanda atau isyarat dari korban sebelum mengakhiri hidupnya,” kata Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Indramayu, AKP Indrie Hapsari.
Sekitar pukul 09.00 WIB, Sri Riyatna mendatangi lokasi sesuai pesan suaminya. Ia sangat terkejut saat menemukan korban sudah tergantung di besi penghubung lorong toilet sekolah dengan kain slendang yang dikalungkan di lehernya. Ia segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Indramayu, Unit Inafis, dan Tim Medis UPTD Puskesmas Margadadi segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal. “Hasil pemeriksaan medis menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, terdapat bekas jeratan di leher, lidah menjulur, serta tanda-tanda fisiologis lain yang menguatkan dugaan korban meninggal akibat gantung diri,” jelas AKP Indrie Hapsari.
Dari hasil penyelidikan awal, pihak keluarga menyatakan bahwa korban diduga mengalami depresi akibat tekanan ekonomi. Berdasarkan keterangan anak korban, Muhammad Taufik Hidayat, ayahnya tengah terlilit utang di salah satu bank dengan nilai mencapai sekitar Rp250 juta, serta utang pribadi senilai Rp30 juta yang belum terlunasi. Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah asalnya di Desa Cangkring, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, untuk dimakamkan. Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. “Kami turut berduka cita atas kejadian ini,” ujar AKP Indrie Hapsari.
KORLANTAS POLRI, Batang, JAWA TENGAH – Maspolin.id|| Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Semarang–Batang, tepatnya di KM 354 jalur B, wilayah Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Minggu (26/10/2025) malam. Sebuah bus antarkota PO. Haryanto dengan nomor polisi B 7394 VGA terguling saat melaju dari arah Semarang menuju Jakarta. Akibat peristiwa itu, tiga orang meninggal dunia dan 20 penumpang lainnya mengalami luka-luka serius.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.15 WIB, di tengah kondisi cuaca hujan deras dan jalan yang licin. Berdasarkan laporan awal, bus yang dikemudikan Ali Yudianto (36), warga Pati, sempat oleng dan slip sebelum akhirnya menabrak guardrail dan terguling di jalur satu. Polisi memastikan tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan ini.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra, menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut.
“Kita dalami dengan kondisi kendaraan. Sementara, kondisi kendaraan yang kita analisa kemungkinan kita dalami pertama dari ban, kemudian nanti kita minta keterangan sopir terkait kecepatan yang digunakan. Kita belum lihat berapa persen kondisi ban yang digunakan sehingga membuat kendaraan limbung,” jelas Kombes Pol. Pratama di hadapan media.
Dari hasil pengamatan awal di lokasi, polisi menemukan adanya indikasi ban kendaraan tidak memenuhi standar kelayakan. Temuan ini menjadi fokus utama penyidik dalam menelusuri penyebab kecelakaan. Namun, Kombes Pratama menegaskan bahwa timnya juga akan menelusuri berbagai faktor lain yang mungkin berkontribusi.
“Sementara kita akan mengkaji karena unsur kecelakaan itu ada faktor alam, faktor manusia, dan juga faktor teknis. Kalau alam, memang tadi malam kondisinya hujan, tapi tidak semata-mata itu penyebab utama. Kita juga akan data manifes kendaraan, isinya berapa, karena bila kita ukur dengan kecepatan normal 0–40 km/jam, reaksi satu detik bisa bergeser sejauh 5 meter. Di tol kecepatannya pasti lebih dari 40 km/jam, jadi kita lihat reaksinya seperti apa,” tambahnya.
Kombes Pratama memastikan seluruh barang bukti dan data pendukung, termasuk kondisi kendaraan, kecepatan, dan jumlah penumpang, akan diperiksa secara menyeluruh. Investigasi juga akan melibatkan pemeriksaan sopir dan saksi-saksi di lokasi.
Dalam laporan resmi Kanit V PJR Pekalongan, AKP Nuryadi, SH., disebutkan bahwa kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp 30 juta. Para korban telah dievakuasi ke RS Qim Batang untuk penanganan lebih lanjut.
Tim gabungan dari PJR Pekalongan dan Unit Laka Lantas Polres Batang langsung menuju lokasi sesaat setelah menerima laporan. Petugas melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti di Gerbang Tol Kandeman, dan mencatat keterangan saksi.
Kondisi jalan di lokasi kejadian dilaporkan lurus dan beraspal, dengan cuaca grimis dan jarak pandang terbatas. Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan teknis kendaraan serta keterangan lengkap dari sopir bus untuk menentukan faktor utama penyebab kecelakaan.
JAKARTA (ANTARA) - Maspolin.id|| Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akan dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.