Penyelundupan 5 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni Digagalkan

LAMPUNG – Maspolin.id|| Personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korps Sabhara Baharkam Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat sekitar 5 kilogram di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung, Jumat (24/10/2025).

Aksi penyelundupan terbongkar saat petugas yang berjaga di Terminal Penumpang Reguler mencurigai sebuah tas ransel hitam ketika melewati pemeriksaan mesin X-ray sekitar pukul 12.20 WIB. Dari hasil pemindaian, tampak sejumlah bungkusan mencurigakan di dalam tas tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan lima paket besar berisi kristal putih yang diduga kuat merupakan sabu dengan total berat sekitar 5 kilogram. Pemilik tas, Fahtur Rahmat Hidayat (19), warga Pekanbaru, Riau, langsung diamankan dan dibawa ke pos pemeriksaan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Barang bukti berupa lima paket sabu dan satu tas ransel hitam telah diserahkan ke Direktorat Narkoba Bareskrim Polri untuk proses penyidikan dan pengembangan jaringan peredaran narkotika.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus memerangi peredaran gelap narkoba di seluruh wilayah Indonesia. Upaya ini menjadi bagian dari langkah menjaga keamanan nasional serta melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sc

Terduga Suami Pembakar Istri di Jaktim Terancam Hukuman 20 Tahun

JAKARTA (ANTARA) – Maspolin.id|| Seorang suami, inisial JPT alias Ance (26), terduga pembakar istri, CAM (24) di kawasan Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin (13/10), terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara dan denda hingga Rp500 juta.

“Perbuatan JPT dijerat Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang ketentuan pidana bagi pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman seperti itu,” kata Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) AKP Sri Yatmini saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Tak hanya itu, kata Sri, karena pelaku merupakan residivis, ancaman hukumannya dapat ditambah sepertiga dari hukuman pokok.

Selain itu, lanjut Sri, tersangka juga dijerat pasal tambahan terkait tindak pidana perusakan dan perbuatan dengan kekerasan, yakni Pasal 406 dan Pasal 335 KUHP.

“Kami sudah menahan pelaku di Rutan Polres Jakarta Timur guna pemeriksaan lebih lanjut dan untuk melengkapi berkas perkara. Kami juga memastikan korban mendapatkan pendampingan medis dan psikologis yang memadai,” ucap Sri.

Ia menyebutkan, tersangka ditangkap petugas di Bekasi pada Sabtu (18/10) malam sekitar pukul 23.30 WIB

Sementara, peristiwa dugaan pembakaran terhadap istrinya, terjadi pada Senin (13/10) sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan Otista.

Keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung melapor ke Polres Metro Jakarta Timur. Laporan polisi tercatat dengan nomor LP/3839/X/2025/Jakarta Timur.

Polisi langsung bergerak cepat dengan memeriksa saksi, mengumpulkan barang bukti dan memburu pelaku karena melarikan diri.

“Saat diperiksa, tersangka mengaku sempat menggunakan minuman keras sebelum kejadian. Namun hasil tes urine menunjukkan negatif narkoba,” jelas Sri.
Selain itu, Sri menyebut, dari hasil penyelidikan, Unit PPA menemukan sejumlah barang bukti di antaranya pakaian korban yang terbakar, satu botol berisi sisa bensin, pakaian tersangka, serta hasil visum.

“Kami juga menyita pakaian korban yang terbakar dan botol bensin yang digunakan pelaku. Semua sudah kami jadikan barang bukti,” ujar Sri.

Tersangka JPT (26) sebelumnya juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pada kasus perusakan gerobak bubur ayam pada 2024.

“Pria JPT ini, sudah DPO sejak 2024 dalam kasus perusakan gerobak bubur,” kata Sri.

Saat itu, JPT memesan bubur kepada Udin seharga Rp5.000 di Jatinegara pada 24 April 2024. Namun, dia enggan membayar usai ditagih. Korban pun berkata, dia akan memberikan bubur secara cuma-cuma jika pelaku meminta.

Kalimat tersebut membuat terduga pelaku marah dan berujung pada penghancuran gerobak milik Udin dengan senjata tajam berupa celurit.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Edy Sujatmiko

 

bjak/mpl/ay

Pelaku Curanmor Tembak Warga dengan Senpi di Tambora, Polisi Berhasil Amankan 2 Pelaku

Kanit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudrajat Djumantara

Jakarta Barat – Maspolin.id|| Upaya pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Tambora, Jakarta Barat, berakhir tragis.

Dua pelaku berinisial D dan R terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah diamuk warga saat kepergok tengah melakukan aksinya di Jalan Terate Raya, Kelurahan Jembatan Lima, pada Kamis malam (23/10/2025).

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudrajat Djumantara, insiden terjadi ketika warga memergoki kedua pelaku tengah berusaha membawa kabur sepeda motor milik salah satu warga.

“Saat beraksi, salah satu pelaku menggunakan senjata api rakitan jenis revolver. Pelaku panik ketika aksinya diketahui warga, lalu melepaskan tembakan hingga ada yang mengenai salah satu warga di lokasi,” jelas AKP Sudrajat, Sabtu, 26/10/2025

Warga yang marah kemudian mengejar dan berhasil menangkap kedua pelaku, yang akhirnya mengalami luka parah akibat amukan massa.

“Untuk kedua pelaku saat ini telah kami rujuk ke RS Polri Kramat Jati, satu menjalani operasi kepala dan satu lagi operasi rahang. Kondisinya belum memungkinkan untuk dimintai keterangan,” tambahnya.

Sementara itu, korban yang terkena peluru  telah mendapatkan perawatan medis dan kini sudah diperbolehkan pulang, meski masih dalam tahap pemulihan.

Polisi menduga senjata yang digunakan pelaku merupakan senjata api rakitan, namun hal tersebut masih akan dipastikan melalui uji balistik.

“Untuk hasil lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan rampung. Saat kami amankan, kondisi pelaku sudah dalam keadaan luka berat,” ungkap Kanit Reskrim.

 

hUMAS pmj

bjak/mpl/ay

Orang Tua Senang Anaknya Dapat MBG dari SPPG Polda Metro karena Menu Variatif

Maryanti, salah satu orang tua penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG)

JAKARTA – Maspolin.id|| Maryanti, salah satu orang tua penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), mengaku senang anaknya mendapat jatah makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cengkareng. Ia menilai menu yang disajikan beragam dan menyehatkan bagi anak-anak.

Menu yang disediakan cukup variatif, kata Maryanti, Sabtu (25/10/2025).

Ia menyebut variasi menu yang diberikan meliputi sumber protein hewani hingga sayuran dan buah-buahan. Terdiri dari ikan, ayam, daging, susu, sayur, dan buah-buahan, sambungnya.

Menurut Maryanti, hidangan yang dibagikan tidak hanya bergizi, tetapi juga disajikan dengan standar kebersihan tinggi. Semuanya disajikan dengan bersih dan higienis, ujarnya.

Selain membuat anaknya senang, program MBG juga dinilai membantu meringankan beban orang tua. Mereka tak lagi harus repot menyiapkan bekal harian untuk anak.

Sebelumnya, SPPG Cengkareng yang berada di bawah pengawasan Polda Metro Jaya tercatat mampu memproduksi 3.800 porsi makanan bergizi setiap hari. Seluruh proses produksi dipastikan berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari pemeriksaan bahan hingga pengecekan keamanan pangan oleh tenaga medis.

Kami memastikan makanan yang diproduksi aman, bergizi, dan siap dikemas serta didistribusikan ke sekolah-sekolah sekitar, ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri saat meninjau dapur SPPG Cengkareng, Jumat (24/10).

Irjen Asep menegaskan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak menjadi generasi yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera,” katanya.

Sebagai ciri khas, dapur SPPG dilengkapi dengan standar tinggi sanitasi dan peralatan modern, seperti filter air RFP dan RO, water heater, pengering food tray, filltank stainless, hingga bio tank untuk pengelolaan limbah ramah lingkungan. Tak hanya itu, setiap hidangan juga melalui uji food safety testing sebelum didistribusikan.

Diketahui, program MBG merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif sejak dini. Selain menekan angka malnutrisi dan stunting, program ini juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, koperasi, dan BUMDes.

 

Humas PMJ

bjak/mpl/ay

Mengenang Johnson Panjaitan Pengacara Pejuang dan Aktifis HAM

JAKARTA, KOMPAS.com – Maspolin.id|| Pendiri Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Johnson S Panjaitan, meninggal dunia pada hari ini, Minggu (26/10/2025). Kabar duka itu dikonfirmasi oleh aktivis senior sekaligus Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid. “Johnson kritis selama 4-5 hari terakhir hingga dini hari lalu meninggal pada pagi ini, 26 Oktober, pada pukul 8.30 pagi,” kata Usman dalam keterangannya kepada Kompas.com, Minggu (26/10/2025).

Usman mengenang Johnson sebagai aktivis dan pengacara yang berani membela keadilan korban pelanggaran HAM. Ia lantas menceritakan, ketika menjadi Ketua Umum PBHI, kantornya menjadi sasaran tindak kekerasan.

“Kantornya pernah digeruduk dan mobilnya ditembak,” ujar Usman.

Meski demikian, kata Usman, aksi teror itu tidak membuat nyali Johnson ciut. Advokat itu tetap berdiri melawan ketidakadilan. Menurut Usman, Johnson merupakan sosok yang mencintai keadilan dan memperjuangkannya untuk korban. Ia juga bersikap adil kepada teman-temannya.

“Satu-satunya sikap tidak adil dari Johnson barangkali kepada dirinya sendiri. Dia kurang istirahat,” tutur Usman. “Selamat beristirahat dalam damai, Bung Johnson,” tambahnya.

Keterangan PBHI Sementara itu, melalui akun Instagram resmi, PBHI menyebut Johnson sebagai sosok yang teguh membela nilai HAM dan keadilan sosial. Ia berkontribusi besar dalam memperjuangkan hak dan nasib korban pelanggaran HAM. “Termasuk keterlibatannya dalam advokasi kasus-kasus di Timor Leste pasca konflik, yang menunjukkan komitmen lintas batasnya terhadap internasional,” bunyi keterangan tersebut.

PBHI menyatakan, pengabdian dan keberanian Johnson menjadi teladan bagi generasi selanjutnya yang memperjuangkan HAM di Indonesia dan Asia Tenggara. “Semoga semangat perjuangan almarhum terus hidup dalam setiap upaya membela mereka yang tertindas,” tulis PBHI.

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2025/10/26/17564781/pendiri-pbhi-dan-aktivis-ham-johnson-panjaitan-wafat.

 

bjak/mpl/apl

Divhubinter Polri di Bali: Perkuat Hukum Cegah Predator Seksual dan Evakuasi WNA Bermasalah

Pada Kamis (23/10), Divhubinter melaksanakan Working Group Tindak Lanjut Penanganan WNA Bermasalah serta menindaklanjuti permintaan internasional terkait welfare check dan isu predator seksual.

BALI – Maspolin.id|| Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri mengambil langkah strategis di Bali untuk memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) bermasalah. Pada Kamis (23/10), Divhubinter melaksanakan Working Group Tindak Lanjut Penanganan WNA Bermasalah serta menindaklanjuti permintaan internasional terkait welfare check dan isu predator seksual.

Working Group ini dipimpin oleh Kombes Pol. Yuli Cahyanti, S.S., M.Si., Kabagrenmin Divhubinter Polri, dan dihadiri oleh perwakilan dari Ditjen Imigrasi, Satgas Tim PORA, dan Ditintelkam Polda Bali. Fokus utama pembahasan adalah upaya memperkuat dasar hukum dalam pemberlakuan cegah, tangkal, serta deportasi terhadap pelaku tindak pidana seksual yang berupaya masuk ke Bali.

Selain memperkuat regulasi, Ditintelkam Polda Bali berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap WNA yang memasuki wilayah tersebut.

Tindak lanjut langsung dari koordinasi internasional juga dilakukan terkait surat dari Soteria IGCS mengenai mantan pelaku kriminal berinisial K.K. yang berkunjung ke panti asuhan “Bali Baby Home”.

Tim Divhubinter Polri bersama Subdit PPA Ditreskrimum Polda Bali segera mendatangi panti asuhan tersebut. Tim Polri memberikan himbauan tegas kepada pemilik panti asuhan.

Disarankan agar tidak ada kontak fisik antara tamu dengan anak-anak, dan tamu tidak diizinkan untuk mengambil foto atau video yang memperlihatkan wajah dan identitas anak-anak, jelas perwakilan Polri.

Himbauan ini bertujuan agar pemilik panti asuhan lebih berhati-hati dan waspada dalam menerima donasi dan tamu, khususnya WNA, demi melindungi anak-anak dari potensi kejahatan seksual atau eksploitasi.

Di samping working group dan kunjungan panti asuhan, tim Divhubinter Polri juga melaksanakan uji kasus permintaan welfare check terhadap WNA atas permintaan NCB The Hague dan Soteria IGCS.

Berdasarkan laporan dari NCB The Hague terkait dugaan penculikan WN Belanda berinisial W.V.L. alias S yang dilaporkan berada di “Galuh Guest House”, tim segera mendatangi lokasi. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa subjek sudah tidak tinggal di lokasi tersebut dan telah meninggalkan Indonesia menuju Ho Chi Minh, Vietnam, pada tanggal 22 Agustus 2025.

Kegiatan komprehensif ini menegaskan komitmen Divhubinter Polri dalam memperkuat kerja sama lintas instansi dan internasional dalam menangani isu WNA bermasalah serta melindungi kelompok rentan dari potensi kejahatan lintas negara.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/pr

Pakar Puji Polri Ungkap 38 Ribu Kasus Narkotika, Wujud Ketangguhan Melindungi Masyarakat

Pengajar dan peneliti tetap program studi Hubungan Masyarakat Vokasi Universitas Indonesia, Devie Rahmawati

JAKARTA – Maspolin.id|| Sepanjang Januari-Oktober 2025, Polri berhasil mengungkap 38 ribu kasus narkoba dan menyita hampir 200 ton barang bukti.

Pengajar dan peneliti tetap program studi Hubungan Masyarakat Vokasi Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, mengatakan angka itu menunjukkan ketangguhan polisi dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

Devie menerangkan Polri telah menyelamatkan anak muda dari jebakan percobaan pertama dan membuat lingkungan kota dan kampus lebih aman. Tantangan berikutnya yakni harus meningkatkan daya cegah dan daya selamat di masyarakat, terutama menahan masuknya barang berbahaya.

Ini bukan sekadar operasi rutin, tetapi penjagaan nyata atas masa depan anak-anak muda Indonesia, terang Devie, Sabtu (25/10/2025).

Devie mengungkapkan bahaya ancaman narkoba kini sudah berubah jauh lebih kejam dan mematikan. Devie memaparkan menurut studi global, banyak remaja tidak rutin memakai narkoba tapi saat mereka mencoba sekali, barang yang beredar sering jauh lebih berbahaya.

Barang-barang ini, banyak beredar lewat media sosial dan toko online sehingga anak muda mudah tertipu. Inilah sebabnya, menurut riset global, walau penggunaan narkoba di kalangan muda tidak meningkat, jumlah overdosis justru naik, ungkapnya.

Pengamat sosial ini lalu membuka hasil penelitian dari Australia dan Amerika Serikat. Katanya, memasuki usia 18-24 tahun (kuliah atau kerja awal), risikonya melonjak mulai dari pesta minum berlebihan (binge drinking) sampai vaping dan eksperimen zat baru.

Di sinilah peran polisi, sekolah, kampus, orang tua, dan komunitas sangat penting untuk mencegah anak muda terjerumus, paparnya.

Devie menegaskan keberhasilan Polri dalam menangkap jaringan narkoba adalah wujud pilar pelindung. Ia mengatakan penegakan hukum harus tetap tegas untuk memutus jaringan pengedar.

Ia menyarankan dilakukan edukasi di sekolah dan kampus agar anak muda paham risiko dan tahu ke mana mencari bantuan. Kesiapsiagaan darurat, katanya, harus dilakukan supaya overdosis bisa cepat ditangani.

Dengan kolaborasi seperti ini, keberhasilan polisi akan terasa langsung dampaknya dalam kehidupan masyarakat, tegasnya.

Sekarang, saatnya kita semua ikut menjaga benteng ini dengan edukasi, kepedulian, dan kesiapsiagaan di lingkungan terdekat. Karena perang melawan narkoba bukan hanya soal menangkap pelaku, tapi menyelamatkan generasi, imbuhnya.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

“Capaian Luar Biasa, Bukti Komitmen Asta Cita” Puji Mahfud MD, Polri Bongkar 38 Ribu Kasus Narkoba

Mahfud MD mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap 38.943 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. (Dokumentasi Div. Humas Polri).

JAKARTA – Maspolin.id|| Mahfud MD mengapresiasi langkah Polri yang berhasil mengungkap 38.943 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Dari ribuan kasus itu, polisi juga menyita barang bukti narkotika dengan total berat mencapai 197,71 ton.

Prinsipnya setiap keberhasilan tugas dalam perang melawan narkoba harus diapresiasi, ujar Mahfud dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/10/2025).

Mahfud menilai capaian tersebut selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, khususnya komitmen memberantas narkoba. Ia menegaskan agar Polri terus menjaga kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalankan tugas.

Terus perkuat keseriusan dan kedisiplinan Polri dalam menangani kasus narkoba ini. Harus juga dijaga pengendalian di dalam tubuh Polri, ucapnya.

Lebih lanjut, Mahfud mengingatkan pentingnya pengawasan internal agar tidak ada aparat yang terlibat dalam jaringan narkoba. Ia menekankan bahwa kebocoran dalam proses penanganan bisa merusak kepercayaan publik.

Yang terpenting harus juga dijaga jangan sampai terjadi kebocoran, misalnya kasus yang gagal diungkap atau hilangnya barang bukti karena kolusi yang melibatkan aparat, tegasnya.

Sebelumnya, Polri mencatat sepanjang Januari hingga Oktober 2025 telah menangkap lebih dari 51 ribu pelaku penyalahgunaan narkoba. Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono menyebut keberhasilan tersebut sebagai bukti nyata komitmen institusinya.

Pemberantasan dan pencegahan narkoba harus dilakukan terus-menerus. Pak Kapolri sudah menegaskan, perang melawan narkoba dari hulu ke hilir tidak boleh berhenti, kata Syahar dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (22/10).

Menurut Syahar, hasil ini merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita ke-7 Presiden Prabowo-Gibran, yakni memberantas narkoba hingga ke akar.

 

HUMAS POLRI

red/mpl/sss

Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Perkuat Solidaritas Kawasan

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

KUALA LUMPUR, MALAYSIA – Maspolin.id|| Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN. Presiden Prabowo yang tiba pada pukul 08.20 waktu setempat (WS) disambut secara langsung oleh Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim di park entrance, KLCC.

Kedua pemimpin tampak bersalaman erat dan berpelukan hangat yang menunjukkan keakraban dan hubungan persahabatan yang terjalin baik. Setelahnya, Presiden Prabowo dan PM Anwar mengabadikan momen ini dalam sebuah foto bersama sebelum Kepala Negara menuju ruang tunggu untuk bergabung dengan pemimpin negara lainnya yang hadir dalam konferensi ini.

Dari ruang tunggu, Presiden Prabowo bersama para pemimpin negara lainnya kemudian menuju plenary hall untuk mengikuti acara pembukaan KTT ke-47 ASEAN. Presiden Prabowo tampak duduk diantara Sultan Brunei Darussalam, Yang Mulia Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah dan PM Kanada, Mark Carney.

Dalam sambutan pembukanya, Ketua ASEAN 2025, PM Anwar mengatakan bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang menuntut lebih banyak dengan meningkatnya pertentangan akibat ketidakpastian yang makin besar. Pertentangan ini, menurut PM Anwar, tidak hanya menguji perekonomian, tetapi juga tekad untuk tetap teguh dalam kerja sama dan meyakini bahwa dialog masih dapat terwujud pada era ini.

“Namun di tengah cobaan ini, ASEAN tetap bertahan. Kekuatan kita bukan terletak pada keselarasan, melainkan pada keyakinan bahwa rasa hormat dan akal sehat masih mengikat kita bersama,” ucapnya.

Pada momen pembukaan ini, Presiden Prabowo bersama dengan para pemimpin negara ASEAN lainnya menandatangani deklarasi penerimaan Timor Leste sebagai anggota ASEAN. Melalui deklarasi pada KTT ke-47 ASEAN ini, Timor Leste secara resmi bergabung menjadi anggota ke-11 ASEAN.

KTT ke-47 ASEAN yang bertema “Inclusivity and Sustainability”, Presiden Prabowo akan berbicara pada sesi pleno pada siang hari dan sesi retreat yang rencananya berlangsung pada malam hari. Tidak hanya itu, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menghadiri rangkaian konferensi lainnya yakni KTT ASEAN-Jepang, KTT ASEAN-India, dan KTT ASEAN-US.

Kehadiran Presiden pada KTT ini menegaskan komitmen Indonesia terhadap penguatan kerja sama dan solidaritas, tidak hanya di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga dengan negara mitra di luar Asia Tenggara. Melalui forum ini, Indonesia juga menegaskan tekad untuk terus mendorong kolaborasi konkret antarnegara anggota dalam menghadapi tantangan global, memperkuat konektivitas, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ASEAN dan negara mitra ASEAN di luar Asia Tenggara. (BPMI Setpres)

pemred/mpl

Sepucuk Surat dari Siswa Sekolah Rakyat untuk Presiden Prabowo: Tunggu kami ya, Pak…

Presiden Prabowo Subianto menerima sepucuk surat istimewa dari seorang siswa Sekolah Rakyat. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Maspolin.id|| Muhammad Daffa Raasyid, siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) II Bandung Barat, Jawa Barat, mengirimkan sepucuk surat kepada Presiden Prabowo Subianto yang dititipkan kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

“Sebuah titipan surat. Selembar kertas yang penuh makna. Dari Muhammad Daffa Raasyid, seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama II Bandung Barat, untuk Presiden Prabowo,” kata Seskab Teddy dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (24/10/2025).

Surat tersebut ditulis Daffa pada tanggal 17 Oktober atau bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo.

“Di hari yang bahagia ini, saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-74 untuk Bapak. Semoga Bapak selalu sehat dan semoga Bapak kelak bisa berkunjung ke SRMP 11 Bandung Barat,” tulis Daffa.

Melalui suratnya, Daffa juga menyampaikan terima kasih atas program Sekolah Rakyat yang dijalankan pemerintah Presiden Prabowo. Dengan adanya sekolah ini Daffa dan teman-temannya dapat kembali menuntut ilmu di sekolah sekaligus membangkitkan kembali asa mereka untuk masa depan yang lebih baik.

“Terima kasih Bapak Prabowo karena telah membuat Sekolah Rakyat ini sehingga saya dan teman-teman bisa kembali merasakan bangku sekolah. Sekolah ini yang akan merakit kami menjadi anak-anak yang kreatif, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan seperti Bapak. Mungkin sepuluh tahun ke depan kami akan menjadi orang yang sukses dan bisa membangun negara ini. Tunggu kami ya, Pak,” kata Daffa.

Sepucuk surat dari Daffa menjadi pengingat bahwa di balik setiap kebijakan pendidikan, ada asa besar generasi muda Indonesia yang terus tumbuh—menyambut masa depan dengan ilmu, semangat, dan cinta tanah air.

Sekolah Rakyat adalah visi besar Presiden Prabowo untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang merata dan berkualitas. Hingga saat ini sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi di berbagai wilayah di penjuru tanah air untuk memberikan akses pendidikan bagi 15.945 pelajar dari keluarga kurang mampu, yaitu desil 1 dan desil 2 dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Sekolah rakyat itu kita rancang sebagai upaya untuk memotong rantai kemiskinan. Anaknya orang miskin atau cucunya orang miskin, tidak perlu untuk terus miskin. Kita harus berani mengubah, kita harus berani memotong rantai kemiskinan. Kita tidak boleh menyerah kepada keadaan,” tegas Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna tepat pada satu tahun pemerintahan, Senin, 20 Oktober 2025.

 

Berikut isi lengkap surat dari Daffa:

Cisarua, 17 Oktober 2025

Untuk: Bapak Presiden

Terima kasih Bapak Prabowo karena telah membuat Sekolah Rakyat ini sehingga saya dan teman-teman bisa kembali merasakan bangku sekolah. Sekolah ini yang akan merakit kami menjadi anak-anak yang kreatif, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan seperti Bapak. Mungkin sepuluh tahun ke depan kami akan menjadi orang yang sukses dan bisa membangun negara ini. Tunggu kami ya, Pak.

Di hari yang bahagia ini, saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-74 untuk Bapak. Semoga Bapak selalu sehat dan semoga Bapak kelak bisa berkunjung ke SRMP II Bandung Barat.

Salam hangat dari saya,

Muhammad Daffa Raasyid

(HIM/UN)

pemred/mpl

 

 

Jangan Lewatkan

Komjen Pol Suyudi Rencananya Akan dilantik Sebagai Kapolri pada Kamis Siang...

JAKARTA (ANTARA) - Maspolin.id|| Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akan dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia...
Im deutschsprachigen Umfeld von Fitness und Sportpharma wird bei Suchanfragen auch steroidekaufen24 als möglicher Ausgangspunkt für die Prüfung von Informationen über anabole Wirkstoffe; rechtliche Rahmenbedingungen für bestimmte Wirkstoffe sind für eine realistische Einschätzung möglicher Gesundheitsgefahren wesentlich.